Senin, 10 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Di Palembang, Sampah Bisa Jadi Bayar SPP

Di Palembang, Sampah Bisa Jadi Bayar SPP

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI di Kampung Al-Qur’an, Kecamatan Kalidoni, Palembang, terlihat seperti hari sekolah biasa.

Anak-anak datang membawa tas. Ada yang bercanda di pinggir jalan. Ada pula yang masih sibuk merapikan seragamnya. Tapi beberapa di antara mereka membawa barang tambahan: karung kecil berisi botol plastik, kardus bekas, gelas air mineral, hingga kaleng minuman.

Di banyak tempat, benda-benda itu mungkin sudah berakhir di tong sampah. Di sini, sampah justru punya masa depan.

Karena di Kampung Al-Qur’an, sampah bisa berubah menjadi tabungan untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah.

Program unik itu dijalankan oleh Bank Sampah Indonesia Legacy, sebuah bank sampah yang pelan-pelan mengubah cara warga memandang sampah. Bukan lagi sesuatu yang harus buru-buru dibuang atau dibakar, melainkan sesuatu yang bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan benar.

Inovasi itulah yang membuat Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberikan apresiasi khusus saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah kepada 25 bank sampah paling aktif di Kota Palembang, Rabu (20/5/2026).

Penyerahan bantuan dipusatkan di Jalan Lebak Jaya 3 Kalidoni.

Di tengah acara yang dipenuhi deretan tempat sampah warna-warni, mesin pencacah plastik, hingga motor sampah, perhatian justru tertarik pada satu gagasan sederhana: anak-anak yang belajar bahwa sampah ternyata bisa membantu biaya pendidikan mereka.

“Ini adalah langkah edukatif yang luar biasa dalam membangun kepedulian lingkungan sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya belajar pendidikan formal dan agama, tetapi juga diajarkan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujar Ratu Dewa.

Kalimat itu terdengar sederhana. Tapi di kota besar seperti Palembang, persoalan sampah memang sudah bukan lagi urusan sepele.

Setiap hari, volume sampah terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat. Jika tak dikelola serius, dampaknya bisa ke mana-mana: saluran air tersumbat, banjir datang, lingkungan kumuh, hingga gangguan kesehatan.

Karena itulah Pemerintah Kota Palembang menjalankan program “1 Kelurahan 1 Bank Sampah” sebagai salah satu solusi dari hulu.

Saat ini tercatat ada 98 bank sampah tersebar di 18 kecamatan di Palembang. Dari jumlah itu, 25 bank sampah paling aktif mendapat bantuan fasilitas pengelolaan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Bantuannya cukup lengkap. Mulai dari motor sampah, tempat sampah berbagai ukuran, kotak sampah terpilah, komposter, timbangan, hingga mesin pencacah sampah dan plastik.

Namun sebenarnya, yang sedang dibangun bukan hanya fasilitas.

Melainkan kebiasaan baru.

Sebab mengurus sampah ternyata bukan pekerjaan petugas kebersihan semata. Kota bersih juga lahir dari kebiasaan kecil warga memilah sampah, tidak membuang sembarangan, dan mulai memahami bahwa barang bekas pun masih bisa punya nilai.

Di Kampung Al-Qur’an, pelajaran itu diajarkan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak.

Mereka belajar bahwa botol plastik tidak selalu harus berakhir di selokan. Kardus bekas tidak harus menumpuk di dapur. Dan sampah, jika dikelola dengan benar, ternyata bisa membantu meringankan biaya sekolah.

Mungkin itu sebabnya bank sampah ini terasa berbeda.

Karena yang ditabung bukan cuma sampah.

Tetapi juga kesadaran untuk menjaga masa depan kota. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangkau Wilayah Ini, TECHCOMBANK jadi Salah Satu “Tempat Kerja Terbaik Di Asia 2023” dengan Penghargaan Great Place To Work

    Jangkau Wilayah Ini, TECHCOMBANK jadi Salah Satu “Tempat Kerja Terbaik Di Asia 2023” dengan Penghargaan Great Place To Work

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HANOI, VIETNAM, Media OutReach – Techcombank telah mencapai tonggak penting dengan diakui sebagai bank Vietnam pertama dan satu-satunya yang mendapatkan tempat dalam daftar “Tempat Kerja Terbaik di Asia 2023”.   Kehormatan ini dianugerahkan oleh organisasi ternama, Great Place To Work® (GPTW) – otoritas global di bidang budaya tempat kerja, yang didirikan pada tahun 1990 di […]

  • Pengurus KONI & Perbakin Lahat Dilantik, Harus Utamakan Atlet Lokal, Bisa Bantu Polisi &TNI Berantas Senpi Ilegal

    Pengurus KONI & Perbakin Lahat Dilantik, Harus Utamakan Atlet Lokal, Bisa Bantu Polisi &TNI Berantas Senpi Ilegal

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 989
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru SH MM yang juga Ketua Pengprov Perbakin Sumsel menghadiri sekaligus melakukan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lahat dan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Lahat Masa Bakti 2020-2024, Rabu (21/10/20) di GOR Bukit Telunjuk Lahat. Kepada pengurus KONI dan Perbakin yang baru dilantik itu, Herman Deru minta […]

  • TP PKK Provinsi Sumsel & TP PKK Kaltara Saling Curhat

    TP PKK Provinsi Sumsel & TP PKK Kaltara Saling Curhat

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    TP PKK sebagai mitra kerja provinsi bergerak cepat mengimbangi kemajuan pemerintah, dalam rangka meningkatkan  SDM

  • “ Salah Masok “   

    “ Salah Masok “  

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    Tanggal mudo Kacibob ngajak ujang pegi kepasar buat nyari sepatu, sampenyo dipasar mereka masuk kesalah satu toko sepatu dan memilih-milih sepatu yang sesuai dengan selera mereka. Setelah memilih-milih jenis sepatu mano,, akhirnyo mereka menemukan sepatu yang cocok di hati dan sepakat untuk membeli duo pasang sepatu dengan hargo Rp300.000. akan tetapi ketika Kacibob nak bayar […]

  • Siap-siap Dana Bos Madrasah Swasta Rp4 Triliun Segera Cair, Mau Tahu Prosedurnya ?

    Siap-siap Dana Bos Madrasah Swasta Rp4 Triliun Segera Cair, Mau Tahu Prosedurnya ?

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 584
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta – Kementerian Agama akan segera mencairkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Swasta Tahun 2023. Anggaran sebesar Rp4 triliun ini sekarang sudah berada di rekening bank penyalur (RPL). Bersamaan itu, pihak madrasah swasta sudah bisa mulai memproses pencairannya sesuai juknis yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengatakan proses […]

  • Maksimalkan Layanan Kanker di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia

    Maksimalkan Layanan Kanker di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Kementerian Kesehatan RI memaksimalkan ketersediaan layanan kanker di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, karena dinilai Kanker sebagai penyakit penyebab kematian nomor satu di Indonesia dan perlu mendapat perhatian khusus.   Oleh sebab itu tidak hanya pada layanan kuratif dan rehabilitatif, Kemenkes memprioritaskan layanan kanker melalui program promotif dan preventif, terutama pada skrining dan deteksi dini.   Menkes Budi menjelaskan Layanan […]

expand_less
WordPress Archive Virtus – Modern Blog & Magazine WordPress Theme Virtuware – Saas & Digital Company Elementor Kit VisaPlan – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit. Visard – Immigration Visa Center & Travel Agency WordPress Theme Visibility Logic for Elementor Pro Vision – Interactive Image Map Builder for WordPress Visography - Photography & Portfolio Elementor Template Kit Vissio – Business Elementor Template Kit Visual Admin Menu Visual Composer – Background Liquid Effects