Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 86 Cucak Ijo Diselundupkan ke Surabaya, 9 Ditemukan Mati, Seorang Pria Jadi Tersangka

86 Cucak Ijo Diselundupkan ke Surabaya, 9 Ditemukan Mati, Seorang Pria Jadi Tersangka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ratusan burung yang diburu untuk diperdagangkan berakhir di tangan petugas sebelum masuk lebih jauh ke jalur distribusi. Di Pelabuhan Jamrud, Surabaya, sebanyak 190 ekor burung diamankan dalam kasus dugaan perdagangan satwa liar.

Yang paling banyak ditemukan adalah Cucak Cica Daun Besar atau yang lebih dikenal di kalangan kicau mania sebagai Cucak Ijo. Jumlahnya mencapai 186 ekor. Dari jumlah tersebut, 177 masih hidup, sementara 9 lainnya ditemukan dalam kondisi mati.

Selain Cucak Ijo, petugas juga mengamankan empat ekor Merbah Belukar. Tiga di antaranya masih hidup dan satu lainnya ditemukan mati.

Total ada 190 burung yang diamankan dalam operasi tersebut. Penindakan dilakukan setelah petugas menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan Pelabuhan Jamrud pada 29 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasus ini kemudian menyeret seorang pria berinisial SA (45), warga Kabupaten Jember. Ia ditetapkan sebagai tersangka pada 31 Agustus 2026 dan kini ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Jawa Timur.

Bukan burung sembarangan

Cucak Ijo bukan sekadar burung dengan warna bulu mencolok. Di dunia kicau, burung ini punya penggemar tersendiri karena kemampuan menirukan suara burung lain.

Cucak Cica Daun Besar memiliki tubuh yang didominasi warna hijau terang sehingga tampak menyatu dengan dedaunan ketika berada di pepohonan. Pada burung jantan terdapat bagian hitam di sekitar wajah dan tenggorokan, sedangkan betina memiliki warna yang berbeda pada bagian tersebut.

Kemampuan meniru suara inilah yang membuat Cucak Ijo begitu diminati. Burung tersebut dikenal mampu menirukan berbagai suara di sekitarnya, sehingga menjadi salah satu jenis yang menarik perhatian para penghobi burung kicauan.

Popularitas itu pula yang membuat keberadaan burung di jalur perdagangan menjadi persoalan tersendiri. Ketika permintaan tinggi bertemu dengan pengambilan dari alam dan pengangkutan tanpa dokumen yang sah, satwa liar berpotensi terus berpindah dari satu tangan ke tangan lain.

Ada Merbah Belukar yang ikut dibawa

Empat Merbah Belukar juga ditemukan dalam pengungkapan kasus tersebut.

Secara penampilan, burung ini memang tidak semencolok Cucak Ijo. Bulunya cenderung cokelat keabu-abuan dengan warna kehijauan atau zaitun pada bagian tertentu.

Namun bagi penghobi burung, karakter suaranya justru menjadi daya tarik.

Merbah Belukar dikenal memiliki suara yang cepat, berulang dan rapat. Karakter kicauan seperti ini membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai burung masteran untuk melatih burung kicauan lainnya.

Artinya, burung yang secara tampilan terlihat sederhana tersebut tetap memiliki nilai di kalangan penggemarnya.

Terbongkar dari pemeriksaan di pelabuhan

Pengungkapan kasus bermula dari pengawasan rutin Balai Besar Karantina Hewan Tanjung Perak di kawasan Pelabuhan Jamrud.

Petugas menemukan aktivitas mencurigakan berupa penyimpanan dan pengangkutan muatan yang diduga berisi satwa liar. Muatan tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina maupun surat izin angkut yang sah.

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti bersama Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Dari penindakan tersebut, petugas mengamankan burung-burung yang dibawa sekaligus SA yang kemudian menjalani proses hukum.

Kasus ini memperlihatkan bahwa jalur distribusi menjadi titik penting dalam membongkar perdagangan satwa liar. Burung tidak harus ditemukan langsung di lokasi pengambilan untuk mengungkap peredarannya. Jalur pengangkutan pun dapat menjadi pintu masuk penindakan.

SA kini ditahan, penyidikan masih berjalan

SA telah ditetapkan sebagai tersangka pada 31 Agustus 2026.

Ia ditahan di Rutan Tahti Polda Jawa Timur, sementara perkara tersebut masih ditangani dan didalami penyidik Gakkum Kehutanan.

Kementerian Kehutanan menyebut perdagangan satwa liar perlu dilihat sebagai sebuah rangkaian, mulai dari sumber hingga menuju pasar. Karena itu, pengawasan tidak hanya diarahkan ke tempat asal satwa, tetapi juga jalur perpindahannya.

Direktur Jenderal Gakkum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan pihaknya akan memperkuat kemampuan membaca pola peredaran satwa, termasuk memanfaatkan informasi dari lapangan dan ruang digital.

Tujuannya bukan sekadar menghentikan satu pengiriman.

Setiap mata rantai perdagangan harus diputus agar satwa liar tidak terus keluar dari habitatnya dan masuk ke pasar ilegal.

Dalam kasus Pelabuhan Jamrud ini, 190 burung berhasil diamankan sebelum perjalanan mereka berlanjut lebih jauh. Namun dengan penyidikan yang masih berlangsung, perkara tersebut belum berhenti pada penangkapan seorang tersangka. Petugas masih memiliki pekerjaan untuk mengungkap lebih jauh bagaimana satwa-satwa itu bisa masuk ke jalur perdagangan dan ke mana sebenarnya tujuan akhirnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlaga di Piala Soeratin, Wabup OKI Lepas Tim Sepak Bola U-15 Singa

    Berlaga di Piala Soeratin, Wabup OKI Lepas Tim Sepak Bola U-15 Singa

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati OKI, H.M Djakfar Shodiq, SH, melepas keberangkatan para official dan Tim Sepak Bola U-15 Singa OKI, yang akan berlaga mewakili Sumatera Selatan (Sumsel) dalam ajang Tingkat Nasional Piala Soeratin CUP 2020 di Yogyakarta. Acara pelepasan keberangkatan tersebut digelar di Aula Bende Seguguk II, Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten OKI, Jumat (14/2/2020). Dalam kegiatan itu, […]

  • egy-maulana-vikri

    Keren Habis, Egy Masuk Daftar 60 Pemain Muda Potensi Versi Media Inggris

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.274
    • 0Komentar

    Egy Maulana Vikri, pesepak bola muda yang mulai terkenal saat membela Tim Garuda Nusantara U-19 di AAF ini mulai sebut-sebut lagi menjadi pemain yang penuh bakat.

  • Bongen Fest’ 2021 “Art and Culture, Jazz In The Sky Performance

    Bongen Fest’ 2021 “Art and Culture, Jazz In The Sky Performance

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.495
    • 0Komentar

    PELAKSANA Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP secara resmi membuka Bongen Fest’ 2021 “Art and Culture, Jazz In The Sky Performance, di tempat wisata Kampung Selarai Indah Sekayu, Minggu (7/11/2021). Festival Bongen merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang seyogyanya diselenggarakan di Water Front Sekayu disaat musim kemarau tiba dengan ditandai munculnya […]

  • Kaya Energi Tapi…

    Kaya Energi Tapi…

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Siapa yang bisa hidup tanpa listrik di zaman now? Kalau zaman batu sih wajar, tapi kalau zaman serba digital begini, rasanya nggak mungkin! Nah, makanya Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, punya ambisi besar di periode keduanya memastikan semua desa di Sumsel 100 persen teraliri listrik. Nggak ada lagi yang gelap-gelapan kayak di […]

  • Jelang Natal, Asosiasi Minyak Goreng Minta Jaga Produk

    Jelang Natal, Asosiasi Minyak Goreng Minta Jaga Produk

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    ASOSIASI dan produsen minyak goreng sawit diminta tetap menjaga produksi minyak goreng curah dan kemasan sederhana mejelang Natal dan Tahun Baru 2022. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen PDN Kemendag), Oke Nurwan, mengatakan ketersediaan minyak goreng di pasaran akan membuat harganya tetap terjanga menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) tersebut. “Kami meminta baik […]

  • Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah Sukses gelar PBAK

    Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah Sukses gelar PBAK

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.450
    • 0Komentar

    FAKULTAS Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik sukses gelar Pengenalan Budaya Akademik Kemanusiaan (PBAK) Pejuang 2021 pada Kamis, (19/08/2021).  Dengan mengusung tema “Membentuk Karakter Mahasiswa Intelektual Yang Menunjang Tinggi Nilai Nasionalisme Dan Patriotisme”. PBAK tersebut dilaksanakan secara semi virtual dihadiri oleh Prof. Dr.H. Izomiddin selaku Dekan , Dr. Yenrizal, M.Si selaku Wakil Dekan 1, Ainur Ropik, […]

expand_less
WordPress Archive Countdown Timer Plugin for WordPress: Boost Conversions and Drive Urgency CountDown With Image or Video Background – Responsive WordPress Plugin Countdowner – Countdown Timer for Elementor Counter Addon for WPBakery Page Builder Counter – Addons for WPBakery Page Builder WordPres Plugin CountryHolidays – Hotel and Bed & Breakfast Couples – Wedding Planner Template Kit CouponHut – Coupons & Deals Theme CouponHut – Coupons & Deals WordPress Theme CouponXL - Coupons, Deals & Discounts WP Theme