Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Wisata Bersih di Pasir Mandalika

Wisata Bersih di Pasir Mandalika

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • visibility 1.020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  – Pagi baru merekah di ufuk Mandalika. Langit biru muda berbaur dengan desir ombak yang menari-nari di bibir pantai. Pantai Kuta, yang biasanya hanya bersuara lirih lewat semilir angin dan jejak kaki para peselancar, hari itu terasa berbeda. Ada langkah-langkah penuh semangat di atas pasir, ada tawa yang menggantikan dengus keluh, dan ada cinta yang disampaikan bukan dengan bunga, tapi dengan karung sampah dan sapu lidi.

Di antara para relawan yang mengenakan kaus seragam dan semangat seukuran matahari, tampak sosok Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Tanpa panggung megah, tanpa podium, beliau hadir dengan gaya bersahaja topi lebar, celana panjang, dan sarung tangan plastik. Tujuannya hari itu sederhana tapi penuh makna ikut dalam Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Pantai Kuta Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

“Bu Wid, itu sepatu siapa yang nyangkut di karang?” celetuk salah satu relawan.
“Entah, mungkin kenangan mantan yang susah dilepas,” jawab sang Menteri sambil tertawa renyah, seperti ingin menunjukkan bahwa mencintai negeri bisa dimulai dari hal-hal kecil dan menyenangkan.

Gerakan Wisata Bersih ini bukan sekadar aksi pungut sampah. Ini adalah pesan sunyi yang disuarakan ramai-ramai bahwa keindahan destinasi wisata akan sia-sia tanpa kebersihan, dan keberlanjutan bukan cuma jargon brosur pariwisata, tapi perihal kebiasaan yang mesti dijaga.

“GWB ini langkah nyata kita. Nggak muluk-muluk, tapi dampaknya bisa luar biasa,” ucap Bu Wid sambil menatap laut yang birunya nyaris transparan. “Ini tentang kesadaran bersama, bahwa kalau kita ingin wisatawan datang, kita harus layak dikunjungi.”

Data bicara jelas. Tahun 2024, NTB kedatangan 2,5 juta wisatawan. Dari jumlah itu, hampir separuhnya mengunjungi Lombok. Mandalika pun jadi bintang panggung. Tapi, seperti halnya artis yang tampil di konser, tempat tampilnya juga harus kinclong. Masa kita dandan rapi, tapi latarnya penuh puntung rokok dan botol kosong?

Program GWB ini tidak berdiri sendiri. Ada banyak tangan yang bergandengan: GoTo Impact Foundation, ITDC, RedDoorz, Poltekpar Lombok, dan pemerintah daerah. Semua turut menyingsingkan lengan baju dan membuktikan bahwa gotong royong itu bukan hanya teori pelajaran PKN zaman SD.

Troy Reza Warokka dari ITDC pun mengaku senang KEK Mandalika terpilih sebagai lokasi GWB. “Ini semacam pengakuan dan tantangan. Bahwa kawasan ini bukan hanya layak jual, tapi juga harus layak jaga,” ujarnya sambil menepuk-nepuk karung yang sudah setengah penuh sampah.

Besoknya, aksi bersih-bersih ini akan berlanjut ke Gili Air. Sebelumnya sudah mampir ke Parangtritis, Kota Tua Jakarta, Marina Waterfront City, dan Pantai Pede, Labuan Bajo. Seakan GWB ini adalah tur keliling Indonesia bedanya, bukan untuk promo album, tapi promo kepedulian.

Bu Menteri menutup kegiatan dengan kalimat yang agak puitis, “Sudah sepatutnya kita menjaga kebersihan destinasi wisata kita, termasuk Pantai Kuta Mandalika destinasi yang bukan hanya indah, tapi juga memikat nurani.”

Dan begitulah, di ujung acara, pasir kembali rata, sampah sudah naik truk, dan para peserta pulang dengan senyum lebar serta sedikit pegal di punggung. Tapi ada satu hal yang tertinggal di hati bahwa mencintai negeri bisa dimulai dari mungut plastik,
dan  terkadang, cinta itu bukan tentang memiliki, tapi tentang tidak meninggalkan jejak sampah.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KERJASAMA ANTAR NEGARA : Industri 4.0, Sawit & Obrolan Serius Sambil Garuk Kepala

    KERJASAMA ANTAR NEGARA : Industri 4.0, Sawit & Obrolan Serius Sambil Garuk Kepala

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 685
    • 0Komentar

    (Indonesia-Belarus dan Diplomasi Dagang yang Nggak Boleh Ngasal) Di tengah riuhnya jagat diplomasi global, ada satu pertemuan yang bikin kita mikir “Ini serius atau semi ngelucu ya?”. Bayangin, dua negara beda zona waktu, beda musim, beda menu sarapan, tapi bisa duduk bareng ngomongin industri, sawit, dan mesin pertanian. Iya, ini kisah Indonesia dan Belarus yang […]

  • Aparat Kepolisian Ungkap Pembuatan Minuman Beralkohol

    Aparat Kepolisian Ungkap Pembuatan Minuman Beralkohol

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 597
    • 0Komentar

    POLRESTA Tangerang berhasil ungkap rumah produksi pembuatan minuman beralkohol jenis ciu di Ruko Bojong, Jl. Raya Pemda Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diungkap Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, S.I.K., M.SI., saat Press Conference bersama Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Wahyu Sri Bintoro, S.H., S.I.K., M.SI., di ruko tempat pembutan minuman beralkohol jenis […]

  • Subsidi Pulsa 200 Ribu dan Kuota 105 GB Kemendikbud, Benarkah ?

    Subsidi Pulsa 200 Ribu dan Kuota 105 GB Kemendikbud, Benarkah ?

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah pesan berantai di media sosial WhatsApp berupa link subsidi pulsa dengan narasi bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan subsidi pulsa senilai Rp200 ribu dan kuota 105 Gigabyte (GB). Disebutkan subsidi pulsa tersebut berlaku hingga tanggal 21 Juni 2021. Faktanya, klaim bahwa link tersebut merupakan subsidi pulsa dan kuota dari Kemendikbud adalah tidak […]

  • Mahasiswa KAMPB-SS Desak Transparansi Anggaran Sekolah Palembang

    Mahasiswa KAMPB-SS Desak Transparansi Anggaran Sekolah Palembang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PULUHAN mahasiswa dari Koalisi Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Birokrasi Sumatera Selatan (KAMPB-SS) mendatangi Kantor Wali Kota Palembang, Rabu (25/2/2026), menuntut evaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan transparansi anggaran pendidikan. Koordinator aksi, M. Rahman, menekankan  dunia pendidikan di kota ini masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari ketimpangan kualitas antar satuan pendidikan hingga keterbatasan sarana dan […]

  • Hingga Minggu Pagi, Gempa Susulan Sebanyak 201 Kali di Donggala

    Hingga Minggu Pagi, Gempa Susulan Sebanyak 201 Kali di Donggala

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Oleh : Antara SUMSELTERKINI.CO.ID, PALU – BMKG menyatakan bahwa pascagempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR yang mengguncang Donggala Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) petang hingga Minggu pagi, telah terjadi 201 kali gempa susulan. Informasi dari Humas BMKG yang diterima di Jakarta, Minggu (30/9/2018) , gempa susulan tersebut tercatat hingga pukul 10.00 WIB. Sementara itu, cuaca […]

  • “Antara Green Jobs & Green Tea, Mahasiswa Harus Pilih yang Mana?”

    “Antara Green Jobs & Green Tea, Mahasiswa Harus Pilih yang Mana?”

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 615
    • 0Komentar

    DULU mahasiswa dikenal sebagai agent of change, maka hari ini gelarnya bisa di-upgrade jadi agent of compost karena bukan cuma bisa bikin perubahan, tapi juga bisa bikin pupuk organik dari sisa makan siang di kantin. Serius!, di tangan mahasiswa kreatif, nasi basi pun bisa berubah jadi startup yang dapat pendanaan dari investor Singapura. Luar biasa? […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP Exclude UI SearchWP Fuzzy Matches SearchWP German Keyword Stemmer SearchWP Give Integration SearchWP Greek Keyword Stemmer SearchWP LIKE Terms SearchWP Live Ajax Search SearchWP Manage Ignored SearchWP Meta Box Integration SearchWP Metrics