Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » 3 Ton Sisik Trenggiling Bawa Penyidik ke Pontianak, WN Vietnam Diamankan Diduga Terkait Jaringan Internasional

3 Ton Sisik Trenggiling Bawa Penyidik ke Pontianak, WN Vietnam Diamankan Diduga Terkait Jaringan Internasional

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pengungkapan kasus penyelundupan sekitar 3 ton sisik trenggiling di Pelabuhan Tanjung Priok ternyata belum berhenti pada penyitaan barang bukti. Penyidik Gakkum Kehutanan mengembangkan perkara tersebut hingga ke Pontianak, Kalimantan Barat, dan mengamankan seorang warga negara Vietnam berinisial VXH pada 26 Agustus 2026.

VXH diamankan setelah penyidik menelusuri informasi mengenai keberadaannya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan keterkaitan yang bersangkutan dengan jaringan perdagangan sisik trenggiling lintas negara.

Kasus ini bermula ketika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan pengiriman sekitar 3.053 kilogram sisik trenggiling di Pelabuhan Tanjung Priok pada Februari 2026. Muatan tersebut ditemukan dalam kondisi disamarkan sebagai komoditas lain dan diduga dipersiapkan untuk dikirim ke luar negeri.

Temuan itu kemudian menjadi jalan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Gakkum Kehutanan untuk memperluas penelusuran. Fokus penyidikan tidak hanya diarahkan pada barang bukti, tetapi juga kepada pihak-pihak yang diduga berada di balik peredaran ilegal satwa dilindungi.

Dari proses pendalaman dan koordinasi lintas lembaga, informasi mengenai keberadaan VXH di Pontianak berhasil ditindaklanjuti. Penyidik melakukan pemantauan sebelum akhirnya mengamankan warga negara Vietnam tersebut untuk kepentingan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Pengamanan VXH dilakukan melalui kerja sama Penyidik Gakkum Kehutanan, Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, dan Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan. Operasi itu juga mendapat dukungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Korwas PPNS Polda Kalimantan Barat, serta Korwas PPNS Polda Metro Jaya.

Dukungan Project LEVERAGE turut memperkuat koordinasi dalam penanganan kejahatan perdagangan satwa liar. Kerja sama tersebut menjadi penting karena pola perdagangan satwa ilegal kini tidak berhenti pada satu wilayah, melainkan dapat melibatkan jalur distribusi antardaerah hingga jaringan internasional.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, mengatakan penanganan perkara ini diarahkan untuk membongkar jaringan di balik perdagangan satwa liar, bukan hanya mengamankan barang bukti.

Menurut dia, kasus 3 ton sisik trenggiling memperlihatkan bahwa kejahatan terhadap satwa dilindungi juga berkaitan dengan upaya mengambil keuntungan dari kekayaan hayati Indonesia.

“Kasus 3 ton sisik trenggiling menunjukkan bahwa perdagangan satwa liar bukan sekadar pelanggaran terhadap lingkungan, tetapi merupakan kejahatan yang merugikan kekayaan alam Indonesia dan mencederai upaya negara menjaga kedaulatan atas sumber daya hayati,” kata Januanto.

Ia menegaskan penelusuran akan terus dilakukan untuk mengetahui pihak-pihak yang berada di belakang rantai perdagangan tersebut. Pemerintah juga memperkuat pertukaran informasi dan kerja sama internasional, termasuk melalui jejaring INTERPOL, untuk mendukung pelacakan jaringan perdagangan satwa liar lintas negara.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, Aswin Bangun, menjelaskan pengamanan VXH merupakan hasil pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak penggagalan pengiriman sisik trenggiling di Tanjung Priok.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja penyidik yang terus melakukan pendalaman setelah ditemukannya barang bukti 3 ton sisik trenggiling,” ujar Aswin.

Menurut Aswin, penyidik tidak ingin penanganan perkara berhenti pada pengungkapan pengiriman barang. Penelusuran terus dilakukan untuk mengetahui mata rantai perdagangan sisik trenggiling, termasuk pihak yang diduga berperan dalam distribusi lintas wilayah dan lintas negara.

Perkara terbaru di Pontianak juga menambah rangkaian penanganan perdagangan sisik trenggiling yang dilakukan Gakkum Kehutanan. Sebelumnya, aparat menangani perkara dengan barang bukti 796,34 kilogram sisik trenggiling di Pelabuhan Merak.

Rangkaian perkara tersebut menunjukkan perdagangan satwa liar dapat memanfaatkan jalur distribusi yang panjang. Oleh karena itu, pengungkapan satu pengiriman tidak otomatis mengakhiri perkara jika masih terdapat dugaan mata rantai lain yang belum terungkap.

Pengamanan VXH menjadi bagian dari proses penyidikan untuk melihat lebih jauh hubungan antara pelaku, jalur distribusi, dan jaringan perdagangan satwa liar internasional. Dari titik inilah penyidik berupaya mencari siapa saja yang diduga mengambil keuntungan dari perdagangan ilegal sisik trenggiling.

Kementerian Kehutanan menegaskan penegakan hukum terhadap perdagangan satwa dilindungi akan terus diperkuat.

Selain menjaga populasi trenggiling dan ekosistem, langkah tersebut diarahkan untuk mencegah Indonesia dimanfaatkan sebagai sumber maupun jalur distribusi perdagangan satwa liar internasional. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batas Alang-Alang Lebar–Ilir Barat I Disepakati, Warga Segera Dapat Kepastian

    Batas Alang-Alang Lebar–Ilir Barat I Disepakati, Warga Segera Dapat Kepastian

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang resmi menyepakati penegasan batas wilayah antara Kecamatan Alang-Alang Lebar dan Kecamatan Ilir Barat I. Kesepakatan itu menjadi momen penting guna memberikan kepastian administrasi bagi masyarakat yang bermukim di kawasan perbatasan, sehingga  menjadi dasar dalam meningkatkan ketertiban pelayanan publik. Saat ini, Pemkot juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai […]

  • Promosikan Wisata Sumsel, Gubernur Gandeng Komunitas Vespa

    Promosikan Wisata Sumsel, Gubernur Gandeng Komunitas Vespa

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    MENGAWALI aktivitas, Minggu (6/2/202) Gubernur Sumsel H Herman Deru melepas dan riding bersama Komunitas Vespa se Sumsel. Bapak Pembangunan Sumsel ini bersama komunitas vespa berkeliling melalui rute Griya Agung- Jalan Angkatan 45- Kapten A. Rivai- Jendral Sudirman- Merdeka- SMP 1 – Makrayu. Gubernur mengaku bangga dapat berkumpul bersama komunitas vespa se Sumsel. Menurutnya kecintaan terhadap […]

  • sandiaga-uno-palembang

    “Masa Orang Asing Jadi Bos, Orang Lokal Jadi Kuli”

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Bakal Calon Wakil Presiden yang diusung koalisi partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN, Sandiaga Uno menyerap beberapa aspirasi warga yang mengeluhkan kondisi stabilitas perekonomian di kawasan Taman Kambang Iwak, Palembang, Selasa. “Saya mendengarkan aspirasi dari Ibu Ina Sumarno. Emak-emak yang merupakan pensiunan PNS. Walaupun beliau berpenghasilan tetap namun ia mengeluhkan ketika mau […]

  • Selama Pandemi, Kontribusi Industri Makanan dan Minuman Meroket

    Selama Pandemi, Kontribusi Industri Makanan dan Minuman Meroket

    • calendar_month Rabu, 11 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    INDUSTRI Makanan dan minuman (mamin) merupakan penyumbang kontribusi terbesar terhadap sektor industri pengolahan nonmigas pada triwulan II tahun 2021 yang mencapai 38,42% serta memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 6,66%. Capaian kumulatif sektor strategis ini dari sisi ekspor juga sangat baik, yaitu mencapai USD19,58 miliar atau naik 42,59% dari periode yang sama […]

  • Turun Langsung ke Jalan, Bupati DRA Ikut Petugas Patroli PPKM & Suarakan Vaksin ke Masyarakat

    Turun Langsung ke Jalan, Bupati DRA Ikut Petugas Patroli PPKM & Suarakan Vaksin ke Masyarakat

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    MULAI diberlakukannya PPKM darurat lokal di Kabupaten Musi Banyuasin, para petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Pol- PP, BPBD dan Dinas Perhubungan mulai melakukan penyekatan diberbagai titik pusat kota di Kabupaten Muba, salah satunya jalan Tugu Bundaran di Kota Sekayu. Usai mendatangi Rumah Sakit Darurat COVID-19 RSUD Sekayu, Bupati Dr H Dodi Reza Alex […]

  • Kincir Angin Tambak, Hemat Energi

    Kincir Angin Tambak, Hemat Energi

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.388
    • 0Komentar

    BUDIDAYA udang menjadi salah satu primadona di kalangan pelaku usaha perikanan saat ini. Melihat pesatnya perkembangan usaha budidaya udang, berbagai teknologi pun terus dikembangkan. Salah satunya adalah inovasi kincir air tambak yang dikembangkan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Jawa Timur. Satuan pendidikan ini berada di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), […]

expand_less
WordPress Archive Olio – One Page WordPress Theme Oliver – Classic Portfolio WordPress Theme Ollis – Architecture Agency & Interior Design WordPress Theme Olympus – HTML Social Network Toolkit Olympus – Responsive Coming Soon WordPress Plugin Olympus – Social Networking WordPress Theme Ombra – A Versatile Multiconcept WordPress Theme Omens – Multipurpose Creative WordPress Theme Oment – Event & Conference WordPress Theme OMNIA – Multipurpose, Creative WordPress Theme