Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Putusan MK bisa jadi trigger Golkar keluar dari koalisi Prabowo

Putusan MK bisa jadi trigger Golkar keluar dari koalisi Prabowo

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
  • visibility 992
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal usia capres-cawapres bisa jadi pemicu hengkangnya Partai Golkar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), koalisi parpol pengusung bacapres Prabowo Subianto. Sebagai parpol terbesar setelah Gerindra di KIM, menurut Karyono, Golkar jadi parpol yang paling “dirugikan” dengan putusan itu.
“Masuknya Gibran sebagai wakil Prabowo bisa menjadi trigger bagi Golkar untuk keluar dari koalisi. Tapi, mungkin juga ada variabel lain yang membuat PAN dan Golkar itu bertahan tetap mendukung Prabowo meski berpasangan dengan Gibran, semisal karena tekanan politik atau pertimbangan peluang kemenangan yang lebih realistis,” ucap Karyono saat dihubungi, Selasa (17/10/2023).
MK baru saja mengabulkan sebagian gugatan terhadap Pasal 169 huruf q Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur batas usia minimal capres dan cawapres. Dalam putusannya, MK menetapkan syarat pendaftaran capres-cawapres harus berusia minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
Putusan itu bakal menguntungkan eks Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Putra tertua Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu saat ini berusia 36 tahun. Gibran santer diberitakan berulangkali dipinang Prabowo sebagai cawapres.
Permohonan uji materi itu diajukan Almas Tsaqib Birru Re A, seorang mahasiswa Universitas Negeri Surakarta (UNS). Almas ialah putra dari Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Ia juga dikenal sebagai pengagum Gibran di Solo.
Karyono menilai putusan MK itu sangat ambigu. Pasalnya, MK juga menolak gugatan permohonan batas usia minimal capres-cawapres yang diajukan tiga kelompok pemohon lainnya. Dalam salah satu putusan menolak, MK menyebut regulasi mengenai batas usia minimal capres-cawapres merupakan open legal policy atau kewenangan DPR sebagai pembentuk undang- undang.
“Tapi, pada saat memutuskan perkara mahasiswa Almas Tsaqib Birru Re A, MK malah menambah frasa pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah. Padahal, di awal dia (MK) sudah menyerahkan bahwa soal syarat pencalonan cawapres itu adalah kewenangan DPR dan pemerintah. Semestinya MK tidak masuk lagi di ranah itu,” ucap Karyono.
Karyono memandang putusan MK itu juga bakal memicu konflik tajam antara Jokowi dan PDI-P. Jika tidak diredam, konflik di tataran elite bahkan bisa menjalar menjadi konflik horizontal antara simpatisan PDI-P dan pendukung Jokowi. Apalagi, Ketua MK saat ini, Anwar Usman, ialah besan Jokowi.
“Tentu ini akan menimbulkan polemik yang berkepanjangan. Bahkan lebih dari itu, putusan MK itu bisa menimbulkan konflik vertikal dan horizontal. Konflik Jokowi dan Megawati dan pendukungnya akan tajam karena Gibran yang dibesarkan oleh PDI-P, kemudian tiba- tiba keluar dari PDI-P dan bergabung dengan Prabowo,” ucap Karyono.
Jika pasangan Prabowo-Gibran terealisasi, Karyono menilai, Jokowi bisa ditinggalkan para pemilih kritis dan kaum intelektual yang selama ini mendukung pemerintahannya. Pasalnya, Jokowi dianggap tengah membangun dinasti politik dengan memuluskan kandidasi Gibran sebagai cawapres lewat putusan MK.
“Salah satu dampak lain adalah jika putusan MK ini sukses memasangkan Prabowo-Gibran, konflik akan semakin menguat. Itu dampak dari kemarahan civil society dan pemilih kritis itu sangat mungkin akan bergabung bersama-sama dengan PDI-P dan partai pendukung Ganjar,” ucap Karyono.
Meski begitu, Karyono menilai limpahan suara dari kalangan pemilih kritis eks pendukung Jokowi itu tidak akan signifikan mempengaruhi tingkat elektabilitas Ganjar sebagai bacapres yang diusung PDI-P. Pasalnya, populasi pemilih kritis yang tergolong kecil.
“Jumlah pemilih kritis itu sangat kecil. Nah, yang paling banyak adalah pemilih akar rumput. Pemilih akar rumput ini bisa jadi terbawa arus ke Prabowo,” ucap Karyono.
Hingga kini, baik Prabowo maupun Ganjar belum mengumumkan pasangan cawapres mereka. Ganjar sebelumnya sempat dikabarkan bakal menggandeng eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai pendamping. Namun, wacana itu sulit terealisasi lantaran Golkar bergabung dengan KIM. Saat ini, KIM beranggotakan Gerindra, Golkar, PAN, Partai Demokrat, dan empat parpol nonparlemen.[***]
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didukung Lima Organisasi Wartawan dan Belasan Organisasi Lainnya, Endi Ruskan Daftar KPID

    Didukung Lima Organisasi Wartawan dan Belasan Organisasi Lainnya, Endi Ruskan Daftar KPID

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    ENDI Wijaya Ruskan, S.H. atau biasa dikenal dengan Endi Ruskan melakukan pendaftaran calon Komisioner KPID Sumsel 2021-2024 di Kantor KPID Sumsel Kamis (13/8/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Kedatangan Endi Ruskan yang tercatat sebagai penyiar Radio El Jhon ini ke KPID tidak sendirian, namun ditemani beberapa awak media Online. Saat diwawancarai awak media usai melakukan pendaftaran […]

  • “Pemkot Bandung Tertibkan Kebun Binatang, Satwa Tetap Aman?”

    “Pemkot Bandung Tertibkan Kebun Binatang, Satwa Tetap Aman?”

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Bandung menegaskan langkah tegas menertibkan Kebun Binatang Bandung untuk memastikan kepastian hukum atas aset daerah sekaligus melindungi satwa yang ada di dalamnya. Langkah ini menyusul pengosongan aktivitas Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dan pencabutan izin Lembaga Konservasi (LK) YMT oleh Kementerian Kehutanan. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan […]

  • Wawako Palembang Terus Pantau Bazar Ramadhan

    Wawako Palembang Terus Pantau Bazar Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    MESKIPUN telah memasuki hari ke-3 gelaran bazar murah dari Pemerintah kota Palembang yang bekerjasama dengan Bulog serta beberapa produsen, namun Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda tak henti-hentinya untuk terus melakukan peninjauan dalam kegiatan bazar murah tersebut. Hal itu sengaja dilakukan Fitri guna memastikan kesetabilan harga sekaligus meninjau langsung respon masyarakat dalam menyambut kegiatan bazar murah […]

  • Menteri Jumhur Serukan Peran Aktif Kaum Intelektual Hadapi Krisis Lingkungan

    Menteri Jumhur Serukan Peran Aktif Kaum Intelektual Hadapi Krisis Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat menyerukan kaum intelektual ikut menghadapi krisis lingkungan yang ditandai perubahan iklim, degradasi hutan, krisis air, dan pencemaran. Ia meminta kalangan akademik tak hanya mengkritik kerusakan lingkungan, tetapi ikut mengambil bagian dalam menghadirkan solusi. Pesan itu disampaikan Jumhur saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Program Doktor, […]

  • “Sekatoan Samo Kawan“

    “Sekatoan Samo Kawan“

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    Sudah lamo idak keluar sekali nak keluar banyak nian masalah yang dateng. Wak Bota : “ Ay kemanolah kacibob ini la lamo idak ketemu????” Asep : “ Ngapo wak bota kangen yo samo Kacibob ??? “ Wak Bota : “ Kangen sih idak Cuma kalu katek dio teraso sepi nian!!! “ Asep : “ Apo […]

  • Lulusan Polinela PDD Harus Berani Berinovasi

    Lulusan Polinela PDD Harus Berani Berinovasi

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 982
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, BANYUASIN – Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru mengadiri acara wisuda Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Program Studi di luar domisili (PDD), di gedung Sedulang Setudung Pemkab Banyuasin, Selasa (16/10/2018). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan apresiasinya kepada Politeknik Negeri Lampung yang memiliki konsentrasi yang luar biasa terhadap daerah-daerah luar […]

expand_less
WordPress Archive Evernet – Broadband & Internet Service Provider Elementor Template Kit Evior – Modern Magazine WordPress Theme Evisa – Immigration and Visa Consulting WordPress Theme Evne – Creative Portfolio WordPress Theme Evomind – Home Healthcare Services Elementor Template Kit Evont – Event And Conference WordPress Theme Ewa – Beauty & Spa Salon Elementor Template Kit Ewebot – Marketing SEO Digital Agency Ewed – Wedding WordPress Theme EXA Loopmatic – Spin Anything! (For Elementor)