Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Jurus OKI tekan angka inflasi

Jurus OKI tekan angka inflasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
  • visibility 1.196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya memaparkan strategi Kabupaten OKI menekan angka inflasi sebanyak 2,11 persen pada high level meeting TPID Provinsi Sumsel di Wyndam Hotel Palembang, Rabu (12/6/2024).

Tercatat, angka inflasi Kabupaten OKI periode mei 2024 turun diangka 2,81 persen (year on year/yoy) dari 4,92 persen pada Januari 2024. Angka ini di bawah angka nasional sebesar 2,84 persen dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) 2,98 persen.

 

Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya mengatakan, tingkat inflasi itu berhasil ditekan setelah berbagai langkah dilakukan.

 

“Kita jaga terus inflasi ini agar terkendali, menjaga stabilitas harga, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan serta kerja sama antara TPID, Satgas Pangan dan Forkopimda,” ujar Pj. Bupati Asmar.

Selain itu, kata dia, Pemkab OKI rutin menggelar pasar murah setiap Jumat, mengaktifkan toko TPID serta penanaman cabai serentak.

“Untuk cabai, kami sudah melakukan panen raya pada beberapa lokasi, bahkan tanam cabai serentak ini juga didukung oleh dana desa,” pungkasnya.

Sementara Satgas Pangan, tambahnya, terus melakukan monitoring harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional, terutama jelang Idul Adha.

Pj. Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengingatkan kepala daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan harga bahan pangan menghadapi hari raya Idul Adha 1445 Hijriah, serta upaya yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau dan La-Nina terhadap inflasi di Sumatera Selatan.

“Teman-teman kepala daerah untuk fokus mengendalikan inflasi ini, terutama jelang Idul Adha untuk bahan pangan seperti beras, bawang merah cabai merah, gula pasir dan termasuk minyak goreng,” katanya.

Meski inflasi di Sumsel cukup rendah, dia tetap meminta agar kenaikan harga barang dan jasa ditekan, agar masyarakat tidak terbebani.

“Angka inflasi sudah bagus. Paling tidak ada dua isu yang harus menjadi perhatian kita bersama, yaitu mengendalikan inflasi dan memastikan harga stabil menghadapi hari besar,” katanya.

Fatoni mengatakan, untuk menstabilkan harga sejumlah komoditas, ada sejumlah langkah. Diantaranya pasar murah dan gerakan pangan murah (GPM).

Tak hanya itu, ia meminta seluruh jajaran yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi komoditas lain penyumbang inflasi untuk terus diintervensi.

 

“Semuanya harus kita antisipasi agar langkah kita menjadi tepat mengintervensi variabel menyumbang inflasi. Saat ini komoditas pangan yang terus kita intervensi, tapi ada komoditas lain yang juga harus kita intervensi,” tutup dia.[***]/dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Petani, Sumsel Surplus 2,3 Juta Ton Beras 

    Berkat Petani, Sumsel Surplus 2,3 Juta Ton Beras 

    • calendar_month Rabu, 6 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin kembali mensosialisasikan perhelatan akbar Asian Games 2018 dengan Para Pelaku Pertanian (Para Penyuluh, Para Gapoktan) dan Gebrakan Anti Narkotika Nasional (GANN) di Griya Agung, Selasa (5/6/2018). Dalam kesempatan itu, Alex Noerdin mengungkapkan rasa syukurnya karena berkat para petani di 17 kabupaten dan kota, Sumsel kini menjadi […]

  • Rakerda Deskranasda, Gubernur Optimistis Banyak Kain Sumsel Menembus Pasar Nasional

    Rakerda Deskranasda, Gubernur Optimistis Banyak Kain Sumsel Menembus Pasar Nasional

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.569
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru secara tegas mengatakan bahwa keindahan kain tradisional khas Sumsel tak kalah bersaing dengan kain dari daerah lainnya di Indonesia. Karena itu, Ia yakin jika kain-kain khas Sumsel ini akan semakin banyak yang dapat menembus pasar nasional hingga internasional. Hal itu dikatakannya usai menghadiri Rapat Kerja Daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Rakerda […]

  • Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Capai Rp 416,08 Triliun (8 Oktober 2021)

    Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Capai Rp 416,08 Triliun (8 Oktober 2021)

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    REALISASI Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 8 Oktober 2021 mencapai Rp 416,08 triliun (55,9%) dari pagu sebesar Rp744,77 triliun. Penggunaan angaran PEN adalah untuk Klaster Kesehatan terealisasi Rp106,87 triliun (49,7%), Klaster Perlinsos terealisasi Rp121,5 triliun (65,1%), Klaster Program Prioritas terealisasi Rp65,69 triliun (55,7%), Klaster Dukungan UMKM & Korporasi terealisasi Rp62,04 triliun (38,2%), dan Klaster […]

  • Diamanahkan angka gizi buruk Sumsel turun 24%

    Diamanahkan angka gizi buruk Sumsel turun 24%

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 angka stunting di Sumsel sebesar 24%, oleh sebab itu Provinsi Sumsel mendapat diamanah untuk  dapat menurunkan angka stunting secara nasional menjadi 14% di tahun 2024. Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru dihadapan ribuan bidan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pengurus Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) […]

  • [WISATA KESEHATAN] Wellness Tourism Indonesia di NATAS Holidays 2025 – Menjual Santai, Menyeduh Sehat hingga Membungkus Bahagia

    [WISATA KESEHATAN] Wellness Tourism Indonesia di NATAS Holidays 2025 – Menjual Santai, Menyeduh Sehat hingga Membungkus Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    SATU hal yang paling dicari orang Singapura, bukan sekadar diskon belanja di Orchard atau tiket promo ke Universal Studio, jawabannya justru simpel kesempatan untuk bernapas panjang tanpa dikejar jam kerja. Di negeri tetangga yang super sibuk itu, jam sudah seperti bos galak. Telat satu menit saja naik MRT, bisa bikin keringat dingin, oleh karena itu, […]

  • Bentuk TPKJM Pertama di Sumsel

    Bentuk TPKJM Pertama di Sumsel

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    ADANYA orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Muba membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tergerak untuk melakukan penangangan secara serius kepada warga yang berstatus ODGJ.   Tindak keseriusan Pemkab Muba ini menjadi sorotan, karenanya di Provinsi Sumatera Selatan baru kabupaten Muba yang sudah membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat.   Dikatakan, Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Softpress WordPress Theme MyThemeShop Spike WordPress Theme MyThemeShop Split WordPress Theme MyThemeShop SteadyIncome WordPress Theme MyThemeShop Style WordPress Theme MyThemeShop Textured WordPress Theme MyThemeShop Thunderstruck WordPress Theme MyThemeShop Top WordPress Theme MyThemeShop Urban WordPress Theme MyThemeShop Video WordPress Theme