Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Bantuan Berharga Wakil Walikota Palembang Bikin Pengrajin Kain Jemputan Terharu, Penasaran !

Bantuan Berharga Wakil Walikota Palembang Bikin Pengrajin Kain Jemputan Terharu, Penasaran !

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Okt 2018
  • visibility 1.101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Faldy Lonardo

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sebagai Sentral kain jemputan yang ada di Lorong Sawah 1 Kelurahan Tuan Kentang, industri kecil kerajinan pinggiran kota  masih tetap bertahan dengan modal yang terbatas ini, mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kota Palembang untuk memajukan usaha kelompok mereka.

Dalam kunjungannya,Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda secara langsung melakukan peninjauan ketempat usaha kelompok yang berangotakan 35 orang dari masyarakat setempat. Menurutnya Pemerintah harus memperhatikan semua pelaku usaha kerajinan ini.

“Tadi saya lihat yang mengerjakanya dari kaum ibu-ibu artinya yang sudah senior dan anak mudahnya ada beberapa orang. Maka dari itu kerajinan ini harus kita lestarikan dengan menurunkan kepada generasi muda untuk melanjutkanya,”senin (15/10/2018) jelasnya saat berkunjung ke tempat kerajinan.

Selain itu juga ia menambahkan Pemkot Palembang akan membantu mereka dalama mengembangkan usaha mereka dengan memberikan modal, pelatihan dan pemasaran. Mereka juga cukup mandiri dalam  mengembangkan usaha mereka untuk maju, tentunya dari usaha inilah bisa memajukan perekonomian kecil.

Abdul Rahman salah satu Ketua Kelompok kerajinan menambahkan sangat senang sekali sudah dikunjungi oleh Wakil Walikota Palembang yang peduli anak usaha kecil, seperti mereka. Tadi secara langsung ia melihat pengerjaan pembuatan kain, mulai dari bahannya dipesan sampai ke pengerjaanya.

“Ya dalam 2 hari bisa menghasilkan 1 kain 1 meter dan 1 bulan ini saja bisa memproduksi 150 lembar kain. Untuk karyawan yang ada kami memperkerjakan masyarakat setempat untuk bekerja dan secara langsung bisa menggerakan roda perekonomian masyarakat,”jelasnya.

Ia juga menambahkan jika gejolak kenaikan mata uang dolar ini cukup mempengaruhi produksi, yang penting bahan baku masih dan bisa diperoleh.

Mengenai bahan benang yang diperoleh, ia akui semua berasal dari ekspor seperti jepang, cina, jepang dan lokal. Mengapa bahan lokal ini tidak kami gunakan karena kwalitasnya menjadi kendala sendiri.

“Kami juga secara langsung memberikan kesempatan kepada penduduk asli untuk belajar secara gratis dalam menenun karena generasi mendatang harus mewarisi semua ini. Alhamdulilah dengan memberikan pelatihan ini per satu orang ini secara bertahan ada 15 anak muda yang telah memahami semuanya.

Dilain hal ia menambahkan tadi secara langsung ibu Wakil Walikota untuk mengatakan memberikan bantuan modal kepada kami. Kami mendengar semua itu sangat senang sekali,”tutupnya.[**]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Muba Ajak Umat Gemar Baca dan Pahami Al Quran

    Bupati Muba Ajak Umat Gemar Baca dan Pahami Al Quran

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    DALAM ranga memperingati Nuzulul Qur’an 1440 H / 2019 M Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar buka puasa bersama masyarakat di Masjid At-Taqwa Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu, Senin (20/5/2019). Acara turut dihadiri Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Kab. Muba Drs H Apriyadi MSi,  Staf ahli, para […]

  • Kominfo, 200 Pos Satlet Disiapkan Untuk TNI Di Wilayah Terluar

    Kominfo, 200 Pos Satlet Disiapkan Untuk TNI Di Wilayah Terluar

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.407
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan Very Small Apertur Terminal (VSAT) atau stasiun penerima sinyal satelit dengan antena penerima untuk 200 pos Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah terluar. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, menjelaskan penyediaan VSAT merupakan bentuk dukungan telekomunikasi Kemenkominfo bagi wilayah terluar Indonesia, termasuk untuk bidang keamanan. “Kami akan […]

  • Perum Bulog Riau Salurkan 3,1 Ton Lebih Beras, Untuk KPM di 12 Kabupaten

    Perum Bulog Riau Salurkan 3,1 Ton Lebih Beras, Untuk KPM di 12 Kabupaten

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 630
    • 0Komentar

    PERUM Bulog Kanwil Riau Kepri menyalurkan bantuan sebanyak 3.156.230 kg beras untuk 315.623 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baik KPM Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) maupun KPM Bantuan Sosial Tunai (KPM-BST) yang ada di Provinsi Riau. Hal itu diungkapkan H Bachtiar AS, Kepala Perum Bulog Kanwil Riau Kepri, seperti tertuang dalam suratnya kepada Gubernur Riau Drs H […]

  • Tahun Depan Menag Akan Bahas Haji Lebih Awal dengan Saudi, Diharapkan Pemberangkatan Calon Haji Tidak Gagal Lagi

    Tahun Depan Menag Akan Bahas Haji Lebih Awal dengan Saudi, Diharapkan Pemberangkatan Calon Haji Tidak Gagal Lagi

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kembali memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah haji 1442 H/2021 M. Menag Yaqut Cholil Qoumas berharap pandemi segera selesai dan tahun depan haji bisa diselenggarakan dalam kondisi lebih baik. “Semoga tahun depan pandemi sudah teratasi. Kami akan sesegera mungkin membahas persiapan haji 2022 dengan Arab Saudi,” ujar Menag di Jakarta, Rabu (9/6/2021). Menurut Menag, tahun ini […]

  • Dari Masjid ke Puskesmas, Muba Tunjukkan Hidup Sehat

    Dari Masjid ke Puskesmas, Muba Tunjukkan Hidup Sehat

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    KALAU bicara hidup sehat, jangan bayangkan cuma joget pagi sambil tersengal-sengal atau minum jamu pahit yang bikin alis berkerut, di Musi Banyuasin (Muba), hidup sehat sudah jadi paket lengkap, dari Masjid hingga Puskesmas, dari pasar hingga TPS 3R, bisa dibilang, warga Muba sedang menata festival kesehatan nyata, bukan sekadar pajangan brosur. Bayangkan Masjid Al Qadim, […]

  • “Anak Zaman Now Lebih Hafal K-Pop daripada Gelumpai? Tenang, Muba Punya Jurus ‘Adat Tak Boleh Mati!'”

    “Anak Zaman Now Lebih Hafal K-Pop daripada Gelumpai? Tenang, Muba Punya Jurus ‘Adat Tak Boleh Mati!'”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    KATA orang tua zaman dulu, “Gulai bisa basi, tapi adat jangan sampai mati”,  benar saja, di era ketika anak-anak lebih fasih nyebut nama member boyband Korea daripada jenis tarian daerahnya sendiri, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) muncul seperti superhero budaya dengan jubah songket dan senjata rahasia bernama Gelumpai Bilah Seratus. Sementara banyak daerah mulai bingung membedakan […]

expand_less
WordPress Archive Thrive Themes Minus WordPress Theme Thrive Themes Performag WordPress Theme Thrive Themes Pressive WordPress Theme Thrive Themes Rise WordPress Theme Thrive Themes Squared WordPress Theme Thrive Themes Storied WordPress Theme Thrive Themes Voice WordPress Theme Thrive Ultimatum Throne – Minimal WordPress Theme Thumbnail Preview and Item Grabber WP Plugin