Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kemenhaj Siapkan PPNS di Daerah, Kasus Haji-Umrah Dibidik

Kemenhaj Siapkan PPNS di Daerah, Kasus Haji-Umrah Dibidik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan kasus penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia akan diperkuat dengan penambahan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan langkah ini untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan yang muncul di daerah.

Selama ini, penanganan kasus masih banyak bertumpu pada pemerintah pusat. Ke depan, Kemenhaj ingin mengubah pola tersebut dengan memberikan ruang penanganan lebih besar kepada kantor wilayah hingga pemerintah kabupaten dan kota.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PPHU), Harun Al Rasyid, mengatakan keberadaan penyidik di berbagai tingkatan pemerintahan menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya persoalan dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

“Kementerian Haji dan Umrah memerlukan PPNS, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menangani setiap kasus,” kata Harun, Kamis (5/11/2026).

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Ditjen PPHU akan mengusulkan penambahan personel melalui pendidikan dan pelatihan khusus PPNS. Tenaga baru nantinya diproyeksikan memperkuat jajaran Kemenhaj, termasuk kantor wilayah dan satuan kerja di tingkat kabupaten serta kota.

Selain menambah jumlah penyidik, Kemenhaj juga menyiapkan pembagian kewenangan agar setiap persoalan dapat ditangani berdasarkan lokasi dan tingkat kerumitannya.

Dalam skema yang dirancang, kasus dengan tingkat persoalan yang masih dapat ditangani pemerintah kabupaten atau kota akan diselesaikan di tingkat tersebut. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, perkara dapat diteruskan ke Kantor Wilayah Kemenhaj di tingkat provinsi.

Sementara itu, kasus yang memiliki kompleksitas tinggi atau membutuhkan koordinasi lintas wilayah dapat ditangani bersama pemerintah pusat melalui Ditjen PPHU.

Pembagian tugas ini juga membuka peluang bagi Ditjen PPHU untuk mendistribusikan penanganan perkara ke wilayah lain ketika beban kasus meningkat dan membutuhkan dukungan tambahan.

Harun mengatakan penanganan persoalan haji dan umrah ke depan tidak lagi harus selalu terpusat di Jakarta. Pelimpahan penanganan ke daerah diharapkan membuat respons pemerintah lebih cepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kita akan berbagi penanganan kasus. Tidak hanya terpusat di pusat, tetapi juga akan kita delegasikan dan dibagikan ke daerah,” ujarnya.

Melalui penambahan PPNS dan sistem penanganan berjenjang, Kemenhaj menargetkan pengawasan penyelenggaraan haji dan umrah dapat menjangkau lebih banyak wilayah. Namun, efektivitas kebijakan ini nantinya akan bergantung pada ketersediaan penyidik, kesiapan kantor daerah, serta kejelasan pembagian kewenangan dalam menangani setiap perkara. (***)/diolah dari sumber haji

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di OKU Timur, Alex Noerdin Banjir Pujian dari Warga

    Di OKU Timur, Alex Noerdin Banjir Pujian dari Warga

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Oku Timur– Ratusan warga Desa Cempaka Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur, Rabu (20/2/2019) antusias menyambut kedatangan caleg DPR RI Partai Golkar dapil Sumsel II nomor urut dua Alex Noerdin. Kedatangan mantan Gubernur Sumsel dua periode ini menjadi penawar rindu warga Kabupaten OKU Timur. “Kita tahu pemimpin yang baik itu yang rekam jejaknya bagus, dan kita […]

  • Penderita Lumpuh dari Ds. Muara Batun OKI Ini Harapkan Bantuan Pemerintah & Darmawan

    Penderita Lumpuh dari Ds. Muara Batun OKI Ini Harapkan Bantuan Pemerintah & Darmawan

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.356
    • 0Komentar

    DI rumah gubuk ini, Ricki (36) Warga Desa Muara Batun Kampung 3, Kecamatan Jijawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menghabiskan sehari-harinya. Ia merupakan penderita lumpuh dari pinggang ke kaki, yang hanya bisa duduk dan berbaring tidur jika bosan. Meski demikian ia masih terpancar dari ke dua bola mata untuk selalu bersemangat menjalani kehidupan. Ke dua kakinya memang […]

  • Wujudkan Sumsel Lumbung Pangan Terbaik Tingkat Nasional,Ini Dilakukan Pemprov Sumsel

    Wujudkan Sumsel Lumbung Pangan Terbaik Tingkat Nasional,Ini Dilakukan Pemprov Sumsel

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

      GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru harapkan dan mengajak para petani menjadi entrepreneur dengan terus ada kepedulian dalam mewujudkan Sumsel sebagai Lumbung Pangan Terbaik Tingkat Nasional Hal tersebut diutarakannya pada acara Rembug Pemantapan Pekan Daerah (PEDA) KTNA Prov. Sumsel ke XV Tahun 2021 bertempat di Rumah Ketua KTNA Prov. Sumsel Jl. Tanah Mas Komplek […]

  • Ex Simbels Berpesta Di Stadion Asam Bedak Gelumbang

    Ex Simbels Berpesta Di Stadion Asam Bedak Gelumbang

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.383
    • 0Komentar

    GELIAT sepakbola di Sumatera Selatan terus bergelora meski ditengah kondisi tak menentu akibat pandemi Covid 19. Kendati demikian situasi tersebut tak berarti di Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Minggu sore, 8 November 2020 tim lokal Rebit FC mengundang tim lokal asal Palembang Ex Simbels dalam rangka peresmian Stadion Asam Bedak Gelumbang. Meski berlokasi […]

  • “Pajak 0,065 %, Jangan Sampai Sapi Ikut Stress, Petani Jadi Pusing!”

    “Pajak 0,065 %, Jangan Sampai Sapi Ikut Stress, Petani Jadi Pusing!”

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    BICARA pajak, orang biasanya langsung manyun, sebab pajak itu mirip dengan mantan, mau dihindari susah, mau dilawan sakit hati, tapi kalau dijalani dengan ikhlas kadang bisa bikin hidup lebih tertata. Nah, kali ini Pemerintah Kota Palembang punya gebrakan, yakni tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk lahan produksi pangan dan ternak ditetapkan […]

  • Pererat Silaturahmi Warga NU,Muba Gelar Lailatul Ijtima

    Pererat Silaturahmi Warga NU,Muba Gelar Lailatul Ijtima

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menggelar Lailatul Ijtima guna menjaga tali silaturahmi dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama /NU di Sumsel. Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga Mustasyar Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel mengatakan kegiatan Lailatul Ijtima, merupakan media bagi semua untuk bersilaturahmi antara seluruh stakeholder baik ulama, umara, dan masyarakat.  “Akan […]

expand_less
WordPress Archive Handy – Handmade Shop Shopify Theme Handy – Handmade Shop WordPress WooCommerce Theme Handy Shop – Digital RTL Responsive WooComerce WordPress Theme Handyman Builder Plumber & Repair Service Elementor Template Kit Haney – Beekeeping and Honey Shop Theme Hanga - Construction & Building Elementor Template Kit Hangar – Aviation & Flight School Elementor Template Kit Hanio – Honey & Sweets Store WordPress Theme Hanio - Sweets & Pastry Shop WordPress Theme Hanoistore – Supermarket Responsive WooEcommerce WordPress Theme