Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Bukan di Koper, Emas Puluhan Miliar Disembunyikan dengan Cara Ini

Bukan di Koper, Emas Puluhan Miliar Disembunyikan dengan Cara Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Emas puluhan miliar disembunyikan dengan berbagai cara sebelum dibawa keluar Indonesia. Bea Cukai menemukan modus mulai dari peralatan elektronik, koper, tas punggung hingga body strapping di empat bandara internasional sepanjang September 2026.

Dari rangkaian penindakan tersebut, petugas mengamankan lebih dari 29 kilogram emas dan barang yang diduga emas dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai Rp73,3 miliar.

Potensi kerugian penerimaan negara dari seluruh penindakan itu mencapai sekitar Rp8,5 miliar.

Empat bandara yang menjadi lokasi penindakan yakni Kualanamu, Soekarno-Hatta, I Gusti Ngurah Rai, dan Sam Ratulangi.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama mengatakan beragamnya modus pengeluaran emas menjadi tantangan bagi petugas.

“Pengawasan Bea Cukai atas pembawaan emas dilakukan melalui analisis informasi dan intelijen, pemeriksaan penumpang dan barang, serta koordinasi dengan instansi terkait,” kata Djaka.

Di Bandara Kualanamu, petugas menggagalkan upaya membawa emas ke luar negeri pada Senin (14/9/2026).

Petugas Bea Cukai Kualanamu mencurigai seorang warga negara India berinisial NU yang merupakan penumpang penerbangan tujuan Bangkok, Thailand.

Kecurigaan muncul setelah petugas menemukan citra tidak wajar pada barang elektronik di dalam bagasi penumpang.

Pemeriksaan lebih lanjut menemukan empat keping benda logam yang diduga emas dengan berat sekitar 1.522 gram.

Barang tersebut diperkirakan bernilai Rp3,95 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara mencapai Rp383 juta.

NU bersama barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Kualanamu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Emas dibungkus lakban

Modus berbeda ditemukan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (10/9/2026).

Petugas mengamankan dua warga negara Tiongkok berinisial MZ dan SL yang merupakan penumpang penerbangan tujuan Hong Kong.

Keduanya diduga membawa emas ke luar negeri tanpa dokumen.

Dari pemeriksaan, petugas menemukan lima keping emas cast bar seberat 5.026,5 gram dalam tas punggung SL. Lima keping lainnya dengan berat sama ditemukan dalam koper kabin MZ.

Total terdapat 10 keping emas dengan berat bruto 10.053 gram. Nilainya diperkirakan mencapai Rp25,3 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp2,5 miliar.

Seluruh emas tersebut dibungkus menggunakan lakban yang diduga digunakan untuk menyamarkan barang.

Djaka mengatakan penindakan itu berawal dari analisis informasi mengenai pola pembawaan emas ilegal yang berulang.

“Pola tersebut menunjukkan pelaku umumnya merupakan WNA dengan penerbangan tujuan Hong Kong, membawa emas dalam koper kabin dan tas punggung, serta membungkus emas dengan lakban untuk mengelabui petugas,” ujarnya.

Perkara MZ dan SL kini telah naik ke tahap penyidikan. Bea Cukai Soekarno-Hatta juga masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendalami kemungkinan keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas.

Ada yang disembunyikan di tubuh

Penindakan lain terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (6/9/2026).

Bea Cukai mengamankan seorang WN Tiongkok berinisial ZG yang diduga membawa 14 keping emas batangan seberat 10.418,3 gram menggunakan modus body strapping.

Nilai emas tersebut diperkirakan mencapai Rp26 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp3,9 miliar.

Sehari sebelumnya, modus body strapping juga ditemukan di Bandara Sam Ratulangi.

Tim Gabungan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara dan Bea Cukai Manado mengamankan tiga WN Tiongkok berinisial JM, ZW, dan TC yang merupakan penumpang penerbangan tujuan Singapura.

Petugas menemukan 19 bungkus serbuk yang diduga emas seberat 5.721 gram. Barang tersebut diperkirakan bernilai Rp14,5 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp1,45 miliar.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan proses penyidikan masih berlangsung.

Dalam penindakan lainnya di Sam Ratulangi, petugas mengamankan dua WN Tiongkok berinisial ZS dan ZH yang hendak terbang menuju Guangzhou.

Petugas menemukan dua rantai kalung dan dua gelang yang dikenakan kedua penumpang dengan total berat 1.361 gram.

Nilai perhiasan tersebut diperkirakan mencapai Rp3,6 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara sekitar Rp360 juta.

Pengawasan emas diperketat

Seluruh barang bukti dari rangkaian penindakan tersebut telah diamankan untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Proses penyidikan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Kejaksaan RI.

Djaka mengatakan Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas barang, terutama pada jalur keberangkatan internasional.

Pengawasan dilakukan melalui analisis intelijen, pemanfaatan informasi, pemeriksaan berbasis risiko, serta koordinasi dengan instansi terkait.

Masyarakat yang membawa emas ke luar negeri diminta memastikan barang tersebut telah dilengkapi dokumen kepabeanan dan perizinan sesuai ketentuan.

Pengeluaran emas yang tidak memenuhi ketentuan kepabeanan dapat dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan apabila memenuhi unsur tindak pidana kepabeanan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIPA Sumsel 2025, Ini rinciannya, Presiden RI Prabowo kasih pesan

    DIPA Sumsel 2025, Ini rinciannya, Presiden RI Prabowo kasih pesan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.918
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Alokasi dana untuk Sumsel di tahun 2025 mencapai Rp 33,63 triliun, yang terdiri dari berbagai komponen anggaran, di antaranya Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 11,12 triliun, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 14,00 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp 927,04 miliar, serta DAK Non-Fisik sebesar Rp 5,00 triliun. Selain itu, dana untuk […]

  • Merdeka Seni di Era Pandemi, Jangan Kalah sama Kuda

    Merdeka Seni di Era Pandemi, Jangan Kalah sama Kuda

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.270
    • 0Komentar

    Terkendala protokol kesehatan, kreativitas dan imajinasi seniman selama masa pandemi tak pernah padam. Tanpa panggung, tanpa pameran, dan tanpa penonton ‘nyata’ senyatanya ternyata karya-karya mereka senantiasa hadir. Berbagai bidang kehidupan memang terdampak oleh wabah ini. Dunia berkesenian pun, termasuk bidang yang ikut terdampak.  Semua aktivitas berkesenian menjadi terhenti. Meskipun, masih ada yang bertahan dengan kreativitasnya […]

  • Nespresso Luncurkan Konsep Keberlanjutan Baru – RE:FARM Bermitra dengan K11 Musea & Common Farms

    Nespresso Luncurkan Konsep Keberlanjutan Baru – RE:FARM Bermitra dengan K11 Musea & Common Farms

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.917
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR  – Nespresso dengan bangga mempersembahkan RE:FARM, pameran pengalaman terbatas waktu yang menyoroti perjalanan melingkar penuh kopi – dari kapsul hingga cangkir ke meja makan – semuanya di bawah satu atap. RE:FARM akan berlangsung dari September 2022 hingga Juni 2023 dan konsumen dapat melihat, menyentuh, dan merasakan sendiri hasil dari […]

  • Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID-19 Aman

    Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID-19 Aman

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    KEPUTUSAN Menkominfo No 253 Tahun 2020 memastikan keamanan data pribadi yang digunakan Pemerintah untuk penanganan COVID-19, termasuk dalam pengoperasian dan pengelolaan aplikasi PeduliLindungi untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Baca keputusannya secara lengkap di https://s.id/kepmenkominfo-253-2020.[***] Ril

  • Wamenhaj Akui Penyelenggaraan Haji Tak Sempurna, ASN Diminta Terus Berbenah

    Wamenhaj Akui Penyelenggaraan Haji Tak Sempurna, ASN Diminta Terus Berbenah

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengakui penyelenggaraan haji masih memiliki kekurangan. Karena itu, ia meminta seluruh ASN Kementerian Haji dan Umrah menjadikan perbaikan pelayanan jemaah sebagai bagian dari budaya kerja. Dahnil menyampaikan hal itu saat memberikan pembinaan kepada pegawai Kementerian Haji dan Umrah di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Haji […]

  • Tujuh Burung Dilindungi Berakhir di Meja Jaksa, Ada Kasus Perdagangan Satwa di Jayapura

    Tujuh Burung Dilindungi Berakhir di Meja Jaksa, Ada Kasus Perdagangan Satwa di Jayapura

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Tujuh burung yang dilindungi kini menjadi bagian dari perkara hukum di Jayapura. Satwa-satwa tersebut diserahkan bersama seorang tersangka berinisial MH (35) kepada Jaksa Penuntut Umum setelah penyidik menyelesaikan proses penyidikan. Pelimpahan tahap II dilakukan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Maluku dan Papua Seksi Wilayah III Jayapura kepada Kejaksaan Tinggi Papua, Senin (31/8/2026). Sebelumnya, […]

expand_less
WordPress Archive Vinera – Wine & Vineyard Elementor Template Kit Vineyard – Wine Store Responsive WooCommerce WordPress Theme Vinic – Coworking Space Elementor Template Kit Vinkmag | Multi-concept Creative Newspaper News Magazine WordPress Theme Vinso Insurance Elementor Template Kit Vintina – Lingerie & Underwear Store Elementor Template Kit VIP Shop : Advanced WooCommerce VIP Plugin Vipex – Vape Store Theme Viral Quiz Maker — OnionBuzz for WordPress Viral Subscription – WordPress plugin for creating a viral opt-in form