Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Ini Dilakukan Pertamina di Daerah, Agar “Si Pinky Bright Gas” LPG Non Subsidi Tepat Sasaran

Ini Dilakukan Pertamina di Daerah, Agar “Si Pinky Bright Gas” LPG Non Subsidi Tepat Sasaran

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
  • visibility 1.382
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel mengungkapkan, saat ini kesadaran masyarakat Lahat untuk menggunakan LPG Non Subsidi semakin meningkat.

Hal ini terbukti dengan meningkatnya konsumsi masyarakat untuk menggunakan Bright Gas, yaitu naik 76% dari konsumsi sebelumnya sebesar 45,14 Metrik Ton menjadi 79,492 Metrik Ton.

Hal tersebut disambut positif oleh Pemerintah Daerah yang sebelumnya melakukan pengetatan  pengawasan terhadap penjualan LPG 3 Kg sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerimanya, yaitu rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro.

“Kenaikan ini didukung juga oleh program Pertamina yang memudahkan konsumen untuk melakukan penukaran tabung dengan harga special,” ungkap Umar Ibnu Hasan Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II Sumbagsel.

Berbagai upaya telah dilakukan Pertamina agar distribusi LPG 3 Kg Bersubsidi tepat sasaran. Antara lain, melakukan penekanan kembali kepada seluruh Agen terkait penyaluran di Pangkalan dan bersama-sama dengan Pemkab melakukan pengawasan dengan lebih ketat lagi, penyaluran secara serentak LPG 3 Kg Bersubsidi untuk mencegah pembelian oleh sejumlah pengecer di berbagai tempat, menjalankan berbagai program seperti program migrasi LPG Subsidi ke Bright Gas (Non Subsidi) serta program tukar tabung bagi ASN, TNI dan POLRI.

Selain itu, bekerjasama dengan dinas terkait untuk memetakan kembali masyarakat kategori miskin serta memetakan kembali usaha mikro, serta mendorong Pemerintah setempat pemberlakuan Kartu Pelanggan LPG 3 Kg Bersubsidi karena rawan penyelewengan dari Sistem Distribusi Terbuka.

“Pertamina senantiasa menghimbau kepada masyarakat khususnya di Lahat, bahwa yang berhak menggunakan LPG 3 Kg Bersubsidi adalah rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro. Agar membeli LPG 3 Kg di Pangkalan resmi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di Lahat yaitu Rp 15.650,” tambah Umar.

Ciri-ciri Pangkalan LPG resmi Pertamina memiliki plang warna hijau yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi, menampilkan HET, terdapat kontak Pangkalan dan Call Center Pertamina 135.

Keuntungan membeli LPG di Pangkalan resmi antara lain, tepat harga maupun isinya, terhindar dari produk oplosan serta terhindar dari tabung palsu yang berbahaya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat mampu, usaha kecil dan menengah ke atas agar menggunakan LPG Non Subsidi yang saat ini tersedia dalam kemasan Bright Gas 5,5 Kg dan LPG 12 Kg,” tutup Umar dalam keterangan resminya, kemarin. [***]

 

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurus Jitu Bupati Banyuasin, Realisasikan Pembangunan Tanpa Gunakan APBD

    Jurus Jitu Bupati Banyuasin, Realisasikan Pembangunan Tanpa Gunakan APBD

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.626
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin, Sumatera Selatan, Askolani menjadi peserta Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VII yang digelar MNC Portal Indonesia. Dalam ajang tersebut, dia mengungkapkan strategi pembangunan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Askolani menuturkan, pihaknya memiliki program Banyuasin Religius yang salah satu wujudnya pembangunan rumah tahfidz atau penghafal Alquran. Hampir seluruh pembangunan rumah penghafal […]

  • Tidak Benar, Penutupan Jalan Sintang-Melawi, Kalbar

    Tidak Benar, Penutupan Jalan Sintang-Melawi, Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan foto di media sosial Facebook yang menggambarkan sejumlah warga dan petugas kepolisian sedang berjaga di tengah jalan yang sudah dipagari seng. Unggahan itu disertai narasi yang menyatakan bahwa akses Jalan Pinoh sebagai pintu masuk satu-satunya ke Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat telah dilakukan pemblokiran dengan ditutupi atau dipagari seng. Faktanya, Ketua Posko Covid-19 Kabupaten […]

  • Diyakini Jadi Pusat Destinasi Religi Baru, Ini Kelebihan Masjid Raya Abdul Kadim Sekayu

    Diyakini Jadi Pusat Destinasi Religi Baru, Ini Kelebihan Masjid Raya Abdul Kadim Sekayu

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.154
    • 0Komentar

    MASIH mengenakan kemeja batik berwarna kuning, tampak Minggu (8/11/2020) siang Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menghampiri Masjid Raya H Abdul Kadim yang berada di Desa Epil Dusun I Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin. Belakangan ini, Masjid yang dibangun oleh keluarga besar Prof Khadim yang merupakan putra asli Desa Epil ini […]

  • Anis Saggaf Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games

    Anis Saggaf Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games

    • calendar_month Kamis, 5 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Ketua ICMI Orwil Sumsel Prof Anis Saggaf mengungkapkan gelaran sarasehan ini bertujuan untuk memberikan sumbang pikiran demi kelanjutan kemajuan Sumsel yang sudah ada sekarang. Saat ini lanjut dia, pembangunan memang perlu dipikirkan oleh orang-orang yang benar-benar berkomitmen seperti ICMI. Namun demikian ICMI tidak ingin membebani pemerintah melainkan justru membantu permasalahan-permasalahan yang dihadapi […]

  • Hoaks Kartu Nikah Kembali Beredar, Ini Penjelasan Kemenag

    Hoaks Kartu Nikah Kembali Beredar, Ini Penjelasan Kemenag

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.074
    • 0Komentar

      JAGAT media sosial diramaikan beredarnya kartu nikah yang hanya menyantumkan foto lelaki berjas dan mengenakan peci hitam pada tampilan depan dengan tulisan Kementrian Agama, bukan ditulis Kementerian Agama. Sementara pada tampilan belakang, terdapat empat kolom untuk foto istri. Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Setjen Kemenag Akhmad Fauzin memastikan bahwa kartu itu bukan format […]

  • “UMKM Indonesia, Saatnya Dagang Global Pakai QRIS”

    “UMKM Indonesia, Saatnya Dagang Global Pakai QRIS”

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    PEPATAH  lama bilang “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”, maka di era digital sekarang pepatahnya berubah jadi “scan-scan ke awal, transfer-transfer ke rekening”. Ya, begitulah kira-kira gambaran masa depan transaksi lintas negara dengan QRIS antarnegara dan Local Currency Transaction (LCT) yang sedang diuji coba Indonesia-Tiongkok. Sebagai penulis yang sering nongkrong di warung kopi sambil mendengar […]

expand_less
WordPress Archive Nyssa – Creative Modern Lottie Animation Multipurpose WordPress theme OakTrix – Senior Care WordPress Theme Oakville – Organic Food and Beauty Products WP Theme Oasis – Modern WooCommerce Theme Obe – House Cleaning Business Elementor Template Kits Oberon – Freelancer Portfolio WordPress Theme Obira – SaaS Business & App Showcase WordPress Theme Objektiv – Photography WordPress Theme Obra – Kids Education & School Template Kit Obsius – Creative Agency WordPress Theme