Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Lewat Program Prona, Palembang Targetkan 7.000 Tanah Masyarakat Bersertifikat,  Wawako : “Kami Tekankan Biaya Tak Lebih Dari Rp200 Ribu”  

Lewat Program Prona, Palembang Targetkan 7.000 Tanah Masyarakat Bersertifikat,  Wawako : “Kami Tekankan Biaya Tak Lebih Dari Rp200 Ribu”  

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
  • visibility 1.051
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mendorong masyarakat agar cepat mengurus sertifikat  dengan menargetkan 7.000 sertifikat gratis di Kota Palembang. Hal ini Guna menjalankan Program Nasional (Prona) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau sertifikat tanah gratis oleh Presiden Jokowi.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, dalam rangka mendukung Prona sertifikat gratis, pihaknya berharap masyarakat dengan cepat mengurus kelengkapannya. Hal ini diungkapkannya usai berkunjung ke BPN Kota Palembang, Jumat (24/1/2020).

“Pertama kita silaturahmi, kemudian kunjungan kami ini guna memastikan informasi program BPN, serra menyampaikan harapan sehingga PTSL prona bisa terealisasi dengan baik. Kita ucapkan terima kasih kepada BPN yang pro aktif untuk membantu masyarakat membuat sertifikat tanahnya,” ujar Fitri.

Mengenai biaya Rp200 ribu yang harus dibayar oleh masyarakat itun merupakan administrasi. Sesuai kesepakatan dengan tiga menteri untuk mengurus prona tersebut harus mengikuti beberapa tahapan, seperti biaya patok tanah, BPHTB, materai dan belanko. “Prona PTSL itu gratis, tapi administrasi ditanggung oleh pemohon. Tapi kita tekankankan agar biaya tidak lebih dari 200 ribu,” tegasnya.

Jika ditemukan pungutan liar laiinnya, Fitri mengajak tim saber pungli untuk mengawasinya. “Kalau ada pungli di luar itu semua, akan kita tindaklanjuti,” kata dia.

Sementara itu Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang, Cecep Prayoga menambahkan, pelaksanaan PTSL ini sudah ditetapkan 36 kelurahan potensinya. Pihaknya melakukan penyuluhan, pengolaham data dibiayai pemerintah, tetapi berkas lengkap dan patok tanah itu kewajiban pemohon sebesar Rp200 ribu. “Administrasi itu kewajiban, karena biaya itu untuk mengurus KTP, surat-surat tanah, BPHTB dan patok tanah. Karena ada biaya, seolah-olah itu pungutan liar, padahal biaya tersebut kewajiban pemohon untuk mengurus prona,” jelas dia.

Saat ini yang belum memiliki sertifikat tinggal 35 persen saja. Untuk itulah, pihaknya terus mengupayakan tanah masyarakat bersertifikat. “Masih banyak daerah yang belum miliki sertifikat, itu tersebar. Salah satunya di Sematang Borang juga kecamatan yang belum banyak bersertifikat tanahnya,” aku dia.[***]

Ril/Sep

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Covid-19 Ingatkan Pilkada Jangan Jadi Klaster Baru

    Satgas Covid-19 Ingatkan Pilkada Jangan Jadi Klaster Baru

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.384
    • 0Komentar

    JELANG pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 9 Desember 2020, Satgas Penanganan Covid-19 berharap pilkada serentak jangan menjadi ajang penularan baru atau bahkan melahirkan klaster baru Covid-19. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito pun menyampaikan 4 pesan penting untuk pelaksanaan pilkada dalam masa pandemi. “Dalam keadaan pandemi, tentunya pemilihan kepala daerah atau pemilihan […]

  • Menkumham RI  : Ini  ‘Legacy’ Terbaik Gubernur Sumsel, Apa Aja ?

    Menkumham RI  : Ini  ‘Legacy’ Terbaik Gubernur Sumsel, Apa Aja ?

    • calendar_month Rabu, 18 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Mulai dari Ligh Rail Transit (LRT) yang sudah mendahului Jakarta dan pembangunan rumah sakit berkelas international. 

  • Tips Mudah Hemat Air di Musim Kemarau

    Tips Mudah Hemat Air di Musim Kemarau

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.416
    • 0Komentar

    MENGHEMAT air mungkin masih sedikit sulit bagi sebagian besar orang. Meskipun menjadi kebutuhan pokok, namun tidak jarang penggunaan air yang kita lakukan justru menjadi tidak efisien. Penggunaan air yang tidak efisien baru terasa kala memasuki musim kemarau Pasokan air berkurang, bahkan air tanah pun habis. Meski sering dianggap sepele, penggunaan air yang baik akan bermanfaat. Maka […]

  • Rp774 Miliar Dicuri di Laut, Wah..Bisa Buat 774 Ribu Anak Tidak Stunting!

    Rp774 Miliar Dicuri di Laut, Wah..Bisa Buat 774 Ribu Anak Tidak Stunting!

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Pak, itu kapal bendera Tiongkok lagi ngambang di selatan Bali, mancing atau nyolong, Pak?”“Kalau dia mancing, kenapa kita yang boncos?”“Lha iya, saya mancing di empang belakang rumah aja disuruh bayar karcis, itu di laut lepas kok gratisan!” Begitulah kira-kira obrolan warung kopi di pinggir dermaga yang belakangan makin panas, bukan karena pemilu atau […]

  • Sungai Bahar Muba Meluap, 586 KK Terdampak, Pemkab Muba Turunkan Bantuan Logistik & Evakuasi

    Sungai Bahar Muba Meluap, 586 KK Terdampak, Pemkab Muba Turunkan Bantuan Logistik & Evakuasi

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, MUBA- Curah hujan tinggi di Kabupaten Muba membuat Sungai Bahar Kecamatan Bayung Lencir meluap, Senin (7/11/2022). Akibatnya, dua dusun yakni Dusun I dan Dusun 2 Desa di Muara Bahar Kecamatan Bayung Lencir terkena dampak dari luapan sungai tersebut.   Tercatat, ada sebanyak 586 KK terdampak dari luapan sungai Bahar tersebut yang mengharuskan masyarakat […]

  • Benarkah ?, Umat Islam Dilarang Berkerumun, Umat Agama Lain tidak

    Benarkah ?, Umat Islam Dilarang Berkerumun, Umat Agama Lain tidak

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 733
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan video yang menampilkan Presiden Joko Widodo pada sebuah acara perayaan Natal dan dihadiri oleh banyak orang. Unggahan video tersebut diberikan tambahan narasi berupa “klo umat Islam dilarang kerumunan di mesjid apalagi dihari Idul Fitri”. Faktanya, video tersebut bukanlah video Perayaan Natal tahun ini, melainkan acara Perayaan Natal Nasional pada tahun 2019 lalu. Selain […]

expand_less
WordPress Archive Archa – Interior Design & Architecture Elementor Template Kit ArchBuro – Architecture Bureau Template Kit ArcherBooks - Author & eBook Resume Elementor Pro Template Kit Archi – Interior Design WordPress Theme Archita – Architecture & Interior Design Elementor Template Kit Architeca – Architecture Agency & Interior Design Elementor Template Kit Archivo – Beauty Cosmetics & Skincare Elementor Template Kit Archodern – Interior & Architecture Elementor Template Kit Archtech – A Responsive Architecture WordPress Theme ArcHub - Architecture and Interior Design WordPress Them