Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jasa & Niaga » Kemnaker Komitmen Menghapus Pekerja Anak, Penarikan Pekerja Anak Sudah Lama Dilaksanakan

Kemnaker Komitmen Menghapus Pekerja Anak, Penarikan Pekerja Anak Sudah Lama Dilaksanakan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
  • visibility 2.610
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan komitmennya untuk terus berupaya menghapus pekerja anak. Dalam perkembangannya pemerintah sudah melakukan penarikan pekerja anak dari berbagai jenis pekerjaan terburuk sejak 2008.

Dalam periode 2008 sampai 2020 terdapat 143.456 pekerja anak yang telah ditarik dari sekitar 1,5 juta pekerja anak yang berumur 10-17 tahun berdasarkan Data survei Sosial Ekonomi Nasional yang dilakukan oleh BPS pada 2019.

Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat menyampaikan keynote speech pada acara “End Child labour virtual race 2021” yang diselenggarakan oleh ILO dalam rangka World Day Agaisnt Labour 2021secara virtual di Jakarta, Sabtu (12/6/2021).

Menaker Ida menyampaikan bahwa pemerintah memiliki komitmen besar untuk menghapus pekerja anak. Hal ini ditandai dengan ratifikasi Konvensi ILO Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1999.

Selain itu, pemerintah juga memasukkan substansi teknis yang ada dalam Konvensi ILO tersebut dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.

“Kami di Kementerian Ketenagakerjaan serius dan tegas dalam melakukan berbagai upaya konkrit guna mengurangi pekerja anak di Indonesia,” jelas Menaker Ida.

Berbagai upaya yang akan di lakukan di 2021 ini di antaranya pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan pada kelompok rentan, agar peduli pada pemenuhan hak anak dan tidak melibatkan anak dalam pekerjaan berbahaya. Hal ini dilakukan di antaranya melalui supervisi ke perkebunan kelapa sawit dan perkebunan tembakau.

Kedua, langkah-langkah koordinasi dan asistensi untuk mengembalikan anak-anak ke Pendidikan, dengan menggunakan berbagai pendekatan.

Ketiga, memberikan pelatihan pada pekerja anak dari Kelompok Rentan (Putus Sekolah dan Keluarga Miskin) dalam program pelatihan berbasis komunitas dan pemagangan pada lapangan pekerjaan.

Keempat, memfasilitasi intervensi bantuan sosial atau pelindungan sosial pada Kelompok /Buruh dan keluarga miskin yang terdampak Covid-19 yang memiliki kerentanan terhadap anggota keluarga untuk menjadi pekerja anak.

Kelima, melakukan supervisi/pemeriksaan ke perusahaan yang diduga mempekerjakan anak.

Keenam, melakukan sosialisasi/penyebarluasan informasi norma kerja anak kepada stake holder. Dan langkah terakhir, pencanangan zona/ kawasan bebas pekerja anak di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

Menaker Ida mengakui, saat ini masih ada anak di Indonesia yang belum memperoleh hak mereka secara penuh, terutama bagi anak yang terlahir dari keluarga prasejahtera.

“Ketidakberdayaan ekonomi orang tua dalam memenuhi kebutuhan keluarga memaksa anak-anak terlibat dalam pekerjaan yang membahayakan atau bahkan terjerumus dalam bentuk-betuk pekerjaan terburuk untuk anak yang sangat merugikan keselamatan, kesehatan, dan tumbuh kembang anak,” katanya.

Menaker Ida memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pihak atas partisipasinya dalam penanggulangan pekerja anak, serta mengajak Instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama mendukung penanggulangan pekerja anak secara nasional.

“Stop pekerja anak! Mari dukung upaya Pemerintah dengan meningkatkan kepedulian kepada anak-anak sekitar kita,” tegas Ida.

Sementara itu, Dirjen Binwasnaker & K3, Haiyani Rumondang, menambahkan, pekerja anak yang telah berhasil ditarik dari dunia kerja kemudian ditindaklanjuti ke dunia Pendidikan yaitu Pendidikan formal (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA), pendidikan non formal (paket A, paket B, paket C, dan pesantren).

“Program pelatihan telah bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di tingkat Provinsi, Kementerian Sosial, Dinas Sosial di tingkat Provinsi, Kementerian Agama, Kantor Wilayah Agama Provinsi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),” ungkap Haiyani.Kemnaker (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “ Cito – Cito Mamat “

    “ Cito – Cito Mamat “

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    Setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya mulai dari pakaian, kehidupan yang layak, sampai persoalan pendidikan pun harus yang terbaik agar kelak nasibnya lebih baik dari oang tuanya. Tris : “ Tumben nian oy malam ini sepi nian yo ???? “ Kacibob : “ Kalau nak rame bakar pos agek rame dateng galo wong […]

  • Kami akan bertarung dan bekerja keras di Piala Asia

    Kami akan bertarung dan bekerja keras di Piala Asia

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.619
    • 0Komentar

    – Justin Hubner sudah tidak sabar untuk bisa bermain di Piala Asia. Hal itu diungkapnya sesaat tiba di Qatar, Minggu (7/1). Setelah melakukan perjalanan dari Antalya, Turki, timnas Indonesia telah tiba pukul 06.00 waktu setempat.   Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan terbang dari Antalya ke Istanbul pada Sabtu (6/1), pukul 20.55 waktu setempat. “Ini sangat luar […]

  • Perluas Jaringan, PT Pertamina Lubricants Laksanakan Kerjasama

    Perluas Jaringan, PT Pertamina Lubricants Laksanakan Kerjasama

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.705
    • 0Komentar

    SEBAGAI upaya untuk terus mendekatkan produk pelumas Pertamina kepada konsumen dan masyarakat Indonesia sekaligus sebagai langkah strategis untuk memperlebar jaringan outlet, PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri domestik dan internasional menjalin kerja sama dengan outlet Mr. Montir, jaringan nasional bengkel dan toko servis untuk sepeda motor. […]

  • Edukasi Masyarakat, Bupati Muba Siap untuk di Vaksin

    Edukasi Masyarakat, Bupati Muba Siap untuk di Vaksin

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.644
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bakal melibatkan tokoh masyarakat dan ulama, agar masyarakat siap disuntik vaksin. Sebab, terhitung pada 13 Januari nanti vaksinasi COVID-19 akan dimulai dan serentak dilakukan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan menjadi orang pertama yang dilakukan vaksin.  “Muba sudah siap, […]

  • Kebersamaan Menuju Wartawan Bermartabat di Era Now

    Kebersamaan Menuju Wartawan Bermartabat di Era Now

    • calendar_month Selasa, 25 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.938
    • 0Komentar

    KEPENGURUSAN PWI Sumsel telah berlangsung  dalam era dan waktu serta situasi politik yang berbeda. Era kepemimpinan almarhum H Ismail Djalili, H Asdit Abdullah, H Kurnati Abdullah, H Octaf Riyadi telah berlalu dan memberikan manfaat maupun pelajaran yang berharga bagi PWI Sumsel sendiri maupun para anggotanya. Tiap-tiap era telah memberikan warna tersendiri, lengkap dengan kelebihan dan […]

  • Ternacam Kehilangan Lahan, Warga Jungkal Seruduk Pemda OKI 

    Ternacam Kehilangan Lahan, Warga Jungkal Seruduk Pemda OKI 

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI -Terancam banyak kehillangan lahan warga desa jungkal kecamatan pampangan seruduk Pemda OKI. “Kami warga Desa jungkal merasa kecewa kepada Pemkab OKI lantaran sudah mengubah peta lahan desa jungkal sehingga sangat merugikan masyarakat jungkal”terang juru bicara masyarakat jungkal Oma sastra kemarin rabu (27/10) mengatakan. “Perubahan tapal batas desa ini bukan hanya merugikan masyarakat jungkal […]

expand_less
WordPress Archive eCare – Elderly & Health Care Elementor Template Kit eClass – Learning Management System eClassify – Classified ads Buy and Sell Marketplace Flutter App with Laravel Admin Panel eClipse – Photography Portfolio WordPress Theme Eco Nature – Environment & Ecology WordPress Theme Eco Press – Nature, Ecology & NGO WordPress Theme Eco Recycling – Ecology & Nature WordPress Theme EcoClean – House Cleaning Company WordPress Theme eCode WP – Multipurpose WooCommerce Elementor Theme EcoGrow – Green Farming & Agriculture WordPress Theme