Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » KKP Latih Pembudidaya Cianjur Buat Pakan Ikan Berbahan Baku Lokal

KKP Latih Pembudidaya Cianjur Buat Pakan Ikan Berbahan Baku Lokal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
  • visibility 2.781
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM upaya  mengurangi pemakaian pakan ikan komersil yang berbiaya tinggi, KKP terus menggencarkan Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GERPARI) melalui berbagai macam langkah strategis, salah satunya yaitu melalui serangkaian kegiatan pelatihan. Kali ini, KKP kembali menyapa masyarakat perikanan Kabupaten Cianjur dengan menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Berbahan Baku Lokal pada 2-3 April 2021.

Difasilitasi oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Tegal, pelatihan diadakan guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap masyarakat perikanan dalam melakukan usaha pembuatan pakan ikan menggunakan bahan baku lokal secara mandiri guna mendukung masyarakat dalam melakukan kegiatan budidaya.

Pelatihan diikuti oleh 100 orang peserta yang merupakan pelaku utama usaha perikanan budidaya di Kabupaten Cianjur. Dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan, pelatihan diadakan menggunakan metode blended online.

Ditemui secara terpisah, Kepala Balai Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP), Sjarief Widjaja menyebut, pakan yang selama ini digunakan oleh para pembudidaya ikan adalah pakan pabrikan yang memiliki harga tinggi. Padahal, pakan merupakan komponen yang mendominasi biaya produksi dalam kegiatan usaha budidaya ikan. Ia menyebut, masyarakat cenderung merogoh kocek demi memenuhi kebutuhan pakan pabrikan karena dianggap mudah digunakan dan bernutrisi lengkap.

“Pakan merupakan komponen terbesar dari biaya produksi usaha budidaya yakni sebesar 50%-70%. Namun karena pakan merupakan komponen terpenting dalam kegiatan budidaya, masyarakat masih lebih memilih pakan pabrikan yang cukup menguras kantong karena mudah dan lengkap secara nutrisi,” ucapnya.

Guna mengatasinya, Sjarief mendorong para pembudidaya untuk menekan biaya operasional usahanya dengan membuat pakan alternatif berkualitas menggunakan bahan baku lokal sehingga lebih ekonomis.

“Pada dasarnya, pakan alternatif bisa diramu sendiri dengan melihat karakteristik bahan baku yang dipilih. Melalui pelatihan ini, saya harap pembudidaya mulai dapat mengurangi ketergantungan akan pakan pabrikan yang pada akhirnya akan dapat menyejahterakan pembudidaya ikan,” jelas Sjarief.

Tak hanya itu, Kepala Puslatluh KP, Lilly Aprilya Pregiwati berharap agar pelatihan ini dapat menumbuhkan lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kabupaten Cianjur melalui hadirnya usaha pembuatan pakan ikan. Bahkan, jika dimanfaatkan dengan baik, hadirnya usaha pakan ini akan membentuk integrasi usaha perikanan yang lengkap dari hulu ke hilir bagi masyarakat setempat.

“Kompetensi yang diberikan dalam pelatihan ini akan menjadi langkah awal terciptanya usaha perikanan yang terintegrasi di daerah ini. Dengan begitu, nanti bapak/ibu juga semakin mudah karena bisa memenuhi kebutuhan satu sama lain. Pembudidaya bisa terpenuhi kebutuhan pakannya, sementara pelaku usaha pakan ikan ini juga bisa membuka lapangan kerja baru,” tuturnya.

“Harapannya, akan tercipta kawasan budidaya terintegrasi di Kabupaten Cianjur sejalan dengan program terobosan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam mengembangkan kampung-kampung budidaya perikanan di daerah berbasis kearifan lokal,” tambah Lilly.

Guna mewujudkannya, ia pun mengarahkan jajaran penyuluh perikanan BP3 Tegal untuk terus mendampingi dan membimbing peserta pasca pelatihan berakhir. “Dengan memanfaatkan kompetensi pelatihan dan peran penyuluh dalam membuat kelompok usaha pakan ikan, usaha baru di bidang budidaya akan tumbuh dan mendorong usaha-usaha budidaya lainnya di daerah Cianjur. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat pun kami harapkan dapat meningkat,” ucapnya.

Anggota Komisi IV DPR-RI, Endang Setyawati Tohari yang menginisiasi kegiatan ini menyatakan bahwa tema pelatihan yang diusung kali ini memang telah menjadi kebutuhan masyarakat perikanan di Kabupaten Cianjur. Ia menyebut, potensi perikanan di Kabupaten Cianjur yang tinggi perlu didorong oleh kapasitas SDM yang mumpuni melalui serangkaian kegiatan pelatihan.

“Kabupaten Cianjur memiliki potensi perikanan yang sangat besar, baik untuk budidaya air tawar maupun air laut. Salah satu proporsi terbesar dari total produksi ikan di daerah ini juga berasal dari pengembangan Keramba Jaring Apung (KJA), belum lagi budidaya udang yang sedang dikembangkan untuk potensi ekspor yang juga beroperasi di daerah ini,” ucapnya.

“Potensi-potensi yang ada ini perlu diimbangi oleh wawasan pelaku usaha perikanan yang mumpuni, maka pelatihan menjadi sangat penting untuk diikuti,” lanjut Endang.

Turut mengindahkan kegiatan ini, Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Cianjur, Rossabardina menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap kegiatan pelatihan. Ia menuturkan harapannya agar kegiatan pelatihan dapat berlangsung secara kontinyu di daerahnya.

Terlebih, Rossa menyampaikan dukungannya terhadap seluruh peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan kegiatan pelatihan yang singkat dengan sungguh-sungguh. Tak lupa, ia pun mengingatkan para peserta untuk terus menerapkan protokol kesehatan 3M selama pelatihan berlangsung.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Pengangguran, OKI Latih Masyarakat Bidang Kejuruan

    Tekan Pengangguran, OKI Latih Masyarakat Bidang Kejuruan

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung – Sebanyak 48 peserta mengikuti pelatihan, seperti pelatihan menjahit, teknikal las dan komputer, dengan asumsi ada tiga kelas. Rinciannya 16 peserta kejuruan menjahit, 16 peserta teknikal las dan 16 peserta komputer “Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat lebih mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,”kata Kepala Disnakertrans OKI Tohir Yanto, S.Sos didampingi Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja, […]

  • Anak Asuh Fakhri Husaini  Hentikan Catatan Tak Terkalahkan Iran di Piala Asia

    Anak Asuh Fakhri Husaini  Hentikan Catatan Tak Terkalahkan Iran di Piala Asia

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, KUALA LUMPUR – Anak asuh Fakhri Husaini membuat catatan sejarah dalam laga pertama Grup C Piala Asia U-16 2018 melawan Iran. Timnas U-16 menang 2-0 dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9/2018) sore WIB. Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16 tampil percaya  setelah Kahfi Al-Fikri di menit ke empat berkat asis […]

  • UKM Indonesia Percepat Pemulihan Ekonomi

    UKM Indonesia Percepat Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    PANDEMI mengawali krisis global yang melanda perekonomian dan bisnis di seluruh dunia. Hal ini tentu membuat segalanya terhenti dan memaksa UKM di Indonesia untuk beradaptasi dan mengubah rencana dan strategi bisnis mereka untuk bertahan. UKM Indonesia merupakan tulang punggung perekonomian negara dan berkontribusi besar terhadap PDB nasional serta pasar tenaga kerja. Terlepas dari pukulan besar […]

  • 569 Warga Binaan Lapas Sekayu Dapat Remisi

    569 Warga Binaan Lapas Sekayu Dapat Remisi

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.347
    • 0Komentar

    SEBANYAK 569 Warga Binaan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sekayu mendapatkan Remisi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75. Penyerahan Surat Keputusan Pemberian Remisi tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Muba DR H Dodi Reza Alex Noerdin kepada perwakilan warga binaan di Lapas Sekayu, Senin (17/8/2020). Selanjutnya Bupati Muba melakukan pembacaan sambutan […]

  • Gubernur : Capaian STIE & STIH jadi Universitas tidak gampang

    Gubernur : Capaian STIE & STIH jadi Universitas tidak gampang

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) melakukan penyesuaian status menjadi Universitas, di Gedung Kesenian  Dayang Rindu, Kamis (14/7) siang. Dalam kesempatan itu Gubernur Herman mengatakan, capaian yang dilakukan STIE dan STIH Serasan menjadi universitas adalah capaian yang tidak gampang. Sebab di awal berdiri tentu tidak mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat. Apalagi […]

  • Sumsel Kejar Ekonomi inklusif Sempurna

    Sumsel Kejar Ekonomi inklusif Sempurna

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Moment Asian Games 2018, kita dapat mengejar pertumbuhan ekonomi ini yang tinggi

expand_less
WordPress Archive World Wide – Responsive Magazine WordPress WorldNews Magazine RTL Responsive WordPress Blog WorldPay Gateway for WooCommerce WorldPay Jetpack CRX Addon WorldPay Woocommerce Payment Gateway Plugin WorldWides – Multipurpose WooCommerce Theme WotaHub | Coworking Space WordPress Theme Wotech – IT Service & Business WordPress Theme + RTL WoWedding – Wedding Oriented WordPress Theme WoWonder – The Ultimate PHP Social Network Platform