Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Dunia Dalam Genggaman? Menjadi Primordialisasi Masa kini?

Dunia Dalam Genggaman? Menjadi Primordialisasi Masa kini?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
  • visibility 1.570
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEJAK terjadinya revolusi industri pertama 1.0 telah banyak membawa berbagai macam Perubahan Hingga ke revolusi industri 4.0 Seperti yang kita rasakan saat ini.

Kehidupan Tanpa Smartphone mungkin adalah hal yang tak mungkin dilakukan di era industri 4.0 seperti saat ini dimana setiap kegiatan di manapun dan kapanpun pastilah menggunakan smartphone, untuk mengakses suatu informasi sangat mudah dan tanpa batas, apa lagi ditengah pandemi covid-19 saat ini teknologi digital seperti smartphone sangatlah penting bagi para siswa dan mahasiswa tentunya, semua kegiatan belajar mengajar semua dilakuakan secara Online tatap muka melalui Layar smartphone.

Kecanggihan Teknologi digital ini harusnya dapat dimanfaatkan dengan bijak sesuai dengan asas manfaat dan kegunaannya jangan sampai Kita sebagai user tidak dapat mengontrol apalagi menjadi primordial terhadap teknologi digital ini, problematika yang sering terjadi masih banyak user-user belum dapat mengontrol dan menggunakan dengan bijak kecanggihan dari berbagai macam teknologi yang ada saat ini Apa lagi di kalangan anak-anak Usia belia,

Dahulu sebelum pesatnya perkembangan teknologi digital Masih banyak anak-anak bahkan dewasa bermain dengan permainan budaya lokal maupun nasional, Seperti contoh Permainan tradisional Di Kabupaten lahat yakni Cak Ingking, Yeye, Gerobak sodor, Bedil-bedilan, Dan permainan tradisional lainnya dari berbagai daerah semisalnya ABC Lima dasar, Lompat tali karet, kelereng, Bermain mobil-mobilan dari bahan dasar kayu, petak umpet, Congklak dan rumah-rumahan Dengan atap Daun pisang, hal inilah yang membuat interaksi sosial antar sesama mereka terjalin dan menjadi kenangan tentunya.

Namun berbanding terbalik dengan kondisi Digital saat ini ada beberapa contoh kasus anak-anak yang kecanduan game online seperti (Free fire,Mobile Legends Dll). yang mereka rela menghabiskan uang jajan bahkan berbohong ke orang tuanya untuk terus bermain game online mereka, anak-anak yang terkadang Masih belum bisa menggunakan secara cermat smartphone nya malah sudah di anggap biasa diera moderen ini, Bahkan banyak anak-anak yang tidak tahu siapa presiden dan wakilnya  siapa pahlawan pendiri bangsanya apa budaya yang ada di negaranya dan bahkan Yang sangat disyangkan mereka lebih kenal dengan aktor game online mereka.

Saat ini nampak nya kita sudah terbiasa mendalamkan yang luar dan meluarkan yang dalam, tentunya sangat disayangkan jika budaya kita hilang apa lagi terhapuskan dengan perubahan teknologi digital yang semakin hari semakin maju seperti saat ini,

Penutup penulis ingin mengajak para pemuda, Mahasiswa para penggerak budaya, para cerdik pandai mari kita sama-sama bangkitkan dan lestarikan lagi budaya-budaya kita yang saat ini sudah mulai terbiaskan dengan perubahan zaman, jangan sampai budaya asli kita hilang apa lagi terhapuskan dengan kecanggihan teknologi digital seperti yang kita rasakan saat ini.[***]

Oleh : Ahmad Ferly

Penikmat Literasi Kabupaten Lahat

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Panjang Palembang Menuju Pemberdayaan Sosial

    Jalan Panjang Palembang Menuju Pemberdayaan Sosial

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kata orang, “Bukan jalan yang panjang yang membuat perjalanan terasa berat, tapi langkah pertama yang tak kunjung diambil.” Nah, langkah pertama yang sudah diambil oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dan Pemkot Palembang dalam mewujudkan program Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih ini layak diapresiasi. Mereka memulai perjalanan panjang untuk mengentaskan kemiskinan dan menciptakan […]

  • UKM Indonesia Percepat Pemulihan Ekonomi

    UKM Indonesia Percepat Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    PANDEMI mengawali krisis global yang melanda perekonomian dan bisnis di seluruh dunia. Hal ini tentu membuat segalanya terhenti dan memaksa UKM di Indonesia untuk beradaptasi dan mengubah rencana dan strategi bisnis mereka untuk bertahan. UKM Indonesia merupakan tulang punggung perekonomian negara dan berkontribusi besar terhadap PDB nasional serta pasar tenaga kerja. Terlepas dari pukulan besar […]

  • Kartini Masa Depan, Perempuan di Era Notifikasi [Ketika jempol perempuan tak hanya mengetik, tapi mengubah dunia]

    Kartini Masa Depan, Perempuan di Era Notifikasi [Ketika jempol perempuan tak hanya mengetik, tapi mengubah dunia]

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Kartini zaman now tuh, kalau berjuang bukan lagi pakai surat ke Belanda. Tapi pakai email, feed Instagram, dan aksi literasi digital. Serius!” ujar Naya sambil menyesap es kopi susu di lobi Kemkomdigi. Ia mengenakan blazer warna lilac dan pin kecil bertuliskan “Cipayung Plus Squad”. Di sampingnya, Wiwik dari Kopri PMII tampak sibuk membetulkan […]

  • Blank Spot Emang Ngeselin Warga, Jika Lagi Asyik Main Hp, Nah, Bro..Wabup-Mu Rela Mampir ke Telkomsel

    Blank Spot Emang Ngeselin Warga, Jika Lagi Asyik Main Hp, Nah, Bro..Wabup-Mu Rela Mampir ke Telkomsel

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) terus berupaya untuk mewujudkan Muba Bebas Blank Spot sebagai salah satu implementasi Program Muba Smart Regency. Kali ini  Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menyambangi Kantor Telkomsel Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Jumat (14/2/2020) di Palembang. “Masih ada beberapa desa diwilayah Kabupaten Muba yang belum tercover sinyal telekomunikasi atau blank […]

  • Resmi, Pasar Tradisional Cinde Direvitalisasi Jadi Pasar Moderen

    Resmi, Pasar Tradisional Cinde Direvitalisasi Jadi Pasar Moderen

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    Sebagai lokasi pusat perdagangan songket dan batik khas Palembang. Kemudian akan disediakan galeri mini yang menampilkan sejarah Pasar Cinde.

  • Cerita dari Armuzna 2025 : Berkah Panas Terik & Es Krim Rahasia

    Cerita dari Armuzna 2025 : Berkah Panas Terik & Es Krim Rahasia

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kalau ibadah haji itu kita ibaratkan sebagai perjalanan jauh nan sakral, maka Armuzna singkatan Arafah, Muzdalifah, dan Mina  adalah tahap-tahap epik yang seperti naik roller coaster rasa syukur. Nah, baru-baru ini Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, turun langsung memantau persiapan armuzna yang katanya “bukan cuma seru, tapi juga makin cakep!”. Kalau […]

expand_less
WordPress Archive Credia Banking & Business Loan Elementor Template Kit Credigi – Digital Bank & Credit Card Elementor Template Kit Creedy – Religion WordPress Theme Crems – Bakery, Chocolate Sweets & Pastry WordPress Theme Creptaam – Bitcoin, ICO Landing and Cryptocurrency Creptaam – Bitcoin, ICO Landing and Cryptocurrency WordPress Theme Crespo – Fast Food Restaurant Elementor Template Kit Cresta – IT Solutions & Technology WordPress Theme Creta – Flower Shop WooCommerce WordPress Theme Crete – Personal Portfolio and Creative Agency WordPress Theme