22 Ribu Pegawai Pemkot Palembang, Baru 11 yang Bergelar S-3
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Sekitar 22 ribu orang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, baik sebagai ASN maupun tenaga honorer. Namun, dari jumlah tersebut, baru 11 orang yang telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Strata 3 (S-3).
Data itu menjadi perhatian Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si. Pemkot kini mendorong peningkatan jenjang pendidikan aparatur sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).
Salah satu jalannya ditempuh melalui penguatan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). Kerja sama yang sebelumnya telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) itu diminta tidak berhenti sebatas dokumen, tetapi diterjemahkan menjadi program yang benar-benar berjalan.
Hal itu disampaikan Ratu Dewa saat menerima silaturahmi sekaligus membahas tindak lanjut kerja sama dengan UMP di lingkungan Pemkot Palembang, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, perguruan tinggi dapat mengambil peran lebih besar dalam membantu pemerintah, terutama melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama yang sudah kita bangun ini harus diterjemahkan lebih spesifik di tingkat OPD. Ada tiga substansi pokok, yaitu pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia dan penelitian,” ujar Ratu Dewa.
Ia menilai keterlibatan akademisi dibutuhkan untuk mengkaji persoalan yang muncul di Kota Palembang. Dengan penelitian yang dilakukan bersama, pemerintah diharapkan memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan langkah penyelesaian masalah perkotaan.
“Kita ingin akademisi ikut bersama-sama pemerintah kota melakukan penelitian dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di Kota Palembang. Jadi, kerja sama ini jangan hanya berhenti pada MoU, tetapi harus ada tindak lanjut yang konkret,” katanya.
Buka Peluang Pegawai Kuliah Lagi
Peningkatan kualitas aparatur menjadi salah satu agenda yang ingin didorong Pemkot Palembang melalui kerja sama tersebut.
Ratu Dewa mengatakan pihaknya membuka peluang bagi pegawai Pemkot Palembang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 maupun S-3. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kapasitas aparatur dalam menjalankan pelayanan pemerintahan.
“Kita ingin meningkatkan kualitas SDM, baik tenaga pendidik maupun aparatur. Karena itu, kita membuka peluang kerja sama dengan UMP untuk memberikan kesempatan kepada pegawai Pemkot Palembang melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 maupun S-3,” jelasnya.
Dorongan peningkatan pendidikan juga menyasar tenaga pendidik.
Pemkot Palembang menginginkan setiap sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) memiliki sedikitnya satu orang tenaga pengajar dengan kualifikasi pendidikan S-2.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus memperkuat mutu pendidikan di tingkat sekolah.
Tak Hanya Pendidikan, Ada Urusan Kesehatan
Kerja sama Pemkot Palembang dan UMP tidak hanya berbicara mengenai peningkatan pendidikan dan SDM.
Bidang kesehatan juga masuk dalam pembahasan. Pemkot Palembang menyatakan dukungan terhadap rencana UMP membentuk Fakultas Kedokteran.
Rencana tersebut dinilai dapat membuka ruang sinergi baru dalam pengembangan tenaga kesehatan, terutama untuk menjawab kebutuhan dokter di Kota Palembang.
Salah satu target yang disebut Ratu Dewa adalah ketercukupan satu dokter spesialis di setiap puskesmas.
Menurutnya, keberadaan dokter spesialis di fasilitas kesehatan tingkat pertama diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita juga mendukung rencana pembentukan Fakultas Kedokteran di UMP. Ini sejalan dengan program pemerintah kota untuk memperkuat pelayanan kesehatan, termasuk target ketercukupan dokter spesialis di setiap puskesmas,” kata Ratu Dewa.
Selain pendidikan dan kesehatan, perguruan tinggi juga diharapkan ikut terlibat dalam penelitian mengenai persoalan yang dihadapi Kota Palembang.
Dengan demikian, kerja sama Pemkot Palembang dan UMP diarahkan tidak hanya menghasilkan kegiatan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap kebutuhan pemerintah dan masyarakat.
Tindak lanjut kerja sama tersebut akan dilakukan oleh OPD teknis di lingkungan Pemkot Palembang bersama UMP melalui program dan kegiatan yang disesuaikan dengan bidang masing-masing. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
