Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Bukan Langsung Ditertibkan, Pedagang Pasar Palembang Direlokasi Dulu

Bukan Langsung Ditertibkan, Pedagang Pasar Palembang Direlokasi Dulu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 25 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pedagang di sejumlah pasar Kota Palembang bakal menghadapi penataan baru, pasalnya pemerintah tidak langsung menertibkan lapak yang dianggap mengganggu fasilitas umum.

Namun pedagang nantinya akan dipindahkan lebih dulu ke lokasi yang disiapkan pemerintah setelah proses relokasi berjalan, barulah penataan dan penertiban dilakukan.

Langkah ini sedang berjalan di kawasan Pasar Seberang Ulu, setelah itu, giliran Pasar Sako dan Pasar Satelit serta kawasan di sekitarnya yang masuk agenda penataan. Kawasan Pasar Lemabang hingga Pasar 16 Ilir juga sudah masuk rencana berikutnya.

Kepala Satpol PP Kota Palembang Dr. Herison SIP SH MH mengatakan, penataan pasar memang perlu dilakukan, terutama di lokasi yang aktivitas perdagangannya mulai menggunakan ruang publik.

“Jadi sesuai fungsinya, berkaitan dengan wajah kota, memang ada beberapa pasar yang harus kita tertibkan. Terutama yang saat ini kita relokasi di Pasar Seberang Ulu yang sedang berjalan. Setelah itu Pasar Sako, Pasar Satelit dan sekitarnya juga segera kita lakukan,” ujar Herison, Rabu (30/9/2026).

Menurut Herison, persoalan yang cukup banyak ditemukan adalah pedagang yang berjualan di bahu jalan atau mengambil area yang seharusnya digunakan sebagai fasilitas umum.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah melakukan penataan. Namun, Satpol PP tidak ingin langkah penertiban hanya berhenti pada pemindahan pedagang tanpa ada tempat alternatif.

Herison menegaskan, relokasi menjadi bagian penting sebelum penertiban dilakukan. “Ya jelas, kalau dia di bahu jalan, di daerah menyebelah, terus sudah jelas mengganggu fasilitas umum. Makanya kita tetap secara humanis, bagaimana pola itu kita relokasi dulu, kita kasih tempat dulu, baru kita lakukan penataan dan penertiban,” katanya.

Setelah pedagang direlokasi, pemerintah baru akan menata kembali kawasan yang sebelumnya digunakan untuk berjualan. Pola tersebut juga disebut sebagai upaya mengurangi potensi penolakan dari pedagang.

Herison mengatakan, pemerintah sudah memperhitungkan kemungkinan adanya keberatan dalam proses penataan. Karena itu, pendekatan yang digunakan bukan semata-mata penertiban, melainkan mencari jalan keluar bagi pedagang terlebih dahulu.

“Maka itu, kita carikan dulu tempat, relokasi mereka, baru kita lakukan penertiban dan lain-lain. Tetapi kita carikan solusi dulu, bukan hanya kita mengedepankan penertiban, tetapi kita dengan solusi,” ujarnya.

Untuk tahap berikutnya, setelah penataan di kawasan yang sedang berjalan, Pemkot Palembang akan menyasar Pasar Lemabang serta Pasar 16 Ilir dan kawasan sekitarnya.

Herison berharap pedagang dapat mengikuti proses tersebut sehingga kegiatan jual beli tetap berjalan tanpa mengambil ruang yang mengganggu kepentingan umum.

Menurutnya, penataan pasar bukan hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga kondisi kawasan kota yang digunakan masyarakat setiap hari.

“Imbauannya, kita jaga sama-sama berkaitan dengan wajah kota ini. Sesuai dengan visi misi Bapak Wali Kota Palembang, Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera. Bagaimana pasar-pasar ini biar tertib, teratur, aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia kembali menekankan  pemerintah akan mengedepankan solusi sebelum mengambil langkah penertiban di lapangan, penataan diharapkan bisa berjalan bertahap tanpa menghentikan aktivitas pedagang secara tiba-tiba. “Harapannya supaya mereka tertib, supaya mereka teratur. Itu harapannya seperti itu, sejalan dengan visi misi dari Wali Kota Palembang berkaitan dengan wajah kota,” pungkasnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negatif Corona, Dinkes Prov. Sumsel Tetap Pantau 9 Mahasiswa yang Baru Tiba dari Wuhan

    Negatif Corona, Dinkes Prov. Sumsel Tetap Pantau 9 Mahasiswa yang Baru Tiba dari Wuhan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    MESKI telah dinyatakan negatif, namun Dinas Kesehatan Sumsel akan terus melakukan pemantauan kesehatan 9 mahasiswa yang baru tiba dari Wuhan Cina selama 14 hari mendatang. Pemantauan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Sumsel dengan fasilitas kesehatan terdekat. Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, menyebarnya virus Corona yang pertamakali ditemukan di Provinsi Wuhan Cina ini membuat masyarakat […]

  • Tutup produksi 2023, Pusri gelar acara pengantongan & trucking akhir tahun 2023 dan perdana tahun 2023

    Tutup produksi 2023, Pusri gelar acara pengantongan & trucking akhir tahun 2023 dan perdana tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.802
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – PT Pusri Palembang yang merupakan produsen urea terbesar di Sumatera Selatan, menandai berakhirnya masa produksi Tahun 2023 dengan melaksanakan Pengantongan, Pengapalan & Trucking Akhir Tahun 2023 dan Perdana Tahun 2024 yang dilaksanakan di Area Pabrik PT Pusri Palembang (24/12).Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Komisaris dan Direksi Pusri dengan mengadakan demo pengantongan pupuk secara […]

  • Sidang Paripurna, Bupati OKI Laporkan LKPJ 2022

    Sidang Paripurna, Bupati OKI Laporkan LKPJ 2022

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.136
    • 0Komentar

    DPRD Kabupaten OKI menggelar sidang paripurna LKPJ tahun 2022 di kantor DPRD OKI, Rabu (8/3). Sidang tersebut mengagendakan laporan hasil kerja dan laporan penggunaan anggaran LKPJ tahun 2022. Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar SE dalam sidang tersebut,  menyampaikan laporan  merupakan bentuk tanggung jawab kerja dalam satu tahun secara tertulis. “Hasil kerja untuk tahun 2022 Kabupaten […]

  • Peneliti Nexusguard Laporkan 2021 Serangan DDoS Kecil-kecilan Melonjak 233%

    Peneliti Nexusguard Laporkan 2021 Serangan DDoS Kecil-kecilan Melonjak 233%

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 997
    • 0Komentar

    SINGAPURA, Serangan DDoS kecil-kecilan (penolakan layanan terdistribusi) melonjak sebesar 233% pada paruh pertama tahun 2021, ungkap peneliti Nexusguard dalam Threat Report FHY 2021. Saat pandemi berlanjut ke 2021, peretas bereksperimen dengan pola serangan baru untuk menghindari deteksi berbasis tanda tangan. Pada paruh pertama tahun 2021, lebih dari 99% dari semua serangan DDoS lebih kecil dari […]

  • Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Polres Banyuasin Sertijab Kasat Lantas

    Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Polres Banyuasin Sertijab Kasat Lantas

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    POLRES Banyuasin melaksanakan Upacara Peringahatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober bersama para kapolsek jajaran, para perwira dan personil Bintara dan ASN Polres Banyuasin. Selain upacara dilanjutkan juga dengan serah terima jabatan Kasat Lantas Polres Banyuasin. Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar,S.Ik yang menjadi inspektur upacara  dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenang sejarah bangsa Indonesia, menjaga dan mengamalkan […]

  • Tinggal Sebatang Kara Digubuk Reok, Penderita Kanker Getah Bening di Muba Ini Terharu Dikunjungi Dinsos

    Tinggal Sebatang Kara Digubuk Reok, Penderita Kanker Getah Bening di Muba Ini Terharu Dikunjungi Dinsos

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 682
    • 0Komentar

    ABI Hasan, Warga Rantau Panjang, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang hidup sebatang kara di gubuk tua berukuran 4X4 meter persegi dan saudara kita ini menderita penyakit kanker getah bening sejak lama dan tak kunjung sembuh membuat kondisi Abi semakin memprihatinkan. Meski Abu sudah tercover BPJS Kesehatan dari Pemkab Muba, Kamis (23/5/2019) Dinas Sosial Muba bersama […]

expand_less
WordPress Archive HostLab – Hosting Service And WHMCS WordPress Theme Hostlabs – Cloud Hosting Services Elementor Template Kit Hostlinea – Web Hosting, Responsive WP Theme HostSavvy – Web Hosting Elementor Template Kit HostStar – WP Theme for Hosting, SEO and Web Design Business HostUp – Web Hosting WordPress Theme HostWind – Hosting WordPress theme with WHMCS Hosty – Hosting Services Elementor Template Kit Hostyng – Web Hosting Elementor Template Kit Hotale – Hotel Booking WordPress