Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Bangkitkan Lagi Sektor Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Salah Satunya Desa Wisata, Kemenparekraf Siapkan Uji Kompetensi SDM Pariwisata di Tanah Air

Bangkitkan Lagi Sektor Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Salah Satunya Desa Wisata, Kemenparekraf Siapkan Uji Kompetensi SDM Pariwisata di Tanah Air

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
  • visibility 2.640
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mengakselerasi beberapa program untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif salah satunya melalui desa wisata seiring dengan upaya peningkatan kompetensi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif.

Deputi Bidang Sumber Daya Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya di Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hari ke dua, di Gedung Sapta Pesona, belum lama ini menjelaskan, kedepan akan ada revenge tourism, lantaran masyarakat sudah satu tahun setengah lebih banyak tinggal di rumah dan ingin berwisata. Untuk itu selain destinasi, SDM perlu dipersiapkan secara matang untuk menyambut kunjungan wisatawan kembali. Terlebih sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diproyeksikan akan menjadi tulang punggu penghasil devisa bagi tanah air.

“Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan akan menjadi tumpuan ke depan. Khususnya di era adaptasi kebiasaan baru pascapandemi COVID-19 sehingga dibutuhkan kebijakan-kebijakan yang tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu. Pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor kunci,” ujarnya .

Kemenparekraf juga akan mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya dalam pendekatan pembangunan sumber daya manusia. COVID-19 ini memaksa kita meningkatkan keterampilan-keterampilan berkaitan dengan akselerasi digitalisasi dan juga adaptasi protokol kesehatan.

Wisnu juga menjelaskan, saat ini Kemenparekraf telah menyiapkan uji kompetensi untuk SDM pariwisata di tanah air. Kesempatan ini diberikan kepada industri pariwisata, yang akan menentukan mana subsektor yang nantinya didahulukan untuk disertifikasi. Program sertifikasi SDM pariwisata akan dilakukan Kemenparekraf untuk 2000 orang, yang dibagi untuk tiga lokasi yakni Danau Toba, Sumatera Utara; Borobudur, Prambanan, dan Yogyakarta; serta Lombok. “Kemenparekraf juga memastikan daerah penyangga lain akan mendapat program serupa. Jadi wisatawan yang datang kan bukan diam di Mandalika saja misalkan. Mereka pasti akan ke destinasi lain juga, yang saat ini paling mendesak untuk disertifikasi terkait dengan hospitality. Untuk SDM di hotel dan restoran sudah cukup siap. Yang perlu digenjot lagi adalah pemandu wisata,” katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu menjelaskan, desa wisata dapat menopang perekonomian Indonesia. Kendati demikian, hal tersebut baru bisa dilakukan jika desa wisata menjadi destinasi wisata yang berkembang dan berkelanjutan.“Salah satu upaya untuk mewujudkan destinasi wisata berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dan mampu mendorong pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan ajang promosi potensi desa wisata ke wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” katanya.

Vinsensius juga mengatakan bahwa pihaknya melakukan hal lain sebagai komitmen untuk mengembangkan desa wisata yakni program sertifikasi desa wisata. Pada 2020, pihaknya telah memberikan sertifikasi desa wisata berkelanjutan kepada 16 desa wisata. Tahun ini, jumlahnya naik menjadi empat kali lipat.

Tahun ini ada 60 desa wisata yang akan disertifikasi oleh Kemenparekraf. Potensi desa wisata juga tercatat dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, dimana peserta yang mendaftar mencapai 1.831 peserta dari 34 provinsi di Indonesia. Jumlah tersebut melebihi ekspektasi awal yang hanya sekitar 700 peserta,” katanya.

Lebih lanjut Vinsensius menjelaskan, produk wisata juga memiliki andil dalam membuat desa wisata semakin berkembang. Pengemasan produk wisata menurutnya perlu didukung oleh sejumlah fasilitas. Diantaranya adalah tersedianya homestay, rumah makan, kafe, dan pusat informasi. Kemudian sarana komunikasi yang baik, jaringan sinyal yang stabil, serta tersedianya air bersih dan listrik.

“Pengembangan desa wisata secara fisik tentunya harus diselenggarakan dengan pengembangan produk wisata non-fisik seperti budaya dan kearifan lokal masyarakatnya,” kata Vinsensius.[***]

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Jaga Jarak,Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Tetap Eratkan Silahturahmi

    Meski Jaga Jarak,Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Tetap Eratkan Silahturahmi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengajak masyarakat Sumsel tetap bersilahturahmi meski dalam kondisi pandemi Hal itu disampaikan saat melakukan shalat Jum’at di Masjid Raya Taqwa Jalan Telaga Palembang, Jum’at (12/6/2020). Selain melakukan ibadah, safari Jum’at tersebut dijadikan gubernur ajang mempererat silahturahmi serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, dia juga tak […]

  • Ajak Ormas dan Korporasi  Peduli Dengan Warga  Sekitar

    Ajak Ormas dan Korporasi  Peduli Dengan Warga  Sekitar

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

      FORUM Pemerhati Pendidikan Sriwijaya (FPPS) Sumsel diajak untuk selalu peduli dengan warga lingkungan melalui kegiatan bakti sosial.   Terlebih, di masa pandemi covid-19 saat ini, bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat berbagai sektor sedang mengalami perlambatan pertumbuhan. “Jangan dilihat jumlah atau besarnya bantuan yang diberikan, tapi lihat niat dan manfaatnya. Melalui kegiatan ini saya mengajak […]

  • Faber Castell Indonesia Antarkan 2 Pelajar Palembang Juara I Nasional

    Faber Castell Indonesia Antarkan 2 Pelajar Palembang Juara I Nasional

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    DUA pelajar asal Palembang, Azzura Sheza dan Marsha Kinara berhasil menjadi yang terbaik pada lomba menggambar dan mewarnai tingkat nasional yang digelar Faber Castell Indonesia. Azzura Sheza dari SD Tunas Teladan Gandus menjadi Juara I Nasional lomba mewarnai dan kreasi rak bertajuk Family Art Competition 2. Mereka  mampu unggul dari 39 ribu anak yang menjadi peserta […]

  • Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Kucurkan Dana Rp95,13 Triliun

    Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Kucurkan Dana Rp95,13 Triliun

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 519
    • 0Komentar

    REALISASI anggaran penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional melalui program PEN hingga 3 Juni 2022 mencapai Rp95,13 triliun dan ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/06/2022), usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan […]

  • Didukung Jaringan 5G, Menkominfo: PON XX Papua Berlangsung Sukses

    Didukung Jaringan 5G, Menkominfo: PON XX Papua Berlangsung Sukses

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.423
    • 0Komentar

    PEKAN Olahraga Nasional XX di Papua telah berlangsung hampir seminggu. Perhelatan olahraga empat tahunan yang berlangsung di masa pandemi itu, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate berjalan dengan sukses. Dilansir dari www.kominfo.go.id Menkominfo menyatakan suksesnya event nasional itu dengan didukung layanan telekomunikasi jaringan 5G serta penyebaran informasi yang cepat dan luas. “(PON XX […]

  • Kaji Pembebasan BPHTB Rumah Murah 

    Kaji Pembebasan BPHTB Rumah Murah 

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan agar syarat mengurus Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dipermudah. Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi BPN Perwakilan Sumsel di ruang tamu gubernur, Rabu (24/10/2018). Tak hanya itu, HD juga mewacanakan menaikkan besaran Nilai Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NOPTKP). Menurut mantan bupati OKU Timur dua […]

expand_less
WordPress Archive Give – Google Analytics Donation Tracking Give – iATS Gateway Give – MailChimp Give – Manual Donations Give – Mollie Payment Gateway Give – Moneris Gateway Give – NGO & Charity WordPress Theme Give – Payfast Payment Gateway Give – Paymill Gateway Give – PayPal Pro Gateway