Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » ‘Bekunci’ Cara Warga Jermun OKI Lockdown dari Pandemi COVID-19

‘Bekunci’ Cara Warga Jermun OKI Lockdown dari Pandemi COVID-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
  • visibility 1.419
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ISTILAH lockdown  makin populer seiring semakin meluasnya wabah virus Corona di dunia. Kata Lockdown digunakan untuk menjelaskan suatu upaya pengendalian penyebaran infeksi. Mengacu pada penjelasan pemerintah, lockdown mengharuskan sebuah wilayah menutup akses masuk maupun keluar sepenuhnya.

Masyarakat di wilayah yang diberlakukan lockdown tidak dapat lagi keluar rumah dan berkumpul, sementara semua transportasi dan kegiatan perkantoran, sekolah, maupun ibadah akan dinonaktifkan.

Definisi lockdown sebenarnya belum disepakati secara global. Penerapan pun berbeda di setiap wilayah. Di Tiongkok misalnya lockdown diterapkan secara total. Selama diberlakukan lockdown, seluruh warga di kota tersebut dilarang keluar rumah dan semua area publik, seperti mal dan pasar, ditutup.

Sementara di Spanyol dan Italia, kebijakan lockdown di sana masih memperbolehkan warganya pergi keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dan membeli obat-obatan.

Lain lagi di Indonesia, Pemerintah mengenalkan istilah PSBB atau singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi sebagaimana dilansir dari Antara menyebutkan PSBB sejatinya berbeda dengan karantina wilayah (lockdown), di mana masyarakat tidak diperkenankan untuk beraktivitas di luar rumah namun bersifat lebih ketat daripada imbauan jaga jarak fisik (fisical distancing).

Nun Jauh sebelum istilah lockdown maupun PSBB tenar, Warga Desa Jermun Kecamatan Pampangan, Ogan Komering Ilir sejak puluhan tahun lalu telah mengenal istilah ‘bekunci’ Bekunci merupakan rangkaian dari prosesi upacara adat ‘sedekah ubat’ yang digelar dalam rangka mencegah wabah penyakit.

Ritual sedekah ubat digelar dalam rangkaian 4 hari. Dimalam hari pertama disebut dengan Tolak Balak. Dimalam itu selepas magrib, tua, muda, bahkan anak-anak diajak berkumpul di tanah lapang untuk mengikuti ritual sedekah obat. Sekelompok pemuda mengelilingi warga yang berkumpul itu dengan kayu memali sejenis kayu gaharu yang telah dikupas bersih.

Kayu tersebut disusun rapi mengurung warga peserta ritual sedekah obat. Jika telah masuk waktu ritual, tidak seorang pun diperbolehkan keluar masuk dari lingkaran tersebut.

Berselang beberapa menit ketua adat desa pun keluar dengan membawa teko besar berisi air yang sudah dicampur rempah daun paya. Di belakangnya berbaris anak-anak muda yang membawa teko dengan ukuran yang sama. Air dalam teko tersebut lalu dipercikan satu per satu kepada tiap warga.

Keesokan harinya hingga hari ketiga warga harus berpantang, yaitu dilarang pergi ke sawah ataupun ke kebun bahkan dilarang keras memegang senjata tajam.

Warga percaya, bila dilanggar akan mendatangkan mara bahaya apalagi di hari ketiga yang disebut dengan pantang perit (pantang ketat), warga dilarang melakukan aktifitas berat.

Selama 3 hari berturut-turut itu, menjelang maghrib, setiap rumah menyalakan api dengan sabut kelapa sebagai simbol mengusir setiap mara bahaya. Ritual ini dilakukan oleh Kepala Keluarga atau anak laki-laki. Malam harinya, tidak ada seorang wargapun yang berani keluar rumah.

Selain menyalakan api, kepala keluarga juga memasang bambu kuning yang diselipkan di atap plafon rumah. Bambu kuning itu melambangkan keberanian dan kesejahteraan.

Banyaknya bambu kuning yang melekat di atap rumah, menggambarkan sudah berapa kali penghuni rumah tersebut mengikuti sedekah obat.

Di hari keempat selepas berpantang, digelar sedekah dawet. Warga yang mampu membuat kolak dawet di rumah masing-masing lalu dibagikan ke warga yang kurang mampu serta jiron tetangga.

Selain dawet, Hidangan lain yang disediakan juga unik. Ada lemang yang terbuat dari tepung beras yang dimasukkan ke dalam bambu lalu dibakar di atas tungku api. Ada sagon yang terbuat dari tepung terigu dicampur kelapa dimasak dengan gula pasir.

Ada juga gulo puan, yaitu hasil permentasi susu kerbau yang jadi ciri khas kecamatan Pampangan. Hidangan yang disediakan menurut warga memiliki makna tersendiri dan jarang dimasak kecuali digelaran sedekah ubat.

Hidangan disiapkan secara bersama-sama. Warga dengan ikhlas menyisihkan rezeki sekedar membuat dan membawa sejumlah hidangan, untuk disantap bersama seusai upacara. Tidak ada jarak yang memisahkan baik miskin, kaya, tua, dan muda. Semua larut dalam kebersamaan.

Semua kebutuhan sedekah ditanggung bersama sama bahkan dimasak dengan bersama-sama pula. Semasa pandemi corona dan Bulan Suci Ramadhan warga Jermun memang tidak melaksanakan prosesi sedekah ubat. Mereka patuh pada himbauan fisical distancing oleh pemerintah.

Meski demikian, sejak awal pandemi mereka telah ‘bekunci’ tidak keluar kampung jika bukan karena urusan penting.

Untuk kebutuhan sehari-hari mereka makan dari sumber daya alam yang ada. Sayur mereka ambil dari pekarangan rumah atau kebun. Jika ingin makan ikan, mereka cukup turun ke sungai memancing atau melempar jala. Hidup sederhana yang sudah biasa mereka jalani jauh sebelum pandemi.

Kepala Desa Jermun, Abus Roni mengatakan untuk menjaga desa dari virus corona dia mendirikan pos jaga. Di pos itu warga bergantian berjaga. Setiap pendatang dicek dan diperiksa oleh bidan desa.

Sampai kini belum ada warganya yang terpapar corona ujar Abus. Hal itu karena kehidupan mereka yang sederhana dan patuh pada ajaran leluhur. Bekunci bukan hanya untuk menyelamatkan diri sendiri tapi saling jaga untuk sesama.[***]

 

Adi Yanto

Plt. Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik, Diskominfo OKI

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nanti Malam Ada Pawai Takbir Di Muba, Ini Rutenya

    Nanti Malam Ada Pawai Takbir Di Muba, Ini Rutenya

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    MENYAMBUT hari kemenangan yakni Idul Fitri 1440 H, pada selasa  malam  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan menggelar takbir keliling dan memfasilitasi angkutan untuk warga di bumi Serasan Sekate. Kabag Kesra Pemkab Muba, Opi Palupi mengatakan untuk membuat suasana pawai takbir keliling pada malam takbiran Idul Fitri 1440 H nanti, Pemkab Muba akan memfasilitasi kendaraan mobil […]

  • Dihadapan Peserta Diskusi, Kata Alex Noerdin Sumsel Bukan Provinsi Karbitan

    Dihadapan Peserta Diskusi, Kata Alex Noerdin Sumsel Bukan Provinsi Karbitan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang  – Dihadapan peserta  Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema “Progress dan Kesiapan Asian Games 2018″di Wisma Atlet Jakabaring Sports City, Palembang, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan bahwa Sumse bukan provinsi karbitan. Oleh karena itu, Sumsel siap melaksanakan Asian Games pada Agustus mendatang, Sumsel juga sudah mempersiapkan venue di Jakabaring Sport […]

  • Ishak Mekki Ajak Kader Jaga Kekompakan Partai Demokrat

    Ishak Mekki Ajak Kader Jaga Kekompakan Partai Demokrat

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.590
    • 0Komentar

    KETUA DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki mengajak para kader di Sumsel untuk menjaga kekompakan, bahkan untuk berbicara kepublik dalam membuka terang kesolidtan dan kekompakan mendukung ketum AHY yang dipilih secara aklamasi selama ini. Hal itu disampaikannnya bersama Wakil Ketua DPD Chairul S Matdiah, di Palembang, kemarin. “Kader- kader yang ada juga harus bicara kepublik, […]

  • Hadiri Muscab, Bupati Ajak DPC PPP Terus Sinergi Kontribusi untuk Warga Muba

    Hadiri Muscab, Bupati Ajak DPC PPP Terus Sinergi Kontribusi untuk Warga Muba

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    PLT Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba, H Yudi Herzandi MH menghadiri acara Pembukaan Musyawarah Cabang ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Muba di Kantor DPC PPP Kabupaten Muba, Senin (18/10/2021). Dalam sambutan Plt Bupati Muba disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba mengatakan, semoga […]

  • Karhutla Beruntun di Kaltim-Jateng, 27,9 Hektare Lahan Terbakar

    Karhutla Beruntun di Kaltim-Jateng, 27,9 Hektare Lahan Terbakar

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi beruntun di sejumlah wilayah Kalimantan Timur dan Jawa Tengah. Dalam rangkuman laporan bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode 12-13 Agustus 2026, total lahan yang terbakar dalam tiga kejadian tersebut mencapai 27,9 hektare. Karhutla dengan luasan terbesar terjadi di Kelurahan Muara Sanga-sanga, Kecamatan Sanga-sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, […]

  • Asian Games, DKI Peroleh Hibah 35 SPLU untuk Bus Listrik

    Asian Games, DKI Peroleh Hibah 35 SPLU untuk Bus Listrik

    • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Kepala Bidang Pengelolaan Energi Listrik, Minyak, dan Gas Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Edward Napitupulu mengatakan, pada Asian Games pihaknya mendapatkan hibah 35 titik stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di sekitar arena. Puluhan titik itu hanya memiliki daya untuk pengisian laptop dan smartphone saja. “Kalau untuk bus listrik, kami sedang siapkan […]

expand_less
WordPress Archive Fijar – Plumbing Service Elementor Template Kit Fika – Wedding & Wedding Planner Elementor Template Kit Fildisi - Responsive Multi-Purpose WordPress Theme File Manager Plugin For WordPress File Sharing module for Perfex CRM FileBird – WordPress Media Library Folders Filebob – File Sharing And Storage Platform (SAAS) Fillo – Shoes & Sneakers Store WooCommerce Elementor Template Kit Filma – Film Maker & Movie Streaming Services Elementor Template Kit Filter Everything — WordPress/WooCommerce Product Filter