Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » OJK Gandeng 5 Asuransi dan 7 Jaringan RS, Resep Baru Tekan Lonjakan Biaya Kesehatan

OJK Gandeng 5 Asuransi dan 7 Jaringan RS, Resep Baru Tekan Lonjakan Biaya Kesehatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Lonjakan biaya layanan kesehatan menjadi perhatian di tengah kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang tetap berkualitas dan terjangkau. Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan besarnya biaya pengobatan, tetapi juga menyangkut proses administrasi, klaim, serta koordinasi antara pihak yang terlibat dalam pembiayaan kesehatan.

Untuk menjawab persoalan itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membentuk Task Force Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ).

Langkah ini melibatkan sejumlah perusahaan asuransi dan jaringan rumah sakit. Lima perusahaan yang terlibat antara lain AIA Financial, BRI Life, Manulife Indonesia, Manulife Syariah, dan BCA Life. Sementara dari sisi fasilitas kesehatan, terdapat tujuh grup rumah sakit yang masuk dalam kolaborasi tersebut.

Pembentukan KAPJ diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarpihak dalam ekosistem pembiayaan kesehatan, termasuk melalui pemanfaatan dan pertukaran data serta penyelarasan proses administrasi dan pembayaran.

Biaya Kesehatan Jadi Perhatian

Kenaikan biaya kesehatan menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keberlanjutan pembiayaan layanan kesehatan. Oleh karena itu, efisiensi perlu dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

Terkait soal itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya menjaga pembiayaan kesehatan nasional agar tetap efisien dan terjangkau. Upaya tersebut membutuhkan koordinasi yang lebih baik antara penyelenggara jaminan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian OJK Ogi Prastomiyono menilai kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan pada sistem pembiayaan kesehatan.

Melalui KAPJ, berbagai persoalan yang muncul dalam hubungan antara perusahaan asuransi, rumah sakit, dan penyelenggara jaminan dapat dibahas secara lebih terkoordinasi.

Data dan Administrasi Jadi Kunci

Salah satu bagian penting dari kolaborasi tersebut adalah penguatan pertukaran data. Data yang lebih terhubung dapat membantu penyelenggara memahami pola biaya layanan, proses klaim, serta berbagai kendala yang muncul antara penjamin dan rumah sakit.

Koordinasi juga diharapkan dapat mengurangi proses administrasi yang tidak perlu. Dengan mekanisme yang lebih selaras, proses layanan dan pembayaran diharapkan bisa berjalan lebih efisien.

Namun, keberhasilan KAPJ tidak cukup hanya dilihat dari terbentuknya task force. Hasil akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana koordinasi tersebut mampu menghasilkan perubahan nyata dalam sistem pembiayaan kesehatan.

Kolaborasi lima perusahaan asuransi dengan tujuh jaringan rumah sakit menjadi salah satu langkah awal.

Tantangan berikutnya adalah memastikan kerja sama tersebut tidak berhenti pada koordinasi antarlembaga, tetapi benar-benar membantu menciptakan sistem pembiayaan kesehatan yang lebih efisien, transparan, dan terjangkau. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Peroleh Tambahan 3 Juta Liter Kuota BBM Solar Bersubsidi

    Sumsel Peroleh Tambahan 3 Juta Liter Kuota BBM Solar Bersubsidi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.833
    • 0Komentar

    PADA tahun 2020 ini Sumsel mendapat tambahan kuota BBM Solar Bersubsidi sebanyak 3 juta liter. SK penambahan kuota tersebut diserahkan oleh Kepala BPH migas M.Fanshurullah Asa didampingi Anggota Komisi VII DPR RI H.Yulian Gunhar saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumsel dalam rangka penyampaoan informasi kuota jenis BBM tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Tahun […]

  • transmisi listrik pln

    Penuhi Listrik 3.000 Desa, Sumsel Kawal Pembebasan Lahan Transmisi PLN

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.602
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Sumsel akan mengawal langsung terkait pembebasan lahan guna pembangunan transmisi PLN guna menjangkau kebutuhan listrik hingga seluruh pelosok desa di wilayah Sumsel.

  • Kerja Bareng Sisir APK yang Masih Terpampang

    Kerja Bareng Sisir APK yang Masih Terpampang

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Banyuasin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta beberapa OPD Muba yakni diantaranya Satpol-PP dan Kesbangpol Muba,  menertibkan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) yang masih terpasang. Pasalnya, terhitung mulai hari ini sudah mulai memasuki masa tenang jelang pelaksanaan Pemilu serentak 17 April nanti. “Sebelumnya sudah […]

  • Alhamdulillah, Hafidz Sumsel Raih Juara I STQ Nasional

    Alhamdulillah, Hafidz Sumsel Raih Juara I STQ Nasional

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel kembali mencatat prestasi masuk peringkat 10 besar nasional menyisihkan puluhan provinsi lain yang ambil bagian dalam berbagai ajang perlombaan seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke-25 di Pontianak akhirnya resmi ditutup, Jumat (5/7/2019) malam. Pengumuman hasil lomba itu sendiri dilakukan panitia berbarengan dengan  penutupan STQ nasional yang diselenggarakan di depan taman Alun Kapuas Jl Rahadi […]

  • Potensi OKI dilirik BI, soal apa tuh !

    Potensi OKI dilirik BI, soal apa tuh !

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ogan Komering Ilir (OKI) salah satu daerah penghasil beras terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel) dan Indonesia. Potensi itu dilirik oleh Bank Indonesia (BI) untuk mengembangkan beras hasil panen para petani di OKI itu dengan merek dagang sendiri. Menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bende Seguguk, BI akan meningkatkan kapasitas usaha penggilingan padi (rice […]

  • Uswatun dan Nur, Wakil MTQ Asal Muba ke Tingkat Nasional

    Uswatun dan Nur, Wakil MTQ Asal Muba ke Tingkat Nasional

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    BANGGA sekaligus haru, suasana itulah yang tampak dirasakan Nur Marhama dan Uswatun Hasanah, Jumat (11/9/2020) malam pada rangkaian Penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur’an Terbatas ke-XXIX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020 di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang. Betapa tidak, kedua putri daerah asal Musi Banyuasin ini berhasil dinobatkan dewan juri MTQ untuk mewakili […]

expand_less
WordPress Archive Rekord – Ajaxify Music – Events – Podcasts Multipurpose WordPress Theme Relaxa – Yoga Teacher & Studio Elementor Template Kit Relayzo – Email Capture Relazio – Public Relation Agency Elementor Template Kit Relevanssi Premium Relife Physiotherapy & Chiropractor Elementor Template Kit Reload - Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Remake – Minimal Theme Remind review for WC Renata – WordPress Theme for SPA & Wellness