Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Minta Minta Dijalan, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Respon Bayi Jadi Manusia Silver

Minta Minta Dijalan, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Respon Bayi Jadi Manusia Silver

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
  • visibility 675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Sosial melalui Balai Handayani, Balai Mulya Jaya, Balai Melati, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) melakukan respon kasus ke Pamulang Tangerang Selatan. Tim Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan dan melakukan asesmen di Rumah Singgah milik pemerintah daerah tersebut.

Sebelumnya, potret bayi 10 bulan yang dicat silver viral di media sosial. Bayi tersebut dibawa meminta-minta oleh ibunya. Mengetahui hal ini, Menteri Sosial melalui Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Himkat langsung memerintahkan Tim Kemensos untuk turun melakukan respon kasus.

Berdasarkan hasil asesmen, diketahui bayi tersebut telah dibawa ke jalanan selama 2 bulan, seperti dilansir dari Kemensos.

“Kalau jadi manusia silver sudah 2 bulan ini bu”, ucap Rani (bukan nama sebenarnya) yang merupakan ibu kandung bayi manusia silver kepada pekerja sosial Balai Anak Handayani.

Menurut Rani, sebenarnya ia sudah mulai mengamen dan menjadi manusia silver sejak ia putus sekolah 2 tahun yang lalu. Ia sempat berhenti karena hamil dan melahirkan.

“Dari melahirkan sampai si dede usia 6 bulan saya tinggal sama bapak di Brebes bu, lalu saya pindah lagi ke Jakarta”, ceritanya.

Tinggal di Jakarta dengan membawa bayi tentu tidak mudah bagi Rani yang bahkan belum genap berusia 18 tahun. Akhirnya hal ini lah yang mendorongnya membawa bayinya ke jalanan menjadi manusia silver.

“Saya butuh uang bu untuk bayar kontrakan, makan, beli susu dan popok bayi. Dari hasil turun ke jalanan lumayan bu, bisa nutup walaupun kadang masih kurang”, ucap Rani sambil menggendong bayinya.

Menurut Rani, sehari-hari ia mulai turun ke jalan dari pukul 10 pagi dan pulang pukul 10 malam. Seharian berada di jalan, Rani dapat mengantongi uang sebesar 80 ribu rupiah sampai 150 ribu rupiah yang ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kehidupan tidak pernah mudah bagi Rani. Ia sudah ditinggal ibunya sejak bayi, dan ayahnya menikah lagi. Ditambah saat ini ia harus membesarkan bayinya sendiri tanpa keluarga dan tanpa ayah dari bayinya karena menurut pengakuan Rani, ia tidak pernah menikah secara sah dengan ayah kandung bayinya.

Namun hal itu tidak membuatnya ingin menyerah dengan keadaan. Setelah berbicara dengan Tim Kemensos, Rani berkeinginan untuk merajut kembali masa depannya.

“Iya bu, kalau boleh saya ingin buka usaha bu. Dulu di Brebes saya sempat bantu bibi jualan Mie Ayam, jadi saya agak tau soal itu”, ucapnya saat ditanya oleh pekerja sosial mengenai harapan dan cita-citanya.

Rani pun setuju untuk dibawa ke Balai Kemensos di Bampu Apus untuk mendapatkan rehabilitasi sosial dan pelatihan vokasional.

Kasus Rani merupakan salah satu dari banyak kasus yang menjadi perhatian Menteri Sosial Tri Rismaharini. Ia menekankan respon cepat terhadap penanganan permasalahan sosial di masyarakat. Risma menyampaikan agar Balai Kemensos tetap mendampingi kasus anak manusia silver dan keluarganya.

Sementara itu, Kepala Balai Handayani, Hasrifah Musa menyampaikan bahwa pihak balai akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kepentingan terbaik anak, terutama bagi anak manusia silver yang sedang ditangani ini.

“Ini adalah tugas kita bersama. Dari teman-teman di lapangan kita ketahui bahwa ternyata ibu dari bayi ini juga masih umur anak. Artinya anak yang punya anak. Oleh karena itu, kami juga akan concern terhadap rehabilitasi sosialnya, disamping pelatihan vokasional. Mungkin kita nanti akan ajarkan parenting agar hal seperti ini (anak menjadi manusia silver – red) tidak terjadi lagi,” jelasnya.kemensos
(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Terhindar Covid Fatal, Mari Vaksinasi

    Ingin Terhindar Covid Fatal, Mari Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    SISTEM kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit sejatinya bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya apalagi imun kuat. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi dan sekarang pemerintah terus memaksimalkan. “Salah bukti keberhasilan vaksinasi […]

  • Merpati Siap Terbang Lagi,Tapi Jangan Ingkar Janji!

    Merpati Siap Terbang Lagi,Tapi Jangan Ingkar Janji!

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.797
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Maskapai Merpati akan beropersai kembali pada tahun 2019 sejak terakhir menyatakan berhenti beroperasi pada 1 Februari 2014 akibat kesulitan keuangan. “Rencana perusahaan pada saat dimulainya operasi penerbangan tahun depan akan dilakukan di Biak, Provinsi Papua, yang selama ini merupakan salah satu basis utama Merpati,” kata Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) […]

  • Pemred Beritabali.com Pimpin AMSI Bali

    Pemred Beritabali.com Pimpin AMSI Bali

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    Diharapkan semua jurnalis yang berhimpun di AMSI, memiliki sertifikasi kompetensi dalam mewujudkan profesionalisme.

  • Harnojoyo Lantik Asosiasi Pengusaha Pempek & Paguyuban Kuda Lumping

    Harnojoyo Lantik Asosiasi Pengusaha Pempek & Paguyuban Kuda Lumping

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    Harnojoyo berharap seluruh pengusaha pempek dapat berinovasi agar pempek semakin berkembang

  • Lantik Pengurus FKUB, Gubernur Minta Maksimalkan Peran  FKUB Ciptakan Toleransi Antar Umat Bergama

    Lantik Pengurus FKUB, Gubernur Minta Maksimalkan Peran  FKUB Ciptakan Toleransi Antar Umat Bergama

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

      GUBERNUR Sumsel H Herman Deru minta agar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel terus meningkatkan perannya dalam mendorong kerukunan  antar umat agama di Sumsel agar selalu kondusif. Bahkan, dia menginginkan kerukunan tersebut terus terjaga mulai dari internal hingga eksternal. “FKUB harus bisa mencegah terjadinya konflik mulai dari internal penganut agama, hingga kemudian mengatasi […]

  • Lapor, Masih Banyak Warga 26 Ilir Belum Divaksin   

    Lapor, Masih Banyak Warga 26 Ilir Belum Divaksin  

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    WARGA 26 Ilir D1 Kecamatan Bukit Kecil, memanfaatkan kedatangan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Selasa (14/9/2021) untuk melaporkan vaksinasi warga setempat. Warga melaporkan masih banyak warga yang belum mendapat vaksinasi tahap I dan II yang kini tengah dianjurkan pemerintah dalam rangka pencegahan untuk Covid 19. “Ya sudah lama tidak ngantor di kelurahan semenjak Pemberlakuan Pembatasan […]

expand_less
WordPress Archive eFlorist – Flower Boutique & Decoration Elementor Template Kit eForm easySubmission – Direct Form Edit & Extended Format String eForm – WordPress Form Builder Efpose – Multipurpose Blog and Newspaper Theme Efuel – Electric Car Rental & EV Charging WordPress Theme Eginary – Online Education Elementor Template Kit eGovenz – City Government WordPress Theme eGrocer – Online Multi Vendor Grocery Store, eCommerce Flutter Full App | Admin Panel | Web Version Ehauzon – Property Listing for WordPress Theme Eidan – Creative Agency WordPress Theme