Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Jangan Ragukan Vaksin Covid 19

Jangan Ragukan Vaksin Covid 19

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
  • visibility 1.119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejauh ini hasil uji klinik vaksin covid 19 fase III dinyatakan aman dan tidak ditemukan reaksi berlebihan. Sayangnya, masih ada segelintir masyarakat yang meragukan keamanan dan kemanjuran vaksin, termasuk meragukan keamanan vaksin COVID-19 yang masih dalam proses pengujian.
Saat ini, berbagai negara di dunia tengah serius dalam penelitian untuk menemukan vaksin COVID-19, termasuk Indonesia. Uji klinik vaksin Sinovac, telah masuk tahap III dan selesai melakukan penyuntikan kepada seluruh relawan. Penelitian tersebut dikawal langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan keamanan, dan kemanjurannya sebelum nantinya digunakan masyarakat. Pelaksanaan uji klinik ini harus memenuhi aspek ilmiah dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai pedoman cara uji klinik yang baik. Sejauh ini hasil uji klinik fase III dinyatakan aman dan tidak ditemukan reaksi berlebihan.
Kendati demikian, masih beredar mitos-mitos mengenai vaksin di masyarakat yang perlu diklarifikasi oleh para ahli, guna memberikan pemahaman dan fakta yang benar dan menyeluruh bagi masyarakat. Sebagian besar masyarakat sudah mempercayai dan mengakui kegunaan vaksin bagi pencegahan infeksi penyakit menular, akan tetapi masih ada sedikit dari masyarakat yang meragukan keamanan dan kemanjuran vaksin, termasuk meragukan keamanan vaksin COVID-19 yang masih dalam proses pengujian.
Prof. Dr. dr. Cissy Kartasasmita , Sp.A (K), M.Sc, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan. “Mitos seputar vaksin cukup banyak, masyarakat harus pandai memastikan informasi yang benar. Hal yang tidak masuk akal, harus kita tinggalkan. Terutama harus hati-hati untuk membagikannya dengan orang lain,” ujarnya pada acara Dialog Produktif bertema Keamanan Vaksin dan Menjawab Mitos dengan Fakta, yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11).
Menjawab efek samping vaksin COVID-19 yang telah diuji coba pada ribuan relawan di Indonesia, Prof. Cissy mengatakan, “Tidak ditemukan efek samping yang berat, info atau berita mengenai adanya yang meninggal, sakit berat, sakit punggung, itu tidak terbukti dari hasil uji klinik vaksin COVID-19. Setelah dilakukan penelitian, kejadiannya ternyata tidak berhubungan langsung dengan vaksinasi”.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Cissy juga mengimbau kepada orang tua untuk tetap rutin memberikan vaksin kepada anak-anak dan balita. Ada 12 program imunisasi nasional yang diberikan gratis pada anak-anak dan balita. Dalam kondisi pandemi, pemberian vaksin rutin diberikan, agar tidak menjadi pandemi yang lain nantinya. “Yang paling rawan di sini campak. Campak sangat mudah menular. Imunisasi pada bayi itu yang paling utama, jadi tidak betul bayi tidak boleh diimunisasi,” kata Prof. Cissy.
“Vaksin adalah salah satu cara kita untuk terlindungi dari infeksi penyakit tertentu. Namun kita tetap harus melakukan perilaku 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman) secara disiplin, sampai akhir pandemi nanti,” jelas Prof. Cissy.
Vaksin sendiri merupakan cara mencegah infeksi penyakit tertentu dengan efisien dan efektif. Vaksin terbukti mampu mencegah banyak penyakit seperti, BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, Rubela, Hib, PCV, Influenza, Dengue, HPV. “Yang perlu diketahui pula, apabila kita melakukan imunisasi pada banyak orang maka akan timbul yang disebut dengan imunitas populasi atau dikenal dengan herd immunity. Ini akan melindungi orang lain yang belum atau tidak bisa diberi vaksin seperti, bayi atau orang dengan penyakit gangguan imun,” ujar Prof. Cissy Kartasasmita.
Penolakan yang luas terhadap vaksin COVID-19 justru menghambat terciptanya kekebalan kelompok yang diinginkan. Minimal cakupan imunisasi COVID-19 mencapai 70% dari jumlah populasi.
Terkait proses pembuatan vaksin yang cepat, Prof. Cissy mengatakan. “Teknologi dan kemampuan sumber daya yang maju, serta ketersediaan biaya, mempercepat proses penemuan vaksin COVID-19, dimana fase-fase yang harus dilalui dilakukan secara paralel”.
Laporan keamanan uji klinik vaksin COVID-19 fase satu dan dua telah dipublikasikan pada publikasi internasional dan menunjukkan hasil yang baik. Hasil tersebutlah yang menarik minat lebih dari 2000 relawan untuk berpartisipasi pada uji klinik fase tiga di Bandung. Dari 2000 relawan tersebut, 1620 relawan memenuhi syarat untuk berpartisipasi hingga saat ini telah selesai divaksinasi dan menuggu laporan hasil uji resminya.
(**)sir

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oh, Begini Rupanya Hindari Kebocoran Informasi Ala Pemkot Palembang

    Oh, Begini Rupanya Hindari Kebocoran Informasi Ala Pemkot Palembang

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – “Sosialisasi ini nantinya menerangkan, bagaimana cara kita mengamankan sistem dan data base yang ada dimasing-masing OPD dan umumnya di pemkot sendiri”. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi, yang diintegrasikan dalam layanan satu pintu. Sosialisasi ini sebagai penunjang program Walikota Palembang, yakni Palembang Smart City. […]

  • Demi Kelancaran Kegiatan, Gubernur Bantu Mobil Operasional Dewan Pertimbangan Pendidikan Sumsel

    Demi Kelancaran Kegiatan, Gubernur Bantu Mobil Operasional Dewan Pertimbangan Pendidikan Sumsel

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) menerima audiensi Ketua Dewan Pertimbangan Pendidikan Sumsel, Supadmi Kohar beserta Anggota Dewan lainnya periode 2021-2025 dalam rangka silaturahmi di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kemaren. Melalui kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan bahwa kehadiran Dewan Pertimbangan Pendidikan sangat diharapkan oleh banyak pihak, terutama didunia pendidikan apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini. […]

  • NET

    Positif Covid -19 di Sumsel Total 1.498 Kasus, Tambahan 50 Kasus Baru Didominasi Palembang, Bagaimana PSBB II Sukseskah ?  

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    UPDATE Covid -19 Selasa [16/6/2020], kasus positif covid-19 di Sumsel bertambah 50 kasus, sehingga total menjadi 1.498 kasus, lantas sukseskah Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB] tahap II yang hari ini Selasa [16/6/2020] baru berakhir dan Pemkot Palembang sendiri  segera melakukan beberapa pembahasan dari hasil pelaksanaan PSBB tersebut. Hanya masukan dan saran berbagai kalangan para ahli […]

  • Terkait Mahasiswa OKI di China, Terjangkitkah Virus Corona ?,Ini Kata Dinas Kesehatan

    Terkait Mahasiswa OKI di China, Terjangkitkah Virus Corona ?,Ini Kata Dinas Kesehatan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) Provinsi Sumatera Selatan tak menampik jika ada seorang mahasiswa tercatat asal Desa Air Rumbai Kecamatan Pangkalan Lampam OKI juga ikut dijemput dari negara Cina dalam proses evakuasi yang telah dilaksanakan. Dalam beberapa pekan terakhir dunia dihebohkan atas adanya virus corona yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina. […]

  • Sebar PHW untuk Puskesdes & Rumah Ibadah

    Sebar PHW untuk Puskesdes & Rumah Ibadah

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    GERAKAN Cegah Covid-19 di Musi Banyuasin terus hadir dari berbagai elemen, kali ini Forum Bangso Batak Indonesia ( FBBI ) DPC Musi Banyuasin (Muba) yang mendukung program dan usaha Pemkab Muba dalam mencegah Covid-19 dengan menyebar bantuan portable hand wash (fasilitas cuci tangan) ke daerah pelosok di wilayah Muba. Aksi sosial FBBI DPC Muba tersebut […]

  • Resmikan PS Banyuasin, Lelang “Jersey” Tembus Rp300 Juta

    Resmikan PS Banyuasin, Lelang “Jersey” Tembus Rp300 Juta

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H. Askolani, SH. MH meluncurkan skuad PS. Banyuasin, dalam peluncuran tersebut dilakukan lelang “Jersey” [seragam] tim PS. Banyuasin. Askolani, yang juga menjabat Presiden Club PS Banyuasin berharap PS. Banyuasin “Rimau Benyali” Banyuasin dapat kembali mengaum, baik di ajang Nasional maupun Internasional. “Hari ini PS. Banyuasin resmi diluncurkan, dan sekalian  dilakukan Lelang Jersey  PS […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Mixpanel WooCommerce Mollie WooCommerce Moneris Gateway WooCommerce MSRP Pricing CURCY - WooCommerce Multi Currency - Currency Switcher Woocommerce Multilingual WooCommerce Multiple Currencies WooCommerce Multiple Customer Addresses WooCommerce Multipurpose Responsive WordPress Theme – WizeStore WooCommerce MultiStep Checkout Wizard