Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Judi Online : Menang Sekali Bangkrut Berkali-kali, Hancur Masa Depan!

Judi Online : Menang Sekali Bangkrut Berkali-kali, Hancur Masa Depan!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 636
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau dulu orang tua kita bilang, “Main gaple boleh asal jangan ngutang,” maka hari ini harus ditambah “Main HP boleh, asal jangan buat judi online.” Sebab kalau sudah masuk ke dunia judi digital, itu bukan lagi iseng-iseng berhadiah, tapi nekat-nekat berduka.

Pemerintah, lewat Kementerian Komunikasi dan Digital alias Komdigi (jangan salah sebut jadi Komdingdong), baru saja meluncurkan mobil edukasi yang akan keliling Indonesia dalam kampanye nasional bertajuk #JudiPastiRugi. Bukan mobil odong-odong, tapi kendaraan serius yang membawa misi penyadaran menyelamatkan rakyat dari jerat aplikasi abal-abal yang menggoda dompet dan menghancurkan tabungan emak-emak.

Coba bayangin, judi online ini seperti rentenir digital. Nggak perlu datang ke rumah, cukup lewat notifikasi. Awalnya disodorin iming-iming “deposit pertama dapat bonus.” Lama-lama, bukan cuma bonus yang ilang, tapi saldo ATM, motor, dan bahkan buku nikah bisa ikutan disekolahkan ke pegadaian.

Menurut data, kerugian akibat judi online di Indonesia bisa tembus Rp1.000 triliun di akhir 2025. Itu bukan angka dari hasil ngitung kelereng, tapi hitungan serius dari Pusat Pengawasan dan Analisis Transaksi Keuangan. Artinya, kerugian ini bisa bikin satu provinsi hidup seperti zaman batu, atau minimal bikin negara tetangga ngajak kita patungan.

Makanya, Komdigi sekarang bikin mobil edukasi kayak transformer versi penyuluhan. Akan keliling ke 30 kota buat nyadarin rakyat bahwa klik “taruhan” itu bukan cuma bikin miskin, tapi juga bikin generasi muda kejebak lingkaran setan. Bayangkan, anak-anak remaja sekarang lebih hafal nama situs judi daripada nama Menteri Agama. Ini darurat, Bos!

Jangan anggap remeh. Mobil ini bukan sekadar bawa brosur dan stiker. Ia datang dengan semangat nasionalisme ala “pahlawan literasi digital.” Di dalamnya ada edukator, penyintas (korban judi online), dan konten digital yang siap menyadarkan masyarakat dari tidur panjangnya di ranjang judi virtual.

Ibarat nasi bungkus di kuburan tampaknya enak, tapi bikin merinding. Judi online itu begitu tampilan glamor, ujungnya kesengsaraan. Dan seperti pepatah lama yang dimodernisasi “Lebih baik beli kuota buat nonton YouTube masak rendang, daripada habis buat taruhan skor bola Liga Turki Divisi Dua.”

Pemerintah juga ngajak semua pihak dari pejabat, guru, artis TikTok, sampai wartawan infotaiment buat bahu-membahu. Karena kalau cuma Komdigi yang bergerak, ibarat naik sepeda tandem sendirian, jalannya miring.

Harus ada kolaborasi. Kampus bisa bikin kuliah umum soal bahaya judi digital. Pemda bisa masukin kurikulum anti-judi di pelatihan PKK. Influencer bisa upload video “Dari Judi ke Jualan Cilok Cerita Hijrahku.” Media massa juga jangan cuma bahas settingan artis, tapi juga bisa buka rubrik “Curhat Korban Klik Judi.”

Kalau boleh saran, selain mobil edukasi, kenapa nggak bikin serial web drama di Netflix atau YouTube? Judulnya “Klik Terakhir”kisah remaja yang kehilangan segalanya gara-gara satu klik di aplikasi taruhan. Nggak perlu aktor Korea, cukup aktor lokal dengan emosi murni dan latar kos-kosan.

Bisa juga buat gim edukatif “Escape from Judi Island”, dimana pemain harus kabur dari pulau judi dengan bantuan literasi digital dan penguatan mental. Anak muda lebih relate kalau disuguhi konten yang seru daripada disuruh ikut seminar pakai kemeja batik jam sembilan pagi.

Kalau dibiarkan, judi online ini bisa jadi kanker dalam kehidupan digital kita. Mengerogoti produktivitas, menyedot uang belanja dapur, dan menjauhkan anak muda dari mimpi-mimpinya.

Upaya Komdigi patut diapresiasi, tapi juga harus dikawal. Jangan sampai mobil edukasi ini cuma lewat kayak konvoi kampanye, tanpa efek jera atau perubahan perilaku. Harus ada tindak lanjut, pengawasan, dan inovasi terus-menerus.

Karena ruang digital itu seperti rumah kita bersama. Kalau dibiarkan kotor oleh judi, maka jangan salahkan kalau anak-anak kita tumbuh dengan mental penjudi, bukan pejuang.

Ingat, judi itu ibarat pelihara ular di saku lama-lama gigit isi dompet, lalu isi hati. Maka sebelum terlambat, mari kita tepuk dada dan nyalakan data #JudiPastiRugi!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cicipi Ganyong Peganti Nasi, Ini Komentar Ketua TP PKK Banyuasin

    Cicipi Ganyong Peganti Nasi, Ini Komentar Ketua TP PKK Banyuasin

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    KETUA TP. PKK Kabupaten Banyuasin dr. Sri Fitriyanti Askolani, didampingi Camat Banyuasin III, Dra. Yuni Khairani, M.Si serta Kades Pelajau, Edi Anhar hari ini mengelar Sosialisasi Diversifikasi. Dalam kunjungannya dr. Sri Fitriyanti Askolani mencicipi ganyong yang juga sebagai karbohidrat pengganti nasi (makanan hasil olahan kelompok wanita tani Desa Pelajau), serta beliau juga memberikan bantuan kepada Kelompok […]

  • 2021, Muba Bakal Laksanakan KMB Tatap Muka

    2021, Muba Bakal Laksanakan KMB Tatap Muka

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin kembali menerapkan proses Kegiatan Belajar  dan Mengajar (KBM) secara tatap muka 2021. Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi tetap mengingatkan kepada para guru, siswa hingga orang tua Murid untuk tetap waspada dan patuhi protokol Kesehatan dengan ketat meskipun sekolah segera dilaksanakan secara tatap muka guna menghindari penyebaran COVID-19. Hal ini, disampaikannya saat […]

  • 2 Fraksi DPRD Pagaralam Menarik Diri Ditahapan Pembahasan RAPBD

    2 Fraksi DPRD Pagaralam Menarik Diri Ditahapan Pembahasan RAPBD

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.785
    • 0Komentar

    DUA Fraksi DPRD yaitu Fraksi NasDem dan Fraksi Golkar Kota Pagaralam menyatakan sikap menarik diri dari tahapan pembahasan baik ditingkat Komisi maupun di Badan Anggaran dalam kegiatan pembahasan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2020 dan pembahasan RAPBD tahun 2021. Sikap tersebut diambil, karena belum ditanda taganinya hasil Rapat dalam Berita Acara Badan Anggaran DPRD Kota Pagaralam, […]

  • Kejar Target Akhir Tahun, Repsol Sakakemang Bantu Vaksin Muba

    Kejar Target Akhir Tahun, Repsol Sakakemang Bantu Vaksin Muba

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 saat ini yang berdampak luas pada kondisi sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,  pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melakukan penyelamatan kesehatan dan perekonomian nasional, dengan fokus pada belanja untuk kesehatan, pemulihan perekonomian termasuk untuk dunia usaha dan masyarakat yang terdampak serta yang berpotensi menganggu ketahanan dan stabilitas sektor keuangan serta perekonomian negara. Terkait hal […]

  • Football legend Gianfranco Zola to headline The Famous CFC Bangkok, as Ascott presents Chelsea’s global fan experience for the second time this season

    Football legend Gianfranco Zola to headline The Famous CFC Bangkok, as Ascott presents Chelsea’s global fan experience for the second time this season

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.607
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – LONDON, ENGLAND/ BANGKOK, THAILAND/ SINGAPORE – Media OutReach Newswire – 5 March 2025 – The Ascott Limited (Ascott), the Official Global Hotels Partner of Chelsea Football Club, is excited to bring The Famous CFC to Bangkok, Thailand, as the event’s presenting partner. Building on the remarkable success of the Singapore edition, Ascott is proud […]

  • Daerah Perlu Manfaatkan Hilirisasi

    Daerah Perlu Manfaatkan Hilirisasi

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    DAERAH butuh hilirisasi untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam [SDA]-nya, salah satu hilirisasi tersebut, yakni inovasi. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Muba, Apriyadi saat menjadi Panelis pada Webinar “Investasi untuk Daya Saing Saatnya Daerah Jemput Bola,” di Ruang Rapat Sekda Muba, kemarin. Apriyadi menyampaikan inovasi dan strategi memanfaatkan potensi investasi hijau di Kabupaten […]

expand_less
WordPress Archive Moona – Feminine Business & Blog Theme Moonte – Jewelry Store WooCommerce WordPress Theme Moony – Finance & Investment Elementor Template Kit Moora – Architecture and Interior Theme Moose - Creative Multipurpose Theme Moose – Creative Multipurpose WordPress Theme Mooseoom – Art Gallery, Museum & Exhibition WordPress Moover – Moving Company Website Elementor Template Kit Moppers – Cleaning Company and Services WordPress Theme Mora – Modern Blog Elementor Template Kit