Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Milenial Desa di OKI Sulap Tanaman Purun Jadi Barang Bernilai Ratusan Ribu

Milenial Desa di OKI Sulap Tanaman Purun Jadi Barang Bernilai Ratusan Ribu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 13 Okt 2019
  • visibility 1.190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERKAT tangan-tangan kreatif milenial desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI], siapa sangka tanaman purun yang banyak ditemukan di Lahan Gambut bisa disulap menjadi barang berharga, dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Bereneka ragam olahan purun ini dapat ditemui di stan OKI Expo 2019 yang di gelar di Halaman Parkir GOR Perahu Kajang, Kayuagung, OKI. Seperti tas cantik, tempat tisu, sandal, hingga rompi, semua olaha purun tersebut menjadi perhatian, serta memikat para pengunjung OKI Expo.

Iqbal salah satu milenial dan pengrajin purun berasal dari Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, OKI menjelaskan, dengan adanya OKI Expo ini sangat membantu mengenalkan industri kreatif dari tanaman purun. Bersama 6 orang temannya, ia mendapat stan ukuran 4×4 milik BUMdes Desa Menang Raya.

Ia pun menceritakan bahwa purun merupakan jenis tumbuhan rawa yang banyak tumbuh di lahan gambut, sekitar Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI. Bertahun-tahun warga setempat mengolah gambut dengan bijak agar semakin lestari. “Hasil karya ini kami buat tampak lebih Eye Cathing, ”tuturnya, kemarin.

Selain dipamerkan di OKI Expo, biasanya kerajinan yang berasal dari purun ini kami ekspor ke Palembang. “Ada langganan yang biasanya datang tiap bulan dan kami jual harganya Rp150 ribu per buah,”akunya.

Ia mengaku, meski mudah mendapat bahan purun, proses pembuatan kerajinan tangan tak semudah yang dipikirkan. Sebab setelah purun dicabut dari lahan gambut, perajin harus menjemurnya selama tiga hari. Kemudian menghaluskan menggunakan mesin, lalu dianyam sesuai jenis pesanan. Tanpa kreativitas purun yang dianyam akan lebih rendah nilainya bila dibandingkan dengan purun yang diwarnai diolah menjadi produk siap pakai.

Untuk itu, Iqbal bersama teman-temannya merasa terpanggil untuk mendampingi pengerajin purun di desanya mulai pembinaan hingga pemasaran melalui media sosial. “Kalau tidak diolah dengan baik hasilnya tidak memuaskan. Jadi kami lakukan pendampingan dan bantu pemasaran melalui medsos,” serunya.

Iqbal mengungkapkan upaya milenial di Desa ini diawali keprihatinan terhadap terpuruknya olahan purun oleh gempuran produk berbahan sistesis maupun plastik. “Kita ingin kearifan lokal terjaga, meski tidak mungkin menolak produk-produk luar yang sudah bagus itu,” katanya.

Dalam pendanaan menurut dia, kelompok-kelompok pengerajin tersebut dibina melalui dana desa serta bimbingan dari program Tim Restorasi Gambut (TRG) Sumsel.“Kami disuport oleh Pak Kades, BUMdes ini wadahnya juga dibimbing oleh TRG Sumsel,” imbuhnya.

 

 

 Pengolahan Lahan Gambut Lebih Bijaksana

Kepala Desa Menang Raya, Suparedi mengaku bersyukur dengan keterlibatan milenial di desanya dalam membina pengerajin tikar untuk menyelamatkan gambut.

Dia juga berterimakasih dengan program Tim Restorasi Gambut (TRG) Sumsel di desanya, sehingga pengelolaan lahan gambut lebih bijaksana dan mencegah terjadinya kebakaran hutan rawa gambut. “Kalau lahan nggak terbakar, kita bisa gunakan bahan bakunya (purun) untuk buat kerajinan tangan,” tuturnya.

Dukungan masyarakat dalam mewujudkan restorasi gambut menurutnya penting. Namun masyarakat juga butuh jaminan sosial, ekonomi, dan budaya guna mendukung upaya tersebut.

“Terimakasih kepada TRG Sumsel yang menjalankan program pengembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat kami agar masyarakat semakin arif terhadap lingkungan, khususnya lahan gambut” Kata Suparedi. Selama puluhan tahun, masyarakat di Pedamaran menurut dia telah mengembangkan usaha kerajinan purun.

Hanya saja, sumber ekonomi yang arif dengan lingkungan tersebut mulai ditinggalkan masyarakat karena hasilnya tidak memuaskan. “Masyarakat banyak beralih mata pencaharian karena purun tidak lagi menjanjikan dengan pembinaan ini warga antusias kembali” ujarnya.

Dalam mengembangkan tersebut, TRG Sumatera Selatan menurut dia bukan hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan terkait manejemen dan peningkatan kualitas produksi juga melibatkan kaum melenial. “Mereka (TRG) membimbing para pengerajin juga libatkan anak-anak muda agar terlibat melestarikan kearifan lokal” tutupnya.

Selain mengolah purun, warganya juga akan mengolah eceng gondok. Dalam waktu dekat tambahnya anak-anak muda di desa akan dikirim ke Jogjakarta untuk dilatih. Program ini tambahnya juga didukung BRG “Kita kirim anak-anak Karang Taruna ke Jogja biar dilatih mengolah eceng gondok” ujar Suparedi. Selain pelatihan desanya juga mendapat bantuan mesin pemintal eceng gondok.[**]

 

Penulis : Indra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • #PakaiMasker Boleh Gaya Agar Virus Mati Gaya!

    #PakaiMasker Boleh Gaya Agar Virus Mati Gaya!

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.129
    • 0Komentar

    #PakaiMasker sudah menjadi bagian dari kehidupan kita di era adaptasi kebiasaan baru. Mau mengenakan masker kita bisa memilih dari yang gayanya paling trendi hingga paling nyaman. Selain memperhitungkan gaya paling trendi atau nyaman, kita perlu mengingat fungsi masker yang dikedepankan selam masa pandemi: untuk melindungi kita dan orang lain dari penularan COVID-19. Untuk itu penting […]

  • Pesan Singkat untuk Para Pemudik

    Pesan Singkat untuk Para Pemudik

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.483
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tak lama seluruh umat Islam akan merayakan Lebaran Idul Fitri 1444 H/2023, yang punya kampung dan berencana mudik berangsur-angsur telah meninggalkan Kota Palembang. Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda tak lupa juga memberi pesan untuk para pemudik, agar selalu berhati-hati dan selamat sampai tujuan. Hal itu dikatakan Finda nama sapaan akrab Wawako memberikan perhatian kepada […]

  • Wakili Sumsel, Perpusataan Desa Bukit Jaya Optimistis Bisa Raih yang Terbaik, Ini Kelebihannya

    Wakili Sumsel, Perpusataan Desa Bukit Jaya Optimistis Bisa Raih yang Terbaik, Ini Kelebihannya

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    PERPUSTAKAAN Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin terpilih sebagai Perpustakaan Desa terbaik mewakili provinsi Sumatera Selatan, dalam Lomba Perpustakaan Umum Terbaik (Desa/Kelurahan) Tingkat Nasional Tahun 2020. Prestasi ini, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Muba khususnya masyarakat Desa Bukit Jaya. Karena, upaya Pemerintah Kabupaten Muba untuk meningkatkan Literasi Masyarakat di pedesaan […]

  • Perbaikan Infrastruktur Dasar Masih Fokus Pemkab OKI

    Perbaikan Infrastruktur Dasar Masih Fokus Pemkab OKI

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Bupati Ogan Komering Ilir melalui Wakil Bupati Dja’far Shodiq mengatakan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, terutama jalan yang menghubungkan antara desa dan ibukota kecamatan tetap menjadi prioritas Pemda untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi. “Untuk itu, melalui forum Musrenbang rancangan RKPD tahun 2024 kami menghimbau agar permasalahan tersebut dapat dijadikan prioritas sehingga usulan-usulan […]

  • Nuzulul Qur’an di Masjid Jami’ Riyadlul Ma’wa OKU Timur, Pesan-pesan yang menyentuh Pj. Gub Sumsel

    Nuzulul Qur’an di Masjid Jami’ Riyadlul Ma’wa OKU Timur, Pesan-pesan yang menyentuh Pj. Gub Sumsel

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.530
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni membagikan ratusan paket sembako kepada kaum dhuafa sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan bantuan operasional masjid. Kegiatan ini dilakukan saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Jami’ Riyadlul Ma’wa, Desa Raman Agung, Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Minggu (7/4/2024). […]

  • Hampir 3 Minggu Lawan Karhutla, Ini yang Dilakukan Kemenhut untuk Jaga Manggala Agni

    Hampir 3 Minggu Lawan Karhutla, Ini yang Dilakukan Kemenhut untuk Jaga Manggala Agni

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat belum selesai. Hampir tiga pekan berada di lapangan membuat kondisi fisik personel Manggala Agni ikut menjadi perhatian. Di Markas Daops Manggala Agni Pontianak, Kecamatan Rasau Jaya, Kementerian Kehutanan turun memberikan dukungan kesehatan kepada petugas yang masih menjalankan operasi. Pemeriksaan medis dilakukan untuk memastikan personel […]

expand_less
WordPress Archive Models – Fashion Agency WordPress Theme Modern Audio Player Schedule AddOn Modern Events Calendar Modern HTML5 Responsive Youtube Playlist Player Modern Video Player for WordPress Modern Video Reel Modern Video Reel Amazon AddOn Modern Video Reel WooCommerce Product AddOn Modernize – Flexibility of WordPress Modesto – Photography Portfolio WordPress Theme