Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Kejar Target Swasembada, Mentan : Intervensi Pupuk Harus Tinggi

Kejar Target Swasembada, Mentan : Intervensi Pupuk Harus Tinggi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
  • visibility 853
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan kunjungan ke PT. Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) guna memastikan stok dan meningkatkan kapasitas serta kualitas pupuk untuk peningkatan produktivitas komoditas pertanian, Sebagaimana diketahui, pupuk memiliki peran strategis sehingga menjadi penentu keberhasilan produksi yang ujung untuk mencapai swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Tidak ada tanaman tanpa pupuk dan pertanian itu ada karena pupuknya. Saya siap membantu Pupuk Kaltim untuk menambah kapasitas produksi dan kualitas pupuk. Saya bicarakan dengan Presiden agar ketersediaan gas murah, bila perlu kita subsidi. Tahun depan kita capai swasembada, maka intervensi pupuk harus tinggi. Stok pupuk harus 14 juta sampai 15 juta ton, sehingga dengan disertai varietas yang bagus dan pelatihan maka produksi pertanian naik,” demikian katakan Mentan SYL pada kunjungan tersebut.

Oleh karena itu, SYL menekankan peranan penting industri pupuk khususnya PT. Pupuk Kaltim untuk bangsa bisa tumbuh dan tangguh dengan mewujudkan kemajuan sektor pertanian. Apalagi Indonesia merupakan negara ke 4 terbesar di dunia, pengembangan sektor pertanian ke depan tidak boleh salah dan berspekulasi tapi harus dengan sinergi dan kerja keras dengan menggunakan teknologi moder termasuk di dalam pupuk berkualitas dan kuantitasnya terjamin.

“Hari ini saya bersama Dirut Pupuk Indonesia dan Pupuk Kaltim memastikan stok pupuk tersedia dan secara bertahap kapasitas pupuk kita tingkatkan. Dengan begitu, kebutuhan pupuk bagi petani terus kita penuhi,” ujarnya.

Perlu diketahui, upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi beras melalui berbagai program terobosan tercatat berhasil. Melansir data BPS, produksi beras dari tahun 2018 hingga 2020 surplus dan diperkirakan 2021 pun surpulus. Produksi beras 2018 surplus 4,37 juta ton, 2019 surplus 2,38 juta ton dan 2020 surplus 1,97 juta ton. BPS pun mencatat sejak 2019 hingga September 2021 tidak ada impor beras umum.

“Dua tahun ini di masa pandemi hanya sektor pertanian yang pertumbuhanya positif, tidak pernah negatif. Keberhasilan ini karena kita mampu mengelola sumberdaya alam yakni pertanian dengan baik dan kerja keras, bukan kita capai karena kebetulan dukungan alam yang bagus,” ungkap SYL belum lama ini.

“Oleh karena itu, saya mengajak Pupuk Indonesia dan Pupuk Kaltim, mari kita menembus langit, sama-sama mengabdi untuk bangsa. Indonesia tidak boleh kalah dengan negara lain, tidak boleh kalah sama Thailand, Vietnam,” pintanya.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan rencana untuk menambah kapasitas produksi pupuk kepada Mentan. Karena sebagai perusahaan pupuk, pihaknya tidak hanya harus menaikkan kapasitas produksi, tapi juga akan terus menurunkan harga pupuk.

“Oleh karena itu, kami mohon dukungan Pak Menteri untuk membangun pabrik baru di Indonesia Timur yang harga gasnya bisa jauh lebih kompetitif dibanding dengan sekarang,” ujar Bakir.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi menunjukkan komitmennya untuk terus memaksimalkan ketersediaan pupuk dan operasional bisnis meski di tengah berbagai tantangan akibat pandemi COVID-19. Tercatat, per 9 September 2021 sebanyak 76.681 ton stok pupuk telah tersedia di gudang Pupuk Kaltim yang tersebar di sejumlah wilayah tanggung jawab perusahaan, terdiri dari 73.596 ton Urea subsidi dan 3.085 ton NPK Formula Khusus.

“Kami siap bekerjasama dan mendukung program Kementan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Kami secara konsisten mengikuti perkembangan dan mengimplementasikan teknologi dalam proses produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, terlebih di tengah pandemi Covid-19 dengan berbagai keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Rahmad mengatakan Pupuk Kaltim mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian yang telah banyak memberikan dukungan kepada PKT, sehingga bisa berpartisipasi secara aktif dalam memastikan tercapainya ketahanan pangan nasional. Untuk mensukseskan peningkatan produksi, Pupuk Kaltim terus memaksimalkan penyaluran dan pemenuhan kebutuhan petani, serta turut mensukseskan musim tanam September 2021-Februari 2022 ini.

“Untuk memaksimalkan kapasitas produksi dan distribusi secara efektif dan efisien guna pemenuhan kebutuhan industri pertanian, Pupuk Kaltim telah mengimplementasikan teknologi berbasis industri 4.0 di seluruh lini Perusahaan, mulai dari Smart Operation, Smart Maintenance, Smart Distribution, hingga Digital Performance Management System,” bebernya.

“Selain itu, efisiensi produksi termasuk konsumsi energi juga terus menjadi fokus kami guna memastikan perusahaan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” imbuh Rahmad.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “KTPA: Pasukan Anti Gosong Versi Muba, Bukan Avengers, Tapi Kalau Serius, Hutan Bisa Aman”

    “KTPA: Pasukan Anti Gosong Versi Muba, Bukan Avengers, Tapi Kalau Serius, Hutan Bisa Aman”

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 577
    • 0Komentar

    (Dari Api, Asap, hingga Akal Sehat yang Tak Boleh Ikut Terbakar) DI pelosok-pelosok kecamatan Kabupaten Musi Banyuasin, ada sekumpulan orang yang tidak punya tameng vibranium, tidak bisa terbang, dan kalau lari juga masih ngos-ngosan kalau tanjakan terlalu curam. Tapi jangan salah, mereka adalah para penjaga lingkungan, pelindung daun-daun kering, dan pemburu bara sebelum menyala. Nama […]

  • “Sumur Tradisional & Legalitas Migas Rakyat Muba”

    “Sumur Tradisional & Legalitas Migas Rakyat Muba”

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    KALAU di Jawa ada peribahasa “air beriak tanda tak dalam”, di Musi Banyuasin (Muba) airnya bukan cuma beriak, tapi bisa meledak jadi minyak mentah. Sejak zaman kakek buyut, tanah Muba ini memang sudah kaya dengan sumur-sumur minyak tradisional. Bedanya, kalau dulu dikelola ala gotong royong kampung, sekarang nasibnya tersangkut di meja birokrat dan segelundung aturan […]

  • Ekspor-Impor di Pelabuhan Tanjung Priok Tumbuh Positif 

    Ekspor-Impor di Pelabuhan Tanjung Priok Tumbuh Positif 

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    PULIHNYA kegiatan perekonomian dan industri baik secara nasional maupun global di tahun 2021 mulai berdampak pada kegiatan ekspor dan impor serta peningkatan volume barang di pelabuhan-pelabuhan besar. Begitupula dengan kegiatan ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok yang tumbuh positif. Di sisi lain, peningkatan kegiatan ekspor dan impor ditambah dengan cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan […]

  • Saat Santuni 2 Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Musi, Wawako Palembang  Ingatkan Ini

    Saat Santuni 2 Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Musi, Wawako Palembang Ingatkan Ini

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    MUSIM hujan membuat aliran beberapa anak Sungai Musi air meninggi, sehingga Wakil Walikota perlu mengingatkan warga dan kepala sekolah serta pendidik untuk melarang anak-anak mandi dan bermain dialiran Sungai. Hal itu disampaikan  Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat mengunjungi dua keluarga korban yang tenggelam di aliran anak Sungai Musi, Sabtu (7/3/2020) pukul 14:00 WIB lalu. […]

  • Rupiah Parkir di Level Rp14.600 per Dollar AS

    Rupiah Parkir di Level Rp14.600 per Dollar AS

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.810
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah pun masih di level Rp14.600-an per USD. Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (28/8/2018) pukul 17.10 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 6,3 poin atau 0,04% ke level Rp14.626 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran […]

  • Target Tahun Ini, PTPN X Terapkan Empat Strategi Guna Capai 4,2 Juta Ton Tebu

    Target Tahun Ini, PTPN X Terapkan Empat Strategi Guna Capai 4,2 Juta Ton Tebu

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    PADA Musim Giling Tahun 2022 ini, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X yang merupakan anak perusahaan dari Holding Perkebunan Nusantara menargetkan menggiling tebu sebanyak 4,2 juta ton dengan total produksi gula 340 ribu ton dengan menerapkan empat strategi. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target di sisi on farm tersebut, mulai dari pembentukan kluster pabrik gula, perluasan […]

expand_less
WordPress Archive Pluto Clean Personal WordPress Masonry Blog Theme Pmotion – Animated GIF and Video Maker For WordPress Podgorica – Environment and Renewable Energy WordPress Theme Podium | Fashion Model Agency WordPress Theme Podium – Model Agency WordPress Theme Podzed – Podcaster & Radio Station Elementor Template Kit Pofily – Woocommerce Product Filters – SEO Product Filter Point Finder Directory | Directory & Listing WordPress Theme Point of Sale System for WooCommerce (POS Plugin) Poize – WordPress Theme for Music Events, Festivals & Venues