Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Reisa Broto Asmoro Sebut 3 Langkah yang Bisa Dilakukan Sebagai Individu Bertanggung Jawab & Ingin Keluar dari Situasi Darurat

Reisa Broto Asmoro Sebut 3 Langkah yang Bisa Dilakukan Sebagai Individu Bertanggung Jawab & Ingin Keluar dari Situasi Darurat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
  • visibility 4.801
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURU Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro menyebut, ada tiga langkah yang bisa dilakukan sebagai individu yang bertanggung jawab dan ingin keluar dari situasi darurat ini.

Pertama, lindungi diri, jangan menjadi kasus baru, praktikkan dengan disiplin ketat semua protokol kesehatan sekarang juga bersama-sama.“Pakai masker dobel, jaga jarak dengan tetap di rumah, cuci tangan sesering mungkin,” ujar dr. Reisa.

Kemudian, kurangi keluar rumah atau turunkan mobilitas dan jauhi kerumunan karena pembawa virus ini adalah manusia, semakin banyak manusia berkumpul di satu tempat semakin besar kemungkinan virus menyebar.

Kedua, apabila terkonfirmasi positif tidak perlu panik dan berebut ruang ICU di rumah sakit. Laporkan ke Puskesmas atau Satgas setempat apabila gejala ringan, gunakan telemedis dan tunggu bantuan datang. “Ingat anda tidak sendirian, kita akan saling membantu, dirawat di rumah sakit atau tidak adalah keputusan dokter,” katanya.

Reisa mengingatkan, apabila menjalani isolasi mandiri, rajin-rajin ukur saturasi oksigen suhu tubuh dan tensi darah, tetap berkonsultasi dengan dokter dan keluarga lewat saluran virtual jangan putus komunikasi. Apabila terjadi pemburukan kondisi badan, komunikasi yang rutin akan memastikan bantuan akan cepat datang dan anda akan tertolong dengan segera.

Lanjut dia, apabila kontak erat, laporkan segera ke Puskesmas pastikan diri dites, berani, dan bertanggung jawab. Ketahui dengan pasti kondisi tubuh agar tidak menjadi sumber penularan yang tak diduga orang lain. Apabila negatif bisa membantu tim lacak atau tim tracing memastikan aman dari penularan.

Menurut dr. Reisa, langkah pertama akan berkontribusi mengurangi jumlah konfirmasi dan mengurangi angka kematian, menurunkan laju penularan secara drastis. Langkah kedua akan menurunkan beban rumah sakit, bed occupancy ratio (BOR) dan meningkatkan angka kesembuhan. Sementara langkah ketiga membantu kabupaten dan kota mencapai target testing dan tracing yang diamanatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. Kombinasi ketiganya membantu kabupaten dan kota anda keluar dari PPKM Darurat.“Percayalah kita bisa, Indonesia, pasti bisa!!! Semoga Tuhan melindungi dan memberkati bangsa Indonesia,” katanya.[***]

Irwan W/gugustugas

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendakian Gunung Mulai 1 September 2026 Dibatasi, Ini Daftar Gunung yang Ditutup dan Dibuka Terbatas

    Pendakian Gunung Mulai 1 September 2026 Dibatasi, Ini Daftar Gunung yang Ditutup dan Dibuka Terbatas

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pendakian gunung mulai 1 September 2026 dibatasi di sejumlah kawasan konservasi Indonesia karena meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tidak menutup seluruh jalur pendakian, tetapi membaginya berdasarkan tingkat risiko, mulai dari penutupan sementara hingga pembukaan secara terbatas. Kebijakan itu berlaku berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal […]

  • Keren, Bangun PLKI, Begini Asa Menag

    Keren, Bangun PLKI, Begini Asa Menag

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Jakarta, Pusat Pelayanan Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) di Ciawi, Bogor, Jawa Barat dibangun, diharapkan pusat literasi ini tidak hanya punya bangunan megah. Tapi juga mampu mengubah wajah keIslaman di Indonesia. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan keberadaan gedung ini nantinya dapat menjadi pusat belajar umat Islam Indonesia bahkan dunia. “Saya berharap dengan PLKI ini, juga […]

  • Jendral Hoegeng & Catatan Kinerja Kepolisian Era Jokowi

    Jendral Hoegeng & Catatan Kinerja Kepolisian Era Jokowi

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.894
    • 0Komentar

    BULAN lalu, tepatnya tanggal 14 Oktober, merupakan hari lahir Hoegeng Imam Santoso. Nama ini mungkin bagi mereka kalangan yang berprofesi sebagai pengayom masyarakat tidaklah asing lagi. Jenderal kepolisian (purn.) Drs. Hoegeng Imam Santoso, yang lahir di Pekalongan 14 Oktober 1921 adalah mantan Kepala Kepolisian RI (Kapolri) ke-5 yang bertugas tahun 1968 hingga 1971. Sekilas tidak […]

  • SMA Plus Negeri 17 Palembang Berguru ke Negeri Pizza

    SMA Plus Negeri 17 Palembang Berguru ke Negeri Pizza

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.612
    • 0Komentar

    “Kita yang disini  justru harus beradaptasi juga dengan mereka, dari aspek makanan, budaya keseharian yang paling penting membawa cerita tentang Provinsi Sumsel ke negaranya.

  • Disuntik Vaksin, Menteri Trenggono : Wajib Karena Sering Tugas Keluar Kota

    Disuntik Vaksin, Menteri Trenggono : Wajib Karena Sering Tugas Keluar Kota

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN  Kelautan dan Perikanan mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi para pegawai. Menteri Sakti Wahyu Trenggono termasuk yang menjalani vaksin hari ini. Menteri Trenggono divaksin sekitar pukul 11.30 WIB bersama dengan sejumlah pejabat eselon I KKP. Dokter dari RS Abdi Waluyo Jakarta yang melakukan penyuntikan. “Saya sudah vaksin. Vaksin ini perlu karena saya sering tugas keluar […]

  • Anda Di PHK?, Jangan Stres, Ini Cara Mengatasinya

    Anda Di PHK?, Jangan Stres, Ini Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga ekonomi dan sosial. Faktanya, wabah ini sudah membuat banyak orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Saat kehilangan pencaharian, seseorang jadi rentan mengalami stres bahkan masalah psikologis tertentu. Setiap orang tentu membutuhkan pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan agar bisa hidup dengan layak. Maka saat terkena PHK, ini […]

expand_less