Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » CATATAN KAKI: Sapi Presiden 802,5 Kg, Beratnya Daging, Ringannya Hati!

CATATAN KAKI: Sapi Presiden 802,5 Kg, Beratnya Daging, Ringannya Hati!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • visibility 1.122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di Sungai Angit, Muba, seolah langit dan bumi sempat berpadu dalam irama tawa dan syukur pada perayaan Idul Adha 1446 H, di tengah keramaian dan semangat berbagi, hadir sebuah momen yang membuat siapa pun terbelalak sapi Simental seberat 802,5 kg yang datang bukan dari peternak mana-mana, melainkan hasil sumbangan langit-langit kepedulian dari Presiden Prabowo Subianto sendiri!. Ibarat badai sambil membawa hujan lebat, kehadiran sapi ini bagaikan embun pagi yang menyegarkan semangat gotong royong masyarakat Muba.

Dalam suasana Idul Adha 1446 H yang penuh aroma sate dan tawa, Pemerintah Kabupaten Muba bersama Bupati H. M. Toha, Forkopimda, dan seluruh jajaran yang bisa nyengir, sukses menggelar acara penyembelihan hewan qurban di Balai Desa Sungai Angit. Tapi jujur saja, yang paling bikin warga susah move on dari acara itu bukan khutbahnya, bukan pula lontong sayurnya, tapi si Simental jumbo kiriman istana tadi.

Sapi seberat 802,5 kg ini semacam gabungan antara truk tangki solar dan mimpi buruk tim pemotong daging. Ini bukan sapi, ini gumpalan keikhlasan berwujud hewan berkaki empat. Kalau sapi itu bisa ngomong, mungkin dia bilang, “Bro, aku datang bukan buat pamer daging, tapi buat nambah pahala kalian yang nyate!”

Momentum ini sebenarnya bukan cuma soal sembelih-menyembelih. Ini soal menyemai semangat solidaritas. Karena seperti kata pepatah bijak warung kopi “Yang ikhlas itu bukan cuma hati, tapi juga golok yang tajam dan tangan yang rela pegangi sapi yang ngamuk”.

Lho iya, bayangin, kalau nggak ada yang rela jagain sapi segede begitu, bisa-bisa sapi Presiden malah kabur ke ladang sawit dan masuk berita internasional. “Sapi Kepala Negara Nyasar ke Hutan Karet”.

Tapi warga Muba menunjukkan kehebatan mereka, meski alat berat tidak dilibatkan, acara qurban tetap berlangsung lancar. Warga gotong royong, para tukang potong sigap seperti chef Jepang, dan anak-anak sekolah semangat jadi panitia dokumentasi pakai HP kentang tapi penuh harapan.

Sapi itu mungkin punya berat hampir satu ton, tapi yang lebih berat adalah makna di baliknya. Ia jadi simbol perhatian pemimpin kepada rakyatnya, bahwa negara tidak sekadar kirim sambutan via televisi, tapi juga kirim daging langsung dari istana ke kampung.

Dan Bupati Muba, dengan gaya khasnya yang merakyat dan kadang bisa juga nyeletuk lucu, mengajak seluruh warga menjadikan Idul Adha sebagai momen memperkuat ikatan sosial. Ya memang, karena di zaman sekarang, kadang antar tetangga lebih sering saling mention di status WhatsApp ketimbang saling sapa di depan pagar.

Mari kita akhiri tajuk ini dengan perumpamaan ringan: kalau sapi sebesar itu bisa jatuh ke pelukan rakyat kecil tanpa pamrih, masa kita yang berat badannya cuma 60 kilo ogah berbagi nasi bungkus?.

Idul Adha adalah saatnya bukan hanya nyate, tapi juga menyatukan niat baik. Seberat apapun sapi qurban, hati yang ringan akan membuat dunia jadi lebih tertawa. Dan ingat: sapi boleh disembelih, tapi kebaikan harus terus hidup dan dibagi-bagi, kayak kupon daging!. Jadi, jangan cuma jadi penonton sapi lewat, jadilah bagian dari gerakan nasional, Berat Sama Dinikmati, Tulang Sama Dipepes!.

Seiring debu perayaan mereda dan langkah kembali mengarah pada keseharian, kisah sapi qurban Presiden Prabowo tetap terpatri sebagai simbol abadi bahwa kebaikan memang tak kenal berat atau ringan. Sapi Simental 802,5 kg bukan hanya sebuah hewan, melainkan ujian nyata bahwa dalam kehidupan, yang paling penting bukanlah hitungan kilogram, melainkan beratnya keikhlasan dan kebersamaan.

Lewat aksi berkurban ini, Kabupaten Muba mengukir sejarah dalam warna-warni canda tawa dan pesan moral yang menggelitik, kebaikan itu menular, seperti sapi raksasa yang datang dari dua dunia 0 dunia petinggi dan dunia rakyat, aksi kebaikan akan selalu menemukan jalannya, menyatu dengan semangat gotong royong yang tak lekang oleh waktu.

Tawa dan Canda Sebagai Obat dalam setiap sudut perayaan, canda dan tawa mengobati rasa lelah dan kepenatan hidup. Humor yang diselipkan bukan saja menghibur, namun juga mengingatkan kita bahwa hidup harus dijalani dengan hati yang ringan meski beban dunia terasa berat. Nilai-Nilai Tradisional yang tetap kokoh. Kata Pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing kembali mengingatkan bahwa meskipun zaman berganti, nilai gotong royong dan kepedulian sosial tetap menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Pada akhirnya, sapi qurban ini mengajak kita semua untuk merenung, tertawa, dan beraksi nyata dalam berbagi kasih. Seperti halnya sapi yang membawa pesan dari istana untuk rakyat, mari kita bawa tawa dan kebaikan ke mana pun kita melangkah. Dan ingatlah, di dunia yang penuh tantangan ini, sedikit humor mampu menimbang keikhlasan yang sejati, meski ukurannya mencapai ratusan kilogram!.[***].

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis, Ormas dan LSM di Muba Kembali Rapid Tes

    Jurnalis, Ormas dan LSM di Muba Kembali Rapid Tes

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin kembali menggelar Rapid Test massif tahap II untuk garda terdepan penyampai informasi kepada masyarakat, sekaligus menyerahkan bantuan Handsanitizer dan masker. Kali ini, tercatat 63 orang terdiri dari Wartawan, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di wilayah Kabupaten Muba, Kamis (23/04/2020) di Gedung Lumpur Gambut. Kegiatan ini dihadiri […]

  • 9.400 Lebih Peserta FORNAS Nyatakan Siap, Ketua Umum KORMI Akui Persiapan Sumsel Sebagai Tuan Rumah  Luar Biasa

    9.400 Lebih Peserta FORNAS Nyatakan Siap, Ketua Umum KORMI Akui Persiapan Sumsel Sebagai Tuan Rumah  Luar Biasa

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.932
    • 0Komentar

    KETUA Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Pusat Hayono Isman dengan tegas mengakui persiapan Sumsel sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI Juli 2022 luar biasa. Hal itu diungkapkannya saat bertemu dengan Gubernur Sumsel H. Herman Deru di ruang rapat Gubernur, kemaren. “Sumsel luar biasa. Dari FORNAS sebelumnya I-V masih standar. […]

  • Tok…,DPRD Sumsel – Pemprov Sumsel Sahkan 2 Reperda Inisiatif Ini Jadi Perda

    Tok…,DPRD Sumsel – Pemprov Sumsel Sahkan 2 Reperda Inisiatif Ini Jadi Perda

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.059
    • 0Komentar

    DUA Raperda Inisiatif menjadi peraturan Daerah (Perda) Inisiatif DPRD Provinsi Sumsel disahkan. Persetujuan itu disampaikannya pada Rapat Paripurna XXV DPRD Sumsel dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus terhadap 2 Raperda Inisiatif DPRD di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin ( 8/2/2020). Adapun dua Raperda inisiatif DPRD Sumsel tersebut pertama Raperda Tentang Dukungan […]

  • “Rp47 Miliar Turun Gunung: Ketika Riset, Inovasi & Pengabdian Masyarakat Bukan Lagi Cuma Judul Skripsi”

    “Rp47 Miliar Turun Gunung: Ketika Riset, Inovasi & Pengabdian Masyarakat Bukan Lagi Cuma Judul Skripsi”

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 450
    • 0Komentar

    DULU, riset dan pengabdian masyarakat itu nasibnya kayak pepaya jatuh di tengah jalan matang, tapi nggak pernah nyampe ke rumah, kini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bilang “Cukup sudah!” Lewat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), dan Ditjen Risbang, dana sebesar Rp47,1 miliar resmi digelontorkan lewat penandatanganan kontrak tiga skema program unggulan. […]

  • Pulang Kampung, Gubernur Sumsel Setir Mobil Sendiri

    Pulang Kampung, Gubernur Sumsel Setir Mobil Sendiri

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Asri
    • visibility 879
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang | Meski sudah menjadi orang nomor satu di Sumsel, Gubernur Sumsel H.Herman Deru tak sungkan menyetir mobil sendiri saat hendak pulang kampung. Kamis (30/5) pagi misalnya,  ia memilih mengendarai sendiri mobil Toyota Hiace selama 2×4 jam pulang pergi dari Kota Palembang ke tanah kelahirannya di Desa Kabupaten OKU Timur (OKUT). Selain memang sudah […]

  • Bangun Masjid Undang Umaro, Gubernur Sosialisasi Larangan Minta Sumbangan Dijalan

    Bangun Masjid Undang Umaro, Gubernur Sosialisasi Larangan Minta Sumbangan Dijalan

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 785
    • 0Komentar

    DALAM rangkaian safari Jumatnya di Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, Jumat (10/9). Gubernur Herman Deru meresmikan  perubahan status Musholla Ar-Rahman menjadi Masjid Tauhiddurahman  yang ditandai dengan penanda tanganan prasasti. Kehadiran Gubernur Herman Deru di Masjid Tauhiddurahman  ini disambut antusias oleh para jemaah. Karena sholat jumat perdana di masjid tersebut langsung dihadiri sang gubernur. Dalam arahannya […]

expand_less
WordPress Archive FAQ Revolution – WordPress Plugin FAQPlus – WordPress FAQ Plugin Fargo – A Charming Photography WordPress Theme Farmart - Organic & Grocery Marketplace WordPress Theme Farmas – Organic Food Store WordPress Theme Farmex – Agriculture & Farm Elementor Template Kit Farmhouse – Agrotourism, Farm and Agriculture WordPress Theme Farmino – Organic Food Template Kit Farren – CV-Resume Elementor Template Kit Farvis – Multipurpose WordPress Theme