Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Minta Tarif Normal Lagi, Perwakilan OJol Palembang Dialog dengan PTGI

Minta Tarif Normal Lagi, Perwakilan OJol Palembang Dialog dengan PTGI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Mar 2018
  • visibility 1.396
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Berbeda dengan di Jakarta pada Selasa, (27/3/2018) siang tadi ribuan pengemudi Gojek daring/online mendatangi Istana Merdeka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat paying hukum mengaatur operasional yang selama ini belum diatur karena tidak termasuk dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Di Palembang sendiri, pengemudi gojek daring tidak sampai turun ke jalan, perwakilan ojek online (Ojol) dibawah operator Go-Jek memilih untuk melakukan mediasi dan dialog dengan manajemen PT Go-jek Indonesia (PTGI) Cabang Palembang, Selasa (27/3/2018).

Dalam dialog tersebut mereka diwakilkan oleh lima orang mengatasnamakan Persatuan Tanggap Darurat Ojol Palembang menghadap Kepala Cabang PTGI, Petrus di ruang kerjanya.

Menurut salah satu Pengurus Persatuan Tanggp Darurat Ojol Palembang, Rusdi meminta agar  tarif dasar naik kembali  menjadi normal Rp8 ribu per km karena  dengan tarif diturunkan  sekarang menjadi Rp6.400 per km sangat merugikan pengemudi.

Menurutnya selama tarif dasar turun menjadi Rp6.400 tersebut sangat tidak relevan lagi dengan kondisi ekonomi saat ini, terlebih dengan kenaikan harga BBM.

“Sekarang jumlah driver gojek di Palembang sudah ribuan belum lagi dari dengan pesaing Gojek, yakni Grab tentu sudah sulit untuk menembus target bonus, dampaknya pendapatan turun dratis,”ungkapnya.

Saat ini akunya pihaknya enggan melakukan unjuk rasa ke jalan cukup dengan dialog guna menyampaikan keluhan dari anggota driver online terkait tarif tersebut agar PTGI Cabang Palembang menindak lanjuti keluhan mereka untuk disampaikan ke pusat.

“Kami menunggu dua minggu permintaan kami untuk ditindaklanjuti,jika tidak ada tanggapan kami akan melakukan rapat untuk menentukan sikap ke depannya,”ulasnya.

Kepala Cabang PTGI Palembang, Petrus menyampaikan menampung keluhan para perwakilan Ojol di Palembang. Saat ini menurutnya belum bisa memutuskan keluhan tersebut dan berjanji akan memperjuangkan keluhan tersebut ke manajemen di Pusat.

“Kami akan sampaikan keluhan terkait kenaikan tarif dari pengemudi gojek ke manajemen pusat,karena yang menentukan keputusan tersebut wewenangnya ada di pusat,”paparnya.

Sementara siang tadi ribuan ojek online meminta perlindungan hukum karena mungkin ojek ‘online’ belum ada di UU LLAJ. “Kami minta ada perlindungan hukum,” kata pengemudi ojek daring Gojek Elfa Fahmi saat ditemui dalam aksinya di depan Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Elfa mengatakan salah satu keluhannya selama ini karena tidak masuk dalam peraturan adalah soal tarif yang diterapkan aplikator dirasa tidak sesuai.”Kalau ada aturan, pemerintah bisa ikut campur dalam pemerataan tarif,” katanya.

Karena itu, ia berpendapat persaingan tarif di antara aplikator ojek daring, baik itu Gojek, Uber dan Grab tidak sehat.”Selama ini yang menentukan tarif adalah masing-masing perusahaan, ada ketidakadilan dari segi tarif,” katanya.

Dia menyebutkan saat ini Gojek masih memberlakukan tarif Rp1.600 per kilometer. Elfa menuturkan porsi pendapatan yang didapat oleh pengemudi dan perusahaan adalah 80 % dan 20 %, namun 80 % tersebut tidak menutupi biaya perawatan motor.

“Buat kita dilihat dari prosentase memang masih besar ke pengemudi, tapi permasalahannya itu motor sendiri, kerusakan sendiri, risiko di jalan sendiri,” kata Elfa yang sudah jadi pengemudi Gojek selama tiga tahun terakhir itu.

Ia menginginkan tarif yang ideal, yaitu dikembalikan pada masa awal Gojek beroperasi, yakni Rp4.000/kilometer.
Aksi tersebut, kata dia, merupakan inisiatif rekan-rekan komunitas pengemudi ojek daring.

Ojek tidak masuk ke dalam UU LLAJ karena tidak memenuhi unsur keamanan dan keselamatan untuk angkutan umum, ojek hanya masuk dalam kategori angkutan lingkungan.[one/WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Disiplin Pengendara Saat PON,  Polda Papua Uji Coba Ganjil Genap di Sejumlah Ruas Jalan

    Tingkatkan Disiplin Pengendara Saat PON, Polda Papua Uji Coba Ganjil Genap di Sejumlah Ruas Jalan

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

      POLDA Papua akan melakukan uji coba ganjil genap bagi kendaraan yang akan melintas di ruas jalan tertentu. Uji coba ini dilakukan jelang pelaksanaan PON XX yang akan dilaksanakan di empat wilayah. Selain uji coba menjelang PON, pemberlakuan ganjil-genap itu juga untuk membatasi mobilitas warga selama masa PPKM level IV dan III. “Memang benar, kami […]

  • Pemerintah Tingkatkan Kapasitas RS Hingga 40 Persen di Kabupaten/Kota Zona Merah dan BOR Tinggi

    Pemerintah Tingkatkan Kapasitas RS Hingga 40 Persen di Kabupaten/Kota Zona Merah dan BOR Tinggi

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 867
    • 0Komentar

    MENGHADAPI lonjakan kasus COVID-19, pemerintah tingkatkan kapasitas Rumah Sakit (RS). Di antaranya peningkatan kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19 di RS hingga 40%, terutama di kabupaten/kota zona merah dan tingkat keterisian tempat tidur atau BOR yang tinggi. Kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan di kota terdekat atau di ibu kota provinsi juga ditingkatkan. Untuk […]

  • Resmikan Aplikasi E-Potensi Pajak Daerah

    Resmikan Aplikasi E-Potensi Pajak Daerah

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 867
    • 0Komentar

    PENDAPATAN  Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muba mengalami tren meningkat. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muba Riki Junaidi AP MSi dalam acara Gebyar Pajak Daerah Tahun 2021 di Desa Mulyo Rejo Kecamatan Sungai Lilin. Dikatakannya meskipun ditengah masa pandemi COVID-19 Pemkab Muba terus melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD, alhasil […]

  • Wakili Sumsel, Muba Siap Jadi Peserta Terbaik di Festival KIM Tahun 2023

    Wakili Sumsel, Muba Siap Jadi Peserta Terbaik di Festival KIM Tahun 2023

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ini kabar gembira dan membanggakan, Kabupaten Musi Banyuasin satu satunya Kabupaten di dalam wilayah provinsi Sumatera Selatan yang dipercaya dan ditunjuk mewakili provinsi Sumsel diajang kompetisi Komunitas Informasi masyarakat (KIM) tingkat Nasional tahun 2023 ini. Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh kepala Dinkominfo Herryandi Sinulingga AP setelah menugaskan Pranata Humas Ahli Muda Dinkominfo […]

  • Indonesia Usulkan Peningkatan Kerja Sama Bilateral Bidang Ketenagakerjaan dengan Singapura, Spesialis Bidang Apa Saja Yang Dibutuhkan Indonesia ?

    Indonesia Usulkan Peningkatan Kerja Sama Bilateral Bidang Ketenagakerjaan dengan Singapura, Spesialis Bidang Apa Saja Yang Dibutuhkan Indonesia ?

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.495
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menyampaikan perlunya peningkatan kerja sama bilateral di bidang ketenagakerjaan dengan negara tetangga Singapura. Peningkatan kerja sama tersebut antara lain meliputi permintaan bantuan tenaga ahli (expert) Singapura untuk pengembangan Innovation Center dan Talent Hub Kemenaker guna transfer-knowledge dan inovasi terkait digitalisasi teknologi bagi kaum muda (tech-talent) dan pengembangan ekosistem digital […]

  • Arus Balik, Tiket KA Hingga 8 Mei Terjual Habis

    Arus Balik, Tiket KA Hingga 8 Mei Terjual Habis

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.182
    • 0Komentar

    PT KERETA Api Indonesia (Persero) mencatat volume pelanggan Kereta Api Jarak Jauh pada arus balik tanggal 6 s.d 8 Mei 2022 mencapai 389.812 pelanggan atau rata-rata 129.937 pelanggan per hari dengan okupansi 106 persen dikarenakan adanya penumpang dinamis dan tiket sudah terjual semuanya. Berdasarkan pantauan, pada keberangkatan 6 Mei (H+3) terdapat 136.505 pelanggan (okupansi 111 […]

expand_less
WordPress Archive Priority – Multipurpose WordPress Private Messages | Astoundify PrivateContent - Mail Actions Add-on PrivateContent – Multilevel Content Plugin PrivateContent | Premium Plans Add-on PrivateContent – User Activities add-on PrivateContent – WordPress Bundle Pack Pro Grid : Ajax Post, Custom Post Display + Filter Pro News Ticker & Marquee for Visual Composer Pro News Ticker & Marquee for WPBakery Page Bilder : Display Post, Custom Post, RSS & WooCommerce