Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Minta Tarif Normal Lagi, Perwakilan OJol Palembang Dialog dengan PTGI

Minta Tarif Normal Lagi, Perwakilan OJol Palembang Dialog dengan PTGI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Mar 2018
  • visibility 1.408
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Berbeda dengan di Jakarta pada Selasa, (27/3/2018) siang tadi ribuan pengemudi Gojek daring/online mendatangi Istana Merdeka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat paying hukum mengaatur operasional yang selama ini belum diatur karena tidak termasuk dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Di Palembang sendiri, pengemudi gojek daring tidak sampai turun ke jalan, perwakilan ojek online (Ojol) dibawah operator Go-Jek memilih untuk melakukan mediasi dan dialog dengan manajemen PT Go-jek Indonesia (PTGI) Cabang Palembang, Selasa (27/3/2018).

Dalam dialog tersebut mereka diwakilkan oleh lima orang mengatasnamakan Persatuan Tanggap Darurat Ojol Palembang menghadap Kepala Cabang PTGI, Petrus di ruang kerjanya.

Menurut salah satu Pengurus Persatuan Tanggp Darurat Ojol Palembang, Rusdi meminta agar  tarif dasar naik kembali  menjadi normal Rp8 ribu per km karena  dengan tarif diturunkan  sekarang menjadi Rp6.400 per km sangat merugikan pengemudi.

Menurutnya selama tarif dasar turun menjadi Rp6.400 tersebut sangat tidak relevan lagi dengan kondisi ekonomi saat ini, terlebih dengan kenaikan harga BBM.

“Sekarang jumlah driver gojek di Palembang sudah ribuan belum lagi dari dengan pesaing Gojek, yakni Grab tentu sudah sulit untuk menembus target bonus, dampaknya pendapatan turun dratis,”ungkapnya.

Saat ini akunya pihaknya enggan melakukan unjuk rasa ke jalan cukup dengan dialog guna menyampaikan keluhan dari anggota driver online terkait tarif tersebut agar PTGI Cabang Palembang menindak lanjuti keluhan mereka untuk disampaikan ke pusat.

“Kami menunggu dua minggu permintaan kami untuk ditindaklanjuti,jika tidak ada tanggapan kami akan melakukan rapat untuk menentukan sikap ke depannya,”ulasnya.

Kepala Cabang PTGI Palembang, Petrus menyampaikan menampung keluhan para perwakilan Ojol di Palembang. Saat ini menurutnya belum bisa memutuskan keluhan tersebut dan berjanji akan memperjuangkan keluhan tersebut ke manajemen di Pusat.

“Kami akan sampaikan keluhan terkait kenaikan tarif dari pengemudi gojek ke manajemen pusat,karena yang menentukan keputusan tersebut wewenangnya ada di pusat,”paparnya.

Sementara siang tadi ribuan ojek online meminta perlindungan hukum karena mungkin ojek ‘online’ belum ada di UU LLAJ. “Kami minta ada perlindungan hukum,” kata pengemudi ojek daring Gojek Elfa Fahmi saat ditemui dalam aksinya di depan Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Elfa mengatakan salah satu keluhannya selama ini karena tidak masuk dalam peraturan adalah soal tarif yang diterapkan aplikator dirasa tidak sesuai.”Kalau ada aturan, pemerintah bisa ikut campur dalam pemerataan tarif,” katanya.

Karena itu, ia berpendapat persaingan tarif di antara aplikator ojek daring, baik itu Gojek, Uber dan Grab tidak sehat.”Selama ini yang menentukan tarif adalah masing-masing perusahaan, ada ketidakadilan dari segi tarif,” katanya.

Dia menyebutkan saat ini Gojek masih memberlakukan tarif Rp1.600 per kilometer. Elfa menuturkan porsi pendapatan yang didapat oleh pengemudi dan perusahaan adalah 80 % dan 20 %, namun 80 % tersebut tidak menutupi biaya perawatan motor.

“Buat kita dilihat dari prosentase memang masih besar ke pengemudi, tapi permasalahannya itu motor sendiri, kerusakan sendiri, risiko di jalan sendiri,” kata Elfa yang sudah jadi pengemudi Gojek selama tiga tahun terakhir itu.

Ia menginginkan tarif yang ideal, yaitu dikembalikan pada masa awal Gojek beroperasi, yakni Rp4.000/kilometer.
Aksi tersebut, kata dia, merupakan inisiatif rekan-rekan komunitas pengemudi ojek daring.

Ojek tidak masuk ke dalam UU LLAJ karena tidak memenuhi unsur keamanan dan keselamatan untuk angkutan umum, ojek hanya masuk dalam kategori angkutan lingkungan.[one/WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Malbi Palembang Asli, Daging Empuk, Gurih, Harum, Bumbunya Meresap Sampai ke Dalam

    Resep Malbi Palembang Asli, Daging Empuk, Gurih, Harum, Bumbunya Meresap Sampai ke Dalam

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Resep malbi Palembang asli pasti punya cara sendiri untuk membuat sepiring nasi terasa jauh lebih istimewa. Daging sapi yang dimasak perlahan bersama rempah, kecap manis, bawang, dan bumbu khas menghasilkan rasa gurih-manis yang pekat, aroma harum yang menggoda perut, dan bikin lidah ingin pencicipinya, ditambah dengan tekstur daging empuk yang mudah dikunyah, menjadi […]

  • Terpisah, Menyatu dalam Reuni Wartawan 789

    Terpisah, Menyatu dalam Reuni Wartawan 789

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.090
    • 0Komentar

    WARTAWAN juga manusia. Karenanya, wajar saja kalau punya masa lalu, masa sekarang, dan bermimpi untuk masa depan. . Mereka memiliki ketakutan, mereka sempat gentar, pernah terpojokkan sama seperti manusia lainnya. Rasa inilah yang telah menggelamit keriduan untuk bernostalgia dalam sebuah reuni. Kata reuni biasanya berhubungan dengan silaturahmi. Penah bersama dalam liputan, kemudian terpisah oleh jarak dan waktu, serta tempat –meski […]

  • Pingin Tahu Acara HUT ke -46 KORPRI di Griya Agung, Baca Ini..!

    Pingin Tahu Acara HUT ke -46 KORPRI di Griya Agung, Baca Ini..!

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Korpri  harus  menjadi  pilar  utama  pemersatu  bangsa  dan  negara lndonesia  dengan  aparatur  sipil  negara  sebagai agen perekat kebhinekaannya.

  • Midang Morge Siwe: Bukan Sekadar Jalan Bareng, Ini Kayak Fashion Week Ala OKI

    Midang Morge Siwe: Bukan Sekadar Jalan Bareng, Ini Kayak Fashion Week Ala OKI

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau biasanya Idul Fitri identik dengan opor ayam dan ketupat, di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, vibe-nya beda level! Tahun ini, tradisi unik khas Lebaran kayak Midang Morge Siwe, Cakat Stempel, sampai Festival Cang Incang sukses digelar. Dan bukan cuma sukses, tapi juga rame, semarak, dan penuh aura kebahagiaan yang bisa […]

  • Samsung Pamerkan Teknologi Terbaru di CES 2025: AI, IoT, dan Kesehatan Digital

    Samsung Pamerkan Teknologi Terbaru di CES 2025: AI, IoT, dan Kesehatan Digital

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    Startup C-Lab memenangkan 12 Penghargaan Inovasi di CES 2025 Samsung telah mendukung pengembangan lebih dari 900 proyek dan startup sejak program dimulai pada tahun 2012 Hari ini Samsung Electronics mengumumkan bahwa mereka akan memamerkan berbagai proyek baru di bidang bidang AI, IoT, kesehatan digital, serta robotika yang dikembangkan melalui program C-Lab[1] di CES 2025, yang akan […]

  • Masa Pandemi, Badan Riset Temukan 88 Spesies Baru, Mayoritas Berada Di Sulawesi

    Masa Pandemi, Badan Riset Temukan 88 Spesies Baru, Mayoritas Berada Di Sulawesi

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    DI saat pandemi COVID-19 semangat para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tak pernah padam. Masa pandemi bagi mereka, justru menjadi tantangan tersendiri. Semangat itu membuahkan hasil. Para peneliti BRIN pada 2021 lalu berhasil menemukan 88 spesies baru. Dari 88 spesies, 80 persennya ditemukan di Sulawesi. Penemuan fauna mendominasi penemuan itu. Jumlahnya mencapai […]

expand_less
WordPress Archive Priority – Multipurpose WordPress Private Messages | Astoundify PrivateContent - Mail Actions Add-on PrivateContent – Multilevel Content Plugin PrivateContent | Premium Plans Add-on PrivateContent – User Activities add-on PrivateContent – WordPress Bundle Pack Pro Grid : Ajax Post, Custom Post Display + Filter Pro News Ticker & Marquee for Visual Composer Pro News Ticker & Marquee for WPBakery Page Bilder : Display Post, Custom Post, RSS & WooCommerce