Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Muba Komit Bangun Kawasan Green Corridor, Batsu Masuk Pertumbuhan Ekonomi Hijau

Muba Komit Bangun Kawasan Green Corridor, Batsu Masuk Pertumbuhan Ekonomi Hijau

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
  • visibility 909
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEKAYAAN sumber daya alam (SDA) di Kabupaten Muba membuat Muba menjadi daerah yang berkembang pesat, utamanya dalam aspek pertumbuhan ekonomi hijau, dimana dibidang perkebunan, yaitu sawit dan karet serta Pertambangan, Minyak dan Gas Bumi sangat menarik perhatian bagi investor untuk datang ke Muba.

Dalam kesempatan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dr H Dodi Reza Alex MBA menghadiri sekaligus menyampaikan paparan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Babat Supat (Batsu), pada Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka pembahasan Raperda RDTR bertempat di The Sultan Hotel Residence Jakarta, Selasa (25/2/2020), Bupati Muba Dodi Reza menyampaikan penjelasan tentang RDTR Bagian Wilayah Perencanaan (BWP) Kawasan Perkotaan Babat Supat.

“Sesuai dengan RPJMD Pemkab Muba, salah satu misi, yaitu mengelola SDA secara optimal dan bertanggung jawab dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu kami berkomitmen menyelesaikan Perda RDTR ini menjadi prioritas untuk membangun Babat Supat menjadi kawasan perkotaan yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi hijau,” papar Dodi.

Doktor Lulusan Universitas Padjajaran ini juga mengungkapkan, Kabupaten Muba memiliki mayoritas petani perkebunan sawit dan karet, maka dalam membangun Muba lebih mengedepankan pelestarian lingkungan, dalam hal ini komoditas sawit sudah melalui program peremajaan sawit rakyat pertama oleh presiden RI pada tahun 2017 dan akan dipanen oleh Presiden RI pada Juni 2020 mendatang.

Kemudian juga Kabupaten Muba terpilih nantinya menjadi salah satu daerah percontohan penerapan Bahan Bakar Nabati (BBN), yang menjadi program super prioritas pemerintah pusat dalam mengimplementasikan energi terbarukan karena inovasi Kabupaten Muba dalam mengembangkan bioufuel.

“Selain Babat Supat ada empat kecamatan lagi yang kami ajukan RDTR, yaitu Kecamatan Sekayu, Babat Toman, Sungai Lilin dan Bayung Lencir. Namun dari kementerian ATR Badan Pertanahan Nasional baru Babat Supat yang dipilih, oleh karena itu empat kecamatan tersebut sekarang kami ajukan RDTR menggunakan APBD sendiri, maka dari itu kami butuh bimbingan dan dukungan dari pemerintah pusat agar mempercepat dalam prosesnya,”ucap Dodi.

 

RDTR Harus Diatur

Lanjut Dodi, Pemkab Muba juga menyambut baik dan sangat mendukung adanya RDTR ini karena menunjukan bahwa tata ruang sebuah daerah harus diatur, sehingga penataan potensi investasi dapat berjalan menjadi lebih baik.

“Mudah-mudahan ke depan ada lagi daerah khususnya di Muba yang bisa menjadi perkotaan selanjutnya juga,”ucap Dodi.

Sementara itu dalam arahan Dirjen Kementerian Agraria dan Tata Ruang RI, Dr Ir Abdul Kamarzuki MPM menyampaikan

terdapat 57 lokasi yang memiliki RDTR  tahun ini, RDTR tersebut sudah disusun sejak pertengahan 2019. Penyusunan Perda RDTR memang tidak mudah mengingat aturan ini perlu disahkan oleh DPRD.

“Prosesnya tidak dari kita, tetapi di DPRD. Di DPRD itu prosesnya panjang. Semua fraksi berbicara. Kalau dari kita, persetujuan substansi, itu bisa diselesaikan dengan cepat. Tetapi proses politisi di daerah itu yang menjadi persoalan,” tuturnya.

Lebih lanjut Kamarzuki mengatakan, dengan adanya RDTR ini maka investasi di sebuah daerah bisa digenjot dan ada kepastian bagi investor. Pasalnya, RDTR merupakan rencana secara terperinci tentang tata ruang wilayah kabupaten/kota yang dilengkapi dengan peraturan zonasi kabupaten/kota.

“Sengaja hari ini kepala daerah dan ketua DPRD serta kepala OPD terkait dihadirkan pada rakor lintas sektoral ini, supaya masing-masing memahami, ujungnya  akan jadi perda sehingga pelaksanaan RDTR punya landasan hukum, untuk mengawal pelaksanaan pembangunan  di daerah. Banyak kepala daerah yang tidak paham kalau daerah nya akan jadi RDTR, makanya kami minta hadir langsung supaya tidak terjadi kesalahan di masa mendatang,”ucapnya.

Acara turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Sugondo serta para Kepala Perangkat Daerah  Musi Banyuasin terkait.[***]

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun & Mengelola Desa sejahtera

    Membangun & Mengelola Desa sejahtera

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.456
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN demokrasi, dan kesejahteraan merupakan tiga konsep yang saling berkaitan satu sama lain yang tak bisa dipisahkan. Demokrasi merupakan instrumen dan proses politik, pembangunan merupakan arena, dan kesejahteraan merupakan tujuan. Pada konteks Indonesia, pembangunan merupakan tema utama bahkan menjadi warisan (legacy) utama. Pasca-kemerdekaan Indonesia mulai dan terus melakukan pembangunan pada berbagai sektor, akan tetapi pembangunan yang dilakukan belum mampu menyentuh […]

  • Digitalisasi Sekolah Jadi Prioritas, Kenapa

    Digitalisasi Sekolah Jadi Prioritas, Kenapa

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa kita semua patut merasa bangga karena pendidikan Indonesia dibangun dari pemikiran yang maju, yakni merdeka dalam belajar. Ki Hajar Dewantara telah mencetuskannya puluhan tahun yang lalu, dan tugas kita sekarang adalah bersama-sama mewujudkannya. Dengan teknologi yang ada sekarang, kita semestinya semakin kreatif, semakin […]

  • Ente punya balita ! sejak dini ajarin dong berhitung, ada tips mudah, siapa tahu berguna

    Ente punya balita ! sejak dini ajarin dong berhitung, ada tips mudah, siapa tahu berguna

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.841
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Balita umur 3-4 tahun jika diajari dengan serisu berhitung, InsyaAllah akan menghasilkan generasi yang berkualitas, dan pelajaran matematika sejenisnya bisa ia minati kelak. Bahkan mengajari balita menghitung juga sebenarnya  dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendidik. Nah, berikut adalah beberapa tips untuk mengajari balita menghitung: Gunakan objek nyata: Gunakan benda-benda di sekitar mereka, seperti […]

  • Jelang Idul Fitri, Bank Sumsel Babel Siapkan Uang Tunai Rp25 Miliar Untuk ATM di Palembang

    Jelang Idul Fitri, Bank Sumsel Babel Siapkan Uang Tunai Rp25 Miliar Untuk ATM di Palembang

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.775
    • 0Komentar

    BANK Sumsel Babel menyiapkan uang tunai di Anjungan Tunai Mandiri [ATM] sebesar Rp25 miliar,  guna melayani nasabah di Kota Palembang menjelang dan saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Corporate Secretary Bank Sumsel Babel, Normandy Akil menjelaskan uang tunai sebesar itu merupakan pecahan Rp50 ribu – Rp100 ribu, disebar di 58 ATM yang ada di Kota […]

  • Ada Misi Apa UIN Raden Fatah Sebar Mahasiswa di 77 Desa di Muba ?

    Ada Misi Apa UIN Raden Fatah Sebar Mahasiswa di 77 Desa di Muba ?

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    SEBANYAK 750 Orang Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Angkatan 71 di Kabupaten Musi Banyuasin, terhitung sejak tanggal 22 Juli – 4 September 2019. Sebelum dilepas menuju ke tempat KKN yang berada di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, para Mahasiswa mengikuti Acara Penerimaan Mahasiswa KKN oleh Bupati Muba […]

  • Hati-Hati! Dampak Jangka Panjang COVID-19  Pada Kesehatan

    Hati-Hati! Dampak Jangka Panjang COVID-19  Pada Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.381
    • 0Komentar

    PASIEN COVID-19 dapat mengalami dampak jangka panjang pada kesehatan, yang bisa berlangsung mingguan hingga bulanan setelah dinyatakan sembuh. Beberapa dampak jangka panjang yang banyak dilaporkan termasuk kelelahan, kesulitan bernapas atau sesak napas, batuk, nyeri sendi, dan juga nyeri di dada. CDC juga mencatat laporan dampak jangka panjang serius yang mempengaruhi sistem organ tubuh secara berbeda-beda. […]

expand_less
WordPress Archive KnowledgeBase, Glossary, FAQ, HelpDesk ChatBot with ChatGPT Knox | Multi-Business Modern WordPress Theme Knox – Technology & Apps Template Kit Koach – Life Coach & Counseling Elementor Template Kit Kodai – Asian Restaurant Elementor Template Kit Kodelaw – Lawyer Attorney Elementor Template Kit Koffe – Cafe & Coffee Shop Template Kit KoKa – MultiPurpose WooCommerce Theme Kold – Air Conditioner & HVAC Repair Service Elementor Template Kit Kologi – Charity NonProfit Elementor Template Kit