Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » 9 Fraksi DPRD Sumsel  Sampaikan Pemandangan Umum 

9 Fraksi DPRD Sumsel  Sampaikan Pemandangan Umum 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2020
  • visibility 4.015
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SEMBILAN fraksi di DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Nasdem, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Fraksi Hanura-Perindo, melalui juru bicara masing-masing, menyampaikan pemandangan umum terhadap penjelasan Gubernur Sumsel terhadap Rancangan Peraturan Daerah  tentang Perubahan  APBD provinsi Sumsel Tahun Anggaran (TA) 2020 dalam rapat paripurna XVII DPRD Sumsel, Sabtu (3/10).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramanda N Kiemas  dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Nasrun Umar yang mewakili Gubernur Sumsel, OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, anggota DPRD Sumsel dan tamu undangan lainnya.

Juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Sumsel, H Fatra Radezayansyah ST SE MM   menyarankan untuk pembangunan di Sumsel dalam kondisi Covid-19 lebih di arahkan program padat karya karena saat ini masyarakat membutuhkan pekerjaan karena banyak masyarakat kehilangan pekerjaan.

Terkait dana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)  Fraksi Partai Golkar mengingatkan , kalau pinjaman PEN ini  akan berpengaruh dan menjadi beban anggaran di tahun berikutnya, untuk itu dalam penggunaan dana PEN Pemprov Sumsel  harus sangat teliti dalam penggunaannya  harus benar-benar efektif dan efisien;

Fraksi Partai Golkar juga mempertanyakan serapan dana penanggulangan  covid-19  yang telah berjalan memasuki  triwulan terakhir ini .

“Fraksi Golkar mengusulkan agar dana yang masih tersisa dapat disalurkan ke kabupaten atau kota yang sangat membutuhkan , karena masyarakat tidak hanya membutuhkan alat pelindung diri tapi juga tidak kalah penting bagaimana kebutuhan ekonomi masyarakat dapat terpenuhi dan dapat bertahan di tengah pandemi covid-19 ini,” katanya.

Terkait untuk pembebasan lahan proyek-proyek nasional Fraksi Partai Golkar meminta Gubernur Sumsel agar dapat melakukan koordinasi dan duduk bersama agar terjalin kerjasama antara pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kabupaten /kota, kerjasama ini adanya komitmen kesepakatan bersama untuk sharing pembiayaan pembebasan lahan bagi proyek-proyek pembangunan nasional yang ada dikabupaten dan kota masing-masing.

Tentang KUA PPAS APBD induk tahun 2021, Fraksi Partai Golkar kembali mengingatkan tentang  KUA PPAS APDB Induk tahun 2021, kepada Pemprov Sumsel agar keterlambatan pembahasan dan pengesahan APBD yang terjadi seperti ditahun kemarin tidak  terjadi lagi sehingga pembahasan tidak dapat dilakukan secara maksimal dan seolah-olah DPRD lah mengulur-ngulur waktu pengesahan APBD.

Berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri No 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2021 jadwal penyampaian  rancangan KUA PPAS oleh kepala daerah kepada DPRD seharusnya paling lambat dilakukan minggu  kedua bulan Juli mengingat saat ini memasuki bulan Oktober maka untuk itu  Fraksi Partai Golkar meminta Provinsi Sumsel untuk segera menyampaikan rancangan KUA PPAS kepada DPRD Sumsel agar dapat dilakukan pembahasan.

Juru bicara Fraksi PDIP DPRD Sumsel  , Susi Imelda Frederika mengapresiasi PAD Sumsel yang mencapai angka 53 persen dimasa pandemi covid-19.

Selain itu Fraksi PDIP mengharapkan laporan hasil pemeriksaan BPK RI atas laporan keuangan Pemprov Sumsel tahun 2019 menjadi salah satu referensi dalam membahas perubahan  pendapatan daerah tahun 2020 ini.

Terkait maksimalisasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) , belum maksimal jika masih banyak jabatan pimpinan OPD yang saat ini statusnya Pelaksana Tugas (PLT), Fraksi PDIP mengharapkan  Gubernur Sumsel  segera melaksanakan penuntasan tahap seleksi untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut.

Terkait terbatasnya waktu pembahasan perubahan pendapatan daerah tahun 2020 hal ini terkait lambatnya pihak Pemprov Sumsel dalam menyampaikan KUA PPAS sehingga kondisi ini mengharuskan semuanya untuk menyelesaikan secara maraton dikhawatirkan ini berdampak kurang maksimalnya pembahasan yang dilakukan dan  berharap kondisi ini tidak terjadi lagi kedepan jika mengacu pada aturan yang ada.

Mengenai penganggaran di sektor ekonomi  dimana terjadi pengurangan  sebesar 40 persen, hal ini sangat ironis, karena kondisi saat covid-19 harusnya meningkatkan geliat  perekonomian termasuk ekonomi kerakyatan.

“Terkait penerimaan bantuan iuran PBI yang notabene adalah peserta jaminan kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu , Fraksi PDIP mengharapkan Pemprov Sumsel dalam hal  ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah  segera merealisasikan  pencairan dana bantuan  bagi PBI yang tetap dan harus mengedepankan validitas pendataan,” katanya.

Terkait penyertaan modal ke beberapa BUMD lingkungan Pemprov Sumsel harus mengedepankan efisiensi dan  efektivitas dalam penggunaannya dan berimplikasi positip bagi BUMD. Terkait dana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) , Fraksi PDIP harus jelas dan transparan dalam penggunaannya..

Mengenai pelantikan kepala sekolah SMA/SMKdalam lingkup Pemprov Sumsel Fraksi PDIP mengapresiasi kebijakan tersebut namun tetap mengharapkan Pemprov Sumsel melalui Dinas Pendidikan melakukan monotoring dan evaluasi  secara priodik terhadap kinerja kepala sekolah SMA/SMK untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumsel.

Selain itu sarana dan prasarana untuk SMA/SMK untuk diperhatikan dan mengedepankan skala prioritas. Untuk penganggaran peningkatan kualifikasi  guru sebesar Rp5.512 miliar dalam pos belanja tidak langsung point belanja hibah, Fraksi PDIP meminta penjelasannya.

“ Fraksi PDIP mendukung Pemprov Sumsel  untuk tetap melaksanakan kelanjutan progran kuliah gratis atau PKG bagi mahasiswa/mahasiswi penerima beasiswa kerjasama Dinas Pendidikan dengan Politeknik Sahid Ke Jepang dan Australia,” katanya.

Fraksi PDIP juga meminta Rumah Sakit Paru untuk berdiri sendiri dan dengan tenaga medis yang memadai dan peningkatan fasilitas rumah.

Terkait pelaksanaan Fifa U 20 dimana Sumsel menjadi tuan rumah, Fraksi PDIP kepada Dinas Pemuda dan Olahraga dan stekholder untuk lebih fokus dalam persiapan .

Untuk bantuan paket sembako sebanyak 30 ribu paket, diharapkan Dinas Sosial Sumsel untuk berkoordinasi  dengan lembaga terkait sehingga distribusi tepat sasaran dan mengusulkan kepada Dinas Sosial melakukan pengawasan petugas yang bertanggungjawab secara tehnis dalam penggunaan anggaran terutama anggaran untuk panti-panti jompo,”katanya.

Juru bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumsel, Maliono SH mempertanyakan penurunan pos anggaran pendapatan dan apa penyebabnya.

Serta mempertanyakan prioritas kegiatan seperti apa, upaya penghematan seperti apa dan optimalisasi kegiatan seperti apa dalam upaya mencapai sasaran dan target yang akan dicapai kedepan.

Fraksi Gerindra juga mempertanyakan bagaimana dengan tehnis pengembalian pinjaman PEN yang dimaksud termasuk jangka waktu pengembaliannya.

Juru bicara Partai Demokrat Ir Holda Msi mengapresiasi Pemprov Sumsel dalam penyusunan perubahan anggaran belanja yang telah dipertimbangkan skala prioritas dan manfaat kegiatan  atau program bagi masyarakat serta disesuaikan kemampuan keuangan daerah, anggaran belanja harus lebih rasional, lebih efesien dan efektif dalam penggunaannya dengan mengacu pada skala prioritas dan memiliki multy player effek terhadap pertumbuhan pembangunan sosial ekonomi yang berkeadilan  dan berbasis ekonomi kerakyatan.

“ Terkait pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebagai dampak pandemi covid-19 melalui pinjaman melalui PT Sarana Multi Infastruktur (SMI) Fraksi Demokrat menyarankan agar dalam proses penerapannya sesuai dengan peraturan yang berlaku dan harus benar-benar jadi perhatian jatuh tempo pengembalian,” katanya.

 

Selain itu menyarankan kedepankan belanja langsung lebih besar daripada belanja tidak langsung dan meminta dana hibah yang akan dianggarkan dan penyertaan modal kepada BUMD harus sesuai  mekanisme, taat asas dan aturan yang berlaku.

Target PAD

Juru bicara Fraksi PKB DPRD Sumsel Hj Nilawati meminta penjelasan terkait target kenaikan pendapatan asli daerah baik bersumber dari pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Serta kegiatan apa sajakah yang merupakan arahan pemerintah pusat, kesepakatan pihak lain yang wajib dilaksanakan sehingga harus dilakukan perubahan belanja dan meminta langkah Pemprov Sumsel agar tidak terjadi silpa yang besar diakhir tahun anggaran.

Fraksi PKB juga mempertanyakan progres penanganan kemiskinan di Sumsel selama tahun 2020 ini.

Juru bicara Partai Nasdem DPRD Sumsel  Syamsul Bahri mengatakan, apa yang disampaikan Gubernur Sumsel dalam rapat paripurna sebelumnya, Fraksi Nasdem dapat memahami Raperda APBD Perubahan  tahun 2020  untuk dibahas lebih lanjut dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Sumsel  melalui PT SMI  untuk mendapatkan pinjaman yang akan digunakan untuk membiayai anggaran infastruktur yang terkendala dana  terutama sektor pelayanan air minum, pengendalian banjir, transportasi , pariwisata dan olahraga.

Juru bicara PKS DPRD Sumsel   Firdaus, meminta penjelasan alasan keterlambatan pembahasan APBD Perubahan tahun 2020 dan menghimbau pembahasan APBD ditahun mendatang dapat dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Selain itu Fraksi PKS mengharapkan Pemprov Sumsel  dapat mencarikan solusi atas persoalan dampak covid-19 bagi masyarakat terutama roda ekonomi termasuk menyalurkandana stimulus bagi UMKM melalui APBD Sumsel.

PKS juga menghimbau kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sumsel segera membayar uang penerima bantuan iuran kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, hal ini penting bagi rumah sakit untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat terutama peserta PBI.

“Kami menghimbau kepada Pemprov Sumsel agar memberikan bantuan dana hibah untuk pembangunan  gedung Perkantoran Polres Muratara , karena Muratara daerah perbatasan yang  cukup rawan tindak kriminalitasnya,” katanya.

Juru bicara Fraksi PAN DPRD Sumsel, Abusari SH Msi meminta pajak kendaraan bermotor dimaksimalkan dengan melakukan peningkatan dan pelayanan dengan menambah lokasi pembayaran dan jika memungkinkan pembayaran bisa dilakukan secara online dan dikantor pos dan memperpanjang masa pemutihan pajak kendaraan sampai akhir Desember 2020 dan melakukan sosialisasi pemutihan pajak kendaraan sampai tingkat desa.

Untuk pembangunan ruas jalan provinsi di Sumsel harus dilakukan pengawasan dan evaluasi secara ketat agar menghasilkan jalan yang berkualitas.

Terkait proses pelelangan elektronik yang prosesnya sangat berbelit-belit  menyebabkan kegiatan OPD-OPD ada tidak terlaksana dan berakibat  gagal suatu kegiatan karena keterlambatan proses pelelangan,

Untuk pembangunan Gedung Olahraga saat ini oleh Dinas Pemuda dan Olahraga menurutnya alangkah baiknya ditunda dulu mengingat masih banyak kegiatan OPD-OPD bidang perekonomian dan pertanian membutuhkan anggaran yang besar.

“Kedepan mitra kerja komisi II DPRD Sumsel yang membidangi perekonomian  agar ditingkatkan secara  siknifikan anggarannya,” katanya.

Juru bicara Fraksi Hanura Perindo DPRD Sumsel Ali Imron  mengatakan terkait pinjaman daerah di PT SMI ,  Fraksi Hanura Perindo meminta Pemprov Sumsel agar secara cermat dan maksimal mungkin  merealisasikan penggunaan anggaran sehingga  dapat berdampak positip  terhadap proses pemulihan ekonomi nasional.

Dan setiap program diperlukan pengawasan secara holistik dari seluruh komponen, untuk itu  diperlukan transparansi  atas pelaksanaan kegiatan program yang  dimaksud.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramanda N Kiemas  mengatakan, rapat paripurna di skor hingga Senin (5/10) dengan agenda penjelasan dari pihak eksekutif .[***]

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojo Indonesia Ajak Milenial Jadi Konten Kreator

    Mojo Indonesia Ajak Milenial Jadi Konten Kreator

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    Palembang – Sukses menggelar Workshop Mobile Journalisme sebelumnya, Ketua Komunitas Mobile Journalisme (Mojo) Indonesia Muzhar Apandi SIP MSi kembali menggelar pelatihan tersebut di Sinibe Resto Palembang, Sabtu 6 Februari 2021. Pelatihan Basic Training I Mojo I Mojo Jurnalism I Video Jurnalis tahun 2021 ini disambut antusias baik dari kalangan Pendidikan, milenial, jurnalis, mahasiswa hingga konten […]

  • Camat Lempuing Jaya OKI Ingin Pelayanan Publik Makin Moderen

    Camat Lempuing Jaya OKI Ingin Pelayanan Publik Makin Moderen

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    CAMAT Lempuing Jaya, Hendra Anggara, S. STP ingin Pelayanan terhadap masyarakat terutama ditingkat kecamatan dan desa semakin baik dan moderen. “Pelayanan publik menjadi fokus kita bersama untuk mendorong pelayanan pemerintah yang modern dan berkelanjutan khususnya ditingkat kecamatan dan desa di Lempuing Jaya ini” Ungkap Hendra pada Musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) tingkat Kecamatan di Aula kecamatan […]

  • Bupati : Buka Kran Peluang Kerja Untuk Milanium, IMMUBA : Muba Makin Kokoh

    Bupati : Buka Kran Peluang Kerja Untuk Milanium, IMMUBA : Muba Makin Kokoh

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba membuka peluang untuk para milanium berkiprah di dunia kerja terutama perusahaan migas asing maupun domestik. Hal itu disampaikan Bupati Muba Dodi Reza Alex Lic Econ MBA saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) Periode 2021 – 2023 di Grand Atyasa Convention Center Palembang,akhir pekan ini. “Kerjasama dengan SKK Migas telah direalisasikan, […]

  • Rp576 Triliun Disiapkan, Ekonomi RI Bakal Dipacu Lewat 6 Sektor Ini

    Rp576 Triliun Disiapkan, Ekonomi RI Bakal Dipacu Lewat 6 Sektor Ini

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah menyiapkan insentif pajak mencapai Rp576 triliun pada 2026 untuk menjaga daya beli sekaligus mendorong investasi. Anggaran jumbo tersebut menjadi salah satu instrumen yang disiapkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. Nilai insentif itu setara sekitar 2,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah berharap manfaatnya tidak berhenti sebagai […]

  • Integrasi SMS Asli Tingkatkan Kolaborasi Infobip dengan Microsoft Setelah Terapannya di Microsoft Azure

    Integrasi SMS Asli Tingkatkan Kolaborasi Infobip dengan Microsoft Setelah Terapannya di Microsoft Azure

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach, Platform komunikasi cloud global Infobip telah meningkatkan kolaborasinya dengan Microsoft Dynamics 365 Marketing untuk membantu bisnis bertemu pelanggan di saluran pilihan mereka dan meningkatkan laba atas investasi dari kampanye pemasaran. Microsoft telah mengintegrasikan saluran SMS Infobip ke dalam platform pemasarannya, memungkinkan pengguna Dynamics 365 mengirim dan menerima pesan teks untuk […]

  • Kelompok Rentan  Wajib Dilindungi dari Bahaya Covid-19

    Kelompok Rentan  Wajib Dilindungi dari Bahaya Covid-19

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    SALAH satu kelompok masyarakat yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah ibu rumah tangga dan anak-anak. Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan perhatian penting agar kelompok rentan seperti anak dan anak penyandang disabilitas tetap merasakan kehadiran negara. Pada paparannya dalam  kegiatan webinar dengan Unicef dengan tema Melindungi Orang dalam Menanggapi Covid-19: Perlindungan dan Layanan Sosial Inklusif, Mensos menyatakan, […]

expand_less
WordPress Archive MemberPress Constant Contact MemberPress Corporate Accounts Addon MemberPress Courses MemberPress Developer Tools MemberPress Downloads MemberPress Drip – Tags Version MemberPress GetResponse MemberPress Importer MemberPress Mad Mimi MemberPress MailChimp