Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Penipuan AI, Suara Keluarga Bisa Dipalsukan, Waspada!

Penipuan AI, Suara Keluarga Bisa Dipalsukan, Waspada!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penipuan AI saat ini menjadi perhatian serius dalam keamanan digital menyusul teknologi kecerdasan artifisial dapat dimanfaatkan untuk meniru suara, memalsukan identitas, hingga membuat instruksi palsu yang tampak meyakinkan.

Oleh sebab itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengingatkan, ancaman siber tidak lagi hanya menyasar sistem teknologi, tetapi juga kepercayaan manusia.

Perubahan ini membuat masyarakat menghadapi risiko baru dalam aktivitas digital sehari-hari. Panggilan telepon yang terdengar seperti suara anggota keluarga atau pesan yang seolah-olah berasal dari pimpinan dapat dimanfaatkan untuk memanipulasi korban.

Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Komdigi, Raden Wijaya Kusumawardhana, mengatakan perkembangan AI telah mengubah karakter ancaman digital. Menurut dia, pelaku tidak selalu harus membobol sistem untuk melancarkan serangan.

“Ancaman digital pun tidak lagi selalu dimulai dari upaya membobol sistem. Terkadang ancaman justru dimulai dari upaya memanipulasi manusia yang menggunakan sistem tersebut,” ujar Wijaya saat mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam National Cybersecurity Connect (NCC) 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).

AI dapat membantu mendeteksi anomali, menganalisis ancaman, dan mempercepat respons terhadap insiden keamanan siber. Namun, teknologi yang sama juga bisa disalahgunakan untuk menghasilkan konten deepfake, menyamarkan identitas, serta menyusun penipuan yang lebih meyakinkan.

Menurut Wijaya, dengan masalah itu dapat memperluas sasaran serangan hingga mencakup identitas, informasi, dan kepercayaan masyarakat.

Oleh karena itu, perlindungan keamanan digital tidak cukup hanya mengandalkan perangkat dan sistem teknologi.

Komdigi menilai penguatan literasi digital perlu berjalan seiring dengan kesiapan kelembagaan dan tata kelola yang memadai. Masyarakat perlu mampu memverifikasi identitas, mengenali informasi mencurigakan, menjaga data pribadi, serta memahami risiko penggunaan AI.

“Kami memandang kemampuan masyarakat untuk mengenali penipuan, melindungi identitas, memahami risiko AI, dan menjaga keamanan informasi perlu terus menjadi bagian dari penguatan kapasitas digital nasional,” kata Wijaya.

Selain meningkatkan kesadaran masyarakat, pemerintah menekankan pentingnya tata kelola AI berbasis risiko.

Langkah ini mencakup pengujian keamanan, akuntabilitas sistem, serta pengembangan kemampuan nasional untuk mengantisipasi pola serangan baru.

Penggunaan AI dalam pertahanan siber juga perlu disertai pengawasan manusia agar manfaat teknologi tetap berjalan seiring dengan pengendalian risiko penyalahgunaan.

“Keamanan siber pada era AI membutuhkan pendekatan yang lebih luas yang menggabungkan kemampuan teknologi, tata kelola, kesiapan kelembagaan serta kesadaran masyarakat,” ujarnya. (***) diolah dari sumber resmi komdigi

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Ubah Arah Riset, Fokus Masalah Nyata

    Indonesia Ubah Arah Riset, Fokus Masalah Nyata

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia menggeser strategi riset nasional dengan menuntut perguruan tinggi membangun penelitian dari persoalan konkret masyarakat, bukan sekadar agenda akademik. Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan Adziman, menyampaikan perubahan arah itu dalam rapat koordinasi 26 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dan peluncuran panduan Riset Kolaborasi Indonesia/Pengabdian Masyarakat […]

  • Hutan Indonesia: Paru-paru dunia yang selalu di bawah ancaman

    Hutan Indonesia: Paru-paru dunia yang selalu di bawah ancaman

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.292
    • 0Komentar

        Indonesia memiliki salah satu hutan hujan tropis terbesar di seluruh dunia. Hutan hujan ini merupakan paru-paru dunia – tempat penyerapan karbon terjadi dan kemudian melepaskan oksigen untuk kita nikmati sehari-hari. Sayangnya, hutan Indonesia masih terus dihantui berbagai ancaman yang mengintai. Berikut beberapa ancaman terhadap hutan Indonesia di tahun 2023 ini:   Kebakaran hutan […]

  • “ASN PPPK Lulus, Disnakertrans & Kyai Rohman Stand-Up Kantor”

    “ASN PPPK Lulus, Disnakertrans & Kyai Rohman Stand-Up Kantor”

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.315
    • 0Komentar

    PAGI yang adem, Kantor Disnakertrans Muba tampak biasa saja, tapi suasana hati ASN PPPK baru? Waduh… kayak kue lapis campur aduk antara senang, gugup, dan penasaran. Mereka baru saja lulus PPPK Tahap 2, tapi belum ada yang sadar kalau hari pertama kerja itu kadang lebih absurd daripada drama sinetron. Kyai Rohman masuk dengan langkah dramatis, […]

  • Gubernur Sumsel Ajak Jemaah Masjid Raudhatul Muklisin Kirim Al-Fatiha untuk Masyarakat Tertimpa Musibah

    Gubernur Sumsel Ajak Jemaah Masjid Raudhatul Muklisin Kirim Al-Fatiha untuk Masyarakat Tertimpa Musibah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    USAI melepas Tim Satgas Tanggap Darurat ke Kabupaten Lahat untuk memberikan bantuan bagi korban bencana banjir bandang. Gubernur Sumsel Herman Deru melanjutkan agendanya kerjanya dengan mengelar safari jumat di Masjid Raudhatul Muklisin Kelurahan Sako Baru Kecamatan Sako Palembang, kemarin. Usai mengelar sholat jumat berjemaah Gubernur H, Herman Deru mengungkapkan saat ini warga Sumsel tengah diuji […]

  • KPAD Banyuasin Kunjungi Rumah Korban Pencabulan

    KPAD Banyuasin Kunjungi Rumah Korban Pencabulan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    KETUA Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Banyuasin M Jamil SH melalui Martopo Yusuf Komisioner Bidang Evaluasi dan Monitoring mendatangi rumah korban Bunga (5) warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin yang di duga korban pencabulan oleh kedua oknum peria berinisial HD dan IF  yang merupakan tetangga korban sendiri. Saat di bincangi Martopo […]

  • Keluarkan Surat Edaran Untuk Beli Beras Petani, Ini Tujuan Bupati

    Keluarkan Surat Edaran Untuk Beli Beras Petani, Ini Tujuan Bupati

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    GUNA memaksimalkan serapan beras petani di Bumi Serasan Sekate, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ajak pegawai beli dan konsumsi beras petani. Ajakan ini diserukan lewat Surat Edaran berisi himbauan kepada semua warga Muba  terutama pegawai lingkungan Kabupaten Muba membeli dan mengkonsumsi beras petani Muba. Dodi percaya pembeli dan mengkonsumsi beras petani […]

expand_less
WordPress Archive KingHo – Hotel Booking Elementor Template Kit Kingler | Weapon Store & Gun Training WordPress Theme KingPlace - Hotel Booking, Spa & Resort WordPress Theme (Mobile Layout Ready) Kingsley – Finance & Investment Elementor Template Kit Kintamani – Dog Breeder & Adoption Elementor Template Kit Kipso - Education LMS WordPress Theme Kitchen – Design Responsive WordPress Theme Kitchenia – Kitchenware & Cooking Utensils Store Template Kit Kitecx – Architecture & Interior Elementor Template Kit Kitecx – Architecture & Interior WordPress Theme