Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Nikah Massal, Mahar Minimalis, Cinta Maksimalis

Nikah Massal, Mahar Minimalis, Cinta Maksimalis

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • visibility 1.034
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Pepatah lama pernah bilang, “Kalau cinta sudah melekat, wajan gosong pun terasa romantis”. Tapi sayangnya, cinta di zaman sekarang bukan cuma soal rasa, tapi juga soal biaya. Mau akad? Siapkan dana. Mau resepsi? Siapkan tabungan. Bahkan, mau undang tetangga? Minimal punya saldo buat beli tisu dan kuaci.

Nah, di tengah hiruk-pikuk dunia cinta yang makin kapitalis, Kementerian Agama muncul bak superhero berpakaian batik. Bukannya bawa tameng, mereka bawa solusi Nikah Massal!. Bukan sembarang massal, ini massal yang pakai surat lengkap, dicatat negara, dan yang paling penting gratis tis tis. Kalau kata emak-emak di pasar, “Inilah promo yang benar-benar mendekati surgawi.”

Pada 28 Juni 2025 nanti, tepat di awal tahun baru Islam, 1 Muharram 1447 H, akan digelar acara nikah massal bagi 100 pasangan catin (calon pengantin, bukan calon pelawak). Lokasinya di Kantor Kemenag Jakarta Pusat, tempat di mana cinta dan berkas bertemu, lalu dicatat dengan tinta yang sah secara negara.

Bayangkan, 100 pasang kekasih yang sebelumnya mungkin hanya bisa pacaran lewat tiang listrik dan jendela rumah, kini bisa melenggang mantap menuju pelaminan, lengkap dengan buku nikah, paket mahar, suvenir, dan konon katanya doa dari Pak Menteri Agama sendiri. Ini bukan nikah biasa, ini semacam “Royal Wedding ala rakyat”.

Kalau biasanya orang harus jual motor, gadai kulkas, atau utang ke teman SMA demi akad, di sini semua disediakan negara. Bahkan, katanya rias pengantin pun disiapkan. Tinggal kamu sedia hati yang mantap dan KTP yang valid. Luar biasa bukan?

Tapi jangan senang dulu, bro dan sis. Meski gratis, ini bukan nikah drive-thru. Ada dokumen yang harus disiapkan. Jangan sampai baru nyampe Kantor Kemenag malah bingung kayak ayam masuk perpustakaan.

Ada surat pengantar dari kelurahan, fotokopi akta lahir, KTP, KK, surat sehat, surat izin dari ortu (kalau belum 21), surat rekomendasi dari KUA asal (kalau nikahnya lintas kecamatan), bahkan surat dari pengadilan kalau masih di bawah 19 tahun. Pokoknya, ini nikah, bukan ngisi formulir undian sabun cuci.

Dan bagi yang TNI atau Polri, atau janda/duda harap maklum, Anda masuk kategori pernikahan bersejarah, maka butuh surat izin dari atasan atau akta cerai dan akta kematian pasangan sebelumnya. Negara butuh data jelas, supaya jangan sampai pas akad, mantan muncul sambil nyanyi lagu ST12.

Satu lagi syarat penting ikut Bimbingan Perkawinan. Ini bukan pelajaran membuat nasi goreng, tapi semacam gladi resik hidup berumah tangga. Di sinilah kamu akan diajari bahwa cinta bukan hanya pelukan dan pelaminan, tapi juga soal cicilan listrik, cucian menumpuk, dan mertua yang hobi datang tanpa SMS.

Bimwin ini penting, supaya jangan sampai setelah nikah baru sadar bahwa pasangan ternyata hobi pipis sambil nyanyi, atau nggak bisa bedain antara garam dan gula yang berujung teh manis rasa asin.

Program ini bukan hanya tentang sah atau tidaknya, tapi tentang negara yang hadir memberi solusi. Banyak pasangan di luar sana yang sudah hidup bersama bertahun-tahun, tapi belum menikah resmi. Ada yang karena nggak mampu, ada yang karena nanti-nanti aja, ada juga yang karena nungguin jodoh kaya dalam sinetron.

Dengan nikah massal ini, negara seperti turun tangan menjadi mertua baik hati yang mau bayar rias pengantin dan kasih mahar. Bukan cuma bantu akad, tapi juga bantu masa depan. Pernikahan yang tercatat memberi perlindungan hukum bagi suami, istri, dan anak. Kalau nanti cerai amit-amit ya setidaknya ada kekuatan hukum, bukan cuma kekuatan air mata.

Di dunia ini, banyak hal bisa ditunda: bayar utang, diet, bahkan ganti oli motor. Tapi satu hal yang sebaiknya tidak ditunda terlalu lama adalah mencatat cinta secara resmi. Karena cinta yang tidak tercatat, seperti motor tanpa STNK: bisa jalan, tapi rawan ditilang nasib.

Jadi, kalau kamu punya teman, sahabat, atau tetangga yang selama ini belum menikah resmi karena kendala biaya, bisikin pelan “Bro, ada KUA yang siap jadi wedding organizer loh, dan gratis. Siapa tahu kamu butuh”.

Dan untuk negara, kami cuma mau bilang, terima kasih, Pak Menteri dan seluruh tim, kalian bukan cuma mengurus administrasi umat, tapi juga sedang membantu rakyat naik pelaminan dengan senyuman.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Harapan Sekda Sumsel Terhadap Pembagunan Rumah Bersubsidi

    Begini Harapan Sekda Sumsel Terhadap Pembagunan Rumah Bersubsidi

    • calendar_month Selasa, 20 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.882
    • 0Komentar

    Rencana pembangunan rumah murah sebagai upaya mewujudkan program 1 juta rumah tahun anggaran 2018.

  • Sekda Palembang Kunjungi Kesbangpol dan Disdukcapil

    Sekda Palembang Kunjungi Kesbangpol dan Disdukcapil

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Guna memastikan sistem administrasi berjalan dengan baik, Sekertaris Daerah  (Sekda) kota Palembang Ratu Dewa secara langsung mengunjungi dua Instansi Pemkot di Jalan Lunjuk Jaya. Dua Instansi tersebut berhubungan dengan sistem pemilu (Kesbangpol) dan (Disdukcapil) pembuatan Kartu Keluarga dan Akte kelahiran. Menurut Ratu Dewa, pasca pemilu kemarin, ia ingin memastikan kembali kendala apa yang […]

  • 15 Ribu Bibit Karet Untuk Kelompok Tani Babat Toman

    15 Ribu Bibit Karet Untuk Kelompok Tani Babat Toman

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    KELOMPOK kelompok petani karet di Kecamatan Babat Toman menerima bantuan 15.000 batang bibit unggul karet dari Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Sumsel I dan Ditjen Perkebunan RI. Bantuan sektor pertanian karet tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Sumsel I Riezky Aprilia SH MH dan Sekretaris […]

  • Misbar 18 Kecamatan Peroleh Bantuan 150 Ton Beras dari Budha Tzu Chi

    Misbar 18 Kecamatan Peroleh Bantuan 150 Ton Beras dari Budha Tzu Chi

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    SETELAH diserahkannya bantuan sebanyak 150 ton beras kepada Pemerintah kota Palembang melalui Kapolda Sumsel dari Budha Tzu Chi, hari ini rencana bantuan tersebut akan mulai didistribusikan untuk warga Miskin Baru (Misbar) 18 Kecamatan di Palembang. “Hari ini kita mulai akan mendistribusikan di 5 Kecamatan, yakni Sako, IB Satu, SU Satu, Jakabaring serta Bukit Kecil,” kata Wakil […]

  • PEN Mabes Sosialisasi di Sumsel, Ini yang Dipaparkan

    PEN Mabes Sosialisasi di Sumsel, Ini yang Dipaparkan

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Mabes melakukan Sosialisasi Insert dan belanja Anggaran APBN/APBD di Provinsi Sumsel dalam penanggulangan Dampak Covid-19 Tahun 2022   yang digelar di ruang rapat Kantor Gubernur, Senin (12/9). “Saya ucapakan terima kasih atas kunjungan ini, kunjungan ini sebagai wahana untuk menambah wawasan dalam aktivitas penggunaan […]

  • Produk Muba Ini Jadi Bahan Kajian Penelitian KPJU Sumsel,Begini Alasannya Kata Dosen Ilmu Komunikasi Unsri, Asa Sekda Juga Begini

    Produk Muba Ini Jadi Bahan Kajian Penelitian KPJU Sumsel,Begini Alasannya Kata Dosen Ilmu Komunikasi Unsri, Asa Sekda Juga Begini

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 922
    • 0Komentar

    SEBAGAI daerah yang memiliki produk dan jenis usaha unggulan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  mempunyai, produk khas Gambo Muba. Gambo Muba merupakan hilirisasi komoditas gambir dan juga menjadi salah satu produk eco fashion sebagai trend fashion di kancah Nasional maupun International. “Diharapkan dengan adanya penelitian KPJU ini tentu dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dalam mendorong […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads – Points and Rewards Easy Digital Downloads Pricing Tables Easy Digital Downloads Product Audio Sampler Player Easy Digital Downloads Purchase Limit Addon Easy Digital Downloads Pushover Notifications Easy Digital Downloads Pushover Notifications Addon Easy Digital Downloads Recommended Products Addon Easy Digital Downloads Recurring Payments Easy Digital Downloads Resend Receipt Easy Digital Downloads Restrict Content Pro Member Discounts Addon