Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Dibatasi Usia, Bocil Digital Pindah ke Mana?

Dibatasi Usia, Bocil Digital Pindah ke Mana?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pintu itu sekarang mulai ditutup pelan-pelan.

PLATFORM digital, seperti X dan Bigo Live mulai merapikan ‘gerbang masuknya’

Yang dulu longgar, sekarang dijaga.

Misalnya X menetapkan usia minimal 16 tahun, sementara Bigo Live langsung tegas di angka 18+.

Kalau ini warung kopi, mungkin sudah ada tulisan “yang belum cukup umur, jangan nongkrong di sini.”

Tapi, masalahnya, ini bukan warung, ini dunia digital yang pintunya banyak, bahkan kadang tanpa penjaga.

Dan seperti biasa, anak-anak selalu punya cara sendiri.

Selama ini, mereka sudah terlanjur nyaman. Scroll, komen, live, ketawa, kadang galau semuanya terjadi di satu layar.

Ketika tiba-tiba ada batas umur, yang terjadi bukan “ya sudah berhenti”, tapi lebih ke “ya sudah, cari tempat lain.”

Ibarat dilarang main di halaman depan, mereka pindah ke halaman samping.

Fenomena ini bukan hal baru. Setiap ada aturan, selalu ada akal-akalan.

Mulai dari umur yang “tiba-tiba lebih tua” saat daftar akun, sampai pakai akun punya kakak, sepupu, bahkan orang tua.

Coba tanya anak SMP hari ini, hampir pasti mereka sudah punya akun, bahkan lebih dari satu.

Memang perlu diakui dunia digital itu unik sebab identitas bisa diatur, umur bisa disesuaikan, dan batas kadang terasa seperti formalitas.

Di sinilah letak dilemanya.

Pemerintah sebenarnya tidak salah, lewat Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025, mereka ingin memastikan ruang digital jadi lebih aman untuk anak.

Niatnya jelas guna melindungi, bukan membatasi tanpa alasan.

Tapi seperti pagar di lapangan luas, seberapa tinggi pun dibuat, tetap saja ada yang mencoba melompati.

Platform seperti X dan Bigo Live juga tidak tinggal diam.

Mereka mulai memperketat sistem, memasang filter, bahkan menggabungkan kecerdasan buatan dengan pengawasan manusia.

Secara teknis, semuanya terlihat meyakinkan.

Tapi di lapangan, ceritanya sering berbeda.

Anak-anak hari ini bukan generasi yang gagap teknologi. Mereka justru lahir di dalamnya.

Mereka tahu cara membuat akun baru lebih cepat dari orang dewasa memahami aturan baru.

Mereka juga tahu, satu akun hilang bukan berarti permainan selesai.

Masalah klasiknya tetap sama yaitu verifikasi usia.

Peran ortu

Selama sistem masih bertanya “tanggal lahir kamu berapa?” tanpa benar-benar bisa memastikan, selama itu pula celah akan tetap ada.

Dan selama celah itu terbuka, aturan akan terus diuji.

Di sisi lain, kita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan platform.

Mereka bisa membuat sistem, tapi tidak bisa mengawasi setiap layar di rumah.

Oleh sebab itu peran orang tua sering jadi “fitur tambahan” yang justru paling menentukan meski sering tidak disadari.

Kadang, yang lebih tahu aplikasi apa yang dipakai anak bukan orang tua, tapi teman sebayanya.

Meutya Hafid kemarin menegaskan pemerintah tidak akan memberi ruang kompromi bagi platform digital.

Semua wajib patuh pada aturan perlindungan anak, dan pengawasan akan terus dilakukan agar komitmen itu benar-benar dijalankan, bukan sekadar tulisan di atas kertas.

Di satu sisi, ini langkah maju. Ada batas, ada aturan, ada upaya melindungi.

Tapi di sisi lain, dunia digital bukan ruang dengan satu pintu.

Jadi ketika pintu utama mulai dijaga ketat, jangan kaget kalau lorong-lorong kecil justru jadi ramai.

Pada akhirnya, ini bukan cuma soal siapa yang boleh masuk dan siapa yang tidak.

Pasalnya, ini soal bagaimana kita memahami kebiasaan baru yang sudah terlanjur tumbuh.

Karena membatasi akses itu mungkin.

Tapi membatasi rasa ingin tahu anak-anak? Nah, itu cerita lain. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Perbedaan Karantina dan Isolasi

    Ini Perbedaan Karantina dan Isolasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    JURU Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menyatakan bahwa karantina dan isolasi penting dilakukan untuk menekan laju penularan COVID-19 secara siginifikan dan secara prinsipil keduanya tidak terlalu ada perbedaan. “Perlu ditekankan istilah karantina dan isolasi adalah hal yang berbeda secara definisi,” kata Wiku dalam konferensi pers, Jumat (4/2/2022). Dia menjelaskan, bahwa karantina adalah upaya memisahkan […]

  • Kontrak Jargas Tahap I Senilai Rp467,8 Miliar Resmi Diteken

    Kontrak Jargas Tahap I Senilai Rp467,8 Miliar Resmi Diteken

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.869
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan jaringan gas (jargas) tahap I tahun 2021 sebesar 60.875 Sambungan Rumah (SR). Penandatanganan kontrak disaksikan langsung  Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji. Nilai kontrak pada penandatanganan kali ini sebesar Rp467.791.556.196 dan merupakan separuh atau 50% dari total SR yang dibangun […]

  • Komit tuntaskan tenaga honor di Lingkungan Pemkab OKI, Ini bocorannya formasi CPNS & PPPK berikut rinciannya

    Komit tuntaskan tenaga honor di Lingkungan Pemkab OKI, Ini bocorannya formasi CPNS & PPPK berikut rinciannya

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] Sumsel berkomitmen tuntaskan masalah tenaga honorer di Lingkungan Pemkab OKI dengan menjadikan CPNS dan PPPK, seperti pada 2023. “Betul, tahun ini kementrian PANRB menyetujui jumlah kebutuhan pegawai ASN di OKI untuk CPNS dan PPPK sebanyak 600 formasi,” kata Asmar saat dikonfirmasi pada Rabu (20/3/2024). Penjabat Bupati OKI, […]

  • Songsong New Normal, Pemuda Diajak Kembali Lagi Ramaikan Masjid

    Songsong New Normal, Pemuda Diajak Kembali Lagi Ramaikan Masjid

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.120
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua DPP BKPRMI Pusat, Said Aldi Idrus mengatakan sangat mengapresiasi support luar biasa yang diberikan Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Menurutnya ajakan Gubernur Sumsel kepada semua pemuda agar kembali ke masjid dalam rangka menyogsong new normal sangat berarti. Karena dapat menyemangati para pemuda masjid untuk kembali beribadah tanpa melupakan protokol kesehatan. “Ajakan “Ayo ke Masjid” […]

  • Serentak, Bupati Muba Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19 Untuk 86.099 KK Warga Muba

    Serentak, Bupati Muba Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19 Untuk 86.099 KK Warga Muba

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kabupaten Musi Banyuasin yang di komandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin berkomitmen dan konsisten hadir untuk masyarakat demi penanganan, dan, penanggulangan serta pencegahan penyebaran wabah Covid-19 atau virus Corona di Muba dari berbagai sisi. Hal ini, disampaikan langsung oleh Bupati Muda, berprestasi, perhatian dan memiliki jiwa kepedulian yang sangat luar bisa pada […]

  • [Wawancara] Memajukan Kesetaraan dalam Hiburan: Menciptakan Pengalaman TV Inklusif Dengan Mode Relumino

    [Wawancara] Memajukan Kesetaraan dalam Hiburan: Menciptakan Pengalaman TV Inklusif Dengan Mode Relumino

    • calendar_month Jumat, 19 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 641
    • 0Komentar

    “Menonton TV sebenarnya adalah hiburan utama bagi orang-orang dengan gangguan penglihatan. Ini adalah aktivitas yang dapat dinikmati dengan aman dan nyaman dalam kenyamanan rumah mereka.” – Kyungah Park, M.D. (Departemen Oftalmologi, Samsung Medical Center) Samsung Electronics sangat percaya pada kekuatan teknologi untuk menciptakan dunia yang lebih inklusif. Dalam hal desain, aksesibilitas harus menjadi perhatian utama […]

expand_less
WordPress Archive SociaBuff – Social Media & Digital Agency Elementor Template Kit Social Auto Poster Social Counter Plugin for WordPress – Arqam Social Events for Videos Add-on for Easy Social Share Buttons Social Locker for WordPress Social Locker – plugin for WordPress Social Login – WordPress / WooCommerce Plugin Social Media Banner Plugin Social Page Feed Box WordPress Plugin Social Photos Feed Box WordPress Plugin