Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peneliti LPEM Saran Jokowi Harus Hapus PP Nomor 57/2016

Peneliti LPEM Saran Jokowi Harus Hapus PP Nomor 57/2016

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 7 Feb 2018
  • visibility 929
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Peneliti Senior Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Riyanto menyarankan agar Presiden Jokowi perlu menghapus regulasi serta membenahi sejumlah peraturan daerah bermasalah dan berpotensi untuk menurunkan peringkat kelayakan investasi Indonesia.

Riyanto mengatakan salah satu regulasi yang perlu dihapus, yakni PP Nomor 57/2016 tentang perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut karena menghambat investasi pada sektor perkebunan dan kehutanan.

Ia mengatakan sejumlah provinsi yang menjadi sentra perkebunan sawit dan hutan tanaman industri seperti Riau dan Sumatera Selatan mengalami penurunan peringkat investasi.

“Anjloknya peringkat investasi daerah akan mempengaruhi rating investasi Indonesia. Padahal, sebelumnya tiga pemeringkat investasi internasional, yakni Fitch Ratings, Standards and Poor’s, dan Moody’s Investor Service, memberi rapor sangat positif terhadap iklim investasi Indonesia,” katanya di Jakarta,mengutip Warta Ekonomi.co.id, Rabu (7/2/2018).

Riyanto mengingatkan pemerintah perlu mempunyai mitigasi ekonomi, jika PP gambut diberlakukan seperti anjloknya investasi, naiknya tingkat penggangguran, tidak adanya kepastian berusaha, serta terbengkalainya pembangunan infrastruktur.

“Saat ini yang banyak digembar-gemborkan hanya mitigasi lingkungan namun tidak menyentuh dampak ekonomi dan sosial yang bisa mempengaruhi sendi-sendi perekonomian dan merusak tatanan bangsa,” ujarnya.

Riyanto menjelaskan investasi pada sektor kehutanan dan perkebunan saat ini mencapai angka lebih dari Rp277,32 triliun.
Jika PP Gambut diberlakukan sekitar 45 % dari investasi tersebut bakal terganggu. Dampaknya tidak hanya pada industri sawit dan HTI, namun juga pada sektor lain seperti perbankan, infrastruktur, dan industri pengolahan.

Apalagi, total investasi industri hulu dan hilir kehutanan dan investasi hulu dan hilir perkebunan yang dibiayai pinjaman dalam negeri mencapai Rp83,75 triliun dan pinjaman luar negeri senilai Rp193,57 triliun.

Sektor industri pengolahan yang mempunyai kontribusi Rp254 triliun terhadap PDB juga akan terkena. Sebab komposisi sektor ini, lebih dari 70 persen berasal dari produk-produk turunan CPO yang nilainya mencapai Rp1.800 triliun.

Saat ini, Presiden Jokowi tengah giat menarik investasi dengan membangun infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, listrik, energi, dan air bersih. Bahkan di tingkat daerah, pemprov berlomba menarik investasi dengan inovasi perizinan satu pintu, reformasi birokrasi, perbaikan regulasi investasi, dan pembangunan kawasan industri.

“Sayang jika pembangunan infrastruktur yang tengah dikebut Presiden Jokowi menjadi sia-sia karena regulasi yang menakutkan tetap dipertahankan,” pungkasnya.[one/WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandemi Masih Berlanjut, Indonesia Mengajak Negara Anggota PBB Bersama Hadapi Pandemi

    Pandemi Masih Berlanjut, Indonesia Mengajak Negara Anggota PBB Bersama Hadapi Pandemi

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo mengajak para pemimpin dunia yang tergabung dalam Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memerangi wabah global COVID-19 secara bersama-sama. Agar, pandemi yang masih merebak saat ini dapat dikendalikan di masa mendatang. “Kita harus lakukan bersama-sama dalam memberikan harapan bahwa pandemi COVID-19 akan bisa tertangani dengan cepat adil dan merata,” ujar Presiden Joko Widodo ketika Pidato […]

  • Lima Pasang Calon Pengantin di Muba Terpaksa Tunda Resepsi

    Lima Pasang Calon Pengantin di Muba Terpaksa Tunda Resepsi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    SEBANYAK lima pasangan calon pengantin terpaksa harus menunda pelaksanaan resepsi pernikahan yang sudah dijadwalkan pada, Minggu ini di beberapa Desa Kecamatan Bayung Lencir. Penundaan ini sebagaimana maklumat Kapolri dan instruksi Pemkab Muba agar meminimalisir ancaman virus Covid-19 atau virus Corona yang dapat dengan mudah menyebar apabila ada aktifitas perkumpulan massa. Meski permintaan penundaan dari Forkopimcam […]

  • Symphony Memanfaatkan AI Generatif Google Cloud untuk Analisis Suara di Layanan Keuangan

    Symphony Memanfaatkan AI Generatif Google Cloud untuk Analisis Suara di Layanan Keuangan

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Produk suara Cloud9 Symphony untuk kolaborasi perdagangan akan ditingkatkan dengan kemampuan AI generasi penyempurnaan ucapan-ke-teks dari Google Cloud untuk efisiensi dan manajemen risiko yang lebih baik Sumselterkini.co.id, New York dan London –  Symphony, platform infrastruktur dan teknologi pasar terkemuka, akan menggabungkan keahlian AI dan domainnya dengan kemampuan transkripsi dan kecerdasan buatan generatif (gen AI) Google […]

  • Asa Yang Harus Dicapai Pemprov. Sumsel dari Kegiatan Jamselinas

    Asa Yang Harus Dicapai Pemprov. Sumsel dari Kegiatan Jamselinas

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.724
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) kembali dilirik Nasional, dalam waktu dekat daerah  dipercaya sebagai tuan rumah Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) 9 Tahun 2019, Jamselinas  tersebut direncakanan akan digelar 13 – 15 September 2019 mendatang di Kota Palembang. Gubernur  Sumsel H. Herman Deru disela-sela menerima Audensi Panitia Jamselinas 9 Tahun 2019, di Griya Agung Palembang, mengaku […]

  • Kesan Positip Disampaikan untuk Dekranasda Sumsel dari KKP

    Kesan Positip Disampaikan untuk Dekranasda Sumsel dari KKP

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.966
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Kriya Sriwijaya yang merupakan terobosan Ketua Dekranasda Sumsel Hj. Feby Deru terus memberikan kesan bagi pengunjung yang datang. Kesan positif tersebut salah satunya diungkapkan oleh rombongan Penasehat Dharma Wanita Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ernawati Trenggono melalui Ketua Dharma Wanita KKP Yani Antam Novambar saat berkesempatan berkunjung ke Kriya Sriwijaya, Rabu (9/10) sore. […]

  • Begini Cara Kemenhaj Mudahkan Layanan Haji di Daerah

    Begini Cara Kemenhaj Mudahkan Layanan Haji di Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Masyarakat di berbagai daerah akan mendapat akses layanan haji dan umrah yang lebih dekat melalui pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). Program ini menjadi langkah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) guna menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, terpadu, dan menjangkau calon jemaah hingga tingkat kabupaten/kota. Selama ini, kebutuhan informasi dan pengurusan layanan […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Mozzy WordPress Theme CSS Igniter Neto WooCommerce Theme CSS Igniter Neuton WordPress Theme CSS Igniter Noozbeat WordPress Theme CSS Igniter Nozama WooCommerce Theme CSS Igniter Oikia WordPress Theme CSS Igniter Olympus Inn Hotel Motel WordPress Theme CSS Igniter Oscillator WordPress Theme CSS Igniter Oxium WordPress Theme CSS Igniter Palermo WordPress Theme