Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Dukung Program Percepatan Perhutanan Sosial Untuk Masyarakat

Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Dukung Program Percepatan Perhutanan Sosial Untuk Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
  • visibility 756
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM rangka mewujudkan Program Perhutanan Sosial yang merupakan salah satu program prioritas nasional di masa Kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Pemerintah Pusat telah menggaungkan Program ini di daerah tentang percepatan Perhutanan Sosial termasuk di Provinsi Sumsel.

Hutan Kita Institute (Haki) menggandeng Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel menggelar “Workshop Memperkuat Dukungan Multipihak dalam Pembangunan Perhutanan Sosial dan Rapat Kerja Pokja PPS Sumsel”
di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (9/11/2021).

“Workshop Memperkuat Dukungan Multipihak dalam Pembangunan Perhutanan Sosial dan Rapat Kerja Pokja PPS Sumsel” dihadiri oleh seluruh stakeholder Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Pandji Tjahjanto, S. Hut. Msi melalui
Kabid Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel H. A Taufik mengatakan bahwa Pokja percepatan perhutanan sosial ini terdiri dari unsur pemerintahan, akademisi, perusahaan, NGO, seperti haki.

“Kita tahu perhutanan sosial adalah program nawacita Presiden RI Ir. Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Oleh sebab itu, disetiap daerah yang ada di Indonesia dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) percepatan Perhutanan Sosial Karena didesain sebagai akses legal masyarakat, yang mengelola lahan di sekitar kawasan hutan.

Kita mengarah ke setiap kabupaten ada Pokja,” ujarnya.

Taufik menjelaskan, di Sumsel ada 300 ribu hektar perhutanan sosial.

Sekarang ada 150 ribu hektar atau sebesar 50 persen yang belum dikelola.

“Kita tahu perhutanan sosial ada 5 skema yakni skema hutan adat, skema hutan desa, skema hutan kemitraan, skema hutan kemasyarakatan dan skema hutan HTR.

Sedangkan untuk skema hutan HTR, kita Sumsel terbaik di Indonesia,” bebernya.

Lebih lanjut Taufik menuturkan, perhutanan sosial ini tujuannya adalah untuk kesejehtaraan masyarakat dengan prinsip keadilan dengan mengantongi SK Perhutanan Sosial sesuai dengan fungsinya.

“Selama ini, perhutanan sosial dikelola oleh perusahaan besar seperi MHP, Sinar Mas dan lain sebagainya.

Akan tetapi sekarang, perhutanan sosial dapat dikelola oleh masyarakat, kelompok tani dan perorangan secara gratis selama 35 tahun.

Jika pengelolaannya baik maka bisa diperpanjang lagi .

Pada prinsipnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, yang berkeadilan dan kesejahteraan sehingga dapat terwujud kemakmuran bagi masyarakat.

Namun pengelolaan perhutanan sosial tidak boleh diperjualbelikan, tidak bisa diwariskan dan dalam satu kartu keluarga hanya boleh lebih dari satu orang,” paparnya.

“Dengan diperbolehkannya masyarakat untuk mengelola perhutanan sosial, maka masyarakat akan ada rasa memiliki sehingga dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya karhutla, ilegal loging, ilegal tambang dan lain sebagainya.

Kemudian yang terpenting bagi masyarakat adalah berhak mengelola perhutanan sosial adalah masyarakat setempat yang berada di sekitar kawasan hutan ” tandasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Koordinator Program Haki Sumsel Bejo Dewangga mengatakan, hutan kita institut (Haki) adalah bagian dari Pokja Percepatan Perhutanan Sosial di Provinsi Sumsel.

“Target kita adalah dalam 2 tahun ini 5.000 hektar disuport untuk perhutanan sosial.

Kita cari wilayah baru, Kami ada target penambahan untuk hutan adat, ” katanya.

Lebih lanjut Bejo menuturkan, perhutanan sosial memberikan hak kelola ke masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jadi selama ini masyarakat yang tergantung kehidupannya di hutan merasa ketakutan memanfaatkan kawasan perhutanan sosial, karena belum legal.

Nah, dalam hal ini HAKI membantu memfasilitasi masyarakat yang berada di sekitar wilayah kawasan hutan untuk melegalkan mulai dari usulan, pemberkasan sehingga masyarakat bisa mengelola perhutanan sosial secara legal.

Dengan adanya “Workshop Memperkuat Dukungan Multipihak dalam Pembangunan Perhutanan Sosial dan Rapat Kerja Pokja PPS Sumsel” ini Kita harapkan dukungan dari Pemprov Sumsel, termasuk pasca dikeluarkannya izin, kemudian yang terpenting adalah harus ada dukungan anggaran baik dari pemda dalam mengelola perhutanan sosial bagi masyarakat ini, ” pungkasnya.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donasi Muba untuk Palestina Bakal Dibangun Jalan & Klinik

    Donasi Muba untuk Palestina Bakal Dibangun Jalan & Klinik

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 983
    • 0Komentar

    HASIL donasi dan konser amal yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza bersama Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) pada 16 September lalu tercatat terkumpul sebesar Rp1 Miliar, dana yang terkumpul ini berasal dari hasil lelang dan pengumpulan dari warga serta pegawai di lingkungan Pemkab Muba. Sebagai tindaklanjut dari kegiatan kemanusiaan tersebut, uang donasi yang dikumpulkan […]

  • Dulu Pakai Otot, Kini Mesin Kuasai Panen Jagung Sumsel

    Dulu Pakai Otot, Kini Mesin Kuasai Panen Jagung Sumsel

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PANEN jagung di Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sabtu (16/5/2026), terasa berbeda dari zaman dulu. Kalau dulu petani pulang panen dengan badan pegal, baju basah kuyup, dan langkah kaki mirip habis naik Gunung Seminung, sekarang sebagian pekerjaan mulai dibantu mesin. Suara alsintan meraung di tengah kebun jagung. Batang […]

  • Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

    Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 821
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang memancing ikan di Taman Air Serasan Sekate Depan Rumah Dinas Bupati Muba menyatakan, kiranya fasilitas umum untuk tempat rekreasi dan keindahan kiranya jangan diperbolehkan untuk memancing ikan dan Menyarankan warga yang sempat viral memancing jangan sampai terulang kembali. Untuk merespons masukan netizen […]

  • Meski Menang, Timnas U-19 Masih Lemah

    Meski Menang, Timnas U-19 Masih Lemah

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.419
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Timnas U-19 yang berkompetisi di ajang Piala Asia U-19 dinilai masih lemah dalam penyelesaian akhir. Semalam anak asuh Indra Sjafri memang menang dengan 3-1 atas Taiwan, namun skuat timnas U-19 harus memperbaiki diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya, karena pertandingan ke dua, timnas akan menghadapi Qatar yang dikenal cukup kuat. “Timnas masih kesulitan […]

  • Bantuan Pemprov Akan Diutamakan Bagi Kebutuhan Masyarakat Banyak

    Bantuan Pemprov Akan Diutamakan Bagi Kebutuhan Masyarakat Banyak

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    BANTUAN Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) akan diutamakan bagi kebutuhan masyarakat banyak. Bangubsus diberikan setelah tim dari Provinsi melakukan verifikasi ke lapangan dan akan diutamakan bagi pembangunan yang sangat dibutuhkan, dikeluhkan atau akan menjawab kebutuhan masyarakat setempat, kata Gubernur Sumsel H Herman Deru usai mendengarkan paparan program Kota Prabumulih di ruang […]

  • Pramuka, Swasembada Pangan dan “Pelita Kecil” yang Kita Butuhkan

    Pramuka, Swasembada Pangan dan “Pelita Kecil” yang Kita Butuhkan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PERINGATAN Hari Pramuka ke-65 di Sumatera Selatan tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema itu memang patut diapresiasi, Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang juga mendorong Gerakan Pramuka mengambil bagian dalam agenda tersebut. Ia menekankan pentingnya pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi […]

expand_less
WordPress Archive Specto – Cinema WordPress Theme Spectra - Music Theme for WordPress Spectra Pro - Enhance Spectra With New Features and Blocks Spectrum Audio Player WordPress & WooCommerce Plugin Speedia – AutoParts & Accessories Elementor Template Kit Speedy Car Game with AdMob and Leaderboard Spheral – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Spice – Beauty & Hair Salon WordPress Theme SpiceDine – WordPress Theme For Hotels & Restaurants Spider Spin2Win WooCommerce Coupon Code