Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

Titik Api di Sumsel Meningkat, BMKG : Pertengahan September Belum Berpotensi Hujan, Waspada Karhutla dan Kesehatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • visibility 1.315
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TITIK Api [hotspot] di Sumatera Selatan mengalami peningkatan seiring dengan musim kemarau yang hingga kini masih berlangsung. Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri, yang dipaparkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan update penanganan Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, dilaporkan Rmol, kemarin.

Sumsel ungkapnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 40 menjadi 143. Lalu untuk luas lahan yang mengalami Karhutla di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan mencapai kurang lebih 7.06 ribu hektare, dengan jumlah tersangka sebanyak 18 perorangan untuk korporasi tidak ada.

Untuk total keseluruhan wilayah yakni sembilan Polda yakni Riau, Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur telah menetapkan 175 orang tersangka dengan empat tersangka perusahaan alias korporasi.

Dari 175 orang tersangka, 101 berkas telah naik statusnya menjadi penyidikan, 16 berkas sudah pelimpahan tahap satu, dua berkas tersangka sudah tahap P.19 serta 21 berkas sudah pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Agung.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan sepanjang 2019 mencatat sudah ada 2.591 hektare lahan di sejumlah wilayah  yang terbakar,  dan semua itu berdampak terhadap kualitas udara di Palembang.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, sejak awal tahun sampai September ini lebih dari dua ribu hektare lahan terbakar yang diakibatkan sulitnya akses menuju lokasi. Bahkan beberapa titik, upaya pemadaman hanya mengandalkan water bombing.

Kebakaran lahan di Sumsel ini cukup tersebar dan yang lahan yang paling luas terbakar berada di Kabupaten Muba dengan luas sekitar 1.000 hektar. Serta sejauh ini sudah enam unit helikopter yang diturunkan untuk melakukan water bombing,” ujar Ansori.

Sedangkan berdasarkan catatan data Lembaga Antariksa dan Penerbangan (Lapan), Ansori menuturkan, titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah dalam Provinsi Sumsel, 2.998 titik. Bahkan 1.123 titik diantaranya muncul sejak September.

Tren peningkatan jumlah titik api diprediksi akan terus bertambah seiring puncak musim kemarau yang masih berlangsung hingga Oktober. Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Muba dengan jumlah mencapai 889 titik,” paparnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa hari terakhir kepulan asap mendominasi cuaca di Kota Palembang dan mengakibatkan kualitas udara tak lagi sehat.

 

Kualitas udara

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Benny Setiajidi mengatakan, asap yang beredar mengandung partikel-partikel kering menyebabkan jarak pandang berkisar antara 1.000-8.000 meter dengan jarak pandang terendah terjadi pada pukul 06.00 WIB. “Selain mengganggu jarak pandang, asap juga akan terasa berbau, perih di mata dan menyebabkan sesak pada pernafasan,” ujar Benny.

Hal itu, dirinya melanjutkam, dikarenakan angin dari arah Tenggara berikut titik-titik panas dengan tingkat kepercayaan >80 persen yang berkontribusi asap di Palembang dan sekitarnya, yakni Air Sugihan, Pampangan, Banyuasin I, Tulung Selapan, Pedamaran, Cengal dan Pematang Panggang.

Kondisi ini menyebabkan data pada pukul 10.00 pagi tadi dalam kategori ‘Tidak Sehat’ dengan rentang 180-187 µgram/m3 dan diprakirakan kondisi asap ini akan terus berlangsung di wilayah Palembang dan sekitarnya hingga titik-titik panas hilang.

Sedangkan berdasarkan model prakiraan cuaca BMKG dengan rentang prakiraan pada 9-16 September belum ada potensi hujan di wilayah Sumsel. Ia mengatakan BMKG berulang kali mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dan tetap membuang sampah pada tempatnya.

Sebelumnya Kebakaran hutan terjadi kemarin di daerah Kalidoni tepat di Perum Pesona Harapan, namun api tidak sempat menyebar karena tim damkar dari Pemkot Palembang dan Pusri siap siaga. Selain itu terjadi juga kebakaran hutan di Desa Teluk Tenggulang kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan  hampir tiga hari di daerahnya.

Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan, Pemkot terus melakukan pemantau hospot di beberapa titik yang rawan terjadi kebakaran, dengan menugaskan Camat dan Kelurahan dan bekerja sama dengan aparat setempat, seperti Babinsa dan kepolisian Sekta setempat

“Saya juga sudah meminta Kasatpol PP Kota Palembang membentuk tim khusus pemantau kebakaran di Wilayah Palembang, bahkan sudah mensosiliasikan melarang warga jangan membakar lahan atau sampah, karena dapat menyebabkan kebakaran besar, hal itu juga ada sanksi pidananya.[**]

Penulis : berbagai sumber

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dari Malaysia, Tanggung Biaya Pemulangan

    Pemerintah Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dari Malaysia, Tanggung Biaya Pemulangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memfasilitasi pemulangan 145 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah/Warga Negara Indonesia (PMIB/WNI) yang dideportasi dari Malaysia. Ke-145 PMIB itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Kamis petang (24/6/2021), untuk selanjutnya menjalani karantina selama lima hari di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebelum dipulangkan ke daerah asal. “Pemulangan PMIB/WNI hari ini merupakan gelombang pertama yang masuk kategori […]

  • Ditengah Wabah COVID-19, Petani Tak Perlu Khawatir, Stok Pupuk Subsidi Aman

    Ditengah Wabah COVID-19, Petani Tak Perlu Khawatir, Stok Pupuk Subsidi Aman

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.452
    • 0Komentar

    PT Pusri Palembang memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tidak terganggu, meski ditengah pademi COVID-19. Manager Humas PT Pusri Palembang, Soerjo Hartono mengatakan sebagai perusahaan yang bergerak di industri pupuk,dan petrokimia, Pusri sebagai salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia, bertanggung jawab dalam menyalurkan pupuk serta menjaga ketahanan pangan nasional. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko […]

  • Konektivitas Antar Wilayah Mampu Stabilkan Inflasi Sumsel

    Konektivitas Antar Wilayah Mampu Stabilkan Inflasi Sumsel

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya konektivitas antar wilayah melalui pembangunan infrastruktur di 17 kabupaten/kota. Selain memberikan akses jalan yang mulus, pemerataan pembangunan ini juga terbukti mampu menjaga  kestabilan inflasi di Sumsel. Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, angka inflasi 1,55 persen yang dicapai Sumsel tahun 2020 lalu menjadi angka yang menggembirakan, sekaligus […]

  • Wakil Walikota Belanja Ke Pasar Sako Palembang

    Wakil Walikota Belanja Ke Pasar Sako Palembang

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Palembang Jaya, serta jajaran kepolisian lakukan pemeriksaan mendadak ke Pasar Tradisional Satelit Sako Kenten pada hari Rabu (15/12/21). Sidak kali ini bertujuan untuk meninjau bagaimana keadaan sarana dan prasarana pasar, ketertiban para pedagang dan mutu barang konsumsi […]

  • Pelayanan Berobat Gratis Palembang Kian Terasa Dampaknya, Jika Tak Ingin Dirawat  di RS, Bisa Kirim Tenaga Medis Secara Berkala

    Pelayanan Berobat Gratis Palembang Kian Terasa Dampaknya, Jika Tak Ingin Dirawat  di RS, Bisa Kirim Tenaga Medis Secara Berkala

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    PROGRAM berobat gratis yang dilakukan Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang kian terasa dampaknya untuk warga pra sejahtera. Bahkan tak tanggung-tanggung, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda pun turun langsung menjemput dan menjenguk kondisi warganya yang sakit. “Kita Jumput bola ke rumah warga yang sakit, “katanya usai menjemput Mursadi, Warga Jalan Urip Sumoharjo Blok Zeni ,Kelurahan 2 Ilir […]

  • Gubernur Sumsel Sampaikan Pendapat Akhir Terhadap 6 Raperda

    Gubernur Sumsel Sampaikan Pendapat Akhir Terhadap 6 Raperda

    • calendar_month Selasa, 3 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menyampaikan pendapat akhir Gubernur, terhadap 6 Rancangan peraturan daerah (Raperda) Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Selasa (3/4/2018). Rapat Paripurna ke XLII DPRD Provinsi Sumsel itu dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Chairul S Matdiah. Sebelum menyampaikan pendapat akhir, Gubernur Sumsel menyimak langsung penyampaian laporan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Twilio SMS Notifications WooCommerce Ultimate Reports WooCommerce Unlimited Product Information WooCommerce Update Cart Item Variations WooCommerce Upload Files WooCommerce Upload Files Plugin – Product Page & Order File Upload WooCommerce UPS Shipping Method WooCommerce Upsells and Related Products – Upseller WooCommerce URL Coupons WooCommerce USPS Shipping Method