Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menurut Survei, Pemasangan Baliho dan Spanduk Menjadi Jenis Kampanye yang Paling Tidak Disukai Masyarakat

Menurut Survei, Pemasangan Baliho dan Spanduk Menjadi Jenis Kampanye yang Paling Tidak Disukai Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 887
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id,  – Masyarakat Indonesia sedang diramaikan dengan aktivitas kampanye di berbagai tempat dan media menjelang pemilu mendatang. Mulai dari pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, dan anggota DPD.

 

Jakpat mengadakan survei dengan 1276 responden untuk mengetahui perspektif masyarakat terhadap aktivitas kampanye saat ini. Selain itu, survei ini juga bertujuan untuk mengetahui preferensi politik responden secara netral tanpa memiliki asosiasi atau mendukung partai politik tertentu.

 

Hasil survei menunjukkan 74% responden mengaku mengikuti perkembangan kampanye saat ini. Lalu, mayoritas dari responden juga memperlihatkan ketertarikan mereka terhadap kampanye politik yang sedang berlangsung, dengan 68% Gen Z, 65% Milenial, dan 61% Gen X yang menunjukkan ketertarikan. 

 

Lebih lanjut, 70% responden memilih ingin mengetahui kualitas dari para kandidat menjadi alasan pertama ketertarikan mereka terhadap kampanye saat ini, diikuti oleh 55% ingin mendapatkan insight/referensi/pandangan untuk meyakinkan pilihan, dan 53% responden yang memilih sebagai aksi nyata dalam mendukung kemajuan bangsa Indonesia. 

 

Bagi mereka yang tidak tertarik dengan kampanye menunjukkan 41% responden memilih jika mereka tidak mau ambil pusing, lalu 39% tidak suka dengan hal yang berkaitan dengan isu politik, dan 30% responden mengaku banyak informasi atau berita negatif yang melibatkan oknum pemerintahan menjadi alasan ketidaktertarikan mereka terhadap kampanye politik saat ini. 

 

Jenis Kampanye yang Disukai dan Tidak Disukai 

Kegiatan sosial menjadi jenis kampanye pertama yang disukai oleh responden (61%), lalu jenis kampanye langsung, yaitu saat kandidat hadir di depan masyarakat (55%). Selain itu, melakukan debat dengan kandidat lain (40%), kampanye dengan publikasi digital seperti tv, radio, podcast, YouTube, dan lainnya (33%), hingga kandidat melakukan diskusi terbatas dengan sekelompok orang (24%). 

 

Sedangkan, untuk jenis kampanye yang tidak disukai, responden memilih pemasangan baliho dan spanduk secara tidak resmi menjadi jenis kampanye yang paling tidak mereka sukai (66%). Lalu pemasangan bendera partai di lingkungan rumah, taman, atau jalan (44%), pawai dengan membawa atribut kampanye (38%), mendatangi tokoh masyarakat untuk meminta dukungan (25%), hingga membagikan atribut kampanye seperti kaos, topi, stiker dan lainnya (24%).

 

Sumber Informasi & Keputusan Memilih 

Responden mendapatkan informasi mengenai aktivitas kampanye yang sedang berlangsung dari sumber yang berbeda. TV dan radio (53%) menjadi sumber yang paling banyak dipilih oleh Gen X, sedangkan bagi Gen Z dan Milenial yang paling banyak menggunakan media digital dan media sosial, informasi bersumber dari Instagram dan TikTok. 

 

Head of Research Jakpat, Aska Primardi menjelaskan jika situasi kampanye saat ini dinilai berbeda oleh setiap kelompok pemilih. Bagi Gen Z, pemilu 2024 ini adalah pengalaman pertama mereka terlibat dan menggunakan hak pilih, sehingga wajar jika mayoritas Gen Z belum memiliki keputusan final tentang siapa calon yang akan dipilih. Terlebih lagi mayoritas Gen Z lebih memilih media TikTok (51%) sebagai sarana mengenal calon presiden dan calon legislatif, di mana di dalamnya ada banyak perdebatan yang mereka perhatikan. Inilah sebabnya mereka mayoritas masih galau dalam menentukan pilihannya. 

 

“Berbeda halnya dengan Gen X yang mayoritas sudah memutuskan siapa calon yang dipilih, karena memang Gen X sudah belajar dari pengalaman dan pengetahuan sebelumnya tentang para calon presiden ataupun calon legislatif. Mayoritas Gen X lebih memilih media konvensional seperti TV dan radio sebagai sumber informasi kampanye, dan mereka menilai bahwa situasi kampanye saat ini masih damai dan kondusif. Dengan demikian, wajar jika Gen Z menjadi sasaran utama para caleg dan parpol, karena selain proporsi di populasi juga salah satu yang terbanyak setelah Gen Y, mayoritas Gen Z juga masih sangat terbuka dengan semua pilihan, dan masih mungkin berubah sampai di saat-saat terakhir menjelang masuk ke bilik suara di hari H pemilu,” lanjut Aska. 

 

Mengenai keputusan memilih, hal ini ditunjukkan dengan 52% responden mempertimbangkan adanya kemungkinan berubah pikiran atau berganti pilihan setelah kampanye atau jelang pemilu, khususnya bagi Gen Z dengan 61%, diikuti Milenial 54%, dan Gen X 41%.

 

Bagaimana penilaian responden terhadap situasi kampanye politik saat ini? Apa saja ekspektasi responden terhadap kampanye politik? Dapatkan hasilnya dengan data mendetail dalam laporan Jakpat “The Public’s Perspectives on Political Campaign” pada tautan berikut: https://blog.jakpat.net/the-publics-perspectives-on-political-campaigns/ .[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taekwondo Banyuasin Sukses Raih 2 Emas 3 Perak

    Taekwondo Banyuasin Sukses Raih 2 Emas 3 Perak

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    TAEKWONDO Indonesia (TI) Kabupaten Banyuasin sukses meraih 2 medali emas, 3 dan 3 perak. Perolehan medali tersebut melampaui target yang ditetapkan dalam pekan olahraga Porprov XII Prabumulih 16-27 2019. Dalam akumulasi akhir, tim TI mendapatkan 2 emas dan 3 perak atas nama : Zacky Ar-rahman, poomsae individu : Emas Jesica Amanda, Poomsae individu : Perak Zacky Ar-rahman & Jesica Amanda, poomsae […]

  • Iwari Periode 2019-2022 DIlantik

    Iwari Periode 2019-2022 DIlantik

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru menaruh harapan besar pada warga Komering yang tergabung dalam organisasi  kerukunan warga  komering  Gunung Terang (Gunter) IWARI. Terutama dalam hal melestarikan kearifan lokal seperti adat istiadat, bahasa dan kebudayaan. Hal tersebut diungkapkan Gubernur H. Herman Deru saat menyampaikan sambutan ketika mengukuhkan kepengurusan  Gunung Terang (Gunter) Iwari Periode 2019-2022 yang sekaligus […]

  • Tidak Benar, Penutupan Jalan Sintang-Melawi, Kalbar

    Tidak Benar, Penutupan Jalan Sintang-Melawi, Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan foto di media sosial Facebook yang menggambarkan sejumlah warga dan petugas kepolisian sedang berjaga di tengah jalan yang sudah dipagari seng. Unggahan itu disertai narasi yang menyatakan bahwa akses Jalan Pinoh sebagai pintu masuk satu-satunya ke Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat telah dilakukan pemblokiran dengan ditutupi atau dipagari seng. Faktanya, Ketua Posko Covid-19 Kabupaten […]

  • Wow, Baru Tiba di Desa Rimba Candi, Gubernur Di “Todong” Warga

    Wow, Baru Tiba di Desa Rimba Candi, Gubernur Di “Todong” Warga

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.675
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru juga mengagendakan silaturahmi dengan masyarakat di Desa Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya. Baru saja sampai di desa ini, Gubernur langsung “ditodong” warga dengan sejumlah permintaan. Sebanyak 17 permintaan itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat setempat yakni Wahidin. Di antaranya perbaikan jalan, perbaikan dan penambahan musala baru, pengadaan ternak sapi warga, penyediaan […]

  • Meski COVID-19 Mengancam, Legistator DPRD Sumsel Tetap Lakukan Ini

    Meski COVID-19 Mengancam, Legistator DPRD Sumsel Tetap Lakukan Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.780
    • 0Komentar

    SEBANYAK 75 legistatorDPRD Prov. Sumsel tetapkan melakukan kegiatan reses ke sejumlah dapilnya masing-masing, mereka justru ingin turun kelapangan untuk menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat. Sekretaris DPRD Provinsi Sumsel, Ramadhan S Basyeban membenarkan anggota DPRD Sumsel sudah memulai reses, hingga enam hari kedepan ke Dapil masing-masing, apalagi program reses sudah di rencanakan lama dan memang diatur dalam […]

  • Fokus Tingkatkan Produktifitas & Hilirisasi Komoditas Unggulan

    Fokus Tingkatkan Produktifitas & Hilirisasi Komoditas Unggulan

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) pada 2023 sudah menentukan fokus arah kebijakan pembangunan yang merata demi kesejahteraan warga masyarakat Muba. Hal ini diketahui saat Plt Bupati Beni Hernedi SIP menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2023 di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Rabu (13/4/2022). “Tahun 2023 Pemkab Muba akan difokuskan dengan […]

expand_less
WordPress Archive Side Tabs | Layered Popups Add-On Sidebar And Widget Manager for WordPress Sidebar & Widget Manager for WordPress Sidewalk – Elegant Personal Blog WordPress Theme Sienna – Fashion WooCommerce WordPress Theme Signature Field for Elementor form Signflow – Tech And Startup Theme Sikra – Supplement & Nutrition Store WordPress Theme Silion – Digital Marketing Elementor Template Kit Siloe – Minimal Fashion WooCommerce Theme