Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Pandemi Melanda, Lestari Tari Tradisi Berlanjut

Pandemi Melanda, Lestari Tari Tradisi Berlanjut

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
  • visibility 3.745
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI MASA pandemi, dan saat kaum milenial lebih akrab dengan seni budaya yang berasal dari luar, Elly Rudi merasa terpanggil. Terlebih, Wawako Palembang Fitrianti Agustinda memberi dukungan berupa tempat latihan dan sarana pendukung lainnya.
Maka, sejak tiga bulan lalu, dia menargetkan akan mengakrabkan enam tari tradisi kepada anak-anak. Baik itu, anak usia sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.
“Dua di antara tarian yang akan diajarkan itu adalah Tari Gending Sriwijaya dan Tari Tanggai. Yang lainnya adalah Tari Kipas, Tari Sabung, Tari Kembang Emas dan Tari Bedana,” ujar bunda yang kelahiran Tanjungenim, 75 tahun yang lalu, akhir pekan lalu.
Pelatihan tari tradisi ini, juga memberikan kesempatan kepada anak didik untuk bersosialisasi. Karena selama masa pandemi ini, mereka lebih banyak berada di rumah. Belajar pun, secara daring. “Supaya anak didik tidak gadget minded. Yang bisa membuat mereka jenuh. Karenanya, dua tiga pulau terlampau dengan pelatihan ini. Lestarikan tari tradisi, mengenalkan milenial dengan tradisi, memberi peluang sosialisasi, dan menghidupkan kembali tari tradisi yang sempat tenggelam. Tentunya dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat,” tambah Bunda Elly.
Di lokasi tari, terlihat tempat pencucian tangan dengan air mengalir lengkap dengan sabun. Juga, anak-anak wajib mengenakan masker, serta latihan dilaksanakan dengan menjaga jarak.
Bunda Elly, dalam perkawinannya dengan sang suaminya, Rudi Syafruddin dianugerahi empat putra-putri, yakni Swarna Maha Reza, S.Sos., Swarga Arya Eza, S.Pd., Permata Safira, S.E., dan Puspa Dita, S.Si. Kini putra-putrinya sudah dewasa dan berkeluarga, maka dia punya waktu luang untuk berbagi ilmu. Meski, waktu yang dimilikinya juga harus dibagi untuk aktivitasnya di beberapa organisasi kesenian, dan juga melatih menari di Bukit Siguntang, yang disiapkan Dewan Kesenian Sumsel (DKSS).
Dengan mengajar tari, Bunda Elly merasa mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu. “Terutama untuk tiga tarian, kipas, kembang emas, dan kipas, yang sempat tenggelam dan kurang dikenal masyarakat. Kalau diajarkan ke anak-anak, kaum milenial, maka mereka akan lebih mengenal seni tradisi,” tambahnya.
Sementara, untuk tari Gending Sriwijaya, Tanggai, dan Bendana, merupakan tarian yang sudah selayaknya terus dilestarikan dan diwariskan.
“Karenanya, ketika Bu Wawako menyampaikan keinginannya untuk mengenalkan tarian tradisi ke anak-anak dan kaum milenial, saya langsung meresponnya,” ujar alumni FKIP Bahasa dan Seni Unsri tahun 1967 ini.
Kini, setiap Sabtu dari pukul 13.00 sd 16.00 WIB, Bunda Elly terlihat bersemangat mengajarkan tarian ke anak-anak usia SD dan SMP yang berminat dan ingin menguasai tarian tradisi. Sedikitnya, ada 30 anak yang tak kalah semangatnya dengan sang pelatih, untuk berlatih menari.
“Sebenarnya, waktu yang ideal itu dua kali seminggu. Tetapi, saya yang waktunya terbatas. Semoga, dengan waktu yang tersedia, harapan agar tarian tradisi bisa lestari dan kaum milenial juga menguasai kekayaan budaya sendiri, bisa terealisasi,” ujarnya di sela-sela latihan di Rumah Dinas Wawako, di Jalan Seruni, Bukit Besar Palembang.
Menggeluti dunia tari, telah dilakoni Bunda Elly Rudi sejak 1962. Saat itu, dia masih duduk di bangku kelas I SMA Xaverius. Di usia sepuhnya, penari yang masih energik ini keukeuh membina anak-anak di usia dini agar kenal dan menguasai tari tradisi.
Istri Rudi Syafrudin ini, awalnya dulu bergabung dengan Sanggar Gending Sriwijaya pimpinan Sukaenah Rozak. Temannya, diantaranya Ana Kumari.
Selain penari, Elly Rudi atau nama kecilnya Elly Anggaraini Soewondo ini, kemudian mencipta tari. Begitupun Ana Kumari. Kalau Elly Rudi antara lain mencipta Tari Tanggai, yang diiiringi lagu enam saudara. Sementara Ana Kumari, ciptaannya, antara lain Tari Tepak Keraton.
Kini, pandemi covid 19 masih berlanjut. Tetapi, kondisi ini tidaklah menjadi penghalang bagi usaha pelestarian dan pengembangan tari tradisi. Justru di tengah pandemi yang mengikat dan semuanya terbatas, usaha pelestarian terus berjalan. Semoga, pandemi segera berakhir dan tari tradisi semakin elekat dengan kalangan milenial. (muhamad nasir)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSBB Diperpanjang, Perwali Juga Direvisi

    PSBB Diperpanjang, Perwali Juga Direvisi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 914
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang kembali memperpanjang PSBB, selama 14 hari kedepan. Hal tersebut disampaikan Walikota Palembang H. Harnojoyo, seusai rapat evaluasi PSBB bersama forkompinda di rumah dinas, Selasa (2/5). “Setelah memperhatikan usul saran, dan mendengarkan pendapat para dokter, serta tokoh masyarak, maka secara resmi saya sampaikan PSBB di perpanjang selam 14 hari kedepan,”jelas Politisi Demokrat ini. […]

  • Ketika 18

    Ketika 18

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.647
    • 0Komentar

    Keengganan yang pernah singgah Telah dilucuti yakinku akan kamu Kekhawatiran, kelesuan, menjadi Mimpi berkepanjangan Kini tercabik pupus Dan sirnalah khayalku Siuran angin di rumpun bambu Adalah melodi bagi bungkam Adalah payung bagi galau Pada segenap penjuru Pada cakrawala Kata hati menggumpal Erat menyatu   Palembang, 31 Tahun ’95   Jaid Saidi

  • Bibit Mantap, Petani Senyum Lebar! Bupati Turun Lapangan

    Bibit Mantap, Petani Senyum Lebar! Bupati Turun Lapangan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.737
    • 0Komentar

    BIASANYA Bupati cuma lewat di pinggir jalan sambil melambaikan tangan, kali ini beda, Sobat Tani! Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH nggak cuma lewat, tapi turun langsung ke kebun, pegang cangkul (eh, mungkin cuma lihat doang sih), dan ngobrol langsung sama petani. Lokasinya? Kebun Pembibitan Dinas Perkebunan Muba di Km 11 Kelurahan […]

  • Serahkan LHP 2018, Muba Komit Selenggarakan Keuangan yang Transparan

    Serahkan LHP 2018, Muba Komit Selenggarakan Keuangan yang Transparan

    • calendar_month Jumat, 11 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] berkomitmen keuangan khususnya dibidang pembangunan infrastruktur yang maksimal serta transparan. Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin kegiatan ini sangat penting dan merupakan amanat Undang-Undang. Menurutnya ke depan dalam kurun waktu sebelum 60 hari rekomendasi BPK atas kekurangan administrasi belum terpenuhi akan segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan regulasi yang […]

  • Dari OKI di Khabarkan, Gadis Cantik Ditemukan Tewas Tanpa Busana

    Dari OKI di Khabarkan, Gadis Cantik Ditemukan Tewas Tanpa Busana

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.144
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung – Warga sekitar Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan muda yang ditemukan tergeletak tanpa mengenakan sehelai pun melekat di tubuhnya sekitar Pukul 06.00 WIB, Selasa (26/03/2019) Belum diketahui secara pasti penyebab dan motif yang menyebabkan korban ditemukan tewas. Saat ini kepolisian tengah melakukan penyelidikan. […]

  • Intip Apple MixC Shenzhen di Cina, Apa Saja Daya Tariknya ?

    Intip Apple MixC Shenzhen di Cina, Apa Saja Daya Tariknya ?

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 742
    • 0Komentar

      SHENZHEN, CHINA Apple mempratinjau Apple MixC Shenzhen, toko kedua di kota yang semarak ini. Toko baru akan berfungsi sebagai ruang yang dapat diakses dan inklusif bagi anggota tim Apple untuk menyatukan yang terbaik dari Apple untuk komunitas lokal.   “Kami sangat bersemangat untuk membuka Apple Store baru yang cantik di Shenzhen dan memperdalam hubungan […]

expand_less
WordPress Archive Chloé – Personal Lifestyle WordPress Blog Theme Chloro – Skincare & Dermatology Elementor Template Kit Choicy - Digital Marketing Agency WordPress Theme Cholot – Retirement Community WordPress Theme Chooper – Custom Motorcycle Garage Elementor Template Kit Choper – Butcher Meat Shop WordPress Theme ChopItUp Live Chat with Firebase Choros — Responsive Multipurpose WordPress Theme Chérie — Beauty Salon Spa WordPress Christian – Church WordPress Theme