Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Santri Hijau, Bumi Adem” [Saat Kiai dan Alam Bersalaman]

Santri Hijau, Bumi Adem” [Saat Kiai dan Alam Bersalaman]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • visibility 646
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Mari kita buka lembaran baru dalam dunia pesantren, halaman di mana Kitab Kuning bertemu dengan Kompos Organik, dan surah-surah thayyibah berdampingan mesra dengan tong sampah yang dipilah-pilah. Iya, Kementerian Agama lagi serius nihbukan cuma serius ngurus haji dan nikah siri, tapi juga serius menyelamatkan bumi lewat program Pesantren Ramah Lingkungan. Mantap kali!

Di bawah kepemimpinan Menag Nasaruddin Umar, Kemenag akhirnya bilang, “Eh, mari kita mulai dakwah ekoteologis, biar santri bukan cuma jago ngaji, tapi juga jago tanam pohon dan kelola sampah.” Ini bukan sembarang dakwah, ini dakwah yang bisa bikin bumi lebih hijau dan langit lebih lega.

Program ini disusun bareng-bareng dengan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, sampai lembaga dunia kayak UNEP, FAO, dan UNICEF. Pokoknya, ini bukan gerakan cuci piring sendirian ini gotong-royong sambil nyapu halaman dan nanam bayam!

Dan, hei… kita punya Pesantren At-Thariiq Garut yang jadi contoh nyata, bukan sekadar label “ramah lingkungan” yang cuma tempelan di gerbang. Di sana, santri bisa tahu perbedaan antara daun kering yang bisa jadi pupuk dan daun status mantan yang bikin galau. Ini penting!

Program ini akan melahirkan  Juknis alias petunjuk teknis, tapi dalam bahasa santri, mungkin bisa disebut kitab fiqih lingkungan. Juknis ini akan ngajarin pesantren cara menjadi oase hijau di tengah krisis iklim yang makin gerah kayak hati pas lihat mantan tunangan kondangan duluan.

Bayangkan, di masa depan, setiap pesantren punya kebun mini yang jadi tempat praktik pertanian organik. Bank sampah yang hasilnya bisa buat kas koperasi santri, kurma dan cabai yang ditanam sendiri, bukan cuma dikutip di ayat, dan tentu saja, kurikulum yang bukan cuma ngajarin tauhid, tapi juga tau mana plastik dan mana daun jati.

Kalau mau contoh negara Islam yang sudah lebih dulu berdamai dengan bumi, mari kita melirik Maroko. Negeri ini bukan cuma juara bikin tajine dan menara masjid yang aduhai, tapi juga salah satu pionir dalam energi terbarukan di dunia Islam.

Di kota Ouarzazate (bukan nama klub bola, tenang), mereka punya Kompleks Tenaga Surya Noor salah satu yang terbesar di dunia! Dan yang menarik, proyek ini melibatkan komunitas agama dan lokal, lho. Imam-imam diajak kampanye soal pentingnya menjaga bumi. Masjid-masjidnya pun mulai pasang panel surya. Jadi, azan berkumandang bukan dari energi fosil, tapi dari cahaya mentari. Syahdu, kan?

Kalau Maroko bisa, masa kita enggak? Apalagi kita punya modal pesantren yang jumlahnya ribuan dan santri yang jumlahnya kayak populasi ikan lele di kolam lomba. Tinggal dikasih bimbingan, dan tentu saja insentif (biar semangat), maka pohon bisa tumbuh di halaman asrama dan plastik-plastik nggak lagi nyangkut di got.

Program ini juga bukan sekadar tanam pohon dan pungut sampah, lho. Tapi juga soal membentuk cara pandang baru bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Ini penting, karena selama ini banyak yang mikir dosa cuma datang dari pacaran atau bolos ngaji, padahal buang sampah sembarangan juga bisa bikin bumi ngamuk.

Kalau semua pesantren mulai dari sekarang jadi ramah lingkungan, mungkin kita bisa bilang. “Kiamat boleh di tangan Tuhan, tapi menunda kerusakan bumi adalah tugas kita bersama termasuk para santri berkopyah dan bersarung.”

Mari kita bayangkan, suatu hari nanti, ketika ada santri yang bukan cuma hafal kitab Alfiyah, tapi juga jago bikin kompos dan bisa bedain mana biji pepaya dan mana bibit sengon. Wah, itu baru keren! Syariah, dan sadar lingkungan pula!

Pesantren ramah lingkungan adalah masa depan yang tidak utopis asal semua pihak sepakat bahwa bumi ini juga perlu disayang. Dan siapa yang lebih cocok jadi pelopor kalau bukan para santri yang sudah terlatih hidup sederhana, bersih, dan penuh kesadaran spiritual?

Kalau selama ini kita sering dengar “bumi adalah warisan anak cucu”, mungkin kini saatnya kita bilang. “Bumi adalah amanah yang harus kita rawat, mulai dari serambi mushola sampai ke kebun belakang pondok.”

Mari kita mulai revolusi hijau dari pondok. Karena kalau para santri sudah cinta lingkungan, InsyaAllah, langit pun akan ikut mengamini.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MubaTawarkan Peluang Usaha Ekonomi Hijau 

    MubaTawarkan Peluang Usaha Ekonomi Hijau 

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.672
    • 0Komentar

    KAB. Muba menawarkan peluang usaha ekonomi hijau guna meningkatkan pendapatan daerah tanpa harus merusak lingkungan. Wakil Bupati, Beni Hernedi, menyampaikan sangat serius untuk fasilitasi kerjasama multipihak yang dapat dijalin antara dunia usaha, masyarakat dan pemerintah kabupaten untuk mengembangkan inovasi usaha yang menjaga lingkungan dan mensejahterakan masyarakat. Menurutnya Muba telah meluncurkan Pusat Unggulan Komoditi Lestari (PUKL), […]

  • Sholat

    Sholat

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    BERTEPATAN  Lebaran Idul Adha 1441 H, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memilih untuk sholat di Masjid Al-Ikhlas Jalan Sei Hitam No 46 Rw 06 Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat I Palembang, kemarin. Dia sengaja memilih untuk sholat di Masjid Al-Ikhlas selain telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik, masjid ini juga mempunyai nilai tersendiri sehingga dia […]

  • RSUD Kayuagung Resmi Punya Poli Rawat Jalan

    RSUD Kayuagung Resmi Punya Poli Rawat Jalan

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    RSUD Kayuagung kini memiliki poli rawat jalan yang nyaman bagi pasien. Perbaikan ini merupakan upaya Pemkab OKI dalam meningkatkan layanan di sektor kesehatan. . “Bagian upaya kita untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat”, ungkap Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq saat meresmikan pemakaian poli rawat jalan RSUD Kayuagung, Sabtu, (16/10/2021). . Gedung setinggi 2 lantai itu […]

  • Presiden Targetkan Perbaikan RS di Lombok Rampung 2 Bulan

    Presiden Targetkan Perbaikan RS di Lombok Rampung 2 Bulan

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MATARAM – Sebelum mengakhiri kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua hari dan kembali menuju Jakarta, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu meninjau perbaikan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram yang terletak di Kecamatan Mataram, Kota Mataram, NTB. Setelah bencana gempa beberapa waktu lalu, seluruh kegiatan di rumah sakit […]

  • DI Tengah Kabut Asap, Wawako Lantik 700 Anggota PMR se – Palembang

    DI Tengah Kabut Asap, Wawako Lantik 700 Anggota PMR se – Palembang

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    MESKIPUN kabut asap terlihat pekat,  sebanyak 700 anggota Palang Merah Indonesia [PMR] se – Kota Palembang  tetap dilantik  Walikota Palembang Fitrianti Agustinda. Wawako mengatakan PMR merupakan bagian Palang Merah Indonesia [PMI], pelantikan anggota PMR ini dilaksanakan di lapangan Bumi Perkemahan Cadika kota Palembang, Senin [23/9/2019]. “Tetap kita lantik dulu, namun setelah itu mereka kita pulang untuk […]

  • Posyandu, dari Timbangan Bayi ke Timbangan Harapan

    Posyandu, dari Timbangan Bayi ke Timbangan Harapan

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di antara bunga anggrek plastik dan kipas angin yang setia bergoyang meski tak ada angin segar perubahan di luar, Griya Agung pagi itu seperti dapur strategi emak-emak. Tapi jangan salah, ini bukan arisan RT yang ujungnya undian loyang bolu. Ini Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Sumatera Selatan yang serius tapi santai, macam acara talkshow […]

expand_less
WordPress Archive Dexico – Apartment Rent Elementor Template Kit Dexnie – Personal Portfolio Elementor Template Kit Deyliv – Food Delivery App Elementor Template Kit Dezert EasyCart & WooCommerce Shopping Theme Dezily – Cardiology Medical WordPress Theme Dezuvo – NFT Portfolio Elementor Template Kit DezVu – Creative Agency Elementor Template Kit dFlip PDF FlipBook WordPress Plugin DGWork – Business Theme For Easy Digital Downloads Dhora – Movie Production & Film Studio WordPress Theme