Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Perubahan Iklim, Ilmu Titen yang Biasa Dijadikan Pengangan Nelayan “Ambyar”, Begini Penjelasan BMKG

Perubahan Iklim, Ilmu Titen yang Biasa Dijadikan Pengangan Nelayan “Ambyar”, Begini Penjelasan BMKG

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 904
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan ilmu titen yang kerap menjadi pegangan nelayan “ambyar” akibat perubahan iklim. Alhasil, tidak jarang nelayan harus pulang dengan tangan kosong karena hasil melaut tidak maksimal. Bahkan, tidak jarang nelayan mengalami kecelakaan dan menjadi korban akibat badai dan gelombang tinggi.

“Ilmu Titen sudah sangat sulit untuk dijadikan acuan. Cuaca dan iklim saat ini begitu sangat dinamis dan sukar untuk ditebak,” ungkap Dwikorita Karnawati saat membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, belum lama ini.

Dwikorita mengatakan, perubahan iklim berdampak sangat luas pada kehidupan masyarakat. Kenaikan suhu bumi tidak hanya berdampak pada naiknya temperatur bumi tetapi juga mengubah sistem iklim yang mempengaruhi berbagai aspek pada perubahan alam dan kehidupan manusia, seperti kualitas dan kuantitas air, habitat, hutan, kesehatan, lahan pertanian, termasuk ekosistem wilayah pesisir.

Dicontohkan Dwikorita, saat banjir besar yang menyergap Jabodetabek di penghujung tahun 2019 hingga awal tahun 2020 lalu. Berdasarkan prakiraan yang terkonfirmasi dari analisis BMKG, kejadian tersebut disebabkan oleh seruak udara dingin (cold surge) dari Tibet ke Hong Kong yang selanjutnya masuk ke wilayah Jabodetabek. Cold surge sendiri merupakan seruakan yang mengandung massa udara dingin dari daratan Asia ke arah selatan.

Artinya, kata dia, perubahan iklim inilah yang kemudian menjadi biang keladi cuaca ekstrem yang kerap menghantam Indonesia. Mulai dari hujan lebat disertai kilat dan petir, siklon tropis, gelombang tinggi, hingga hujan es. Meski bukan berasal dari Indonesia, lanjut dia, namun dampaknya bisa dirasakan oleh Indonesia.

“Perubahan iklim sendiri adalah peristiwa global, namun dampaknya dirasakan secara regional ataupun lokal. Tidak ada batasan teritorial negara,” imbuhnya.

Dwikorita menyebut, kondisi inilah yang memacu BMKG untuk menggencarkan pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di daerah-daerah pesisir pantai. Melalui SLCN yang digelar, BMKG ingin nelayan dapat melaut, mendapatkan hasil dan pulang dengan selamat.

SLCN sendiri, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan nelayan Indonesia dalam mengakses, membaca, menindaklanjuti dan mendiseminasikan informasi cuaca, iklim maritim serta informasi prakiraan lokasi ikan dari sumber yang terpercaya. Selain itu, SLCN juga menjadi bagian dari ikhtiar BMKG mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Kegiatan SLCN ini menggunakan pembelajaran interaktif, yaitu metode belajar dan praktik. Materi pokok yang akan diberikan yaitu pengenalan produk dan memahami informasi cuaca dan iklim maritim, cara membaca informasi maritim dan pengenalan alat-alat observasi,” imbuhnya.

Perkenalkan SIRITA dan EWS Radio Broadcaster

Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita juga turut memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang dirilis BMKG untuk menunjang sistem peringatan dini gempa dan tsunami. Inovasi tersebut bernama SIRITA dan EWS Radio Broadcaster yang sengaja dihadirkan sebagai respon BMKG atas meningkatnya aktivitas kegempaan di Indonesia.

EWS Radio Broadcaster merupakan moda diseminasi berbasis suara guna mengantisipasi kerusakan jaringan komunikasi selular pasca gempa merusak. System ini memanfaatkan jaringan komunikasi berbasis radio yang banyak digunakan oleh pegiat kebencanaan dan komunitas radio berbasis masyarakat seperti RAPI dan ORARI sebagai hub untuk menyebarkan informasi yang cepat, akurat serta ramah terhadap kelompok masyarakat rentan yang memiliki keterbatasan menelaah pesan berbasis teks. Sedangkan SIRITA adalah aplikasi sirine tsunami berbasis android yang dibuat untuk memudahkan Pemerintah Daerah menyampaikan perintah evakuasi kepada masyarakat sebagai bentuk peringatan dini.

“Inovasi ini menjadi terobosan ditengah kendala akan banyaknya sirine tsunami yang mati akibat usia pakai atau yang rumahnya jauh dari sirine yang terpasang. Handphone akan mengeluarkan suara kencang layaknya sirine, sehingga peringatan dininya bersifat sangat personal,” paparnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi V Sri Rahayu menyambut baik pelaksanaan SLCN di Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, SLCN menjadi semacam pencerah bagi para nelayan karena nelayan tidak hanya sekedar diajarkan untuk membaca data dan informasi cuaca, namun juga ditunjukkan wilayah mana-mana saja yang menjadi tempat berkumpulnya ikan.

Senada Wakil Bupati Trengalek, Syah Muhammad Natanegara mengatakan dengan adanya SLCN maka para nelayan baik tangkap maupun budidaya dapat memahami informasi yang disampaikan BMKG. Hal ini berguna untuk keselamatan para nelayan saat melakukan kegiatan di tengah laut.

“Informasi cuaca dan iklim bisa menjadi acuan mereka (nelayan) untuk melaksanakan kegiatan,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut hadir pula dari jajaran BMKG, Kepala Pusat Meteorologi Maritim, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami, Kepala Balai Besar BMKG Wilayah 3, Koordinator BMKG Propinsi Jawa Timur dan para Kepala Stasiun BMKG di Wilayah Jawa Timur, Jateng dan DIY. Semua bersama BPBD Kabupaten dan Tim Reaksi Cepat melakukan Susur dan Pengecekan Jalur Evakuasi Tsunami dari tepi Pantai Sumbreng menuju Tempat Evakuasi. [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lindungi Satwa Terancam Punah, BKSDA Lepasliarkan Elang Laut

    Lindungi Satwa Terancam Punah, BKSDA Lepasliarkan Elang Laut

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    SATU ekor Elang Laut Dada Putih (Haliaeetus Leucogaster) yang diberi nama “Juve”, dilepasliarkan di Suaka Margasatwa (SM) Pulau Semama, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) oleh Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Conservation Action Network (CAN) guna melindungi satwa yang mulai langkah tersebut. “SM Pulau Semama sangat sesuai untuk lokasi pelepasliaran, selain berstatus […]

  • Seteguk teh, penemuan Tiongkok

    Seteguk teh, penemuan Tiongkok

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.402
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, BEIJING, CHINA – Media OutReach Newswire – 7 Desember 2023 – Teh adalah salah satu dari tiga minuman terbaik di dunia. Tiongkok adalah negara pertama di dunia yang membuat dan mengonsumsi teh. Gunung Wuyi di Provinsi Fujian Tiongkok melahirkan teh hitam Tiongkok. Sepanjang jalur perdagangan kuno, teh hitam dari Gunung Wuyi mendapatkan popularitas yang […]

  • Cetak Para Santri, Muba Bantu Pembangunan Ponpes Al Ma’arif

    Cetak Para Santri, Muba Bantu Pembangunan Ponpes Al Ma’arif

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Al Ma’arif di Kelurahan Babat Toman Kecamatan Babat Toman, Rabu (11/11/2020). Pada kesempatan tersebut Beni Hernedi mengatakan dengan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Al Ma’arif, menambah lagi pusat pendidikan agama Islam di Kabupaten Muba, untuk mencetak para santri. “Pemkab Muba menyambut baik […]

  • Dampak COVID,Kapolda Kepri Lepas Pendistribusian 1 Ton Beras &Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

    Dampak COVID,Kapolda Kepri Lepas Pendistribusian 1 Ton Beras &Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    SELAMA empat hari dilaksanakannya PPKM Darurat di wilayah hukum Polda Kepri mobilitas masyarakat sudah tampak menurun. Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si, memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19 yang dilaksanakan di Mapolresta Barelang, Kemaren. Dalam penyerahan secara simbolis tersebut, Kapolda Kepri juga di dampingi Dandim 0316, Kapolresta […]

  • BPJamsostek Cabang Palembang Serahkan APD dan Masker
    CSR

    BPJamsostek Cabang Palembang Serahkan APD dan Masker

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.526
    • 0Komentar

    DALAM rangka penanganan pencegahan penyebaran Corona Virus Desease (COVID-19), BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Palembang yang diwakili KCP Banyuasin pada 20 April 2020 menyerahkan bantuan APD kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin. Bantuan yang diserahkan berupa 200 unit masker dan 75 unit jas hujan. APD ini diserahkan ke Disnakertrans Kabupaten Banyuasin untuk kemudian dikumpulkan […]

  • BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Pengedar Narkotika, Ini Kronologinya

    BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Pengedar Narkotika, Ini Kronologinya

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) telah melakukan penangkapan terhadap pengedar narkotika Golongan 1 jenis Sabu, jaringan Medan, Jambi, Tulung Selapan pada tanggal 17 November lalu di daerah Tulung Selapan, OKI Sumsel. Hal itu di ungkapkan oleh, Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol. Drs. Jhon Turman P, saat menggelar konferensi pers […]

expand_less
WordPress Archive Yena – Beauty & Cosmetic WooCommerce Theme Yet Skin – Add-on for Go Pricing YITH Advanced Refund System for WooCommerce Premium YITH Amazon S3 Storage Premium YITH Auctions for WooCommerce Premium YITH Best Price Guaranteed for WooCommerce Premium YITH Boemia | The Best WordPress E-Commerce Theme YITH Booking And Appointment for WooCommerce Premium YITH Composite Products for WooCommerce Premium YITH Cost of Goods for WooCommerce Premium