Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Survei Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Indonesia Bersedia Menerima Vaksin COVID-19

Survei Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Indonesia Bersedia Menerima Vaksin COVID-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
  • visibility 836
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTRIAN Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dengan dukungan UNICEF dan WHO melakukan survei Nasional tentang penerimaan vaksin COVID-19.

Survei berlangsung pada 19-30 September 2020 dengan tujuan untuk memahami pandangan, persepsi, serta perhatian masyarakat tentang vaksinasi COVID-19.

Pada pelaksanannya, survei tersebut mengumpulkan tanggapan lebih dari 115.000 orang, dari 34 provinsi yang mencakup 508 kabupaten/kota atau 99 persen dari seluruh kabupaten/kota.

Hasil survei menunjukkan bahwa tiga perempat responden menyatakan telah mendengar tentang vaksin COVID19, dan dua pertiga responden menyatakan bersedia menerima vaksin COVID-19. Namun demikian, tingkat penerimaan berbeda-beda di setiap provinsi, hal ini dilatar belakangi oleh status ekonomi, keyakinan agama, status pendidikan serta wilayah.

Pada kelompok masyarakat dengan informasi yang lebih banyak seputar vaksin misalnya, mereka cenderung akan menerima pemberian vaksin COVID-19. Hal yang sama juga terjadi pada responden dengan kepemilikan asuransi kesehatan, sebagian besar dari mereka lebih mungkin menerima vaksin COVID-19. Ini menegaskan bahwa saat ini masih dibutuhkan informasi yang akurat tentang vaksin COVID-19.

“Survei menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia telah mendengar tentang vaksin COVID-19 dan bersedia menerimanya,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi di Jakarta (17/11).

Sementara itu, hasil survei juga menunjukkan adanya kelompok yang ragu dan sebagian kecil yang menolak. Dari tujuh persen responden yang menolak, menyebutkan faktor keamanan, efektivitas, serta kehalalan vaksin sebagai faktor pertimbangan mereka.

Ia menjabarkan bahwa saat ini pemerintah tengah memastikan aspek keamanan dan kehalalan vaksin dari para produsen vaksin COVID-19. Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga telah dikirim ke negara produsen untuk memastikan aspek tersebut. Sembari menunggu ketersediaan vaksin di tanah air, Oscar menyebutkan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi seputar vaksin COVID-19 terus dilakukan kepada masyarakat.

“Sangat penting bagi kami untuk terus memastikan bahwa vaksin tersebut aman. Kami juga melibatkan petugas kesehatan dan membangun kapasitas mereka, karena petugas kesehatan adalah sumber informasi paling terpercaya di masyarakat,” imbuhnya.

Selanjutnya, dari segi geografis. Provinsi Papua melaporkan tingkat penerimaan vaksin paling tinggi dengan 75 persen, kemudian diikuti Jawa dan Kalimantan. Provinsi Aceh memiliki tingkat penerimaan terendah dengan 46 persen. Selain Aceh, daerah dengan penerimaan terendah terdapat di pulau Sumatera, Sulawesi dan Maluku.

Senada dengan Oscar Primadi, Ketua ITAGI Prof. DR. Sri Rezeki S Hadinegoro, dr., SpA (K) mengatakan bahwa masyarakat Indonesia menerima dengan baik pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Hal ini dilatarbelakangi oleh keinginan besar untuk segera mengakhiri pandemi COVID-19.

“Masyarakat jelas bersedia divaksinasi untuk memutus rantai penularan namun pemerintah harus memastikan agar jumlah vaksin COVID-19 cukup dan aksesnya merata agar cakupan imunisasi yang tinggi dapat tercapai. Hal tersebut sangat penting untuk mencapai kekebalan kelompok,” kata Sri Rezeki.

Perwakilan UNICEF Debora Comini mengatakan hasil survei ini akan digunakan untuk mengembangkan strategi vaksinasi COVID-19 yang efektif, termasuk pendekatan komunikasi khusus yang memastikan bahwa seluruh masyarakat memiliki akses ke informasi yang akurat tentang keamanan dan efektivitas vaksin.

“Temuan dari survei ini menggembirakan dan akan membantu kami membangun kebijakan yang tepat untuk vaksinasi COVID-19. Namun vaksin saja tidak akan mengakhiri pandemi,” kata Perwakilan UNICEF Debora Comini. “Kita juga perlu terus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik jika ingin keluar dari krisis ini dalam posisi yang lebih kuat dari sebelumnya.”

“Sebagai survei vaksin COVID-19 terbesar di Indonesia, kekayaan dan luasnya hasil dari survei ini sangat berharga seiring dengan upaya kami untuk mengatasi dampak terburuk pandemi ini bagi masyarakat Indonesia melalui intervensi berbasis bukti,” kata Dr. Paranietharan selaku Representatif WHO untuk Indonesia.[***]

 

Covid.go.id

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi energi, Dekarbonisasi & Optimalisasi EBT, Cara Kurangi Ketergantungan Pada Minyak

    Transformasi energi, Dekarbonisasi & Optimalisasi EBT, Cara Kurangi Ketergantungan Pada Minyak

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.456
    • 0Komentar

    PEMERINTAH akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan bahan bakar. Selain itu, penggunaan energi fosil masih mendominasi bauran energi primer, meski memiliki potensi yang berlimpah dari energi baru terbarukan (EBT). Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, melalui keterangan tertulis dalam webinar “Indonesia Energy Transition […]

  • Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) Resmi Diluncurkan, Ada Rp1,2 Juta per Paket untuk 1 Juta Penerima

    Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) Resmi Diluncurkan, Ada Rp1,2 Juta per Paket untuk 1 Juta Penerima

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.556
    • 0Komentar

    PADA 9 September 2021, pemerintah meluncurkan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Bantuan sebesar Rp1,2 juta ini ditujukan untuk 1 juta pelaku usaha mikro, terutama pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung di kabupaten/kota PPKM Level 4 dan belum pernah menerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). TNI dan POLRI lakukan pendataan […]

  • Curhat Pedagang di Pasar Kayuagung Terkait Ini, Dinas Perdagangan OKI Respon Begini..

    Curhat Pedagang di Pasar Kayuagung Terkait Ini, Dinas Perdagangan OKI Respon Begini..

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Curah hati [curhat] pedagang di Pasar Kayuagung, Kabupaten OKI kepada Dinas Perdagangan Kabupaten OKI sah-sah saja, apalagi bantuan dari tersebut merupakan  program yang berasal dari Disdag Provinsi Sumsel, berupa unit, timbang, box etalase, vacum press, vacuum sealer dan bantuan lainnya untuk pelaku UMKM dan IKM OKI, direalisasikan melalui Disdag Kabupaten OKI dinilai tidak […]

  • IMA Siap Rakernas

    IMA Siap Rakernas

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya memberikan apresiasi  Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Palembang yang akan  menggelar kegiatan Rakernas pada tanggal 17-18 April 2020 mendatang. Hal itu dikatakan Wagub Mawardi Yahya saat menerima President IMA Chapter Palembang Handy Soesanto bersama rombongan di Ruang Tamu Wagub Sumsel, Selasa (18/2/2020). “Pada prinsip, Pemprov Sumsel sangat mendukung […]

  • RSUD Siti Fatimah Dipastikan Bisa Menerima Rujukan BPJS

    RSUD Siti Fatimah Dipastikan Bisa Menerima Rujukan BPJS

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.888
    • 0Komentar

    RSUD Siti Fatimah dipastikan bisa melayani rujukan Pelayanan Kesehatan  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) setelah dikeluarkannya Peraturan Menteri Kesehatan  Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru usai mengecek langsung kesiapan RSUD Siti Fatimah, kemarin. Menurutnya penerapan ini diyakini  akan membawa perbaikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus […]

  • Skipton International Capai Milestone Pinjaman Buy-to-Let GBP1 Miliar

    Skipton International Capai Milestone Pinjaman Buy-to-Let GBP1 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.887
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, GUERNSEY –  Untuk pertama kalinya dalam sejarah Skipton International, bank luar negeri pemenang penghargaan ini telah melampaui pinjaman hipotek buy-to-let Inggris GBP1 miliar. Hal ini dicapai melalui peningkatan basis pelanggan, penyegaran produk, dan investor luar negeri memanfaatkan nilai tukar yang menguntungkan untuk menambahkan properti Inggris ke dalam portofolio investasi mereka.   “Melewati ambang pinjaman […]

expand_less
WordPress Archive Travila – Modern Travel & Tour Booking WordPress Theme Travis | Photography WordPress Theme Travisa – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit Travivu – Travel & Tour Booking WordPress Theme TRAVOL — Travel Agency Elementor WordPress Theme Travon - Hotel, Flights and Tour Meta Search Affiliate Theme Travosca – Travel Elementor Template Kit Trawell – Travel Blog Elementor Template Kit Treck – Immigration and Visa Consulting WordPress Theme Treely Landscape & Gardening Elementor Template Kit