Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gastronomi Ganjar-Mahfud menghindari penyeragaman pangan bergizi

Gastronomi Ganjar-Mahfud menghindari penyeragaman pangan bergizi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
  • visibility 645
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 – Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Chico Hakim membeberkan program gastronomi yang bakal dilakukan pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 untuk mendongkrak kualitas gizi, memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM), dan menggerakkan ekonomi nasional.

Ia menyampaikan, program gastronomi merupakan ide tandingan dari program makan siang dan susu gratis yang diusung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, cawapres Mahfud mengkritik program Prabowo-Gibran itu. Ia menyebut, program itu tak menguntungkan karena mayoritas komponennya, terutama susu, berasal dari impor. Dalam jangka panjang, program itu juga sulit terealisasi.

Sebagai gantinya, Mahfud mengungkap, ia dan Ganjar punya program bernama gastronomi. Secara teoritis, gastronomi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan seni, praktik, dan kajian tentang pemilihan, preparasi, produksi, penyajian, dan penikmatan berbagai makanan dan minuman.

Chico memandang, program makan siang gratis cenderung menyeragamkan sumber gizi pada susu dan telur. Padahal, komponen pangan bergizi bisa didapat tak hanya dari susu, tetapi juga aneka pangan lokal.

“Sudah banyak studi  menunjukkan telur lebih bergizi ketimbang susu. Terus kalau bicara soal laktosa intoleran atau ketidakmampuan untuk sepenuhnya mencerna gula (laktosa) dalam produk susu itu hampir 70% orang Asia memiliki laktosa intoleran tersebut,” ucap Chico, Selasa (2/1).

Chico mengatakan, gastronomi ala Mahfud merupakan bentuk kearifan lokal suatu daerah pada bahan baku makanan, untuk diramu menjadi pangan.

Menurut Chico, pasangan Ganjar-Mahfud ingin menghindari penyeragaman pangan dengan dalih pemenuhan gizi. Sebab, hal itu berpotensi meningkatkan ketergantungan impor karena membuat kebutuhan satu komoditas pangan bergizi menjadi tinggi.

“Jangan sampai impor dinaikkan atas nama pemenuhan gizi,” ucap Chico.

“Padahal banyak jenis makanan dari bahan baku lokal yang setara gizinya dengan susu impor, misalnya.”

Chico paham, ide makan siang dan susu gratis bisa dibenarkan dengan revitalisasi peternak dalam negeri. Namun masalahnya, sekalipun kebutuhan sapi sangat banyak, saat ini olahan pangan yang berasal dari sapi tetap impor.

Lebih lanjut, Chico memandang, gastronomi bakal membuat asupan gizi jadi beragam. Sesuai dengan potensi aneka pangan yang ada di masyarakat. Tinggal nanti, pemerintah membantu pangan lokal naik kelas menjadi lebih bergizi tinggi.

“Kalau kita bicara makan siang gratis, apakah nasi harus diberikan kepada orang Papua tiga kali sehari?” katanya.

“Jadi, kita jangan juga mengubah gaya hidup orang, sementara gaya hidup itu tidak berarti makanan yang dia asup itu tidak bergizi.”

Chico berkata, gastronomi yang berorientasi pada pangan bergizi bakal ditopang dengan pendirian puskesmas kelas C di 50.000 desa. Nantinya berperan melawan stunting. Alasannya, sebagian besar warga ada yang tak memahami bila banyak aneka pangan lokal sesungguhnya bisa diolah untuk mencegah stunting, selain telur.

“Dia (masyarakat) sebenarnya punya bahan pangan yang bergizi di rumah. Cuma, enggak tahu mana yang harus dimasak untuk anaknya,” tutur Chico.

“Ketidaktahuan itu terjadi karena di desa enggak ada tenaga kesehatan yang bisa memberikan penyuluhan tentang stunting.”

Puskesmas dan tenaga kesehatan di desa, menurut Chico, sangat penting untuk memberi penyuluhan kepada masyarakat mengenai pangan nabati dan hewani yang dapat diolah guna mencegah stunting. Selain itu, puskesmas berguna sebagai pendeteksi dini stunting di desa.

Kenyataannya, banyak kasus stunting terjadi di daerah yang sebenarnya punya sumber pangan bergizi.

“Hal itu karena enggak ada penyuluhan kesehatan,” ucap Chico.

Chico memahami ide gastronomi yang berorientasi pada bahan pangan bergizi belum tercantum dalam visi-misi Ganjar-Mahfud.

“Cuma ke depan akan kita lakukan,” ujar Chico. “Ini juga terkait keseluruhan, bicara ketahanan pangan.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Nyoblos, Kampung Sepi dan Sunyi

    Warga Nyoblos, Kampung Sepi dan Sunyi

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.880
    • 0Komentar

    Pemilu 2019 : Sejumlah Perumahan Sepi, Sunyi, salaha satunya Perum Pesona Harapan Jaya, Jalan KH Azhari Kalidoni, Palembang sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, warga setempat mulai berangsur-angsur pergi ke TPS, Rabu [17/04/2019].

  • Komite BPH Migas Usahakan Sub Penyalur BBM Lebih Banyak  di Sumsel

    Komite BPH Migas Usahakan Sub Penyalur BBM Lebih Banyak  di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 12 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.841
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Komite BPH Migas, Ir Ahmad Rizal mengatakan akan mengupayakan sub penyalur Bahan Bakar Minyak [BBM] di Sumsel lebih banyak lagi menyusul selama dua tahun belakangan sub penyalur di Sumsel baru mencapai 2 dari 130 penyalur di NKRI. “Pada 2016 ada PP SDM Nomor 16 tentang BBM satu harga, BPH migas membuat penyalur […]

  • 3 Ton Sisik Trenggiling Bawa Penyidik ke Pontianak, WN Vietnam Diamankan Diduga Terkait Jaringan Internasional

    3 Ton Sisik Trenggiling Bawa Penyidik ke Pontianak, WN Vietnam Diamankan Diduga Terkait Jaringan Internasional

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pengungkapan kasus penyelundupan sekitar 3 ton sisik trenggiling di Pelabuhan Tanjung Priok ternyata belum berhenti pada penyitaan barang bukti. Penyidik Gakkum Kehutanan mengembangkan perkara tersebut hingga ke Pontianak, Kalimantan Barat, dan mengamankan seorang warga negara Vietnam berinisial VXH pada 26 Agustus 2026. VXH diamankan setelah penyidik menelusuri informasi mengenai keberadaannya di Indonesia. Langkah […]

  • Gubernur  Harapkan Alumni STIQ Al- Lathifyyah  Terus Syiarkan Islam Dengan  Ilmu Al- Qur’an 

    Gubernur  Harapkan Alumni STIQ Al- Lathifyyah  Terus Syiarkan Islam Dengan  Ilmu Al- Qur’an 

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru hadiri Wisuda Perdana Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al- Lathifyyah Palembang, di Ballroom Hotel Aston Palembang, Sabtu (21/5). Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bangga kepada pendiri dan penurus STIQ Al-Qur’an Al-Lathifyyah yang mampu mendirikan STIQ pertama di Kota Palembang. “Bangga sekali rasanya bisa hadir disini secara langsung, rasa […]

  • Lindungi Anak-anak dari Kematian, Beri Imunisasi PCV

    Lindungi Anak-anak dari Kematian, Beri Imunisasi PCV

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.469
    • 0Komentar

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memilih Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai Lokasi pencanangan imunisasi Pneumcoccal Conjugate Vaccine (PCV) Tingkat Nasional tahun 2022. Ditunjuknya Provinsi Sumsel karena dianggap sebagai daerah yang memiliki sasaran vaksin yang cukup besar dengan kinerja dan capaian program imunisasi rutin yang baik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes […]

  • Tertipu Sembako Murah Ratusan Juta, Lapor Polisi

    Tertipu Sembako Murah Ratusan Juta, Lapor Polisi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    BENAR– benar  tidak punya kemanusiaan, selagi orang kesulitan ekonomi ditengah Pademi COVID-19,  sebaliknya ada oknum yang memanfaatkannya untuk mencari keuntungan dengan cara menipu dengan menawarkan sembako murah. Pelaku menawarkan sembako murah ke masyarakat dengan harga Rp100 per paket. Tiap paket berisikan beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, tepung terigu satu kilogram, dan mie instan […]

expand_less
WordPress Archive Crework | Coworking and Creative Space WordPress Theme Criativo – Creative Agency & Portfolio Elementor Template Kit Criptix – Cryptocurrency Blockchain & Bitcoin Elementor Template Kit Cripto – Cryptocurrency & Bitcoin Elementor Template Kit Cristiano – Restaurant WordPress Theme CRM – Customer Relationship Management Croma – Music WordPress Theme with Ajax and Continuous Playback CrossGym – Gym & Fitness Elementor Template Kit Crossway – Startup Landing Page Template Crowdngo – Fundraising Charity WordPress Theme