Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Demo Jilid II BEM Sumsel, Mahasiswa Desak Buka Anggaran Karhutla Rp100 Miliar

Demo Jilid II BEM Sumsel, Mahasiswa Desak Buka Anggaran Karhutla Rp100 Miliar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, – Transparansi penggunaan dana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp100 miliar kembali menjadi perhatian serius dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Sumatera Selatan. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumsel menggelar aksi jilid II di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (21/10/2026),

Demo itu merupakan lanjutan untuk menagih keseriusan pemerintah menangani kebakaran dan dampak kabut asap.

Mahasiswa menilai persoalan karhutla tidak cukup diselesaikan melalui pengerahan personel dan peralatan pemadam.

Mereka juga menuntut keterbukaan informasi mengenai perkembangan penanganan di lapangan, penggunaan anggaran, serta pertanggungjawaban pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak.

Koordinator BEM Nusantara Sumsel, Ilham, mengatakan aksi lanjutan tersebut merupakan bentuk desakan agar pemerintah lebih serius menangani karhutla yang dampaknya masih dirasakan masyarakat.

Menurut dia, kebakaran dan kabut asap yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan telah memunculkan persoalan serius, terutama terhadap kesehatan warga.

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa mempertanyakan klaim ratusan ribu kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Sumsel, mereka kaitkan dengan dampak kabut asap. Mereka meminta pemerintah memberikan penjelasan berdasarkan data yang terbuka mengenai kondisi masyarakat terdampak dan langkah perlindungan yang telah dilakukan.

Ada tiga tuntutan utama yang dibawa dalam aksi tersebut. Mahasiswa meminta data penanganan karhutla dibuka kepada publik, penggunaan dana bantuan Presiden Rp100 miliar dijelaskan secara transparan, serta pemerintah bertanggung jawab terhadap warga yang terdampak kebakaran dan kabut asap.

Persoalan anggaran menjadi perhatian, karena mahasiswa ingin mengetahui bagaimana dana tersebut digunakan dan sejauh mana dukungannya terhadap penanganan kebakaran di lapangan.

Mereka juga mempertanyakan efektivitas penggunaan teknologi dry ice untuk mengatasi kabut asap. Menurut mahasiswa, pengurangan asap perlu berjalan beriringan dengan pemadaman sumber api agar persoalan tidak terus berulang.

Selain itu, mahasiswa mendesak penegakan hukum terhadap perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan terkait pembakaran lahan.

Sebabm penanganan karhutla harus mencakup upaya pemadaman, pencegahan, dan penindakan terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.

Aksi jilid II ini turut diwarnai ketegangan di lingkungan kantor gubernur. Massa melakukan penyegelan simbolis sebagai bentuk protes setelah dialog dengan pihak pemerintah dinilai belum memberikan jawaban yang diharapkan.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru tidak berada di kantor saat demonstrasi berlangsung karena sedang meninjau penanganan karhutla di Kabupaten Muara Enim.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan pemerintah untuk menangani karhutla.

Edward menjelaskan, pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Sebanyak lima helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu memadamkan api, terutama di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan kawasan yang sulit dijangkau petugas darat.

Pemerintah juga mengerahkan sekitar 12.000 personel yang tersebar di sejumlah wilayah rawan kebakaran.

Selain pemadaman, Pemprov Sumsel menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila terdapat potensi pertumbuhan awan hujan. Teknologi dry ice juga digunakan sebagai bagian dari upaya penanganan kabut asap.

Menurut Edward, penyemaian dry ice dilakukan dua kali sehari, yakni pada siang dan malam hari. Ia menyebut efeknya dapat bertahan hingga empat jam.

Untuk mengurangi dampak terhadap kesehatan masyarakat, pemerintah membuka posko kesehatan gratis. Fasilitas tersebut menyediakan pengobatan bagi warga yang mengalami ISPA serta pembagian masker.

Terkait dana bantuan Presiden Rp100 miliar, Edward menyatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional penanganan karhutla.

Peruntukannya meliputi penyediaan peralatan pemadam, seperti mobil pemadam kebakaran, pompa dan selang, serta mobilisasi personel ke lokasi penanganan. Dana tersebut juga digunakan untuk mendukung pelayanan posko kesehatan, pengobatan gratis bagi warga terdampak ISPA, dan pembagian masker.

Penjelasan tersebut menjadi respons Pemprov Sumsel terhadap pertanyaan mengenai penggunaan dana bantuan. Namun, mahasiswa meminta keterbukaan yang lebih terperinci agar masyarakat dapat mengetahui alokasi dan realisasi anggaran serta mengevaluasi hasil penanganannya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, melakukan peninjauan Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Muara Enim, guna memantau kesiapsiagaan serta koordinasi penanganan karhutla di wilayah Sumsel.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “ Nasib Badan si Aan “

    “ Nasib Badan si Aan “

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Suasana didalam lapas kriminal terjadi perbincangan hangat antara sesama penghuni lapas. Kareno ado kesempatan ngejengguk kawan yang lagi mondok di lapas pakjo itu jadi kesempatan buat Kacibob tau cakmano kehidupan dilapas sano. Ujang : “ Nak kemano Kacibob rapi nian tumben ??? “ Kacibob : “ Nak kepakjo jang !!! “ Ujang : “ Kepakjo […]

  • SAKIP Muba  Alami Peningkatan, Tim Evaluator PAN-RB : Masyarakat Diminta Aktif Kontrol Pemerintah

    SAKIP Muba  Alami Peningkatan, Tim Evaluator PAN-RB : Masyarakat Diminta Aktif Kontrol Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 648
    • 0Komentar

    TIM Evaluator PAN-RB  Canggih Hangga Wicaksono SST mengatakan, dari tahun 2017 hingga 2020 penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) di Kabupaten Muba terdapat peningkatan. “Kita pastikan semangat di Muba sangat luar biasa, Namun masih ada beberapa dokumen yang kurang, Semoga dapat segera dilengkapi,”ujarnya. Inovasi dalam penegakan integritas merupakan cara untuk […]

  • Raja Salman Beri Tambahan 10 Ribu Kuota untuk RI

    Raja Salman Beri Tambahan 10 Ribu Kuota untuk RI

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud memberikan tambahan 10 ribu kuota haji untuk Indonesia. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin siap total melakukan persiapan menyambut penambahan kuota tersebut. “Dalam ratas saya menyampaikan bahwa pada dasarnya kami di Kemenag akan all out merealisasikan penyiapan pengadaan fasilitas, pelayanan dan segala sesuatunya untuk tambahan […]

  • Bantuan Berharga Wakil Walikota Palembang Bikin Pengrajin Kain Jemputan Terharu, Penasaran !

    Bantuan Berharga Wakil Walikota Palembang Bikin Pengrajin Kain Jemputan Terharu, Penasaran !

    • calendar_month Senin, 15 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sebagai Sentral kain jemputan yang ada di Lorong Sawah 1 Kelurahan Tuan Kentang, industri kecil kerajinan pinggiran kota  masih tetap bertahan dengan modal yang terbatas ini, mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kota Palembang untuk memajukan usaha kelompok mereka. Dalam kunjungannya,Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda secara langsung melakukan peninjauan ketempat […]

  • Hari Ini, Paskibraka Muba Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Ditengah Pandemi 

    Hari Ini, Paskibraka Muba Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Ditengah Pandemi 

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    SEBANYAK 75 orang Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Minggu (16/8/2020) di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate. Acara pengukuhan Paskibraka Kabupaten Muba dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Selanjutnya para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Pemuda Indonesia. Suasana pengukuhan […]

  • Drama Laut Penuh Jebakan & Gaji Lima Juta

    Drama Laut Penuh Jebakan & Gaji Lima Juta

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Langit Selat Malaka pagi itu mendung. Angin laut berembus malas, seolah ingin menyampaikan kabar, ada tamu tak diundang sedang nyulap ikan kita jadi ringgit. Tapi sayangnya, hari itu juga jadi hari sial bagi dua kapal berbendera Malaysia yang diam-diam nyari untung di laut Indonesia, lengkap dengan jaring haram dan awak yang bukan warga […]

expand_less
WordPress Archive CityBook – Directory & Listing WordPress Theme Cityo - Multiple Listing Directory WordPress Theme Cityrama – Listing & City Guide WordPress Theme CityTours – Travel and Hotels Site Template Cityvile – City Government & Municipal Elementor Template Kit Civi - Job Board WordPress Theme Civlo – Lawyer & Law Office Elementor Template Kit CiyaShop - Responsive Multi-Purpose WooCommerce WordPress Theme Ciz News – Magazine & Blog Theme Cizarua – Responsive One Page Portfolio Theme