Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Menilik Isu Kesehatan Mental dari Sebuah Cerita 

Menilik Isu Kesehatan Mental dari Sebuah Cerita 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
  • visibility 3.283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, – Beberapa waktu lalu Netflix hadir dengan series Korea terbaru berjudul Daily Dose of Sunshine yang dibintangi oleh Park Bo Young, Yeon Woo Jin, Jang Dong Yoon, hingga Lee Jung Eun. Sejak dirilis pada 3 November lalu, drama yang mengusung tema kesehatan mental ini menarik minat para penonton. Bahkan hingga artikel ini ditulis, Daily Dose of Sunshine masih masuk 10 besar acara TV teratas di Indonesia dengan berada di posisi nomor 2. 

Daily Dose of Sunshine yang diadaptasi dari webtoon ini menceritakan Jung Da Eun (Park Bo Young) seorang perawat yang dipindahkan ke departemen neuropsikiatri. Dengan bimbingan Kepala Perawat, ia berusaha beradaptasi dengan berbagai kisah para pasien dan luka yang mereka hadapi dengan penanganan yang berbeda.

Isu mengenai kesehatan mental memang bukan hal yang baru, beberapa tahun kebelakang isu mental health menjadi sorotan dengan banyaknya yang menyuarakan hal tersebut karena pentingnya memperhatikan bukan saja kesehatan fisik, namun juga jiwa. Topik kesehatan mental nyatanya sudah sering diangkat dalam sebuah film hingga cerita dalam sebuah buku. Seperti film Joker (2019), Kim Jin-Young: Born 1982 (2019), dan  Ku Kira Kau Rumah (2022).
Sama halnya dengan platform baca dan menulis digital Cabaca. Di Cabaca, buku-buku mengenai isu kesehatan mental juga hadir dari sekian banyak topik yang tersaji. Di antaranya seperti buku Silver Line of Clouds karya Filzaaf, lalu Hello, Seventeen karya Oepha Im, buku I Feel Better When I’m with You karya Thierogiara, lalu buku Sali karya A.R. Rizal, Represi karya Anindityas R.P, hingga The Letter You Left Behind karya Niswahikmah.

Selain itu, buku bertajuk Mentally Marshed yang ditulis langsung oleh Marshanda. Buku yang terbit secara digital di Cabaca dan versi cetak diterbitkan oleh Penerbit Tisapinkluv ini mencoba membangkitkan kembali semangat dan makna hidup dengan memberikan bagian kisah dari hidup Marshanda. Mentally Marshed mengajak pembacanya untuk kembali memikirkan rasa kasih dan bahagia yang bisa didapatkan oleh diri sendiri.

Menurut Ririn Ayu yang merupakan editor dari buku Mentally Marshed menjelaskan jika buku ini cocok untuk pembaca yang mengalami krisis kepercayaan diri, merasa dibungkam, pendapatnya tidak pernah didengarkan dan mendapatkan stigma buruk. Selain itu dalam buku Mentally Marshed mencoba memberikan sudut pandang jika kita tidak memiliki pencapaian hal itu tidak harus membuat kita rendah diri. Bagi pembaca lainnya pun, buku ini dapat memberikan pemahaman dari sudut pandang orang yang memiliki mental issue

“Marshanda mencoba menjelaskan jika tidak perlu merasa malu jika memiliki isu kesehatan mental, karena kita tidak minta dalam keadaan sakit. Selain itu, setelah aku membaca bukunya aku paham jika ada orang-orang yang memiliki perhatian khusus pada kesehatan mentalnya lebih baik mencari pertolongan pada ahlinya. Daripada menyalahkan orang lain yang tidak bisa memahami, coba pahami diri sendiri dengan berkonsultasi ke ahlinya,” jelas Ririn Ayu yang diwawancarai secara daring pada (16/11/2023).

Ririn Ayu melanjutkan bahwa buku Mentally Marshed ini memiliki kata-kata yang memikat dan powerfull. Jenis kata-kata yang membuat kita memikirkan ulang dan merasa isi bukunya relatable. Selain itu, penulisannya jujur, tidak menggurui, tetapi terkesan bercerita lalu kita akan menemukan kecocokan. Dan desainnya cantik, sejauh ini buku Mentally Marshed menjadi buku tercantik yang pernah Ririn proofread.

Mentally Marshed terbit pertama kali secara digital di Cabaca pada 10 Agustus 2023, dan saat ini semua bab dari bukunya sudah dirilis dan dapat dinikmati secara penuh dengan 17 Bab.

“Kita hidup di era digital yang canggih tapi membuat kita lebih banyak terpapar oleh hal-hal yang membuat cemas. Mudah-mudahan dengan adanya novel berkualitas dengan isu kesehatan mental ini membuat banyak orang yang mungkin mengalami sesuatu yang kurang nyaman terkait mentalnya tidak merasa sendiri,” ungkap Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca saat diwawancarai secara daring pada (16/11/2023). Selain itu, diharapkan kesadaran untuk berkonsultasi kepada profesional makin meningkat. “Ngedatengin psikolog atau psikiater itu nggak apa-apa banget,” tutupnya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berminatkah ! KBTG bangun kantor TI yang ketiga di Vietnam, cari personel tambahan untuk memperkuat tenaga kerjanya dalam mendukung strategi Ekspansi Digital Regional KBank

    Berminatkah ! KBTG bangun kantor TI yang ketiga di Vietnam, cari personel tambahan untuk memperkuat tenaga kerjanya dalam mendukung strategi Ekspansi Digital Regional KBank

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.037
    • 0Komentar

    BANGKOK, THAILAND – Media OutReach – KASIKORN Business-Technology Group (KBTG) telah membangun KBTG Vietnam – kantor ketiganya di wilayah Asia, dan sedang merekrut talenta TI untuk ekspansi pasar di Vietnam dan negara-negara lainnya di MEA+3 sebagai dorongan untuk mendukung strategi Ekspansi Digital Regional KASIKORNBANK. Perusahaan berharap untuk menarik lebih dari 500 pekerja dalam tiga tahun […]

  • TB Bukan Akhir Cerita! Kabar Baik untuk Pengidap TB, Skrining Kini Dikebut

    TB Bukan Akhir Cerita! Kabar Baik untuk Pengidap TB, Skrining Kini Dikebut

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sasar Pesantren dan Permukiman Padat, Skrining TB Diperluas SUMSELTERKINI.CO.ID – Kabar baik bagi pengidap TB di Indonesia, pasalnya pengobatan TB kini semakin didukung dengan perluasan skrining untuk menemukan penyakit lebih awal, sehingga pasien dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat. Pemerintah memperluas skrining TB ke pesantren dan kawasan permukiman padat yang dinilai memiliki risiko penularan lebih […]

  • CCTV, Jaksa & Nasib Nelayan

    CCTV, Jaksa & Nasib Nelayan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    PROGRAM Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tengah dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan di 65 lokasi dengan anggaran Rp 1,34 triliun tentu terdengar ambisius. Fasilitas yang dijanjikan, mulai dari dermaga, cold storage, pabrik es, hingga sentra kuliner, seolah jadi jawaban atas berbagai persoalan klasik sektor perikanan. Namun, justru mencuri perhatian adalah metode pengawasan, pemasangan CCTV di […]

  • TUA: “Menunggu Kematian, Tapi Masih Sempat Ngopi & Update Status WA”

    TUA: “Menunggu Kematian, Tapi Masih Sempat Ngopi & Update Status WA”

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    BROOOOOOOOOO… Akhirnya kita sampai di ujung jalan, Jalan kehidupan yang makin miring kayak genteng rumah tua habis diterpa angin ribut. Ini bukan akhir dari dunia… Tapi akhir dari 15 edisi kisah ketuaan kita, yang penuh kenangan, keriput, dan kekhilafan. Hidup kita sekarang udah kayak WiFi di kampung, kadang nyambung, kadang ngadat, tapi tetap aja kita […]

  • Kantor Dishub Muba di Serbu Anak TK & SD Palm Kids Sekayu, Ayo Ada Apa ?

    Kantor Dishub Muba di Serbu Anak TK & SD Palm Kids Sekayu, Ayo Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    KANTOR Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin, mendadak ramai diserbu  oleh puluhan anak-anak SD dan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Palm Kids Sekayu,  dalam rangka kunjungan edukatif yang tujuannya adalah untuk memperkenalkan sejak dini kantor pemerintah kabupaten Muba. Kedatangan Anak-anak TK dan SD Palm Kids Sekayu tersebut, diterima langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kab. Muba H. Pathi […]

  • Positif Covid-19 Di Sumsel Lampaui 1000 Kasus

    Positif Covid-19 Di Sumsel Lampaui 1000 Kasus

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    Sebaran kasus positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Sumsel terus bertambah. Dari laporan media harian Covid-19 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Selasa (2/6/2020) di Bumi Sriwijaya terjadi penambahan 24 kasus baru. Dengan demikian terkonfirmasi positif corona di Sumsel total sudah lampaui angka seribu (1.019). Sementara untuk jumlah kasus dengan follow up specimen 2 X […]

expand_less
WordPress Archive Anjani – Spa & Beauty Elementor Template Kit Anne Alison – Soft Personal Blog Theme Anno – One Page Portfolio WordPress Theme Annotator Pro – Image Tooltips & Zooming Annova – Survey Wizard Anomica – IT Solutions and Services WordPress Theme + RTL Anondho – Night Club & Event WordPress Theme Anotte – Horizontal Photography WordPress Theme Anova – SaaS & Startup Elementor Template Kit Antant – Single Property & Real Estate WordPress Theme