Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Pemerintah Dinilai Belum Berwibawa Tegakan Aturan SPM Taxi Online

Pemerintah Dinilai Belum Berwibawa Tegakan Aturan SPM Taxi Online

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 24 Mar 2018
  • visibility 1.484
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Pemerintah dinilai belum berwibawa dalam menegakkan peraturan serta melakukan pengawasan dengan ketat Standar Pelayanan Minimum (SPM) dalam pelayanan taksi online dan taksi konvensional menyusul tindakan kriminal yang terjadi di dalam taksi daring (online) hingga memakan korban seorang wanita.

“Ketegasan itu bisa dilakukan jika pemerintah menjaga kewibawaannya sendiri di hadapan pengusaha taksi konvensional dan aplikator taksi online,” kata Analis Kebijakan Transportasi Azas Tigor Nainggolan dalam keterangannya di Jakarta, melansir Warta Ekonomi.co.id, Sabtu.

Pada Minggu (18/3/2018) terjadi tindak kejahatan yang dilakukan pengemudi taksi online terhadap penumpang atau penggunanya. Di Bogor, perempuan bernama Yun Siska Rohani (29) dibunuh oleh pengemudi dari taksi online yang korban tumpangi. Pengemudi taksi online ini melakukan pembunuhan dibantu seorang temannya.

Azas memandang kejahatan oleh pengemudi taksi online terhadap penggunanya sudah sering terjadi di Indonesia. Ketua Forum Warga Jakarta itu menyebut pada 11 Oktober 2017 seorang perempuan penumpang taksi online hampir diperkosa di Makassar dan pada 17 Januari 2018 seorang perempuan dirampok oleh pengemudi taksi online yang ditumpangi di Bandung. Tidak hanya itu, 12 Februari 2018 seorang perempuan dicabuli dan dibuang di sekitar bandara Soekarno Hatta oleh pengemudi taksi yang ditumpangi korban.

“Memang sudah banyak kasus keamanan dan kejahatan dialami pengguna taksi online. Tapi, penanganan atau penyelesaian masalah kemanan atau jaminan perlindungan hukum bagi pengguna taksi online nyaris tidak ada hingga saat ini,” ucapnya.

Azas menilai pemerintah seakan tidak berwibawa di hadapan para aplikator taksi online. Hingga saat ini pemerintah tidak berdaya mengawasi dan menegakkan hukum terhadap pelanggaran keamanan atau kejahatan yang terjadi di pelayanan taksi online.

“Pemerintah tidak memiliki kemauan melindungi pengguna taksi online dan seakan membiarkan saja kejahatan dan masalah di taksi online,” imbuhnya.

Tindak kejahatan oleh pengemudi taksi online ini kata Azas membuktikan bahwa tidak adanya Standar Pelayanan Minimum pelayanan taksi online terhadap penumpang atau penggunanya. Kejahatan oleh pengemudi taksi online tersebut juga membuktikan bahwa tidak ada standar bagus dalam perekrutan pengemudi oleh aplikator taksi online hingga saat ini.

“Hingga saat ini pihak pemerintah belum juga bersikap dan menunjukkan upaya menyelesaikan buruk atau lemahnya keamanan taksi online. Pemerintah terlihat tidak peduli dan diam saja, tidak berani mengambil tindakan tegas terhadap aplikator yang mitra atau pengemudinya melakukan kejahatan terhadap penumpangnya,” kata Azas.

“Padahal, yang merekrut dan mengoperasikan para pengemudi itu adalah perusahaan aplikasi atau aplikator taksi online. Seolah pemerintah mengadu antara pengguna atau publik dengan aplikator taksi online karena pemerintah takut berhadapan dengan aplikator taksi online. Akibatnya, pengguna dirugikan terus-menerus karena tidak ada standar pelayanan minimum, pengawasan, serta penegakkan peraturan terhadap taksi online dari pemerintah,” kata Azas menambahkan.

Menurutnya, pemerintah bisa mencontoh pengawasan taksi online di negara lain. Dicontohkannya, pengadilan Uni Eropa (European Court of Justice/ECJ) telah memutuskan bahwa pelayanan Uber (taksi online) diawasi sebagaimana pengawasan terhadap operator taksi lainnya seperti pengaturan tanda (stiker) lisensinya dan lain-lain.

“Bagaimana dengan Indonesia? Pengawasan terhadap SPM taksi umumnya (konvensional) saja lemah dan keamanan layanan taksi konvensional juga lemah sampai saat ini. Masalah keamanan taksi online dan konvensional sama-sama lemah, banyak tindak kejahatan, dan belum ada penegakan peraturan serta pengawasan ketat oleh pemerintah,” pungkasnya.[WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu Masuk 10 Besar Desa Cantik Nasional 2023

    Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu Masuk 10 Besar Desa Cantik Nasional 2023

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Jakarta, -Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin berhasil menyabet prestasi bergengsi sebagai deretan 10 terbaik Desa Cantik Tahun 2023. Desa Bailangu menjadi satu-satunya desa di Sumsel yang meraih penghargaan ini. Untuk wilayah Sumatera, hanya ada dua wakil penerima penghargaan Desa Cantik 2023 yakni Bailangu dan satu desa di Pariaman, Sumatera Barat. Bailangu tepatnya berada […]

  • Akhirnya Jalan Jirak Jaya Mulus

    Akhirnya Jalan Jirak Jaya Mulus

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jirak Jaya – Peningkatan infrastruktur jalan dalam wilayah Kecamatan Jirak Jaya dan Sungai Keruh yang menggunakan bantuan pinjaman dari Badan Usaha Milik Nefara (BUMN) melalui PT. Sarana Multi Infrastrutur (PT SMI)  telah mencapai progres 100%. Mega proyek pengembangan Jalan dari Desa Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh sampai Desa Mekar Jaya Kecamatan Jirak Jaya yang dikerjakan oleh […]

  • Pemkab Muba – Petro Muba mantapkan pembangunan pamigor

    Pemkab Muba – Petro Muba mantapkan pembangunan pamigor

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Pembangunan Pabrik Minyak Goreng (Pamigor) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  terus menunjukkan progres kemajuan positif. Bahkan, tempat dan juga lahan yang telah disediakan untuk menjadi pabrik akan segera di tindaklanjuti.  “Seperti yang telah kita ketahui, Pamigor Muba ini direncanakan bakal dikelola oleh BUMD Muba yakni PT Petro Muba. Sesuai dengan usulan dan penjelasan yang […]

  • Pesan Pasien Sembuh dari Covid-19 Asal OKI : Tetap Optimistis dan Jangan Anggap Corona Sebagai Aib

    Pesan Pasien Sembuh dari Covid-19 Asal OKI : Tetap Optimistis dan Jangan Anggap Corona Sebagai Aib

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.074
    • 0Komentar

    NW (53) menjadi warga Ogan Komering Ilir pertama yang dinyatakan positif corona. Setelah dinyatakan sembuh, NW menyampaikan  optimisme  dan berpesan agar jangan memandang sebelah mata terhadap pengidap COVID-19 karena corona bukan aib. NW menceritakan dari awal dia menghadapi pandemi.  Sepulang bepergian dari salah satu kota di Pulau Jawa. dia mulai merasakan demam, namun tidak tinggi. […]

  • Vaksin Aman Digunakan, Badan POM Terbitkan EUA Vaksin COVID-19 Jenis Moderna

    Vaksin Aman Digunakan, Badan POM Terbitkan EUA Vaksin COVID-19 Jenis Moderna

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Moderna untuk penanganan COVID-19 di Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Badan POM Penny K. Lukito melalui konferensi pers secara virtual Jumat (2/7/2021). Ia mengatakan Moderna merupakan jenis vaksin pertama mendapatkan EUA dari Badan POM menggunakan mRNA. “Indikasi penggunaan vaksin Moderna untuk imunisasi […]

  • kisah nabi ibrahim as

    Patut Dicontoh Tuh, Yayasan Dhuafa Mulia Teladani Keluarga Ibrahim AS

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.319
    • 0Komentar

    Kajian dengan Tema ‘ Meneladani Keluarga Ibrahim AS patut di contoh seluruh umat muslim di Palembang, pasalnya Yayasan Dhuafa Mulia bersama Ketua Pembina Yayasan Dhuafa Mulia, Ustadz Ahmad Ghozali Assegaf LC MA di Masjid AL-RA’IYAH komplek DPRD Provinsi Sumsel, mengajak ratusan santri dari seluruh penjuru Sumsel.

expand_less
WordPress Archive SeedProd Coming Soon Pro – WordPress Coming Soon Pages & Maintenance Mode Seeko – Community Site Builder with BuddyPress SuperPowers Seele – Clean Multi-Purpose WordPress Theme Seeva – Medical & Dental Elementor Template Kit Seihintech – Digital Product Elementor Template Kit Seil - A Responsive WordPress Blog Theme Selection – Elementor Addons Pack for WordPress Self-Hosted Google Fonts Pro Selin – Creative Coming Soon WordPress Plugin Seline – Creative Photography & Portfolio WordPress Theme