Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Merdeka Seni di Era Pandemi, Jangan Kalah sama Kuda

Merdeka Seni di Era Pandemi, Jangan Kalah sama Kuda

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
  • visibility 2.268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terkendala protokol kesehatan, kreativitas dan imajinasi seniman selama masa pandemi tak pernah padam. Tanpa panggung, tanpa pameran, dan tanpa penonton ‘nyata’ senyatanya ternyata karya-karya mereka senantiasa hadir.

Berbagai bidang kehidupan memang terdampak oleh wabah ini. Dunia berkesenian pun, termasuk bidang yang ikut terdampak.  Semua aktivitas berkesenian menjadi terhenti. Meskipun, masih ada yang bertahan dengan kreativitasnya terbatas #dirumahsaja. Dengan memanfaatkan ranah daring. Setelah hampir  setengah tahun dalam kondisi yang serba terbatas seolah  terpasung, gelora kebebasan untuk berekspresi mendapat angin segar. Wacana  kenormalan baru, memancarkan nuansa segar serba penuh harapan. Harapan yang membersitkan hal-hal baru. Tidak hanya bagi seniman di luar daerah, tetapi juga kalangan seniman di Palembang.

Karenanya, sesuatu yang baik tentu saja, jika DKP menggagas kegiatan yang bisa mengobati kerinduan seniman untuk berkreativitas. Sekaligus membahas berbagai persoalan terkait aktivitas berkesenian. Kegiatan ini rencananya dilaksanakan secara daring (virtual) dan tatap muka. Kegiatan ini dilaksanakan di Guns Café, 17-19 Agustus 2020. Dengan menghadirkan narasumber dari praktisi, akademisi,  pemerhati, dan pihak terkait lainnya. Masing-masing akan diupayakan mengupas tuntas persoalan di enam komite seni yang ada. Setelah itu, peringatan kelahiran DKP ne-21 pun digelar pentas dan gelar karya seniman. Dilaksanakan 9 September 2020.

 

Semuanya tentu dengan menjalankan protokol kesehatan. “Disediakan cuci tangan di pintu masuk. Semua yang hadir harus mengenakan masker. Serta, di atur jarak ideal bagi para tamu yang hadir,” ujar Ketua DKP, M Iqbal Rudianto.

Gelaran karya daring, sepertinya tak bisa menutup mati buncahan rindu seniman untuk tampil luring. Bertatap muka dengan penikmatnya.

Absen berkesenian secara tatap muka selama masa pandemi, membuat rasa rindu membuncah di dada para seniman. Termasuk pelaku seni di Palembang, tentu saja.  Buncahan kerinduan itu tak pelak direspon DKP. Sebuah gagasan untuk bersilaturahmi di pengujung masa pandemi pun terlontarkan. Tentu saja, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Sekretaris Pelaksana, Gaung Antrasita, melalui Silaturahmi-Gelar Karya Seniman Kini dan Nanti: Iklim Kesenian Menuju Kenornalam Baru, pihaknya dari DKP mencoba menggambarkan kondisi yang dialami dan bagaimana pelaku seni menyiasati dan bertahan di era pandemi. Lalu, memberikan pemetaan dan menggali rekomendasi terhadap berbagai stake holder sehingga bisa dijadikan bahan masukan dalam melangkah bersama. Dalam  pembukaan kegiatan ini, sekaligus dialog pihak terkait digelar.

Termasuk pementasan wayang Palembang dan penampilan lagu Hari Merdeka berupa ansamble gitar yang disajikan oleh Komunitas Gitar Klasik Palembang.

Pembukaan (Opening) Webinar Plus DKP Senin (17/8) disiarkan secara langsung oleh RRI dari tempat pelaksanaan Guns Cafe di seputaran Kambang Iwak Palembang.

Penyiaran langsung (live) pembukaan webinar Plus DKP ini disebutkan Kepala Stasiun RRI Palembang Ahmad Bahri,  sebagai bentuk dukungan RRI terhadap dunia kesenian.

“Aktivitas kesenian dan kebudayaan memang mendapat perhatian khusus RRI sebagai lembaga penyiaran publik. Kami siap dukung,” ujarnya,

Dalam pembukaan ini digelar dialog menghadirkan pihak-pihak terkait membahas tema Iklim berkesenian menuju kenormalan baru. Ketua DKP M Iqbal Rudianto, Ketua Dewan Kesenian Sumsel  Erwinsyah,  bersama Kepala Dinas Kebudayaan Hj Zanariyah SIP Msi, Kepala Dinas Pariwisata H Isnaini Madani, dan Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Aufah Syahrizal berdialog membahas berbagai persoalan terkait aktivitas berkesenian para seniman selama masa pandemi, kini dan nanti.

Dewan Kesenian Palembang (DKP) memang menggelar kegiatan untuk insan seni di kota Palembang, bertajuk ART NORMAL, dan digelar di Guns Cafe, dari 17 sampai 19 Agustus.  Begitu pun Artniversarry 9-9-1999 yang tahun ini peringatan ke-21, memberikan obat membungkam rindu bagi seniman untuk tampil di atas panggung.

Dan Tami, vokalis D’Brother mengungkapkan, mereka bahkan mencipta sebuah lagu khusus ditampilkan saat artniversarry DKP, berjudul, Punti Kayu I Miss You.

Kuda Bermasker

Para maestro Dulmuluk, juga tampil prima dengan gabungan beberapa sanggar seni tradisional. “Hanya saja, cerita Dulmuluk yang biasanya berkisar tujuh jam, kami modifikasi menjadi hanya sekitar 15 menit,” ujar Maestro Dulmuluk, Jonhar Saad.

Penampilan Dulmuluk ini membuat acara menjadi benar-benar meledak oleh ger-ger penonton akibat permainan tokoh-tokoh senior.

Termasuk penampilan sang kuda yang ditunggangi dan berupa patung semi permanen. Sementara pemain Dulmulk hanya sebagian mengenakan masker itupun tak terpasang sempurna, berbeda dengan sang kuda. Justru sang kuda mengenakan masker secara sempurna dari awal permainan sampai cerita berakhir,

Itu pun dilepas karena sindiran pemain yang merasa tersinggung disebut kalah oleh kuda patung yang justru benda mati, tapi memiliki kesadaran mematuhi protolol kesehatan. Berupa mengenakan masker.

“Nah, pesannya benar-benar menyentuh. Di kehidupan nyata, banyak yang tak sadar untuk selalu bermasker. Saat Petugas merazia, masih banyak yang terjaring dan dihukum push up atau hukuman fisik lainnya,” komentar Qusoi, Sekretaris DKP yang tampak terpingka-pingkal sepanjang pertunjukan Dumuluk itu.

Atta KPJ atau nama aslinya, M Hatta Imron, saat art normal di acara komite sastra menampilkan sebuah lagu ciptaannya sendiri berjudul, “Uuh, pesan bagi yang tak terdampak. Lagu ini menceritakan bagaimana seorang insan manusia yang terkena Covid 19 yang merasa dikucilkan sampai akhirnya berdoa agar nyawanya segera dicabut saja. Ini memberian gambaran, bahwa mereka yang sehat harus memberikan perhatian dan peduli kepada mereka yang mengidap Covid 19. Mereka memang diisolasi, tapi bukan dikucilkan. Perhatian tetap harus diberikan. Tentu saja, harus tetap taat protokol kesehatan,” ujar mantan juara nasional Bintang Radio Remaja Nasional Seriosa tahun 1990 an ini.

Dalang Ki Wirawan juga menampilkan lakon Wayang Palembang secara tatap muka. Meskipun, memang ceritanya dipersingkat. “Ini mengobati kerindua manggung. Apalagi selama sekitar 6 buan terakhir, sekalipun tak kebagian manggung karena kendala Pandemi,” ceritanya.

Seniman tari pun, menampilkan, sosok manusia emas, sebagai plesetan dari maraknya manusia perak yang banyak beraksi bebas di lampu-lampu merah kota Palembang. “Sebuah fenomena yang banyak membawa kontroversi dan perbedaan pandangan,”

Banyak harapan yang bisa terdokumentasi dari kegiatan silaturahmi dan gelar karya ini. Bukan tidak mungkin, dari situ kita bisa mengetahui bahwa kesenian telah berubah. Pandemi mungkin saja telah ‘memaksa’ wajah  kesenian berubah menjadi sesuatu bentuk baru. Paling tidak, keinginan seniman bersemuka dengan penikmatnya di bumi, bisa terealisasi.

Pentas Artniversarry ke-21 DKP selain ditampilkan fisik, menurut Ketua Panpel, Hasan, juga disiarkan melalui Youtube dan Instagram.

Artinya, kesenian memang tidak boleh stagnan. Silakan manfatkan ranah daring, atau manfaatkan ranah tatap muka asal patuhi protokol kesehatan dan mendapat izin pihak berwenang. (muhamad nasir)

 

 

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Janji Pj Bupati Muba kepada Guru agar Kurikulum Merdeka Beajar Bisa Diimplementasikan

    Janji Pj Bupati Muba kepada Guru agar Kurikulum Merdeka Beajar Bisa Diimplementasikan

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.982
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Pj Bupati Muba Apriyadi berjanji kepada guru siap siap mendukung para guru untuk melakukan studi lanjut program Doktor (S3) bahkan berencana untuk mendanai biayai per semesternya guna meningkatkan mutu pendidikan agar keberlanjutan implementasi program Merdeka Belajar dapat sukses. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Pj Bupati Muba H Apriyadi saat hadir membuka kegiatan […]

  • Update Covid-19 Sumsel; 693 Positif, 1 Pasien Meninggal Dari Palembang

    Update Covid-19 Sumsel; 693 Positif, 1 Pasien Meninggal Dari Palembang

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 942
    • 0Komentar

    KASUS positif terinfeksi virus Corona di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami peningkatan. Per hari ini, Jumat (22/5/2020), penambahan kasus positif Corona bertambah 19 pasien lagi, sehingga total positif Corona di Sumsel menjadi 693 orang. Juru Bicara Percepatan Penangangan Covid-19 di Sumsel, Yusri, SKM, MKM press conference melalui aplikasi zoom di Command Center Pemprov Sumsel, sore ini, […]

  • Persiapan Percepatan Penyaluran Dana Desa

    Persiapan Percepatan Penyaluran Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar memimpin secara langsung Rapat Akhir Persiapan Rapat Kerja Percepatan Penyaluran, Pengelolaan dan Pengawasan Dana Desa Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Setda, Senin(16/3/2020). Rapat Akhir Persiapan ini guna untuk memantapkan kematangan Rapat Kerja ini yang digelar di Griya Agung pada (31/3/2020) mendatang. Nasrun Umar menegaskan bahwa rapat […]

  • LITERASI & FINTECH : Perry Warjiyo & Bintang Mahaputera, Inspirasi untuk Generasi Finansial Muda

    LITERASI & FINTECH : Perry Warjiyo & Bintang Mahaputera, Inspirasi untuk Generasi Finansial Muda

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    SEANDAINYA seorang mahasiswa ekonomi  sedang mengutak-atik neraca keuangan di laptopnya sambil minum kopi sachet murahan di kos. Tiba-tiba, dia membaca berita “Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, dianugerahi Bintang Mahaputera Utama”. Seketika, dia berhenti mengetik, menatap layar, dan bergumam “Wah, kalau Pak Perry saja bisa dapat bintang karena urusan makroprudensial, aku juga bisa lah suatu hari […]

  • Situasi Pandemi COVID-19 Terus Membaik Tetap Waspada!

    Situasi Pandemi COVID-19 Terus Membaik Tetap Waspada!

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    ANGKA indikator penanganan COVID-19 di Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Hingga 26 September 2021 diketahui bahwa kasus konfirmasi harian nasional sebesar 1.760 kasus, atau turun sebanyak 96,9% dari puncaknya pada 15 Juli 2021. Di sisi lain, kasus aktif nasional mencapai 42.769 kasus (per 26 September 2021), atau turun hingga 92,6% dari puncak kasus aktif pada 24 […]

  • Harapan Bupati Muba Kepada PWRI Muba  

    Harapan Bupati Muba Kepada PWRI Muba  

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    DITENGAH pandemi dan kesibukannya, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, terus meningkatkan semangat pengabdian dan dedikasi para pensiunan abdi negara untuk terus berinovasi dan bergandengan tangan dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk itu, Rabu (16/9/2020) bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads PayPal Payments Advanced Easy Digital Downloads PayPal Pro and PayPal Express Easy Digital Downloads PDF Invoices Easy Digital Downloads – PDF Vouchers Easy Digital Downloads – Points and Rewards Easy Digital Downloads Pricing Tables Easy Digital Downloads Product Audio Sampler Player Easy Digital Downloads Purchase Limit Addon Easy Digital Downloads Pushover Notifications Easy Digital Downloads Pushover Notifications Addon