Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Atasi Karhutla di Indonesia
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 34 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : setneg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Malaysia ikut turun membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Pemerintah Malaysia akan mengerahkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 anggota tim pemadam kebakaran untuk membantu menangani kebakaran di Kalimantan.
Bantuan tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026).
Dalam keterangan resmi BPMI Sekretariat Presiden dilaman resminya, Prabowo menjelaskan bantuan dari Malaysia itu akan segera dikirimkan dalam waktu dekat.
Ia menerangkan tawaran tersebut sebagai bentuk dukungan dari negara tetangga dalam menghadapi persoalan karhutla.
“Beliau kawan lama, jadi beliau berkunjung ke saya dan kita bahas berbagai masalah, yang pertama dari pihak Malaysia menawarkan bantuan ingin ikut membantu kita untuk mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan. Hal ini saya tanggapi dengan terima kasih, dengan gembira,” kata Prabowo.
Bagi Prabowo, persoalan karhutla tidak hanya berdampak di wilayah Indonesia. Asap dan dampak kebakaran hutan juga dapat dirasakan negara-negara di sekitar Indonesia.
Karena itu, dukungan dari negara sahabat dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan tersebut. Selain Malaysia, Indonesia juga telah menerima bantuan dari Jepang dan sejumlah negara lain yang menawarkan dukungan untuk penanganan karhutla.
“Ini adalah masalah lingkungan hidup yang memengaruhi banyak pihak dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita, dan kita terima dengan baik,” ujar Prabowo.
Namun, bantuan dari negara lain bukan satu-satunya langkah yang tengah disiapkan pemerintah. Prabowo mengatakan dirinya juga sedang menyusun langkah pencegahan secara menyeluruh agar karhutla tidak terus berulang.
“Ini juga pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu, dan ini juga saya sedang menyusun langkah-langkah pencegahan menyeluruh, supaya tidak tiap beberapa tahun muncul lagi, muncul lagi,” katanya.
Pertemuan dengan Ahmad Zahid juga membahas peluang kerja sama di bidang lain. Salah satunya adalah industri halal.
Di tengah pembahasan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia. Ia menyebut kedua negara memiliki hubungan sebagai negara saudara dan perlu terus bekerja sama.
“Jangan sampai kita, hal-hal yang mengganggu kita menjadi masalah yang dibesar-besarkan, Indonesia dan Malaysia adalah saudara, kita harus bekerja sama, kita harus pelihara hubungan yang sangat baik,” tandasnya.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
