Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Sepakat, Seluruh Kecamatan di Muba Uji Coba PTM 23 Agustus, Tapi, ..Begini Syaratnya

Sepakat, Seluruh Kecamatan di Muba Uji Coba PTM 23 Agustus, Tapi, ..Begini Syaratnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
  • visibility 675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH  Kabupaten Musi Banyuasin memulai uji coba pembelajaran tatap muka pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama pada tanggal 23 Agustus 2021 mendatang.

Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan Rapat Penentuan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Satuan Pendidikan SD dan SMP dalam Kabupaten Muba, yang dipimpin Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi bersama Satgas COVID-19 Kabupaten Muba, Perangkat Daerah Terkait, dan para camat yang mengikuti secara virtual, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Rabu (18/8/2021).

“Kita sepakat semua kecamatan tanggal 23 Agustus ini akan mulai uji coba PTM, untuk TK akan dilaksanakan satu bulan kedepannya setelah evaluasi PTM SD dan SMP,” ujar Sekda.

Dikatakannya PTM terbatas dapat dijalankan jika guru pada sekolah tersebut minimal 80%  sudah divaksin, serta sarana dan prasarana penerapan protokol kesehatan terpenuhi.”Terkait hasil ini jangan ada tawar menawar. Kalau belum 80% di vaksin, di tunda dulu,” kata Apriyadi.

Lanjut Sekda hal ini adalah Sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri No 32 tahun 2021 terkait pembagian level dalam penerapan protokol kesehatan COVID-19, dan di Muba masuk level III kemudian dari 17 Kabupaten kota di Provinsi Sumatera Selatan Muba masuk zona orange.

“Terkait hal ini kita lakukan pelonggaran sedikit demi sedikit , disamping pelonggaran kita harus tetap saling menjaga. Kita masih belum membolehkan resepsi pernikahan, karena hasil analisa dari Satgas COVID-19 Kabupaten bahwa penyumbang terbesar positif di Muba ini banyak dari cluster resepsi pernikahan. Untuk itu mohon maaf untuk yang ini belum kita bolehkah, akad nikah boleh tapi terbatas,” tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya diwakili Kabid Pembinaan SMP  Nazarul Hasan dalam paparannya mengatakan prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi COVID-19, kebijakan pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan secara terbatas pada semua zona, namun tetap mempertimbangkan peta risiko penyebaran COVID-19 dan senantiasa berkoordinasi dengan satuan tugas COVID-19 di daerah. Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran. Dan dilaksanakan paling banyak dua kali seminggu 2 jam sehari dan 50% dari jumlah peserta didik.

“Alasan mendasar penyelenggaraan KBM tatap muka adalah semakin lama pembelajaran tatap muka tidak dilaksanakan maka semakin besar dapat negatif yang terjadi pada anak seperti ancaman putus sekolah, kendala tumbuh kembang, tekanan psikososial dan kekerasan dalam rumah tangga, serta meningkatnya angka pernikahan dini,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, sekolah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas berdasarkan rekomendasi Camat setelah berkoordinasi dengan korwil Dikbud dan Gugus Tugas COVID-19 di kecamatan masing-masing dan mendapat persetujuan Bupati.

“Jika ada guru atau tenaga pendidik atau peserta didik yang terpapar COVID-19 maka camat dapat menutup sekolah tersebut sementara waktu dan segera melaporkan kepada Bupati Muba dengan tembusan disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba pada kesempatan pertama,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Muba Dr Azmi Dariusmansyah diwakili Kabid Kesehatan Masyarakat Maryadi mengungkapkan Kondisi Perkembangan COVID-19 Muba pada Dashboard KPCPEN dari data per tanggal 15 Agustus 2021 berada pada zona orange (resiko sedang) dan Asesment situasi COVID-19 per tanggal 16 Agustus 2021 berada di tingkat III.

“Data kita, masih pada zona orange. Total kasus COVID-19 yang masih dalam perawatan berjumlah 172 orang, ada pelandaian. Hasil analisa kita peningkatan kasus positif memang dari kerumunan atau persedekahan,” kata Maryadi.

Camat Lawang Wetan Candra SKM secara virtual melaporkan sampai hari ini, tinggal 2 (dua) sekolah yang belum 80% tenaga pendidikan dan kependidikan belum divaksin, namun sarana dan prasarana Prokes sudah siap.

“Dan kami sudah melakukan survei pada awal rencana pertama pelaksanaan PTM ini, semua Satgas COVID-19 kecamatan turun survei di sekolah, terkait persetujuan orang tua semua setuju, intinya Kecamatan Lawang Wetan siap PTM,” ucapnya.

Sementara Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud bersama Jajaran Polres Muba siap mendukung rencana pembelajaran tatap muka di Kabupaten Muba.”Semoga rencana kita ini bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.[***]

 

ril

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Dari Pengalaman Gempabumi, Apa Yang Perlu Dipersiapkan ?

    Belajar Dari Pengalaman Gempabumi, Apa Yang Perlu Dipersiapkan ?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    GEMPA BUMI dengan magnitudo (M) 6,1 menguncang beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada 10 April 2021 lalu. Guncangan gempa dirasakan di 33 Kabupaten Kota mengakibatkan sebanyak 10 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, 6 orang luka sedang dan 97 orang luka ringan. Dampak gempabumi juga menyebabkan sejumlah kerusakan dengan kategori sedang hingga […]

  • Ribuan Masker Ala BLK OKI Siap Disebar untuk Bantu Penanganan Covid-19

    Ribuan Masker Ala BLK OKI Siap Disebar untuk Bantu Penanganan Covid-19

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    BALAI Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Komering Ilir bekerjasama dengan Karang Taruna Ogan Komering Ilir memproduksi masker secara mandiri, hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masker bagi masyarakat di OKI. Diketahui, sejak Pandemi Covid-19, masker di pasaranpun mulai langka dan harganya juga tergolong mahal. Bupati OKI, H. […]

  • Rangkaian HUT ke – 18, Gubernur Berikan Bantuan Pembangunan RSUD di OKUS

    Rangkaian HUT ke – 18, Gubernur Berikan Bantuan Pembangunan RSUD di OKUS

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berikan apresiasi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang telah berhasil memajukan daerah. Dibawah kepemimpinan Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dan Wakil Bupati Sholihien Abuasir, Kabupaten OKU Selatan kian dikenal banyak oleh masyarakat diluar daerah melalui sejumlah event promosi objek wisata dan kearifan lokalnya. “Meskipun baru 18 tahun […]

  • Bangkitkan perekonomian & promosi wisata, Pemkot Palembang gelar Palembang Ekspo 2024

    Bangkitkan perekonomian & promosi wisata, Pemkot Palembang gelar Palembang Ekspo 2024

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang menggelar Palembang Ekspo 2024, guna membangkitkan perekonomian, promosi pariwisata serta mendukung pelaku usaha kecil  di Palembang. Aven itu  dilaksanakan di plataran Benteng Kuto Besak (BKB), Kamis (27/6/2024). Palembang Ekspo di gelar Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang itu dihadiri  juga  Penjabat Bupati Botan, Walikota Serang. Palembang Ekspo di gelar […]

  • Target 10 Ribu Bedah Rumah, Baru 911 Lolos Verifikasi

    Target 10 Ribu Bedah Rumah, Baru 911 Lolos Verifikasi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Program bedah rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah, dari alokasi 10 ribu rumah pada 2026, baru 911 unit dinyatakan memenuhi syarat setelah sekitar 2.000 rumah menjalani proses verifikasi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan dua kendala utama menjadi penyebab banyak rumah belum lolos verifikasi, yakni persoalan kepemilikan […]

  • Era Digital, Ini Tantangan yang Dihadapi Kominfo Sumsel

    Era Digital, Ini Tantangan yang Dihadapi Kominfo Sumsel

    • calendar_month Rabu, 28 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kepala Dinas Kominfo Dr. Irnanda Karina Astari Fatma, S.Si, M.Si menjelaskan sebagai salah satu entitas baru pada 2017 lalu atas amanat dari Undang-Undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah dan Peraturan Menteri Kominfo RI No. tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Instructor Commission LearnPress - Live Course Add-on LearnPress – myCRED Integration LearnPress – Random Quiz LearnPress – Sorting Choice Question LearnPress – Stripe Payment LearnPress – WooCommerce Payment Methods Integration LearnPress WPML Addon LearnWell – Education WordPress Theme Leather Market WP – WooCommerce Responsive Theme