Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Alasan Makanan Ini, Bekraf Anugrahi Palembang Jadi Kota Ekonomi Kreatif Terbaik RI

Alasan Makanan Ini, Bekraf Anugrahi Palembang Jadi Kota Ekonomi Kreatif Terbaik RI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
  • visibility 1.828
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Ekonomi kreatif [Bekraf] memberi penghargaan kepada Kota Palembang sebagai Kota Ekonomi Kreatif terbaik di Indonesia menyusul makanan khas pempek menjadi industri kreatif yang digarap secara fokus dengan produksi per hari mencapai 7 ton per hari.

Penghargaan ini langsung diberikan Kepala Bekraf Indonesia, Triawan Munaf dalam acara Bekraf ke 3 di Kota Solo, kata Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi melalui via telepon. Senin, (7/10/2019).

Menurutnya pempek merupakan kuliner kebanggaan khas Kota Palembang yang masuk 4 besar sebagai kota ekonomi kreatif terbaik di Indonesa bersama Kota Malang, Kabupaten Kutai Kartanegara serta Kabupaten Majalengka.

Ia mengatakan Kota Palembang menjadi satu satunya kota kreatif yang fokus dengan keekonomian kuliner yakni pempek.

“Hal ini sesuai target kita sebelumnya yakni akan masuk 4 besar, apa lagi Palembang berani fokus dikuliner pempek,” ujarnya.

Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bagi masyarakat kota Palembang, karena ekonomi pempek tetap bertahan.

“Dengan keberhasilan ini kami berharap kuliner pempek dapat lebih dikenal dan menjadi penguatan ekonomi di kota Palembang sendiri,” jelasnya.

Memang tak bisa dipungkiri cemilan ini sudah mendunia, bahkan di Sea Games Asian Games yang diselenggarakan di Palembang, Sumsel beberapa tahun lalu, pempek mampu memikat para pelancong ataupun atlet.

Makanan ini biasanya disajikan dengan kuah lezat berwarna coklat yang kental yang memadukan rasa pedas, manis, dan sedikit asam atau tidak terlalu menyengat di mulut dan lidah.

Sejarah pempek

Konon pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Tionghoa ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16 di masa pemerintahan Sultan Badaruddin II dari Kerajaan Palembang Darussalam. Di masa Kesultanan Palembang ini, pempek disebut kelesan.

Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu. Dinamakan kelesan karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama.

Pempek mulanya dibuat oleh orang asli Palembang. Tercatat pempek mulai dijajakan pada tahun 1916, oleh orang-orang keturunan China yang berjalan kaki menjual kelesan dari kampung ke kampung. Mereka banyak berjualan khususnya di kawasan keraton, sekarang di lokasi Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang.

Nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan, mereka biasa disebut Empek. Dari panggilan, ‘Pek, empek….’, lama-kelamaan dipakai untuk menyebut makanan yang mereka jajakan.

 Jenis pempek

Ada beberapa jenis pempek, tergantung cara penyajian dan komposisi bahan atau isinya. Pempek yang paling terkenal adalah pempek kapal selam, yaitu pempek yang diisi dengan telur ayam dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga jenis lain seperti pempek lenjer, pempek adaan yaitu pempek yang berbentuk bulat. Ada juga pempek kulit ikan, pempek pistel yang berisi irisan pepaya muda rebus yang sudah ditumis dan dibumbui, pempek telur kecil dan pempek keriting.

Saat menggoreng pempek Palembang, di usahakan agar api jangan terlalu besar agar pempek matang sempurna dan tidak gosong. Bila warna pempeknya sudah terlihat agak menguning dan matang, maka pempek tersebut telah matang dan siap diangkat.

Pempek akan terasa nikmat bila di makan dalam keadaan masih hangat, dengan tambahan irisan timun dan mie kuning. Kita bisa merasakan paduan rasa adonan tepung dan daging ikan tenggiri yang legit dan enak, dengan bumbu kuah pempek yang khas.

Baluran bumbu kuah cuka dan gula jawa dengan asam jawa yang diberi ebi sedikit menambah sensasi kenikmatan dari hasil olahan kuliner khas jajanan Palembang ini.

Pempek memiliki begitu banyak penggemar. Restoran dan tempat makan pempek kini menjamur, tak hanya di Palembang tapi juga berbagai kota di seantero Indonesia. Pempek dikenal orang dari Sumatera di ujung Barat Indonesia hingga ke kawasan Timur Indonesia, seperti melansir lama pesona.travel.[**]

 

Penulis : one/berbagai sumber

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sekolah Di Muara Enim Dapat Penghargaan Dari KLHK

    Sejumlah Sekolah Di Muara Enim Dapat Penghargaan Dari KLHK

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.495
    • 0Komentar

    SEJUMLAH Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Muara Enim, pada penghujung tahun ini menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan langsung secara virtual diberikan Menteri KLHK Siti Nurbaya dari Jakarta, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim yang diterima Penjabat (Pj) Bupati […]

  • Generasi Unggulan : Apa Modal Kita Untuk Menjadi Aset Bangsa

    Generasi Unggulan : Apa Modal Kita Untuk Menjadi Aset Bangsa

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.364
    • 0Komentar

    APA yang harus kita siapkan untuk menjadi generasi unggulan,agar dapat membangun negara ini? Tentu pertanyaan di atas menjadi pertanyaan yang sering kali ditanyakan bagi generasi muda untuk menjadi generasi yang unggul dan dapat membangun negeri ini menjadi negeri yang sejahtera.Saya sendiri mengawalinya dengan berusaha menggali dan berupaya memaksimalkan potensi diri saya serta mental yang kuat […]

  • Gempa

    Morotai Maluku Utara di Goyang Gempa 5,3 SR

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Kustoro Hariyatmoko melalui siaran persnya yang diterima Minggu, menjelaskan gempa bumi yang terjadi pada Minggu (1/10) Pagi pukul 8.15 WIB dengan lokasi 3.80 lintang utara 128.57 bujur timur 160 km timur laut dengan kedalaman 42 km di kabupaten itu, namun tidak berpotensi terjadinya tsunami.

  • Mendikbud Serahkan Bantuan Secara Simbolis Dana Bos kepada Wakil Walikota Palembang

    Mendikbud Serahkan Bantuan Secara Simbolis Dana Bos kepada Wakil Walikota Palembang

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, Palembang –Pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menyerahkan daftar Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2019 untuk Kota Palembang. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Senin [4/3/2019]. Menurut Finda dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang  sudah menyalurkan dana […]

  • Festival Seni & Budaya, Momentum Kenalkan & Rawat Nilai Leluhur kepada Milenium Ungkap Bupati OKI

    Festival Seni & Budaya, Momentum Kenalkan & Rawat Nilai Leluhur kepada Milenium Ungkap Bupati OKI

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti festival seni budaya Sumatera Selatan tahun 2022 yang digelar di Taman Segitiga Emas Kayuagung tanggal 14 – 17 September 2022. Dengan mengusung tema ‘Sebiduk untuk Sumatera Selatan maju semua’ guna menumbuhkan rasa cinta terhadap seni budaya bagi kaum millenial. Selaku tuan rumah Bupati Ogan Komering Ilir, […]

  • IHT & Pelatihan Jurnalistik bagi ASN Pentingkah ! 

    IHT & Pelatihan Jurnalistik bagi ASN Pentingkah ! 

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba menyelenggarakan “In House Training Public Speaking”dan Pelatihan Jurnalistik di Lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin. Secara resmi kegiatan pelatihan ini di buka oleh Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Zabidi SE MM, Rabu (1/12/2021) bertempat di Auditorium Pemkab Muba. […]

expand_less
WordPress Archive Gocast – Podcast & Digital Agency Template Kit God Grace: Church WordPress Theme Godlike – Game Theme for WordPress Godlike | The Game Template Godo – Doctor & Medical Saas Elementor Template Kit GoGreen: Organic Food, Farm, Market Business WordPress Theme GoHost – Reseller Web Hosting WordPress Theme Gokha – Minimal Portfolio WordPress Theme Golden Forms – Responsive CSS3 Form Framework Golden Hearts – Fundraising & Charity WordPress Theme