Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Hoaks Menyambar Secepat Petir, ASEAN Lawan Kebodohan Digital

Hoaks Menyambar Secepat Petir, ASEAN Lawan Kebodohan Digital

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 1.841
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau kata orang tua zaman dulu, “jangan main layangan dekat gardu PLN, bisa kesetrum!”. Nah, kira-kira begitu juga kondisi anak-anak kita hari ini kalau dibiarkan berselancar di dunia maya tanpa pelindung  bisa kesamber hoaks, tersambar ujaran kebencian, dan disetrum konten negatif yang menyamar seperti edukasi padahal jebakan Batman.

Untunglah, ASEAN sekarang tak tinggal diam. Di Brunei Darussalam, dalam pertemuan akbar bertajuk 17th AMRI yang terdengar seperti nama boyband tapi isinya para menteri Indonesia tampil jadi biduan utama.

Lewat Dirjen KPM Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, Indonesia menabuh genderang perang melawan konten digital yang merusak, terutama bagi anak-anak yang belum genap gigi susunya lepas, tapi sudah lihai buka akun media sosial lebih cepat dari ayahnya nyalain kompor gas.

“Literasi digital bukan cuma bisa buka browser dan bikin status galau. Ini soal kemampuan membedakan mana fakta, mana fatamorgana digital!” tegas Bu Fifi, yang kalau dilihat dari semangatnya, cocok jadi pelatih debat digital ASEAN.

Bayangkan saja satu hoaks lahir di satu desa, menyebar ke kota, lalu nyebrang ke Malaysia naik Wi-Fi tetangga, lanjut ke Filipina naik Google Translate. Dalam hitungan menit, satu kabar palsu bisa jadi bahan keributan lintas negara. Maka, kalau hoaks saja bisa lintas batas, masa kita nangkisnya sendirian?

Inilah pentingnya keroyokan digital alias kerja sama ASEAN. Seperti main futsal lawan tim hoaks dunia, kita butuh back yang solid (regulasi), playmaker handal (media berkualitas), dan striker tajam (literasi digital publik). Jangan sampai kita kalah WO di kandang sendiri.

Indonesia pun menunjukkan jurus jitu Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). Program ini bukan sekadar ngajarin cara kirim email, tapi bagaimana masyarakat bisa nyaring informasi kayak nyaring santan kalau asal tuang semua, bisa anyep. Kalau disaring dengan hati-hati, baru terasa manisnya informasi yang sehat.

Pemerintah Indonesia juga memamerkan regulasi mutakhir PP Nomor 21 Tahun 2025 tentang TUNAS, bukan singkatan dari “Tukang Ngopi Santai”, tapi Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.

Aturannya dirancang biar anak-anak ASEAN tidak jadi korban eksperimen algoritma atau jebakan iklan game yang ujungnya minta nomor kartu kredit orang tua.

Perlu dicatat, anak-anak hari ini itu seperti rumput muda kalau sering kena hoaks dan konten kebencian, lama-lama jadi kering dan gampang terbakar. Maka, semua pihak harus ikut nyiram dan lindungi. Jangan sampai generasi masa depan kita tumbuh di ladang digital yang penuh ranjau.

Sambut positif

Negara lain pun menyambut positif. Bahkan, saat pertemuan bilateral dengan Kamboja, Indonesia ngobrol serius soal cara menangani berita bohong. Kalau ASEAN bisa sepakat soal makanan halal dan visa bareng, kenapa soal informasi bersih dan aman kita nggak bisa bikin “ASEAN Clean Content Charter”?

Coba lihat Finlandia negara dengan skor literasi digital tertinggi di dunia. Mereka mengajarkan anak SD untuk membedakan opini dan fakta sejak masih main lego. Jepang bahkan punya kurikulum digital hygiene, sementara Korea Selatan rutin mengaudit algoritma platform lokalnya.

Kalau ASEAN ingin setara, bukan hanya urusan ekspor nanas dan pariwisata pantai, tapi juga ekspor kesadaran digital. Kita butuh regulasi yang bukan cuma garang di atas kertas, tapi juga gigit di lapangan.

Orang tua kita bilang, “mulutmu harimaumu”. Tapi sekarang harus diupdate “jempolmu macan digital”. Sekali share yang salah, bisa melukai reputasi, bahkan menghancurkan hidup orang. Maka, edukasi dan kolaborasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan dasar, seperti nasi dan sambal terasi.

Jurnalisme berkualitas juga tak boleh dibiarkan merana. Di era algoritma, berita benar kalah cepat dari gosip yang didramatisir. Maka, ajakan Indonesia agar platform digital berinvestasi dalam media sehat bukan hanya penting, tapi mendesak. Tanpa itu, demokrasi bisa tinggal nama, tergantikan konten viral tapi kosong.

ASEAN punya tanggung jawab kolektif menjaga anak-anaknya dari api konten jahat. Jangan tunggu satu rumah terbakar baru kita sibuk bawa ember. Mulailah sekarang: dari kebijakan, edukasi, sampai perlindungan. Dari Brunei kita belajar, dari Finlandia kita contoh, dari anak-anak kita dapat semangat.

Karena dunia maya bukan hutan bebas yang bisa sembarang orang pasang jebakan. Ini taman bermain dan belajar anak-anak kita. Dan tugas kita bersama menjaganya tetap terang, sehat, dan aman.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Dimulai Banyak Keluhan, Program Tol Laut Sekarang kian Berkembang Pesat

    Awal Dimulai Banyak Keluhan, Program Tol Laut Sekarang kian Berkembang Pesat

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.429
    • 0Komentar

    KINERJA tol laut terus menunjukkan peningkatan, baik berupa peningkatan trayek, total pelabuhan yang disinggahi, kapasitas daya angkut kapal, maupun jumlah muatan. Dilansir dari Indonesia.go.id sejak program tol laut dicanangkan pertama kali pada 4 November 2015, pelaksanaan program itu berjalan semakin membaik. Tingkat isian kapal dari Indonesia timur terus meningkat menjadi 88,56 persen sepanjang Januari–Agustus 2021. […]

  • Jaga Kebersihan, Pemkot Palembang Bakal Sediakan Kotak Sampah Dipinggiran Sungai Musi

    Jaga Kebersihan, Pemkot Palembang Bakal Sediakan Kotak Sampah Dipinggiran Sungai Musi

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota [Pemkot] Palembang akan menyediakan kotak sampah disepanjang Sungai Musi guna menumbuhkan kesadaran masyarakat dan menjaga kebersihan dari bau sampah. Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menjelaskan nantiya kotak sampah disediakan itu,  berjarak 20 km dari kota sampah yang lainnya. “Jika masyarakat sadar, pasti terlihat bersih, sehingga keindahan sepanjang pinggiran Sungai Musi masih tetap terjaga,”paparnya […]

  • Pelaksanaan MotoGP Harus Sukses, Polda NTB Persiapkan Anggota Untuk Pengamanan

    Pelaksanaan MotoGP Harus Sukses, Polda NTB Persiapkan Anggota Untuk Pengamanan

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    POLDA NTB akan melaksanakan Operasi Mandalika 1 pengamanan MotoGP-2022 yang didahului dengan pra musim di sirkuit Mandalika supaya kegiatan internasional tersebut sukses. Sebelumnya, Polda NTB dan jajaran juga telah melaksanakan apel cipta kondisi harkamtibmas dengan harapan pada saat dilaksanakan operasi mandalaki 1 dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan. Kabid Humas Polda NTB […]

  • Segera Bangun Pasar Induk dan RSUD Modern di Mura, Pemprov Akan Bantu

    Segera Bangun Pasar Induk dan RSUD Modern di Mura, Pemprov Akan Bantu

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru dalam arahannya menyebut lahirnya Kabupaten Musi Rawas di Tahun 1943 yang saat ini usia 78 tahun menandakan daerah itu usianya sudah mapan. Namun harus  berpacu kembali membangun infratruktur karena aset asetnya secara sukarela diberikan pada Kota Lubuk Linggau yang dilahirkannya. “Tahun ini kita akan bantu daerah ini membangun Rumah […]

  • Dishub dan Satlantas Polres Muba Antisipasi Dampak Kabut Asap

    Dishub dan Satlantas Polres Muba Antisipasi Dampak Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    ANTISIPASI kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Muba direspon cepat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Muba dan Satlantas Polres Muba. Tak ingin menimbulkan korban jiwa dampak dari kabut asap dan menyebabkan jarak berkurang, Dishub Muba bersama Satlantas Polres Muba Selasa (15/10/2019) pagi turun ke jalan guna mensosialisasikan pengendara untuk menyalakan lampu […]

  • Muba Hijab 2023 Siap Digelar

    Muba Hijab 2023 Siap Digelar

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Tahun ini kabupaten Musi Banyuasin akan mengelar Muba Hijab 2023 dimana kabupaten pertama di Sumsel yang di gelar oleh The Amoeba Entertainment. Ketua Umum Muba Hijab Fitri Yulisa Ardiansyah menyampaikan acara Muba Hijab ini dalam rangka membentuk komunitas hijab dan pencarian muslimah berbakat di Kabupaten Musi Banyuasin yang selanjutnya akan mewakili dalam […]

expand_less
WordPress Archive Just Forms Advanced Justcoffee – Cafe and Coffee Elementor Template Kit JustFans – Premium Content Creators SaaS platform JustGive – Charity & Fundraising WordPress Theme Justic – Law Firm & Legal Services Elementor Template Kit Justicio – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit JUSTICO – Law Firm Elementor Template Kit Justified Image Grid Justime – Juice Bar, Smoothie & Organic Food Elementor Template Kit Justos – Law Firm & Lawyer Elementor Template Kit