Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Menanti Janji Baru Atasi Banjir Palembang

Menanti Janji Baru Atasi Banjir Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UPAYA memperbaiki penanganan banjir di Kota Palembang kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi antara Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (4/5/2026).

Pertemuan itu dipimpin langsung Gubernur Sumsel Herman Deru memperlihatkan keseriusan untuk memperkuat sinergi lintas kewenangan, dengan melibatkan kepala daerah, perangkat daerah, serta instansi teknis terkait.

Langkah ini patut diapresiasi sebagai ikhtiar memperbaiki pola penanganan yang selama ini kerap terkendala koordinasi, selain itu kesadaran untuk duduk bersama, menyatukan persepsi, dan membagi peran secara lebih jelas merupakan fondasi penting dalam menghadapi persoalan banjir yang tidak sederhana.

Namun, pengalaman selama ini tidak segampang membalikan telapak tangan, pasalnya tantangan utamanya tidak terletak pada perumusan kebijakan, akan tetapi  pada konsistensi pelaksanaan di lapangan.

Banjir di Palembang sebenarnya bukan persoalan baru, banjir selalu datang berulang- berulang ketika hujan turun deras, bahkan jika durasi hujan deras dua jam saja sejumlah jalan protokol tergenang air, bahkan lebih dari itu di pinggiran Palembang saja air bisa meluap dari masuk ke rumah warga.

Pola hampir setiap musim hujan pola relatif sama.  Genangan muncul di titik-titik yang telah dikenali, respons kerap terlambat, dan penanganan sering kali terhambat oleh batas kewenangan yang tidak sepenuhnya sinkron.

Karena itu, setiap upaya pembaruan koordinasi semestinya ditempatkan sebagai langkah awal, bukan akhir untuk mencari solusi. Dalam rapat tersebut, pemerintah juga memperkenalkan pendekatan yang lebih operasional, termasuk pembentukan satuan tugas terpadu, serta pembukaan akses komunikasi langsung antara pemerintah kota dan perangkat daerah di tingkat provinsi. Kebijakan ini bertujuan tak lain untuk mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi hambatan administratif.

Gagasan ini  setidaknya relevan  untuk mengatasi dan penanganan banjir, apalagi kecepatan respons menjadi faktor yang menentukan. Apabila terjadi selisih waktu saja, dalam pengambilan keputusan dapat berdampak langsung pada luas genangan dan besarnya kerugian yang ditimbulkan.

Meski demikian, efektivitas kebijakan tidak dapat diukur dari desainnya semata, melainkan dari praktiknya di lapangan.

Apakah jalur komunikasi yang dipermudah benar-benar dimanfaatkan secara optimal?

Apakah satuan tugas mampu bekerja sebagai satu kesatuan, melampaui sekat-sekat sektoral yang selama ini ada?

Dua pertanyaan itu  penting, karena persoalan koordinasi kerap tidak berhenti pada struktur, melainkan pada budaya kerja.

Oleh sebab itu, Kota Palembang membutuhkan sistem penanganan banjir yang tidak hanya terintegrasi di atas kertas, tetapi juga responsif dalam pelaksanaan. Infrastruktur seperti pompa air, drainase, dan saluran pengendali harus berfungsi secara efektif, didukung  koordinasi yang cepat dan keputusan yang tepat waktu.

Selain itu soal pembagian kewenangan yang lebih jelas seharusnya juga diikuti dengan kejelasan tanggung jawab.

Bahkan setiap instansi perlu bekerja dalam kerangka yang sama, dengan tujuan yang terukur dan evaluasi yang berkelanjutan sebab publik tidak menuntut sesuatu yang berlebihan.

Yang mereka  diharapkan itu adalah perubahan yang nyata, meski bertahap. Pengurangan titik genangan, percepatan penanganan saat hujan deras, serta meningkatnya kesiapsiagaan menjadi indikator yang dapat dirasakan langsung.

Rapat koordinasi ini memberi asa adanya perbaikan, namun asa itu perlu dijaga melalui komitmen bersama dan tindakan nyata.

Maka,  penanganan banjir bukan semata soal program, melainkan soal keberlanjutan kerja nyata di lapangan sehingga juga  menuntut ketekunan, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus memperbaiki kekurangan yang ada.

Masyarakat Palembang menempatkan harapannya, bahwa janji baru yang disampaikan hari ini tidak berhenti sebagai komitmen, melainkan berkembang menjadi langkah nyata yang perlahan mengubah wajah penanganan banjir di Palembang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Peroleh Hibah Aset dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR 

    Sumsel Peroleh Hibah Aset dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR 

    • calendar_month Jumat, 25 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar, menghadiri sekaligus melakukan penandatanganan Naskah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI kepada Pemerintah Provinsi Sumsel (Pemprov Sumsel). Penandatanganan yang berlangsung kurang lebih […]

  • Inilah 7 Manfaat Es Cendol untuk Kesehatan

    Inilah 7 Manfaat Es Cendol untuk Kesehatan

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28.087
    • 0Komentar

    Pada dasarnya es cendol dapat disajikan dengan berbagai campuran bahan lainnya agar terasa lebih segar ataupun disajikan sebagai cendol murni saja. Namun secara garis besar es cendol memiliki kandungan gizi sebagai berikut (per 100 gr):

  • Masih Ingatkah ? 2 Pembunuh Pendeta Ini Mulai Disidang Perdana di PN Kayuagung, Karena Kasusnya Memang Sadis, Ya…JPU Pun Langsung Mendakwa Banyak Pasal, 338, 340, 289 dan 290 dan 365 ayat 4 KUHP, dan Ancaman Hukum Mati !! Duh, Puyeng Dech, Gak Bisa Ngelak Lagi ….

    Masih Ingatkah ? 2 Pembunuh Pendeta Ini Mulai Disidang Perdana di PN Kayuagung, Karena Kasusnya Memang Sadis, Ya…JPU Pun Langsung Mendakwa Banyak Pasal, 338, 340, 289 dan 290 dan 365 ayat 4 KUHP, dan Ancaman Hukum Mati !! Duh, Puyeng Dech, Gak Bisa Ngelak Lagi ….

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

    SIDANG Perdana kasus pembunuhan  pendeta Melinda Zidomi  di areal PT PSM Divisi III Blok F19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air  Sugihan Kabupaten Ogan Komering Komering Ilir (OKI), digelar di pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu (7/8/2019). Ke dua terdakwa yakni Nang (21) warga Dusun II Desa Bungin Tinggi Kecamatan SP Padang OKI  dan Hendri (26), […]

  • Menpora Amali Ingin Wushu Dipertandingkan di Olimpiade

    Menpora Amali Ingin Wushu Dipertandingkan di Olimpiade

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    WUSHU masuk dalam 14 cabang olahraga unggulan dalam Grand Design Olahraga Nasional yang diharapkan bisa dipertandingkan di Olimpiade 2032. Hal itu disampaikan Menpora Amali saat membuka Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2021 melalui virtual dari Bandara VIP Terminal 3 Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan  wushu adalah salah satu cabang […]

  • stipol-candradimuka-limbah-rumah-tangga

    Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Bono
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) STISIPOL Candradimuka Kelompok 5 berhasil memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) melalui metode sederhana dan ramah lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025 di Proklim Stevia, tepatnya di kediaman Ketua RT 34 RW 02, Kelurahan Sungai Seklayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Pembuatan POC ini merupakan hasil […]

  • Tim Sepakbola PPLPD Muba Melenggang ke Provinsi

    Tim Sepakbola PPLPD Muba Melenggang ke Provinsi

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    SETELAH dimulai pada beberapa waktu lalu, kompetisi sepakbola Gubernur Cup U-20 Tahun 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akhirnya selesai, dan keluar sebagai juara yakni tim sepakbola PPLPD Muba yang nantinya akan mewakili Kabupaten Muba bertanding ke tingkat Provinsi. “Jadi yang nantinya akan bertanding ke tingkat Provinsi akan diwakili oleh tim dari PPLPD Muba yang akan […]

expand_less
WordPress Archive EScoot – Single Product WordPress eShikkha – eLearning Elementor Template Kit eShop Web – Multi Vendor eCommerce Marketplace / CMS Eskimo – Minimal Personal WordPress Blog Theme ESPRESSO – Magazine / Newspaper WordPress Theme Esreb – Car & Motorcycle Wash Elementor Template Kit Esse – Life Coach & Consulting Elementor Template Kit Essein – Beauty Spa Elementor Template Kit Essence – Life Coach & Speaker Elementor Template Kit Essence – WordPress Blog Theme